Anda di halaman 1dari 56

STATUS UJIAN

KEDOKTERAN KELUARGA
DERMATITIS NUMULARIS

DISUSUN OLEH :
Nana Moscowry Margaretta
1361050017

Pembimbing :
dr. R. Imelda H.B

KEPANITRAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 01 OKTOBER – 03 NOVEMBER 2018
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
JAKARTA
57

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 1
STATUS KEDOKTERAN KELUARGA

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA

STATUS PASIEN
Fasilitas Pelayanan Kesehatan : Puskesmas Kelurahan Klender III
Nomor Rekam Medis : 3144

DATA ADMINISTRASI
Tanggal : 15 Oktober 2018 Diisi oleh : Nana Moscowry Margaretta Nim :
1361050017
Identitas Pasien Keterangan
Nama Ny. S
Umur 65 tahun
Alamat Jl. Tegal Amba 01/11
Jenis Kelamin Perempuan
Agama Islam
Pendidikan SD
Status Perkawinan Menikah
Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
Alergi Obat Disangkal
Sistem Pembayaran BPJS

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 2
DATA PELAYANAN
ANAMNESIS (dilakukan secara autoanamnesis)

A. Keluhan Utama
Timbul beruntus – beruntus merah yang padat dan melenting terasa gatal pada
tungkai kiri dan kanan sejak kurang lebih 3 minggu yang lalu.

B. Keluhan Tambahan
Tidak ada

C. Riwayat Perjalanan Penyakit Sekarang


Pasien datang ke puskesmas Kelurahan Klender III dengan keluhan
timbul beruntus-beruntus merah terasa gatal berukuran lebih kecil dari
ujung jarum pentul pada kedua tungkai bawah sejak 3 minggu yang lalu.
Pasien mengatakan gatal yang dirasakan kadang menetap dan kadang hilang
– timbul. Gatal yang dirasakan tidak dipengaruhi oleh keringat. Gatal yang
dirasakan terasa berkurang apabila dikompres dengan air, tetapi rasa gatal
tersebut nantinya akan muncul lagi.
Awalnya 3 minggu yang lalu timbul beruntus-beruntus merah yang
padat, tetapi lama-kelaman saat di garuk menjadi mengeluarkan air. Awalnya
beruntus-beruntus di tungkai bawah kiri ukurannya hanya kecil, tetapi
semakin lama semakin banyak dan meluas dan menyatu menjadi sebuah
bentuk bulat seperti koin. Setelah itu beberapa hari kemudian pasien
mengatakan muncul keluhan yang sama di tungkai bawah kanan.
Pasien mengatakan luka ini tidak sembuh juga, melainkan menjadi
basah dan berair. Pasien sudah pernah memberikan obat salep untuk di
oleskan di atas luka tetapi tidak sembuh juga. Selain itu, karena gatal pasien
sering menggaruk dan menjadi berdarah dan setelah itu timbul rasa perih
dan nyeri pada luka tersebut. Beruntus-beruntus merah tersebut juga meluas

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 3
menjadi sebuah bentuk bulat, tetapi lebih kering pada bagian tengah
dibandingkan pinggirnya.

D. Riwayat Penyakit Dahulu


Pasien belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Riwayat
penyakit kulit disangkal. Riwayat hipertensi disangkal. Riwayat alergi
disangkal. Riwayat diabetes mellitus disangkal. Riwayat gigi berlubang pada
gigi geraham sejak 7 bulan yang lalu.

E. Riwayat Penyakit Keluarga


Dikeluarga tidak ada yang mempunyai riwayat seperti ini. Riwayat
penyakit kardiovaskular dan diabetes mellitus dalam keluarga pasien
disangkal. Riwayat alergi di keluarga disangkal.

