Anda di halaman 1dari 5

RENCANA KEPERAWATAN KELUARGA

Tujuan Kriteria Evaluasi


Diagnosa
No. Jangka Jangka pendek Kriteria Standar Rencana Intervensi
Keperawatan
panjang
6. Resiko terjadi Setelah 1. Setelah pertemuan selama
penyulit saat tindakan 1x45 menit keluarga/
melahirkan pada keperawatan lansia mampu mengenal
keluarga bapak Is 3x60 menit masalah kehamilan
khususnya ibu As penyulit saat trimester II
berhubungan dengan melahirkan 1.1. Menyebutkan Respon verbal Kehamilan adalah ibu yang tadinya 1.1.1 Diskusikan dengan keluarga
ketidakmampuan tidak terjadi pengertian kehamilan haid secara teratur kemudian tidak tentang pengertian kehamilan
keluarga merawat haid selama dua bulan berturut-turut 1.1.2. Motivasi keluarga untuk
anggota dengan dan pada pemeriksaan laboratorium menjelaskan kembali
kehamilan trimester posistif hamil 1.1.3. Beri reinforcement positif
kedua. atas usaha keluarga
menjelaskan kembali.

1.2. Menyebutkan tanda Respon verbal Menyebutkan 3 dari 5 tanda 1.2.1. Diskusikan dengan keluarga
dan gejala kehamilan kehamilan bulan kelima tanda kehamilan bulan kelima
trimester II - Kulit ibu mulai tegang 1.2.2. Tanyakan kembali tentang
- Denyut jantung bayi sudah tanda kehamilan pada bulan
terdengan kelima
- Gerakan janin mulai mudah 1.2.3. Beri renforcement positif
dirasakan ibu
- Janin sudah berambut, beralis
dan bulu mata sudah tumbuh
- Panjang janin sekitar 25 cm dan
berat sekitar 220 gr

2. Memutuskan untuk
merawat anggota keluarga
yang mengalami masalah
kehamilan
2.1. Keluarga mampu Respon verbal Keluarga menyebutkan 4 dari 8 1.3.1 Diskusikan dengan keluarga
menyebutkan gangguan kesehatan pada masa gangguan kesehatan pada
gangguan kesehatan hamil: masa hamil
saat hamil - Gangguan pada pagi hari yaitu 1.3.2 Tanyakan kembali gangguan
mual dan muntah kesehatan selama masa
- Sakit kepala dan pusing kehamilan
- Sakit lambung 1.3.3 Beri reinforcement positif
- Bengkak pada mata kaki
- Wasir
- Kejang pada kaki
- Rasa sakit diperut
- perdarahan

2.2. Keluarga mampu Respon verbal - Keputusan keluarga untuk 2.1.1 Motivasi keluarga untuk
mengambil keputusan merawat anggota keluarga yang merawat anggota keluarga
untuk mengatasi hamil yang sedang hamil
anggota keluarga
yang mengalami
masalah kehamilan

3. Keluarga mampu merawat


anggota keluarga dengan
kahamilan
3.1. Keluarga mampu Respon verbal 4 dari 8 cara yang perlu dilakukan 3.1.1 Diskusikan dengan keluarga
menyebutkan yang agar ibu dan bayi sehat yang peru diperhatikan
perlu dilakukan agar - Memeriksakan kehamilan selama hamil agar bayi dan
ibu dan bayinya tetap setiap bulan ibu sehat
sehat - Menimbang berat badan setiap 3.1.2 Beri kesempatan kepada
bulan dan berat badan keluarga untuk bertanya
bertammbah 7-12 kg 3.1.3 Beri pujian atas kemampuan
- Imunisasi TT lengkap keluarga
sebanyak 2 kali sebelum
kehamilan 8 bulan
- Makan-makanan yang bergizi
- Minum tablet penambah darah
- Menjaga kebersihan diri, sikat
gigi, mandi
- Merawat payudarah setiap hari
- Merencanakan persalinan
ditolong oleh bidan, dukun
terlatih, atau dokter

