Anda di halaman 1dari 1

MODUL PRAKTIKUM

LABORATORIUM MEKANIKA FLUIDA DAN


HIDRAULIKA
Q
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

No.Dokumen 052.731.412.00 Distribusi


Tgl. Efektif 07 Februari 2018 Prodi Teknik Sipil

1. Praktikum dilaksanakan secara berkelompok dan setiap praktikum (peserta praktikum) terdaftar pada mata
kuliah terkait (tercantum di KRS) dan WAJIB menandatangai surat pernyataan Tata Tertib Laboratorium.
2. Praktikum harus hadir 10 menit sebelum praktikum dimulai dan mengisi daftar hadir yang sudah tersedia.
KETIDAKHADIRAN MAKSIMUM 3 KALI. Hanya IZIN SAKIT dengan melampirkan keterangan dokter
yang diperbolehkan, selain hal tersebut dinyatakan tidak hadir. Jika tidak hadir lebih dari 3 kali, praktikan
dinyatakan gagal mengikuti praktikum.
3. Praktikan harus mengikuti seluruh acara praktikum, mulai dari penjelasan teori, pelaksanaan praktikum
sampai dengan pengembalian alat.
4. Sebelum praktikum dimulai praktikan/ wakil kelompok WAJIB mengisi formulir peminjaman alat yang akan
digunakan
5. Petugas laboran (laboran/asisten) menyerahkan alat-alat praktikum sesuai dengan yang tertera pada
formulir peminjaman pada butir 4 di atas.
6. Penggunaan alat harus sesuai dengan prosedur standar yang ada pada modul praktikum dan dalam
pengawasan assisten penanggung jawab
7. Praktikan wajib membaca kapasitas masing-masing alat. Penggunaan/Pemberian beban pada alat HARUS
DIBAWAH KAPASITAS yang tertera pada masing-masing alat.
8. Dialarang menyentuh/ menggunakan alat yang tidak tercantum pada daftar alat yang dipinjam pada butir 4
di atas.
9. Praktikan WAJIB menjaga dengan sebaik-baiknya semua alat yang digunakan, bekerja dengan hati-hati.
Kerusakan akibat kecerobohan dari praktikan, menjadi tanggung jawab seluruh praktikan.
10. Praktikan HARUS menyerahkan/ melaporkan kembali alat yang telah digunakan dan menerima dalam
kondisi sesuai dengan keadaan semula (baik), bersih dan rapih kepada Laboran/ Asisten
11. Petugas laboratorium memeriksa kembali alat yang telah digunakan dan menerima jika sesuai dengan
kondisi semula, dan menolak apabila tidak sesuai dengan kondisi semula.
12. Jika terjadi kerusakan, kehilangan akibat kecerobohan praktikan atau kelompok, harus segera diselesaikan
dengan berkoordinasi dengan petugas laboratorium. Petugas laboratorium akan membuat berita acara
permasalahan. Tindak lanjut ke tingkat Fakultas dan Universitas akan dilakukan apabila permasalahan
tidak dapat diselesaikan sampai dengan pertemuan praktikum berikutnya.

Kepala Koordinator Laboratorium Hidroteknik


Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik UMB

Kukuh Mahi Sudrajat, S.T.,M.T.

SURAT PENYATAAN TATA TERTIB LABORATORIUM

Saya yang bertanda tangan dibawah ini, menyatakan bertanggung jawab dan bersedia mematuhi peraturan
yang berlaku di Laboratorium Hidroteknik.

Nama/NIM : ……………………………………………………….. Kelompok : ……………………………..

Mata Kuliah : ………………………………………………………..

Jakarta,……………….. 20……

(…………………………………)