Anda di halaman 1dari 29

ANALISA PROSES INTERAKSI

Inisial klien : Nn.A


Nama Mahasiswa : Kelompok 7
Status interaksi perawat – kien : I (Fase Perkenalan)
Tanggal : 21 Maret 2018
Lingkungan : Ditaman, berhadapan dengan pasien
Jam : Pkl. 08.00 - 08.20
Deskripsi Klien : Penampilan kurang rapi, rambut berantakann, terlihat
kusam dan menggaruk – garuk menunduk
Bangsal : Ruang Cendrawasih RSJ Menur
Tujuan (Berorientasi pada klien) : Klien dapat mengenal perawat dan mengungkapkan
secara terbuka permasalahnya

ANALISA
ANALISA
KOMUNIKASI KOMUNIKASI BERPUSAT
BERPUSAT RASIONAL
VERBAL NON VERBAL PADA
PADA KLIEN
PERAWAT
P :Selamat pagi P: Memandang P : Ingin A merasa kurag Salam
adek ? A dan tersenyum membuka nyaman dengan merupakan
A : menatap percakapan keberadaan kalimat
perawat sambil dengan klien perawat pembuka untuk
megaruk-garuk dan berharap memulai suatu
A : pagi sus kepalanya dengan percakapan
sapaan A ragu terhadap sehingga dapat
A : Ekpresi datar sederhana P orang baru terjalin rasa
P: Memandang bisa diterima percaya.
A oleh A.
P merasa
senang ada
tanggapan
atas salam
walaupun
belum
diekpresikan
secara tulus
P : Wah, suasana P : Memandang P ingin K memberikan Topik ringan
sore ini sejuk sekali
ke halaman memulai respon sepintas akan
nona,
sambil melirik K percakapan dan memudahkan
K : Ikut melihat dengan topik menunjukkan interaksi lebih
ke halaman ringan perhatian cukup lanjut
sambil sebelum terhadap P
K : (diam) menarik*baju masuk ke
dan menunduk kondisi K
lagi
P : Oh ya, P : Memandang P merasa K masih Memperkenalka
perkenalkan saya K sambil bahwa K memberikan n diri dapat
Maimunah, saya menjulurkan harus tanggapan menciptakan
mahasiswa praktek tangan ke K diberikan secara ragu- rasa percaya
disini yang akan K : tanpa penjelasan ragu klien terhadap
merawat Bapak. memandang P tentang perawat
K : (diam) menerima kedatangan P
uluran tangan P

P : Nama Nona siapa P : Masih P ingin tahu K ragu-ragu Mengenal nama


? menjabat tangan nama pasien pasien akan
pasien dan memudahkan
mendekatkan interaksi
diri ke-K
K : Menoleh K merasa
K : Rina Santoso sebentar P merasa perkenalan
pasien enggan hanya
K : Menyebut berkenalan formalitas
nama dengan belaka
menunduk dan
menarik
tangannya
P : Nona senangnya P : Memandang P ingin K mencoba Nama panggilan
dipanggil dengan K menjalin mengingat merupakan
nama apa K : Menoleh ke kedekatan nama yang nama akrab
halaman dengan pasien disukainya klien sehingga
K : Ririn menciptakan
K : Melihat ke P senang K mulai tertarik rasa senang akan
arah P dan walaupun dengan adanya
menjawab jawaban perkenalan pengakuan atas
singkat lalu singkat dengan P namanya
menunduk lagi
P : Wah, P : Memandang P mencoba K berpikir Pujian berguna
kedengarannya enak K sambil mengakrabka sejenak, untuk
kalau saya manggil tersenyum n suasana mengngingat mendekatkan
Nona Ririn K : Menunduk nama yang perawat
disukainya menjalin
K : Menoleh ke P merasa hubungan
K : Iya P pertanyaan therapeutik
P: mendapatkan K mulai merasa dengan klien
Memperhatikan respon bahwa P datang
K untuk
membantu K

P : Nona asalnya P : Memandang P masih K berpikir dan Topik sederhana


dari mana Nona K berusaha mengingat-ingat membantu
Ririn? K : Menunduk membangun menjalin
dan berpikir keakraban kedekatan
dengan topik dengan klien
K : Salatiga, Jawa sederhana K senang
Tengah K : Menoleh ke karena ingat
P dan tersenyum P senang daerah asalnya
lalu menunduk karena K dan kembali
lagi memberi membayangkan
P: respon daerah asalnya
Memperhatikan tersebut
K

