Anda di halaman 1dari 3

1.

Alat alat
 Analisa laporan keuangan komparatif. Analisa dilakukan dengan membandingkan
pos-pos yang ada dalam laporan keuangan untuk dua periode atau lebih. Dengan
ini, kita dapat mengetahui pada post akun yang sama, apakah ada kenaikan, atau
penurunan ataukah sama (tidak ada kenaikan atau penurunan). Dari sini pula
menurut saya pribadi, dapat kita lihat kenaikan dari beberapa pos akun laporan
keuangan, apakah sama semua, ataukah berbeda beda. Apabila relatif sama
semuanya, ada kemungkinan laporan tersebut hanya sebatas laporan di komputer
saja (dalam laporan excel, dlsb), jadi tidak menujukkan keadaan sebenarnya di
lapangan.
 Analisis laporan keuangan common size. Dengan membandingkan antara pos
yang satu dengan pos akun yang lain pada tahun yang sama. Untuk analisis laporan
laba rugi, penjualan ditetapkan 100%, dan untuk analisa neraca, total asset
ditetapkan 100%. Jadi nanti bisa diketahui berapa persen kontribusi dari semua
bagian. Dalam akuntansi dikenal Aktiva harus sama dengan Passive. Jadi masing-
masing komponen pos akun dalm Aktiva, dibagi dengan jumlah total Aktiva
dikalikan 100%, maka akan terlihat nilai kontribusi akun tersebut.
 Analisis Rasio. Dengan rasio-rasio tertentu, maka kita dapat melihat kondisi
perusahaan apakah baik atau tidak. Rasio yang dapat dipakai diantaranya yaitu : 1.
Rasio Likuiditas, 2. Rasio Gross Profit Margin. 3. Debt Equity Rasio, 4. Return on
Asset, 5. Turnover Persediaan.
 Analisis Arus Kas. Merupakan alat utama untuk melakukan evaluasi atas sumber
dan penggunaan dana. Analisa ini memberikan gambaran yang lebih mendalam
mengenai bagaimana perusahaan memperoleh pendanaannya dan melakukan
alokasi sumber dananya. Analisa ini juga dapat digunakan untuk melakukan
peramalan arus kas dan merupakan bagian dari analisis likuiditas.
 Penilaian. Untuk memperkirakan nilai intrinsik dari suatu perusahaan atau nilai
intrinsik sahamnya. Dasar teori yang digunakana adalah present value. Cara ini
merupakan salah satu bagian dari penilaian usaha.

Laporan keuangan merupakan dokumen yang penting dalam mengelola keuangan


dari suatu kegiatan, entah itu dalam kantor, perusahaaan ataupun usaha lainnya.
Dengan adanya laporan keuangan ini, kita dapat menilai apakah suatu kegiatan
usaha/proyek/bisnis itu baik/bagus atau tidak, apakah usaha tersebut baik nilai
investasinya atau tidak, kegiatan usahanya wajar atau tidak.
2. vertikal

Dalam laporan neraca, tampak bahwa aset lancar perusahaan mengalami


penurunandari tahun 2015 (42.11%) ke tahun 2016 (39.34%) di bandingkan dengan total
asetnya, sefdangkan aset tetap mengalami peningkatan di bandingkan tahun sebelumnya
penurunan kontribusi aset lancar terhadap total aset disebabkan adanya penurunan kas
dan setara kas sebesar 40% dan penurunan piutang lain lain sebesar 71% di bandingkan dengan
tahun sebelumnya. Sedangkan pada akun kewajiban dan ekitas, kontribusi total kewajiban lebih
besar dibandingkan dengan total ekuitas (perbandingna dengan total kewajiban dan ekuitas).
Total kewajiban meningkat dari 69,31% menjadi 71,91%. Kenaikan yang besar persentansenya
ada di kenaikan kewajiban jangka panjang (dari 4.93% naik menjadi 6.95%)
Horizontal

Laporan posisi keuangan menunjukan bahwa nilai aset lancar perusahaan turun sebesar -
0,53%. Namun aset total uniliver mengalami kenaikan sebesar 6,46% kenaikan aset total ini
disebabkan kenaikan aset tetap yg mencapai 11.54%
Du pont
ROE = NPM x TATO x EM
= EAT x SALES x TOTAL ASET
SALES TOTAL ASET EQUITY

ROE = 6.390.672 x 40.053.732 x 16.745.695


40.053.732 16.745.695 4.704.258
ROE = 0,16 x 2,39 x 3,56
ROE = 1,361344

3. Nominal obligasi 100 jt


Jatuh tempo 3 thn
Kupon 18%
Tingkat bunga 17%

PV bobot
nilai
tahun aliran kas factor nilai PV nilai
relatif
18% relatif
1 Rp 18.000.000 0,847 Rp 15.246.000 0,152 0,152
2 Rp 18.000.000 0,718 Rp 12.924.000 0,129 0,258
3 Rp 118.000.000 0,609 Rp 71.862.000 0,719 2,156
DURASI 2,567

Durasi modifikasi dengan YTM

D=D/(1+r)
= 2,567/(1+0,17)
= 2,194

4. Menurut Notoatmodjo (2012), cross sectional merupakan jenis penelitian yang


menekankan waktu pengukuran/observasi data variabel bebas dan tergantung
hanya satu kali pada satu saat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
hubungan antara variabel yang satu dengan variabel yang lain.