F. Riwayat Perilaku dan Kebiasaan Pribadi


Pasien adalah seorang ibu rumah tangga dengan kebiasaan tidak
menggunakan alas kaki apabila keluar rumah. Pasien memiliki
kebiasaan tidak langsung mengganti pakaian apabila berkeringat.
Pasien biasa mandi 2 kali sehari dengan sabun dettol dan memakai
handuk pribadi, tetapi handuk diganti 3 minggu sekali. Ganti pakaian
luar dan dalam 2 kali sehari. Sehari – hari pasien memakai baju daster
sepanjang lutut.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 4
G. Riwayat Sosial Ekonomi
Pasien merupakan anak ketiga dari 4 bersaudara. Usia pasien saat ini
65 tahun dan suami pasien sudah meninggal dunia sejak 5 tahun yang lalu.
Pasien memiliki 3 orang anak laki-laki, yang semuanya sudah bekerja dan
menikah. Saat ini pasien tinggal bersama anak ketiga pasien, menantu dan 2
orang cucunya. Pasien menikah saat pasien berusia 21 tahun, dan
pernikahan ini merupakan pernikahan yang pertama bagi pasien dan suami.
Anak pasien yang pertama berusia 34 tahun, sudah menikah dan sudah
memiliki 2 orang anak yaitu anak pertama (laki-laki) berusia 7 tahun dan
anak kedua (perempuan) berusia 5 tahun, saat ini anak pasien bekerja
sebagai wiraswasta dirumahnya dan tinggal di daerah Jakarta Timur. Anak
pasien yang kedua berusia 30 tahun, sudah menikah dan sudah memiliki 1
anak perempuan yang berusia 6 tahun, bekerja sebagai ojek online dan
tinggal di daerah Jakarta Timur. Anak pasien yang ketiga berusia 28 tahun
sudah menikah dan memiliki 2 anak kembar perempuan berusia 4 tahun,
bekerja sebagai ojek online dan membuka warung kecil dirumah. Ayah dan
Ibu pasien sudah meninggal dunia. Dari 4 bersaudara, 2 saudaranya sudah
meninggal dunia. Saat ini pasien tinggal di rumah miliknya yang merupakan
warisan dari ayah dan ibunya. Pasien tinggal di rumah tersebut sejak tahun
1994. Posisi rumah pasien berada di pinggiran kali, kotor, dan padat
penduduk. Luas rumah pasien 80 m2. Rumah pasien terdiri dari 1 ruang tamu
yang juga merupakan tempat warung kecil untuk berjualan, 2 kamar tidur, 1
kamar mandi, dan 1 dapur. Ruang – ruangan tersebut dipisahkan oleh
tembok.
Keadaan rumah pasien tampak kurang bersih dan kurang terawat.
Pencahayaan rumah pasien kurang baik. Rumah pasien hanya memiliki 1
jendela di kamar pasien. Pencahayaan rumah pasien hanya mengandalkan
pintu depan dan 1 jendela di kamar pasien. Lantai pada rumah pasien terbuat

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 5
dari keramik, atap rumah terdapat langit-langit. Tembok rumah pasien
terbuat dari semen. Sekat antar rumah pasien juga terbuat dari semen.
Kamar mandi pasien tampak tidak terawat dan kurang bersih. WC yang
digunakan adalah WC jongkok, dinding dan tembok terbuat dari keramik,
dan terdapat ember yang digunakan untuk mandi. Di dinding kamar mandi
pasien banyak tergantung peralatan masak. Dapur pasien tampak cukup
rapih dan bersih, pasien sudah menggunkan gas untuk memasak. Sumber air
yang digunakan oleh pasien adalah PAM untuk keperluan mencuci dan
masak. Pasien menggunakan gallon isi ulang untuk minum.
Pasien merupakan ibu rumah tangga dan tidak memiliki penghasilan
pribadi. Pencari nafkah utama di rumah adalah anak ketiga pasien dan
menantu pasien. Penghasilan anak ketiga pasien dari ojek online ialah sekitar
kira-kira Rp. 3.500.000,- per bulan. Penghasilan menantu pasien per
bulannya tidak menentu dari hasil berjualan. Penghasilan rata-rata per bulan
menantu pasien ialah Rp. 1.000.000,- sampai Rp. 1.500.000,-. Anak pertama
dan kedua pasien tidak selalu memberikan uang per bulan untuk pasien.
Saat ini kebutuhan pasien dan keluarganya masih tercukupi. Untuk berobat
di fasilitas kesehatan pasien dan keluarganya menggunakan BPJS. Hubungan
pasien dengan anak-anaknya, menantu dan cucunya cucunya cukup baik.
Anak pertama dan kedua serta menantu pasien tetap selalu menghubungi
pasien walaupun tidak selalu berkunjung ke rumah pasien. Anak ketiga
pasien dan menantunya juga selalu menemani, membantu kebutuhan pasien
dan terus memotivasi untuk tetap semangat menjalani keseharian dan
menjalani pengobatan. Hubungan pasien dengan dengan tetangga sekitar
juga sangat baik.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 6
DATA KELUARGA YANG TINGGAL SERUMAH