P : Wah, jauh juga P : Memandang P mulai K berpikir dan Lama rawat


ya. Nona Ririn sudah K sambil mengkaji data berusaha menentukan
berapa lama disini? tersenyum umum pasien mengingat apakah klien
K : Menggaruk- kronis atau akut
garuk kepala
sambil
mengoceh
K : Lama! Lima P khawatir K
tahun. K : Bicara tanpa kalau membayangkan
menoleh P pertanyaan keadaan yang
P : Memandang membuat K telah lama
K tersinggung dijalaninya
P : Sejak tahun P: P berharap K berusaha Daya ingat
berapa Nona disini ? Menunjukkan dapat mengingat pasien dapat
perhatian memperoleh dikaji dengan
K : Menunduk data lama menanyakan
K : Yach, dua ribu sambil rawat secara data-data pasien
dua belas memandang lebih pasti K menjawab yang sederhana
kakinya sambil dengan
mengkaji sekedarnya
K : Masih daya ingat
menunduk pasien
P: P senang
Memperhatikan karena
mendapat
respon dari K
P : Sekarang Nona P : Mendekatkan P mengkaji K berusaha Umur
Ririn umurnya diri ke K daya ingat K mengingat-ingat mempengaruhi
berapa? K : Menoleh ke daya ingat klien
halaman dan
terdiam
K : Em… 23 tahun beberapa lama P merasa arah K menjawab
pertanyaan sesuai dengan
K : Menoleh P sudah dapat daya ingat yang
sebentar lalu dijawab jelas dimilikinya
menunduk lagi oleh K
P : Tersenyum
P : Nona Ririn ingat P: P berhati-hati K mengingat- Keluhan utama
nggak, kenapa Nona Menunjukkan karena ingat merupakan
Ririn dirawat disini keseriusan pertanyaan dasar pasien
K : Menunduk tsb sangat dirawat di RS
K :Stres spesifik dan K menjawab Jiwa
K : Menoleh ke takut ragu-ragu
P dan menepuk- menyinggung
nepuk kepalanya pasien
P lega karena
K tidak
tersinggung

P : Nona Ririn P : Bertanya P mengkaji K mengingat- Halusinasi dapat


pernah ngamuk? pelahan lebih jauh ingat terjadi kapan
K : Menunduk alasan pasien saja karena
dirawat adanya stimulus
K : Nggak, nggak, K : Menoleh ke K mengalami tertentu
saya suka ngelamun. halaman lalu P kaget, dan halusinasi lihat
Enak sendirian. menunjuk- sadar kalau
Pacar saya sudah nunjuk pasien
meninggal tapi hidup P : mengalami
lagi. Itu dia !! Memperhatikan halusinasi
respon pasien lihat
P:- P : Masih kaget P K melihat Dengan diam
K : Memandang mendiamkan kekasihnya dan therapeutik,
ke halaman karena belum mencoba klien merasa
K :Pacar saya menemukan menceritakanny didengarkan dan
orangnya K : Menunjuk pertanyaan a pada P bercerita tentang
baik,penyayang,saya ke halaman dan yang tepat keadaannya
ng dia sudah mati nyerocos untuk K K teringat
meninggalkan saya P: P menemukan kondisi
sendiri di dunia. Memperhatikan tentang faktor pacarnya
penyebab
P:- P: P K Diam
Memperhatikan mendiamkan membayangkan therapeutik akan
K : Menunduk dengan kekasihnya membantu
harapan pasien
K :Pacar saya pasien akan mengungkapkan
kecelakaan setelah K : Berbisik lebih terbuka perasaannya
pulang dari rumah pada P dengan tetang dirinya K sedih tentang pada perawat
saya,sebelum nada sedih kekasihnya
kecelakaan kami P: P menemukan
sempat bertengkar Mendengarkan adanya
hebat karena saya dengan serius perasaan
menuduhnya kehilangan
selingkuh dengan
teman saya
P :Nona Ririn, P : Menepuk P mencoba K teralih karena Pengalihan agar
kegiatan Nona bahu K mengalihkan pertanyaan baru klien tidak larut
sehari-hari ngapain K : Menoleh P pembicaraan dalam
saja Non ? terkait depresi halusinasinya
K : Menggaruk- yang dialami K bingung
K : Mandi, makan garuk kepalanya K tentang yang
ehm…ya itu. P: dilakukannya
Memperhatikan P merasa sehari-hari
respon K senang karena
pasien bisa
beralih
P : Kemudian? P : Menekankan P mencoba K mengingat- Tehnik ekplorasi
pertanyaan menggali data ingat berguna untuk
K : Menunduk lebih dalam mendapatkan
K : Baca-baca buku. lebih banyak
Saya kan mahasiswa K : Menoleh P P menemukan K merasa data terkait
P: lagi adanya dirinya harus masalah klien
Memperhatikan kemungkinan rajin belajar
waham
P : Nona Ririn betah P : Melihat P K masih Pengalihan agar
tinggal di sini? halaman mengalihkan terbawa oleh pasien tidak
Suasananya enak ya! K : menunduk perhatian K waham larut pada
dari waham waham dan
K : Betah. K : Ikut melihat halusinasinya
halaman P senang K berusaha pada fase
P: karena dapat menjawab interaksi ini
memperhatikan mengalihkan sekenanya
perhatian
pasien
P : Tentunya P : Memandang P ingin K berusaha Keluarga
keluarga Nona suka K sambil mengkaji mengingat merupakan
menjenguk kesini. tersenyum keterlibatan keluarganya support sistem
K : Menoleh P keluarga bagi klien
terhadap sehingga harus
K : Sebulan sekali. K : Menunduk perawatan K K ingat dikaji
lagi terhadap keterlibatannya
P: keluarganya
Memperhatikan P senang
respon K mendapatkan
jawaban K
P : Kalau Nona Ririn P : Memandang P mengkaji K mengingat Berada di
suka pulang juga ya? K hubungan K hubungannya lingkungan
K : Menunduk dengan dengan keluarga keluarga akan
K : Ya, sebulan keluarganya membuat klien
sekali juga K : Menoleh P K senang melihat realitas
dan tersenyum P senang membayangkan menyenangkan
P: mendapatkan pulang atau malahan
Memperhatikan jawaban stressor
sesuai
pertanyaan
P : Kalau di rumah, P : Memandang P berusaha K mengingat Aktivitas di
ngapain aja Pak Ong K sambil mengkaji aktivitasnya di rumah
tersenyum aktivitas K di rumah merupakan data
K : Menoleh P rumah pantas tidaknya
lalu melihat ke pasien
K : Yah, tidur dan halaman dilibatkan dalam
baca-baca buku K menikmati keluarga
penelitian.Mahasisw K : Memandang P menemukan waham yang
a harus banyak baca P pengulangan dialaminya
biar cepat wisuda P: terhadap
Memperhatikan waham pada
respon K K
P : Suka ngobrol P : Memandang P mengkaji K mengingat Menarik diri
nggak dengan K peran aktivitasnya di membuat K
keluarga K : Menunduk keluarga rumah asyik dengan
terhadap K dunianya sendiri
K : Enakan diem, K : Menunduk K menganggap
soalnya mengganggu P : P ngobrol
saya baca buku Memperhatikan mendapatkan mengganggu
data menarik wahamnya
diri pada K
P : Bagaimana P : Memandang P K bingung Pengalihan agar
perasaan Nona Ririn K mengalihkan dengan K tidak larut
sekarang? K : Menunduk topik bahasan pertanyaan yang dengan
diberikan wahamnya
K : Setres, sakit K : Menggaruk-
stres.Pacar saya garuk kepala P bingung K menjawab
hidup lagi, itu dia. P: harus ngobrol tentang
Memperhatikan tentang apa keadaannya
lagi
P:- P : Memandang P memikirkan K merenungkan Diam berguna
halaman topik lain keadaannya untuk
K : Ikut yang terkait memikirkan
K : Dia memandang interaksi
melambaikan tangan halaman P kaget K menikmati selanjutnya
dan mengajak saya . karena halusinasi
K : Menunjuk kembali lihatnya
ke halaman menemukan
P : Kaget dan adanya
memperhatikan halusinasi
respon K pada K

