Anda di halaman 1dari 18

1

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
2

Definisi
Museum
Definisi Museum oleh International Council of Museums adalah institusi permanen, nirlaba yang
melayani kebutuhan publik, bersifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian upaya
konservasi, kegiatan ristek, melakukan komunikasi, dan memamerkan benda nyata kepada
masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan rekreasi.

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
3

Museum Gunung Api Batur merupakan Museum yang didirikan oleh


Kementrian ESDM di bawah Badan Geologi

Sebagai Museum milik pemerintah, saat ini, pengelolaan Museum dilaksanakan dengan pola Unit
Pelaksana Teknis (UPT) yang tidak fleksibel dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja diperlukan suatu terobosan yang dapat digunakan dalam
pengelolaan Museum pemerintah.

Kementerian Energi dan


3
Sumber Daya Mineral
4

Terobosan itu adalah dengan membentuk Badan Layanan Umum


(BLU) Museum pemerintah. BLU memiliki fleksibilitas dalam
pengelolaan keuangan, antara lain pengelolaan kas, pendapatan, dan
belanja. BLU juga memiliki fleksibilitas dalam pengadaan barang/jasa.

Selain itu, BLU juga memberikan fleksibilitas dalam merekrut tenaga


profesional di luar Pegawai Negeri Sipil (non PNS), serta fleksibilitas
dalam memberikan imbalan jasa kepada pegawai sesuai dengan
kontribusinya. Dengan demikian, BLU museum pemerintah dapat
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara efektif, efisien,
produktif, dan akuntabel.

Pada akhirnya, masyarakat akan merasa puas terhadap kinerja


museum pemerintah. Selain itu, peningkatan kinerja tersebut dapat
meningkatkan kebutuhan masyarakat akan museum pemerintah.

Kementerian Energi dan


4
Sumber Daya Mineral
Museum Gunung Api Batur 5
Di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali

Pemenuhan Kriteria Museum


Sebagai Penyelenggara
Pelayanan Publik
Penyelenggara Pelayanan Publik Museum Pemerintah
No. Kriteria
(UU No. 25 Tahun 2009) (PP No. 66 Tahun 2015)
1. Kelembagaan Institusi penyelenggara negara Instansi Pemerintah
Memberikan pelayanan kepada masyarakat
Penyedia jasa publik oleh instansi pemerintah yang
dalam hal melindungi, mengembangkan,
2. Jenis Kegiatan sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN
memanfaatkan koleksi dan
dan/atau APBD
menkomunikasikannya kepada masyarakat
APBN / APBD dan/atau sumber lain yang tidak
Sumber sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN
3. mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan
Pendanaan dan/atau APBD
perundang - undangan
Pimpinan Lembaga negara, pimpinan kementerian,
pimpinan lembaga pemerintah non kementerian,
pimpinan lembaga komisi negara komisi negara atau Menteri dibantu oleh Gubernur, Bupati atau
4. pembina
yang sejenis dan pimpinan Lembaga lainnya; Walikota
Gubernur pada tingkat provinsi; Bupati / Walikota
pada tingkat kabupaten / kota
Peran serta
5. Ada Ada
masyarakat
Sumber : UU Nomor 25 Tahun 2009 dan PP Nomor 66 Tahun 2015
Kementerian Energi dan
Sumber Daya Mineral
6

Perbedaan
UPT dan BLU
No. Aspek UPT BLU
Melaksanakan kegiatan teknis
Meningkatkan pelayanan kepada
operasional dan/atau kegiatan teknis
masyarakat dalam rangka memajukan
penunjang serta urusan pemerintah
kesejahteraan umum dan
yang bersifat pelaksanaan dari
mencerdaskan kehidupan bangsa
1 Tugas / tujuan organisasi induknya yang pada
dengan memberikan fleksibilitas dalam
prinsipnya tidak bersifat pembinaan
pengelolaan keuangan berdasarkan
serta tidak berkaitan langsung dengan
prinsip ekonomi, produktivitas dan
perumusan dan penetapan kebijakan
penerapan praktik bisnis yang sehat
publik
1. APBN / APBD
2. Pendapatan yang bersal dari jasa
layanan yang diberikan kepada
Sumber masyarakat dan hibah tidak terikat
2 APBN / APBD
pendanaan yang diperoleh dari masyarakat
atau badan lain
3. Hibah terikat yang diperoleh dari
masyarakat atau badan lain
1. Balai terdiri dari kepala, subbag TU,
seksi (paling banyak 3 seksi), Dapat mengikuti nomenklatur pada
kelompok jabatan fungsional; UPT maupun disesuaikan dengan
Nomenklatur
2. Loka terdiri dari kepala, urusan tata kebutuhan setelah mendapat
dan struktur
3 usaha, subseksi (paling banyak 2 persetujuan dari Menteri yang
organisasi dan
subseksi), kelompok jabatan membidangi pendayagunaan aparatur
SDM
fungsional; negara dan terdiri dari pimpinan BLU
Kementerian Energi dan 3. Pos terdiri dari kepala, petugas tata dan pejabat keuangan
Sumber Daya Mineral usaha, kelompok jabatan fungsional. 6
7