3.2. Keluarga mampu Respon verbal 4 dari 8 cara merawat kehamilan: 3.2.1 Diskusikan dengan keluarga
menyebutkan dan - Gerak badan saat pagi dan cara merawat kehamilan
perawatan anggota mengurangi pekerjaan yang 3.2.2 Beri kesempatan keluarga
keluarga yang berat untuk bertanya
mengalami kehamilan - Melakukan senam hamil 3.2.3 Beri reinforcement positif
- Tidak melakukan perjalanan pada keluarga jeruk nipis
jauh yang melelahkan dengan kecap dan madu.
- Makan-makanan yang cukup
dan bergizi
- Merawat gigi
- Merawat kebersihan badan
- Merawat payudara
- Memeriksakan diri ke dokter
praktek/puskesmas/bidan

3.3. Keluarga mampu Respon Verbal 4 dari 7 tanda bahaya kehamilan: 3.3.1. Diskusikan dengan keluarga
menyebutkan tanda- - Muntah terus menerus dan tanda bahaya kehamilan
tanda bahaya bagi ibu tidak bisa makan pada 3.3.2. Beri kesempatan keluarga
hamil kehamilan muda untuk bertanya
- Nyeri hebat diperut 3.3.3. Beri pujian atas usaha
- Keluar darah banyak atau air keluarga
ketuban dari kelamin ibu
sebelum tanda-tanda persalinan
- Demam
- Gerakan janin tidak ada atau
berkurang
- Kepala pusing, mata kabur,
kejang
- Kaki, lengan dan mata bengkak

3.4. Keluarga mampu Respon Verbal 4 dari 7 yang harus diwaspadai pada 3.4.1. Diskusikan dengan keluarga
menyebutkan keadaan ibu hamil hal yang perlu diwaspadai
ibu hamil yang perlu - Umur kurang dari 20 tahun saat kehamilan
diwaspadai atau lebih dari 35 tahun 3.4.2. Motivasi keluarga untuk
- Jarak persalinan terakhir mengenali dalam
dengan awal kehamilan kehamilannya
sekarang kurang dari 2 tahun 3.4.3. Beri kesempatan keluarga
- Jumlah anak lebih dari 4 orang untuk bertanya
- Terlalu gemuk atau kurus
- Pernah mengalami kesulitan
pada kehamilan dan persalinan
yang lalu
- Perdarahan saat kehamilan
4. Keluarga mampu
memodifikasi lingkungan:
4.1. Menyebutkan cara- Respon verbal Keluarga dapat menyebutkan 4 dari 4.1.1 Diskusikan bersama
cara modifikasi 6 lingkungan yang nyaman bagi ibu keluarga lingkungan yang
lingkungan untuk hamil: nyama bagi ibu hamil
mengatasi masalah - Lingkungan tenang tidak ribut 4.1.2 Beri kesempatan keluarga
kehamilan dan berisik. untuk bertanya
- Membagi pekerjaan bersama
- Memberikan perhatian dan
kasih sayang
- Lantai kamar mandi tidak licin
- Penerangan cukup
- Tidak memakai sepatu atau
sendal dengan tumit yang tinggi
- Menyediakan makanan yang
beraneka ragam

4.2. Menciptakan Respon Afektif Usaha keluarga untuk menciptakan 4.2.1. Lakukan kunjungan tak
lingkungan yang lingkungan yang nyaman bagi ibu berencana
nyaman dan tenang hamil
bagi ibu hamil

5. Keluarga mampu
memanfaatkan pelayanan
kesehatan fasilitas
kesehatan yang ada untuk
mengatasi kehamilan:
5.1 Mampu menyebutkan Respon verbal Manfaat fasilitas kesehatan: untuk 5.1.1 Diskusikan bersama
manfaat fasilitas memantau perkembangan dan keluarga tentang manfaat
pelayanan kesehatan kesehatan ibu dan janin fasilitas kesehatan

5.2 Keluarga mampu Respon Keluarga membawa anggota 5.2.1 Motivasi keluarga untuk
membawa anggota psikomotor keluarga yang mengalami ISPA ke membawa anggota keluarga
keluarga yang sakit fasilitas pelayanan kesehatan: yang mengalami ISPA ke
maag ke fasilitas Puskesmas, dokter praktek, RS fasilitas pelayanan
kesehatan kesehatan
5.2.2 Beri reinforcement positif
pada keluarga atas usaha
yang telah dilakukan