P : Nona Ririn , kita P : Memandang P ingin K Evaluasi fase I


tadi sudah K mengakhiri memperhatikan berhasil jika K
berkenalan, masih K : Menoleh fase I karena P dapat mengingat
inget nggak nama sudah cukup nama P sehingga
saya? banyak data nantinya terjalin
K : Memandang yang terkaji trust
K : Munah P dan tersenyum K mengingat-
P: P senang ingat nama P
Memperhatikan karena K
ingat nama P
P : Nah, saya senang P : Menepuk P K senang Kontrak
sekali bisa ngobrol bahu K memberikan diberikan berikutnya harus
dengan Nona Ririn . K : Menoleh dan reinforcement reinforcement ditentukan dan
Bagaimana kalau tersenyum pada K harus
selesai makan kita mendapatkan
ngobrol lagi? persetujuan
Sebentar saja kok, klien agar klien
yach cukup 20 menit K ikut ingat terhadap
saja. K : Tersenyum P senang menentukan kontrak
P : Tersenyum karena K mau kontrak
K : Boleh menentukan
kontrak
berikutnya
P : Nah kalau Non P : Memandang P menentukan K memikirkan Kegiatan yang
Ririn setuju, nanti K topik dan tentang kegiatan akan
kita ngobrol tentang K : Menunduk aktivitas pada yang dilaksanakan
perasaan Non Ririn kontrak ditawarkan harus mendapat
terhadap berikutnya persetujuan K
keluargaNon Ririn . sehingga bila K
Sekalian saya keluar dari
periksa tekanan K : Mengangguk kegiatan
darahnya ya. P : Tersenyum K setuju tentang dimaksud, bisa
P senang kegiatan yang diingatkan
K : Ya, ya…. karena K akan tentang batasan
setuju dengan dilaksanakan kegiatan sesuai
kegiatan yang kontrak
akan
dilaksanakan
P : Terimakasih atas P : Menepuk P menutup K menunjukkan Salam penutup
kesediaan Non Ririn bahu K dan fase I rasa percaya merupakan akhir
ngobrol dengan mengulurkan pada P fase yang harus
saya, selamat sore jabat tangan dilakukan untuk
K : Menoleh, mencegah tidak
K : Sore. menjabat tangan P senang K menyambut percaya pada
P karena K mau salam P klien
berinteraksi
K : Tersenyum dengan P
lalu menunduk
P : Tersenyum