No. Nama Usia Status Jenis Pendidikan Pekerjaan Riwayat


kelamin Terakhir Penyakit
1 Ny. S 65 Ibu Perempuan SD Ibu Rumah Dermatitis
tahun Tangga Numularis
2 Tn. A 28 Anak Laki-laki SMA Ojek Online Sehat
tahun
3 Ny.T 24 Menantu Perempuan SMP Wiraswasta Sehat
tahun
4 An. AS 4 tahun Cucu Perempuan Belum Sekolah Tidak Bekerja Sehat
5 An.AY 4 tahun Cucu Perempuan Belum Sekolah Tidak Bekerja Sehat

GENOGRAM

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 7
KETERANGAN :

: Pasien

: Perempuan

: Laki-Laki

: yang tinggal serumah

: Laki-Laki meninggal

: Perempuan meninggal

PEMERIKSAAN FISIK
A. Keadaan Umum dan Tanda-tanda vital termasuk status gizi
 Kesadaran : Kompos Mentis
 Keadaan umum : Tampak Sakit Ringan
 Tinggi Badan : 75.00 + (1.91 x Tinggi Lutut)=
75.00 + (1.91 x 42 cm )=
75.00 + 80.22 = 155.22 ∞ 155 cm
 Berat Badan : 48

 IMT : BB/(TB)2 = 48 / (1,55)2 = 20

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 8
 Status Gizi :
Kriteria :
 Kurang : < 18,5
 Normal : 18,5-22,9
 Lebih : > 23
 Pra obesitas : 23-24,9
 Obesitas Kelas I : 25-29,9
 Obesitas Kelas II :> 30
 Tanda Vital
- Tekanan darah : 120/80 mmHg
- Nadi : 80x/menit
- Pernapasan : 20x/menit
- Suhu :36,3 c

B. Status Generalis
 Kepala :
Normocephali, rambut berwarna hitam, distribusi rambut merata, kuat dan
tidak mudah dicabut.
 Mata :
 Kongjungtiva pucat (-/-), sclera ikterik (-/-), reflex cahaya langsung (+/+),
reflex cahaya tidak langsung (+/+), ukuran pupil isokor (3mm/3mm),
pupil ditengah, lensa (jernih/jernih), arcus senilis (-/-), eksoftalmus (-/-)
 Telinga: Liang
telinga kiri dan kanan lapang, serumen (-/-), sekret (-/-), mukosa tidak
hiperemis, membran timpani (intak/intak) dan tidak nyeri tekan pada bagian
belakang kedua telinga
 Hidung :
Tidak terdapat deformitas nasi, cavum nasi (lapang/lapang), konka