Perbedaan
UPT dan BLU (Lanjutan)
No. Aspek UPT BLU
Pola
Fleksibel dan mengedepankan prinsip
4 pengelolaan Tidak fleksibel
efisiensi dan produktivitas
keuangan
Terdapat antara lain :
1. Pernyataan kesanggupan untuk
meningkatkan kinerja pelayanan
Standar
keuangan dan manfaat bagi
5 pelayanan / Mempunyai SOP
masyarakat
prosedur
2. Pola tata kelola
3. SPM, rencana bisnis dan anggaran

Merupakan entitas pelaporan dan laporan


keuangan BLU akan dikonsolidasikan
Akuntabilitas, Merupakan entitas akuntansi dari dengan organisasi induk serta
pelaporan dan organisasi induk dan mempergunakan Standar Akuntansi
6
pertanggungj mempergunakan Standar Akuntansi Keuangan Organisasi Nirlaba dalam
awaban Pemerintahan pelaksanaan konsolidasi dengan
organisasi induk menggunakan standar
akuntansi pemerintah
Sumber : PP nomor 23 tahun 2005 dan peraturan menteri pemberdayaan Aparatur Negara nomor PER/18/M.PAN/11/2008

Kementerian Energi dan


7
Sumber Daya Mineral
8

Sebagai lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, terbuka untuk
umum, melayani masyarakat dan pengembangannya, museum memiki kewajiban :
Mampu menampilkan-barang pembuktian
01 04
Memiliki benda koleksi dan atribut tata
manusia dan lingkungannya.
pamer yang relevant.

Mampu memberikan pelayanan dan


02 05
Mampu merawat benda koleksi dan tata
fasilitas yang memadai kepada
pamer.
pengunjung.

Mampu menerbitkan hasil-hasil penelitian


Mempunyai tujuan menghubungkan dan
03 04
dan pengetahuan tentang benda-benda
memamerkan untuk tujuan-tujuan studi,
yang penting bagi Kebudayaan dan llmu
pendidikan dan rekreasi.
Pengetahuan.

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
9

9 Fungsi Museum
(Anonim, 1991:13)

01 04 07
pengumpulan dan pengamanan penyebaran dan pemerataan ilmu visualisasi warisan alam dan
warisan alam dan budaya untuk umum budaya

02 05 08
dokumentasi dan pengenalan dan penghayatan cermin pertumbuhan
penelitian ilmiah kesenian peradaban umat manusia

pembangkit rasa taqwa


03 06 09
konservasi pengenalan kebudayaan antar
dan bersyukur kepada
dan preservasi daerah dan antar bangsa
Tuhan Yang Maha Esa

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
10
Struktur Organisasi Museum
Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pengelolaan museum adalah faktor organisasi.
Museum harus mempunyai struktur organisasi yang mencerminkan tugas dan fungsi museum.

Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian


Kepala/
Tata Usaha Museum Konservasi & Preparasi Kuratorial
Direktur Museum
bertugas memimpin penyelenggaraan bertugas memimpin penyelenggaraan bertugas memimpin penyelenggaraan
bertugas memimpin pelaksanaan
urusan tata usaha, urusan rumah tangga konservasi, restorasi dan reproduksi koleksi pengumpulan, penelitian dan
tugas dan fungsi museum.
dan ketertiban museum. serta preparasi tata pameran. pembinaan koleksi.

Kepala Bagian Kepala Bagian Perpustakaan


Registrasi & Dokumentasi Bimbingan & Publikasi
yang menyelenggarakan layanan
bertugas memimpin bertugas memimpin penyelenggaraan kegiatan bimbingan
perpustakaan dan menyimpan hasil
penyelenggaraan registrasi dan dengan metode dan sistem edukatif kultural dalam rangka
peneliti
dokumentasi seluruh koleksi. menanamkan daya apresiasi dan penghayatan nilai warisan
budaya dan ilmu pengetahuan, serta menyelenggarakan
Kementerian Energi dan publikasi tentang koleksi museum.
Sumber Daya Mineral
11

Museum Gunung Api Batur


merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk
informasi dan interaksi terkait Gunung Api Batur

sebagai langkah awal menetapkan Tata Kelola Museum Gunung Api Batur,
maka dapat disampaikan sebagai berikut :

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
12

IDENTIFIKASI ASSET
1

2 LEGALITAS

IDENTIFIKASI SEJARAH
GUNUNG API BATUR 3

4 HASIL EVALUASI

Kementerian Energi dan


12
Sumber Daya Mineral
13

Kondisi Fisik Kawasan

1 Kondisi Fisik Bangunan

Kondisi Fisik Koleksi

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
14

2 Legalitas
MUSEUM GUNUNG API BATUR

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
15

3 Identifikasi
Sejarah
Gunung Api
Batur

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
16

Struktur Organisasi dan


Tata Kelola Museum

Program Penataan Kawasan

Restorasi Bangunan

4 Redesigning Tata Pamer

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
Museum Gunung Api Batur
17
Di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali

Hasil Rekomendasi
Museum Gunung Api Batur
Hasil rekomendasi merupakan acuan untuk melakukan
Rencana Pengelolaan Museum Gunung Api Batur.

1. Penyusunan Program Kerja


2. Penyusunan Anggaran Kerja
3. Penyusunan Acuan Sumber Pendapatan

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral
Museum Gunung Api Batur 18
Di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali

Kementerian Energi dan


Sumber Daya Mineral

Anda mungkin juga menyukai