KESAN PERAWAT :
Fase awal yaitu fase I (perkenalan) dapat dilaksanakan dengan baik.Klien cukup kooperatif
walaupun sering terganggu dengan halusinasinya. Data yang tergali adalah data mengenai harga
diri rendah kronik, halusinasi lihat, menarik diri, koping individu tidak efektif, koping keluarga
kurang efektif,. Kontrak selanjutnya telah dilaksanakan dan pasien menerima kontrak tersebut.
Secara umum proses interaksi sudah dapat dilanjutkan dengan fase berikutnya yaitu fase kerja.
ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial klien : Nn.A
Nama Mahasiswa : kelompok 7
Status interaksi perawat – kien : II (Fase Kerja)
Tanggal : 18 April 2017
Lingkungan : Meja makan, berhadapan dengan klien, suasana tenang
Jam : Pkl. 16.30 - 16.50 WIB (20 Menit)
Deskripsi Klien : Penampilan kurang rapi,menunduk
Bangsal : Ruang Cendrawasih RSJP Jakarta
Tujuan (Berorientasi pada klien) : 1. Klien dapat menyebutkan kemampuan dalam
melaksanakan kegiatan sehari-hari
2. Klien dapat membuat jadwal kegiatan sesuai dengan
kemampuan

ANALISA
KOMUNIK ANALISA
KOMUNIKASI BERPUSAT RASIONA
ASI NON BERPUSAT
VERBAL PADA L
VERBAL PADA PERAWAT
KLIEN
P : Selamat sore Non P: P : Ingin membuka K mencoba mengingat- Salam
A, masih ingat Memandang percakapan dengan ingat P merupakan
dengan saya ? K dan klien dan berharap kalimat
tersenyum K ingat pada P pembuka
K: Ekpresi untuk
K : Sore, ingat! datar P merasa kecewa K mengira P temannya memulai
meylina kan! karena K tidak suatu
ingat pada P percakapan
K: Ekpresi sehingga
datar dapat
P: terjalin rasa
Memandang percaya.
K Mencoba
mengingatk
an pasien
pada
perawat
merupakan
upaya untuk
mengetahui
daya ingat
pasien.
P : Wah, Nn A, lupa P : Menepuk P: berusaha K:masih mencoba Touching
ya? Nama saya bahu K, mengingatkan K mengingat-ingat P hand
suster Fidiya , saya touching berguna
yang minggu lalu hand. menjalin
ngobrol dengan K: rasa aman
Nona! Memandang klien
P lama
K : (diam)
P : Ini nama saya, P: P merasa bahwa K K ingat nama P melalui Alat bantu
bisa baca kan? Nah, Menunjukka harus diberikan bantuan papan nama untuk
nama saya siapa? n papan petunjuk untuk mengingat
nama pada K mengingat P diperlukan
K : Mengeja K merasa senang karena pada pasien
K :FIDIYA!! nama P P senang karena K bisa mengingat P yang sudah
masih ingat pada P mengalami
K: walaupun masih demensia
Tersenyum samar-samar
dan menepuk
kepalanya
P:
Tersenyum

P : Nah, Nona ingat P: P ingin lebih K mulai ingat peristiwa Dengan


nggak saya ini Memandang meyakinkan K minggu lalu klien
siapa? P dan apakah K masih mengenal
tersenyum ingat pada P perawat
K: K senang karena ingat maka akan
K : FIDIYA !Suster Memandang pada P memudahka
P lalu P merasa senang n proses
menunduk karena K berhasil interaksi
mengingat P
K:
Memandang
P dan
menyalami P
K : Menjabat
tangan K
P : Nona A, seperti P: P mengingatkan K mencoba mengingat Setiap
yang janji kita Memandang kontrak dengan K kontrak yang sudah interaksi
minggu lalu, K disepakati harus
sekarang kita K: berdasarkan
ngobrol tentang Nn. Menunduk kontrak
A. Nona bersedia P senang walaupun yang telah
ngobrol dengan jawaban singkat K tertarik untuk ngobrol dibuat dan
saya? dan respon K dengan P klien selalu
K : Melihat belum harus
K : Ya, bersedia. ke arah P dan menunjukkan diingatkan
menjawab ketertarikan pada kontak
singkat lalu yang telah
menunduk disepakati
lagi untuk
P: memudahka
Memandang n serta
K mengarahka
n proses
interaksi
P : Berapa kali adek P: P mencoba K mulai merasa bahwa Perhatian
A mandi dalam Memandang bertanya pada K P datang untuk bertanya pada
sehari? K sambil pada K keadaan
tersenyum klien dapat
K: meningkatk
K : satu kali” Menjawab K mencoba menjawab an rasa
pada P tentang percaya
pertanyaan sekarang klien
kepada
perawat
P : Apakah adek A P: P berusaha K berpikir dan Tehnik
sudah mandi hari Memandang bertanya pada K mengingat-ingat ekplorasi
ini?” K digunakan
untuk
K : (mengeleng) K: menggali
Menunduk P menemukan data K berpikir tentang data lebih
dan berpikir diam pertanyaan P jauh tentang
keadaan
klien
K : Menoleh
ke P