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 9
(eutrofi/eutrofi), tidak hiperemis, tidak ada secret, tidak ada krusta, tidak ada
deviasi septum nasi
 Tenggorokan:
Uvula ditengah, arkus faring simetris, faring tidak hiperemis, tonail tidak
hiperemis (T1-T1), tidak ditemukan adanya ulkus, membran, pelebaran
pembuluh darah dan tumor pada mukosa tenggorokan
 Gigi dan Mulut:
Bibir tidak sianosis, lidah tidak deviasi, tidak atrofi, gusi tampak hiperemis,
tidak ada karies gigi, tidak terdapat lesi pada rongga mulut dan sekitarnya
 Leher:
Trakea ditengah, kelenjar tiroid dalam batas normal
 KGB:
o Preauricular : tidak membesar kanan-kiri
o Auricular posterior : tidak membesar kanan-kiri
o Submandibular : tidak membesar kanan-kiri
o Submental : tidak membesar kanan-kiri
o Regio colli anterior : tidak membesar kanan-kiri
o Regio colli posterior : tidak membesar kanan-kiri
o Supraclavicular : tidak membesar kanan-kiri

 Thoraks:
1) Paru
- Inspeksi : Gerakan dinding dada simertris, tidak terdapat deviasi, dan
retraksi sela iga
- Palpasi : Vokal fremitus teraba simetris
- Perkusi : Paru kiri dan kanan (sonor/sonor)
 Batas Paru hati : ICS 6 garis mid clavicula dextra
KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA
PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 10
 Batas Paru Lambung : ICS 7 garis axilaris anterior sinistra
- Auskultasi : Bunyi nafas dasar vesikuler paru kanan dan kiri, Rhonki (-/-),
Wheezing (-/-)

2) Jantung
o Inspeksi : Iktus kordis tidak terlihat
o Palpasi : Iktus kordis teraba 2 jari dibawah aerola mammae
sinistra
o Perkusi :
 Batas Jantung kanan : ICS 4 garis parasternal dextra
 Batas Jantung kiri : ICS 5 garis midclavicula sinistra
o Auskultasi : S1>S2 pada katup mitral dan trikuspid
S2>S1 pada katup aorta dan pulmonal
Tidak terdapat bunyi jantung lain di luar bunyi jantung
1 dan 2

 Abdomen
o Inspeksi : Perut tampat datar, pusar tidak menonjol, pelebaran
vena (-), tidak ada gerakan hiperperistaltik, tidak ada
jejas, massa (-), striae (-), sikatriks (-), tidak ada
kelainan kulit
o Palpasi :Hepar tidak teraba membesar, limpa tidak teraba
membesar, tidak ada nyeri tekan, defense muscular (-)
o Perkusi : Timpani di seluruh region abdomen, nyeri ketok (-)
o Auskultasi : Bising usus (+), 4x/menit

 Pemeriksaan Urologi :
o Inspeksi : Tidak ada benjolan pada suprapubik

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 11
o Palpasi : Nyeri tekan suprapubik (-), ballottement ginjal tidak
teraba
o Perkusi : Nyeri ketok suprapubrik (-), nyeri ketok CVA (-/-)
 Anus dan rectum : Tidak dilakukan pemeriksaan (tidak ada indikasi)
 Genitalia Tidak dilakukan pemeriksaan (tidak ada indikasi)
 Ekstremitas :
o Atas : Akral hangat, capillary refill time <2 detik, edema (-),
jejas (-), tidak ada kelainan bentuk
o Bawah : Akral hangat, capillary refill time <2 detik, edema (-),
jejas (-), tidak ada kelainan bentuk

 Pemeriksaan Status Dermatologis :


Lesi Tungkai Bawah Kiri

Lesi Tungkai Bawah kanan

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 12
Status Dermatologi:
Tungkai Bawah Kiri:
 Distribusi: Lokalisata
 Lokasi: Tungkai Bawah Kiri (regio dorsalis pedis sinistra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 2 - 4 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , likenifikasi, berkrusta.
Tungkai Bawah Kanan:
 Distribusi: Diskret
 Lokasi: Tungkai Bawah kanan (region kruris dextra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 1 – 2 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , berkrusta.