P:
Memperhatik
an K

P : loh kok belum P : P mulai bertanya K berpikir dan berusaha Ekplorasi


mandi, Menurut Memandang kebiasaan klien mengingat ditujukan
adek apa K sambil dalam menghadapi untuk
kegunaannya tersenyum kegiatan mandi menggali
mandi ?” K : menatap aspek
P tanpa positif klien
menjawab K membayangkan
K : ( menatap suster P : kebiasaannya”
dan tidak menjawab) Memandang P berpikir apa kira-
K kira yang bisa
dilakukan klien
selain diam
P : “ Apa alasan P : P berharap K dapat K berusaha mengingat Pertanyaan
adek sehingga tidak Menunjukka mengidentifikasi menggali
mandi hari ini?” n perhatian alasan pada K untuk
K: menemukan
Menunduk P senang karena K menjawab dengan data dari
sambil mendapat data sekedarnya klien
K : saya males memandang sebagai dasar
suster” kakinya untuk menggali
aspek positif klien
K:
menjawab
dengan
menunduk
P:
Memperhatik
an
P : kenapa malas? P : P mengkaji aspek K berusaha mengingat- Kegiatan
Menurut adek apa Memandang positif masalah ingat kebiasaannya yang jarang
sih manfaatnya K dan klien dilakukan
kalau kita menjaga tersenyum biasanya
kebersihan diri?” lama diingat
K : Menoleh K menjawab sesuai oleh klien
K : : ( menggeleng ) P sebentar P mendapat data dengan daya ingat yang
lalu koping pada K dimilikinya
menunduk
dan
meggelengka
n kepala lagi
P:
Tersenyum
P : Belum tau ya? P: P memberikan K: menjawab dengan Reinforcem
Kira-kira tanda- memandang pujian karena K sekedarnya ent
tanda orang yang K dan dapat memberikan diperlukan
tidak merawat diri tersenyum data untuk
dengan baik K: menegaskan
seperti apa ya...?” Tersenyum P menunjukkan prilaku
perhatian dengan positif dan
K : gatal, K : menjwab tersenyum menjalin
bau”( menjawab tapi pelan trust pada
dengan pelan) klien

P : badan gatal, bau, P: P menerapkan K binggung akan Komunikasi


apa lagi...?” Tersenyum komunikasi pasif pertannyaan P pasif
sambil berguna
K (menatap suster menatap K agar pasien
dan tetap diam) K : Menatap mengeluark
P P kurang senang an
karena tidak perasaannya
P: mendapatkan kepada
Memperhatik tanggapan dari perawat
an respon klien
pasien
P : “ Kalau kita tiak P: P mencoba K memikirkan alternatif Alternatif
tidak Memandang menawarkan yang ditawarkan dan ditawarkan
teratur K dan alternatif kegiatan kemampuannya untuk dengan
menjag tersenyum pada K melaksanakannya tidak
a K: bersifat
kebersi Memandang K masih berpikir memaksa
han diri P P mencoba dan sesuai
nanti menggali respon K dengan
adek K: terhadap alternatif kemampuan
bisa- Menunduk yang ditawarkan klien
bisa
terken P:
kudis Memperhatik
dan an respon K
juga
muncl
kutu.”

K : Hanya mentap
perawat”