C. Pemeriksaan Penunjang:
 Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang
 Usulan pemeriksaan penunjang untuk menyingkirkan diagnosis banding:
Mikologi kerokan kulit pada kedua tungkai bawah, yaitu kerokan kulit dari
pinggir lesi di tambah larutan KOH 10% kemudian dilihat di bawah mikroskop.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 13
PERUMUSAN MASALAH KESEHATAN PASIEN
DIAGNOSTIK HOLISTIK

A. ASPEK PERSONAL
 Keluhan Utama : Pasien datang ke puskesmas dengan keluhan
Timbul beruntus – beruntus merah yang padat dan melenting
terasa gatal pada tungkai kiri dan kanan sejak kurang lebih 3
minggu yang lalu.
 Kekhawatiran : Pasien khawatir gatalnya akan semakin
parah dan tidak sembuh
 Harapan pasien : Pasien berharap keluhannya bisa hilang
sehingga pasien bisa sehat kembali

B. ASPEK KLINIS
 Diagnosis Kerja : Dermatitis Numularis
 Diagnosis Banding : Tinea Cruris, Neurodermatitis
Sirkumskripta
 Status Gizi : Normal
 Anjuran terapi :
 Medikamentosa :
- Krim Betametasone Diproprionate 0.05% S2dd ue No. I
- CTM tab 3 mg S3dd1 prn No. X
 Non Medikamentosa
- Menginformasikan obat harus diminum secara teratur dan salep digunakan 2 kali
sehari
- Menginformasikan untuk mandi 2 kali sehari dan menghindari kondisi lembab
- Mengganti sabun mandi dengan sabun yang tidak mengandung antiseptic
- Menginformasikan untuk selalu memakai alas kaki apabila keluar rumah
- Menginformasikan untuk mengganti handuk sendiri minimal seminggu sekali
KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA
PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 14
- Menginformasikan untuk tidak menggaruk lesi bila terasa gatal
- Menggunting kuku yang panjang
- Menginformasikan untuk berobat ke dokter gigi untuk mengatasi gigi geraham
yang berlubang
- Memberikan edukasi untuk istirahat yang cukup dan mengatur pola makan yang
cukup dan aktivitas fisik yang cukup.

 Gizi :
- Perbanyak minum air putih
- Mengkonsumsi sayur dan buah setiap hari

C. ASPEK RISIKO INTERNAL


 Pasien memiliki risiko untuk mendapatkan penyakit Dermatitis
Numularis dikarenakan memiliki riwayat gigi berlubang sejak 7
bulan lalu, tidak memakai alas kaki jika keluar rumah, jarang
mengganti pakaian apabila berkeringat, dan mengganti handuk
sebulan sekali.
 Pasien mempunyai kebiasaan menggaruk kulit yang gatal dan kulit
pasien kering.

D. ASPEK PSIKOSOSIAL KELUARGA


 Pasien memiliki kecemasan akan kondisi kulit tubuhnya yang
belum membaik, sehingga aktivitas pasien sehari-hari cukup
terganggu
 Pasien memiliki hubungan sosial yang baik dengan tetangga
sekitar rumahnya

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 15
E. DERAJAT FUNGSIONAL
 Derajat satu: Pasien tidak memiliki keterbatasan beraktivitas dan
masih dapat melakukannya sendiri

RENCANA PENATALAKSANAAN PASIEN


Sasaran yang
No Kegiatan Rencana intervensi Sasaran Waktu diharapkan
1 Aspek Personal Evaluasi: Pasien 15 - Keluhan
- Keluhan, dan menit dan kekhawatiran
kekhawatiran, dan Keluarga pasien dapat
harapan pasien. Pasien berkurang.
- Edukasi bahwa - Pasien dan
penyakit ini dapat keluarga mengerti
disebabkan oleh tentang penyakit
kebersihan pribadi dan faktor
yang kurang baik dan penyebabnya.
riwayat gigi berlubang
2 Aspek Klinis  Evaluasi : Pasien 30 - Didapatkan
 Dermatitis  Pemeriksaan menit data tanda - tanda
Numularis tanda vital dan vital, keadaan fisik
fisik umum. umum, dan status
 Pemeriksaan dermatologis
status - Pasien
dermatologis dapat
 Terapi: mengkonsumsi

 Krim obat dan kontrol ke

Betametasone dokter secara rutin.

Diproprionate - Keluhan

0.05% S2dd pasien dapat

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 16
ue No. I berkurang.
- CTM tab 3 mg
S3dd1 prn No.
X
Edukasi :
 Menginformas
ikan bahwa
obat-obat yang
diberikan
harus
digunakan
sesuai dengan
petunjuk
dokter dan
diminum
dengan teratur
 Menginformas
ikan untuk
mandi 2 kali
sehari dan
menghindari
kondisi lembab
 Mengganti
sabun mandi
dengan sabun
yang tidak
mengandung
antiseptic
 Menginformas

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 17
ikan untuk
selalu
memakai alas
kaki apabila
keluar rumah
Menginformas
ikan untuk
mengganti
handuk sendiri
minimal
seminggu
sekali
 Menginformas
ikan untuk
tidak
menggaruk lesi
bila terasa
gatal
 Menggunting
kuku yang
panjang
 Menginformas
ikan untuk
berobat ke
dokter gigi
untuk
mengatasi gigi
geraham yang
berlubang

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 18
 Memberikan
edukasi untuk
istirahat yang
cukup dan
mengatur pola
makan yang
cukup dan
aktivitas fisik
yang cukup.
3 Aspek Risiko Edukasi : Pasien 20 - Pasien
Internal - Menjelaskan dan menit dapat minum obat
- Pasien kepada pasien bahwa keluarga teratur, memiliki
memiliki salah satu faktor pasien pengetahuan yang
risiko penyebab Dermatitis cukup mengenai
untuk Numularis adalah dermatitis
mendapatk riwayat gigi numularis
an penyakit berlubang, kebersihan
Dermatitis diri yang tidak bersih
Numularis sehingga mudah
dikarenaka terkena infeksi
n memiliki - Menjelaskan
riwayat kepada pasien bahwa
gigi kebiasaan menggaruk
berlubang dapat memperburuk
sejak 7 penyakit pasien.
bulan yang
lalu, tidak
memakai
alas kaki

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 19
jika keluar
rumah,
jarang
mengganti
pakaian
bila
berkeringat
, dan
mengganti
handuk
hanya
sebulan
sekali

- Pasien
mempunyai
kebiasaan
menggaruk
kulit yang
gatal dan
kulit pasien
kering.
4 Aspek psikososial, Edukasi: Pasien 20 - Pasien tidak
keluarga dan - Menganjurkan dan menit merasa cemas akan
lingkungan pasien untuk minum keluarga kondisi tubuhnya
- Pasien obat dan kontrol ke pasien sekarang.
memiliki dokter secara teratur - Pasien
kecemasan agar keluhan pasien dapat menjalin
akan dapat berkurang. hubungan yang

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 20
kondisi - Tetap menjalin baik dengan
kulit hubungan baik dengan anggota keluarga
tubuhnya anggota keluarga dan sekaligus tetangga
yang belum tetangga sekitar sekitar rumahnya.
membaik, rumah.
sehingga
aktivitas
pasien
sehari-hari
cukup
terganggu
- Pasien
memiliki
komunikasi
yang baik
dengan
anggota
keluarga
nya.
5. Derajat fungsional Edukasi: Pasien 15 Keluarga
pasien: Pasien dapat dan menit mengingatkan
Derajat satu: melakukan aktivitas Keluarga apabila pasien
Pasien tidak yang tidak terlalul pasien banyak beraktivitas
memiliki elah atau kurang
keterbatasan istirahat
beraktivitas dan
masih dapat
melakukannya
sendiri.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 21
TINDAK LANJUT DAN HASIL INTERVENSI