P :Berapa kali adek P: Memberika


makan sehari? Memandang P senang karena K K memikirkan n pilihan
K mulai menjawab kemampuannya sehingga
K : tiga kali” K : Menoleh melakukan kegiatan klien
pada P terbuka
pikirannya
terhadap
K: kemungkina
menjawab P n pilihan
P:
Memperhatik
an
P : Setelah makan P: K mencoba percaya Memberika
apa yang adik Memandang pada apa kata P n dorongan
lakukan?”. K dan P senang karena K diperlukan
tersenyum mengerti arahan P bagi klien
K: K memberikan respon untuk
K : sikat gigi” Memandang setuju dan tertarik pada meningkatk
dan tawaran P an rasa
menjawab P percaya
P: pada dirinya
Tersenyum sendiri
P : “Betul, kita harus P: P mencoba K berpikir karena Kegiatan-
sikat gigi setelah Memandang menggali kegiatan pertanyaan baru kegiatan
makan.” K dan lain yang sederhana
tersenyum dilakukan klien diperlukan
K : Menoleh K bingung tentang yang klien untuk
P dilakukannya sehari-hari mengatasi
K : ya ya P berpikir tentang harga diri
kegiatan yang kira- rendah
kira dilakukan karena
klien tingkat
keberhasila
n dalam
melaksanak
an kegiatan
akan
meningkatk
an harga
diri klien
P : Di mana biasanya P : P mencoba K mengingat-ingat Kegiatan
adek BAB/BAK ? Menekankan menawarkan data yang
Bagaimana pertanyaan agar klien ingat kadang-
membersihkannya?”. K ingat kegiatan yang kadang
K : Menoleh P senang karena kadang-kadang dilakukan
P dan klien ingat tentang dilaksanakannya membuat
K : di WC” menjawab kegiatannya klien sering
P: melupakan
Memperhatik kegiatan
an tersebut
P : Iya... kita BAK P : P mencoba K menganalisa keadaaan Membiarka
dan BAB harus di Memandang memberikan bila kegiatan dilakukan n klien
WC, Nach... itu WC klien gambaran positif menganalisa
di ruangan ini, lalu K : bila kegiatan K menjawab sesuai suatu hasil
jangan lupa Menunduk dilaksanakan dengan analisanya kegiatan
membersihkan pakai P senang karena K dapat
air dan sabun ya”. K : mampu meningkatk
( sambil menunjuk menjawab P mengidentifikasi an
ke arah WC didalam dan keadaan bila kemampuan
ruangan tersebut) menggaruk- kegiatan dilakukan analisa
garuk klien
kepalanya terhadap
K : ya suster P: suatu situasi
Memperhatik
an respon
klien
P : “Menurut adek P : P ingin K berusaha Penegasan
kalau mandi itu kita Memandang menggambarkan menggambarkan terhadap
harus bagaimana ?” K sambil respon bila keadaan bila kegiatan perasaan
tersenyum kegiatan dilaksanakan klien
k: “ harus disiram K : Menoleh dilaksanakan terhadap
dengan air” P K senang aspek
membayangkan tempat positif
K : Menoleh P senang tidurnya bersih dan rapi merupakan
P dan mendapatkan support
tersenyum. jawaban K untuk
P: kegiatan
Memperhatik yang akan
an respon K dilaksanaka
n klien
P : Benar sekali, P : P menawarkan K membayangkan Alternatif
Sebelum mandi apa Memandang alternatif kegiatan rambutya rapi dan yang dudah
yang perlu kita K bersih dibicarakan
persiapkan?” K: dengan
Menunduk klien akan
K: “ sabun sama memudahka
shampo” P senang karena n klien
klien menjawab K setuju terhadap untuk
pertanyaan alternatif kegiatan yang menerima
K : Menoleh ditawarkan alternatif
P dan tersebut
tersenyum
P:
Memperhatik
an
P : Bagaimana kalau P: P menegaskan K meikirkan tawaran P Tawaran
sekarang kita ke Memandang kembali tentang kegiatan
kamar mandi, suster K sambil kegiatan yang bisa harus
akan membantu adek tersenyum dilakukan klien dilakukan
melakukannya” K: K setuju melakukan agar klien
K: ( mengangguk Menunduk P senang karena K kegiatan yang merasa
dan berdiri menuju menerima tawaran ditawarkan bertanggung
ke kamar mandi K: P jawab
Memandang dalam
P dan melaksanak
mengangguk- an kegiatan
angguk bila ia
P: setuju
Memperhatik
an respon K
P : Sekarang adek P: P mengaskan K menunjukkan Persetujuan
siram seluruh tubuh Mendekatkan kembali persetujuan terhadapa harus
adek termasuk diri pada K kesepakatan tindakan yang akan ditegaskan
rambut lalu ambil K : Menoleh P senang karena K dilaksanakan kembali
shampoo dan setuju terhadap pada pasien
memandang tawaran P agar bisa
gosokkan P dilaksanaka
pada kepala adek K: n
sampai berbusa lalu Mengangguk
bilas sampai bersih” dan
tersenyum
Pasien : P:
( melakukan seperti Tersenyum
yang dikatakan
suster Fidiya)

.
P : “Bagus, lalu P : Menepuk P memberikan K senang dengan pujian Pujian
kumur- pundak K pujian pada K yang diberikan dengan
kumur K: K menjabat tangan P touching
sampai Tersenyum P senang karena K untuk menunjukkan hand
bersih. K: memberikan persetujuan membangun
Terakhi Memandang respon sesuai rasa percaya
r siram P dan harapan diri klien
lagi menjabat sehingga
seluruh tangan P termotivasi
tubuh A P : Membalas untuk
sampai jabat tangan melaksanak
bersih K an kegiatan
lalu
keringk
an
dengan
handuk

K: “ iya suster”