Intervensi yang dilakukan, diagnostik Holistik dan rencana


Tanggal selanjutnya

Kunjungan rumah Saat kunjungan yang pertama dilakukan beberapa hal yaitu:
pertama  Memperkenalkan diri dan menjalin hubungan yang baik
Rabu, 17 oktober dengan pasien dan keluarga pasien.
2018  Memberi informed consent secara lisan pada pasien dan
keluarga agar dapat mengerti maksud dan tujuan kegiatan yang
dilakukan oleh pemeriksa.
 Meminta persetujuan pemeriksaan kepada pihak pasien dan
keluarga.
 Melakukan anamnesis lengkap riwayat penyakit dahulu,
riwayat penyakit keluarga dan kebiasaan pribadi pasien serta
melakukan pemeriksaan ulang tanda vital, pemeriksaan fisik dan
status dermatologis.
 Pemantauan aktivitas sehari-hari pasien dan keluarga.
 Pemantauan pola makan pasien dan keluarga.
 Menyusun penatalaksanaan terhadap pasien dan keluarga.
 Mengevaluasi pemberian penatalaksanaan farmakologis.
Intervensi yang diberikan:
 Edukasi mengenai dermatitis numularis (penyebab, gejala
klinis, tatalaksana, dan pencegahan). Edukasi dilakukan pada pasien
dan keluarganya
 Edukasi mengenai cara mengkonsumsi dan menggunakan obat
yang diberikan dan agar pasien mengkonsumsi obat yang diberikan
sampai habis dan setelah habis kontrol ke puskesmas
 Edukasi agar pasien berobat ke dokter gigi untuk mengobati

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 22
gigi berlubangnya
 Edukasi agar pasien memperbaiki perilaku dan kebiasaan
pribadi yang bersih, memakai alas kaki bila keluar rumah, mandi 2
kali sehar, tidak menggunakan sabun yang mengandung antiseptic,
mengganti pakaian bila berkeringat dan mengkonsumsi makanan yang
bergizi seimbang, rutin olahraga, dan istirahat yang cukup
Kunjungan Rumah Saat kunjungan kedua dilakukan beberapa hal, yaitu :
Kedua 1. Pemantauan keadaan pasien dan keluarga dengan melakukan
Sabtu, 20 oktober anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi penyakit
2018 pasien.
2. Melakukan anamnesis lengkap mengenai riwayat kehidupan
sosial, ekonomi dan lingkungan pasien dan keluarga.
3. Pemantauan keadaan rumah pasien.
4. Membuat diagnostik holistik pada pasien dan keluarga.
5. Pemantauan perkembangan penyembuhan keluhan pasien.
6. Pemantauan keadaan pasien dan keluarga.
Intervensi yang diberikan:
 Edukasi mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
 Edukasi mengenai rumah sehat kepada pasien dan keluarga.
 Edukasi untuk saling mendukung dan memahami satu sama
lainnya dengan menjalin komunikasi yang baik antara pasien
dan keluarga.
 Menghimbau keluarga pasien untuk mengingatkan pasien agar
meminum obat dan kontrol secara rutin.
 Edukasi kepada pasien dan keluarga untuk menjaga pola
makan.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 23
Kesimpulan Penatalaksanaan Pasien dalam Binaan Pertama
Diagnostik holistik pada saat berakhirnya pembinaan pertama:
 Aspek personal
Pasien datang ke puskesmas dengan Timbul beruntus – beruntus merah yang
padat dan melenting terasa gatal pada tungkai kiri dan kanan sejak kurang lebih
3 minggu yang lalu. Pasien khawatir gatalnya akan semakin parah dan tidak
sembuh. Pasien berharap keluhannya bisa hilang sehingga pasien bisa sehat
kembali
 Aspek Klinis
Dermatitis Numularis, ICD 10 = L30.0
 Aspek Risiko Internal
- Pasien memiliki risiko untuk mendapatkan penyakit Dermatitis Numularis
dikarenakan memiliki riwayat gigi berlubang sejak 7 bulan lalu, tidak memakai alas
kaki jika keluar rumah, jarang mengganti pakaian apabila berkeringat, dan mengganti
handuk sebulan sekali.
- Pasien mempunyai kebiasaan menggaruk kulit yang gatal dan kulit pasien kering.
 Aspek psikososial, keluarga, dan lingkungan
- Pasien memiliki kecemasan akan kondisi kulit tubuhnya yang belum membaik,
sehingga aktivitas pasien sehari-hari cukup terganggu. Pasien memiliki hubungan
sosial yang baik dengan tetangga sekitar rumahnya.
 Derajat Fungsional
- Derajat satu, pasien tidak memiliki keterbatasan beraktivitas dan masih dapat
melakukannya sendiri