P : adek bagus sekali P : P mengakhiri fase K merasa perlu untuk Setiap


melakukannya” Memandang interaksi dan mandi karena diarahkan interaksi
Pasien : K dan membuat kontrak P yang akan
(tersenyum kepada tersenyum interaksi dilaksanaka
suster fidya) K: selanjutnya n harus
Perawat : Tersenyum kontrak
“Selanjutnya adek K setuju pada kontrak dengan
pakai baju dan sisir P senang karena K yang diberikan P klien agar
rambutnya dengan K : setuju klien dapat
baik.” Memandang bersiap-siap
P untuk
P: interaksi
Tersenyum selanjutnya
P : Kalau begitu P : Menepuk P mengakhiri K senang karena P Salam
terimakasih atas pundak K interaksi mengucapkan salam penutup
perhatian Nona dan kepadanya merupakan
Ririn. Selamat sore. mengulurkan akhir fase
Sampai ketemu nanti tangan P senang karena K K menjabat tangan P yang harus
malam. K : Menoleh sudah percaya sebagai tanda dilakukan
K : Selamat sore. K: pada P mengakhiri interaksi untuk
Tersenyum sementara mencegah
dan menjabat rasa tidak
tangan P percaya
P: pada klien
Tersenyum

KESAN PERAWAT :
Fase kerja dapat dilaksanakan dengan baik. Klien dapat mengidentifikasi kegiatan positif yang
bisa dilakukannya walaupun harus diarahkan secara terfokus terlebih dahulu.

Nama Mahasiswa : kelompok 7


Tanggal : 18 April 2017
Waktu : Pkl. 12.00 - 12.10 WIB (10 Menit)
Tempat : Ruang Cendrawasih RSJP Jakarta
Inisial Klien : Nn.Rs
Interaksi ke : 3(Fase Terminasi)
Lingkungan : Kamar klien, lingkungan tenang
Deskripsi pasien : Klien sudah mandi, penampilan klien rapi
Tujuan : Klien mengungkapkan perasaan tentang terminasi dengan perawat
komunikasi

KOMUNIKASI KOMUNIKASI ANALISA ANALISA RASIONAL


VERBAL NON VERBAL BERPUSAT BERPUSAT
PADA PADA KLIEN
PERAWAT
P : Selamat sore Nona P : Tersenyum P ingin membuka K memberikan Salam
Ririn, rapi sekali hari K : Tersenyum percakapan dan tanggapan positif merupakan
ini. Sudah selesai memberikan atas kedatangan P kalimat
mandi ya? Bagaimana reinforcement pembuka
perasaannya setelah terhadap prilaku untuk
mandi! K : Tertawa dan positif memulai
menggerai K merasa senang suatu
rambutnya P senang atas mendapatkan percakapan
K : He..he..iya. P : Tersenyum respon dari klien pujian dari sehingga
“ wangi suster terus perawat dapat terjalin
sudah tidak gatal lagi rasa percaya.
badan saya Reinforceme
(tersenyum) nt untuk
mempertahan
kan prilaku
positif klien
P : Nona bersedia P: Memandang P mengingatkan K menerima Kontrak
ngobrol dengan K dan tersenyum klien pada kontrak dan selalu
saya?? Kan kita sudah K: Ekpresi datar kontrak yang bersedia berbicara ditegaskan
janji kemarin sore sudah dibuat dengan perawat pada klien
mau membicarakan agar klien
perasaan nona tentang tidak
perpisahan kita. melenceng
K: Menunduk dari alur
K : Ya…ya…. dan sesekali K merasa sedih pembicaraan
menoleh pada P merasa bahwa karena akan
perawat, tampak klien masih belum menghadapi
sedih dapat menerima terminasi dengan
P: terminasi yang klien
Memperhatikan sudah
respon klien dipersiapkan dari
kemarin

P : Nah, seperti yang P : Menepuk Memberikan K K masih larut Touching


telah saya sampaikan bahu K, touching kesempatan untuk dengan hand berguna
kemarin, hari ini kan hand. ekplorasi perasaannya menjalin rasa
hari terakhir saya ada K : Memandang perasaannya sehingga sulit aman klien.
disini. Berarti mulai P lama mengungkapkan Tehnik
besok Nn. A tidak perasaannya ekplorasi
bisa lagi ngobrol dengan
dengan saya. pertanyaan
Bagaimana perasaan terbuka akan
kamu ?! menggali
K : Memandang P merasa klien K merasa perasaan
K:- P sulit kesulitan dalam klien
P : Mengamati mengungkapkan mengungkapkan
respon K perasaannya perasaannya

P : Nona cerita saja P : Memandang P merasa bahwa Keraguan K mulai Meyakinkan


apa adanya, saya tidak K K harus diberikan hilang klien bahwa
akan marah kok!! K : Diam penegasan bahwa perawat akan
berpikir P siap memberikan
mendengarkan respon yang
K : Sedih dan tanpa menghakimi tidak
terkenang-kenang!! K merasa bebas menghakimi
K : Memandang P senang karena mengungkapkan membuat
P K mau perasaannya klien merasa
P : Tersenyum memberikan lega
respon terhadap
pertanyaan
perawat
P : Jadi Nona A P : Memandang P ingin menggali K semakin merasa Tehnik
merasa kalau tidak P dan tersenyum perasaan klien bebas pengulangan
ada saya Nona akan K: selanjutnya mengungkapkan berguna
sedih ?! Menundukkan perasaannya untuk
kepalanya menggali
perasaan
K : Ya…ya…soalnya K : Memandang P merasa K K sedih karena klien lebih
tidak ada yang bisa P mengelus-elus merasa sedih tidak ada teman lanjut
diajak ngobrol lagi. kepalanya karena tidak bisa ngobrol lagi
P : Tersenyum ngobrol lagi

P : Kan bisa dengan P : Memandang P ingin menggali K semakin bebas Penegasan


teman-teman yang K perasaan klien mengungkapkan terhadap
lain K : Memandang lebih lanjut perasaannya suatu kondisi
ke sekitar memudahkan
K merasa teman- klien mencari
K : Tapi kan mereka K : Melihat ke P menemukan temanya yang lain jalan keluar
tidak mengajarkan arah P dan data bahwa klien tidak bisa terhadap
untuk sehat. menjawab masih sulit untuk menggantikan permasalahan
singkat menerima peran perawat
P : Tersenyum perpisahan
dengan perawat
P : Nah, ingat-ingat ya P : Mendekatkan P mencoba K berpikir Penegasan
apa yang saya ajarkan diri pada K dan menawarkan terhadap tawaran pada tahap
kepada Nona A!!! menekankan penegasan pada perawat terminasi
kalimat klien akan
K : Memandang memperkuat
P dan menunduk memori klien
K : Ya…ya…ya….
K : Memandang K merasa siap
ke sekitar P merasa K akan untuk mengingat
P: berusaha pelajaran yang
Memperhatikan mengingat apa diberikan oleh
K yang telah perawat
diajarkan

P : Nona A , saya P : Memandang P berusaha K berpikir Ucapan


berterimakasih pada K dan tersenyum menunjukkan mengapa P yang terimakasih
Nona karena sudah K : Menunduk interest pada klien mengucapkan atas
mau bekerjasama dan berpikir dengan ucapan terimakasih keterlibatan
dengan saya untuk terimakasih klien penting
kesembuhan Nona untuk
A !!! menjagaparti
K : Menunduk sipasi aktif
K : Saya yang P: dari klien
terimakasih …. Memperhatikan P merasa K K merasa dirinya terhadap
K menerima apa yang harus perawatan
yang disampaikan mengucapkan atau
oleh P terimakasih pengobatan

P : Nah, kalau begitu P : Menepuk P mengakhiri K merasa sedih Kontrak


kita akhiri dulu bahu K kontrak dan karena harus harus selalu
sampai di sini. K : Memandang menetapkan berpisah dengan P disepakati
Sebentar lagi saya P kontrak oleh klien
harapkan Nona A selanjutnya pada yang mampu
bersedia hadir pada K untuk acara untuk
acara perpisahan terminasi besar K mau menerima menyepakati
dengan teman-teman K: kontrak dengan kontrak
saya juga. Menganggukkan P senang karena perawat sebagai suatu
kepalanya K menyetujui tanggung
K : Ya…ya… P : Tersenyum kontrak jawab bagi
klien untuk
melaksanaka
nnya
P : Oke, jam lima sore P : Memandang P menutup K menerima Salam
kami tunggu Nona K dan menepuk interaksi dan kontrak penutup
Ririn disini. Selamat pundak K menegaskan untuk
sore Nona A K : Tersenyum kontrak menutup
selanjutnya interaksi
K : Ya…ya… K : Tersenyum K menyiapkan diri sekaligus
P : Tersenyum untuk kontrak mengorientas
pada K P senang karena berikutnya ikan klien
K menerima terhadap
kontrak waktu
selanjutnya
KESAN PERAWAT :

Kontak ke3 fase terminasi bertujuan untuk menggali perasaan klien tentang perasaan klien
terhadap realitas perpisahan dengan perawat. Klien memang sudah disiapkan seminggu sebelum
terminasi dengan mengkonfirmasikan pada klein bahwa hari perawatan oleh mahasiswa tinggal
seminggu lagi. Sehari sebelum terminasi juga dilaksanakan pre-terminasi dengan menanyakan
perasaan klien bila kehilangan teman ngobrolnya. Klien sempat kembali ke kamar tanpa permisi
pada perawat. Fase saat itu adalah fase denial tetapi pada interaksi ke-3 tersebut diatas, klien
sudah dapat menerima realitas perpisahan dengan perawat.

Anda mungkin juga menyukai