Faktor pendukung terselesaikannya masalah kesehatan pasien:


1. Pasien mengikuti anjuran dokter untuk mengkonsumsi obat secara teratur
2. Pasien mau mengikuti anjuran dokter untuk berobat ke dokter gigi mengatasi gigi
berlubangnya, mandi 2 kali sehari, memakai alas kaki apabila keluar rumah, mengganti
pakaian bila berkeringat, dan mengganti rutin handuk minimal 1 minggu sekali.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 24
3. Pasien mengikuti anjuran dokter untuk tidak menggaruk lesi apabila gatal
Faktor penghambat terselesaikannya masalah pasien:
1. kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga mengenai penyakitnya
2. Kondisi rumah yang tidak rapih dan kurang bersih.

Rencana penatalaksanaan pasien selanjutnya :


1. Memonitor gaya hidup dan kebiasaan pribadi pasien.
2. Memonitor perkembangan penyakit pasien.
3. Memberikan edukasi kepada pasien bahwa keadaan akan semakin membaik bila pasien
mengikuti saran yang telah diberikan.

Home Visit Pertama, Rabu, 17 Oktober 2018


Nama KU KT RPD RPK RKP Pemeriksaan
Fisik
Ny. S Timbul - Pasien Dikeluar - Pasien Keadaan Umum
belum ga tidak :
beruntus adalah
pernah ada Tampak sakit
– mengalami yang seorang ringan
keluhan menderi Kesadaran:
beruntus seperti ini ta ibu rumah Compos mentis
merah sebelumnya. penyakit tangga TD:
- Pasien yang 120/80mmHg
yang memiliki sama dengan N : 82 x/menit
padat riwayat kebiasaan RR : 20x/menit
gigi S : 36,3°C
dan berluban tidak
melentin g sejak 7 mengguna
bulan
g terasa lalu kan alas
gatal kaki
pada apabila
tungkai keluar
kiri dan rumah.
kanan Pasien
sejak memiliki

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 25
kurang kebiasaan
lebih 3 tidak
minggu langsung
yang lalu. mengganti
pakaian
apabila
berkeringa
t. Pasien
biasa
mandi 2
kali sehari
dengan
sabun
dettol dan
memakai
handuk
pribadi,
tetapi
handuk
diganti 3
minggu
sekali.
Ganti
pakaian
luar dan
dalam 2
kali sehari.
Sehari –

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 26
hari pasien
memakai
baju
daster
sepanjang
lutut.

PEMERIKSAAN FISIK (STATUS GENERALIS)


Kepala Dalam batas normal
Mata Dalam batas normal
Telinga Dalam batas normal
Hidung Dalam batas normal
Tenggorokan Dalam batas normal
Gigi dan mulut Dalam batas normal
Leher Dalam batas normal
KGB Tidak ada perbesaran
Paru Dalam batas normal
Jantung Dalam batas normal
Abdomen Dalam batas normal
Ekstremitas Derajat kekuatan motorik
Ekstremitas atas: 5555/5555
Ekstremitas bawah :5555/5555
Tulang belakang Dalam batas normal

PEMERIKSAAN FISIK (STATUS DERMATOLOGIS)


Tungkai Bawah Kiri:
 Distribusi: Lokalisata
 Lokasi: Tungkai Bawah Kiri (regio dorsalis pedis sinistra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 2 - 4 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , likenifikasi, berkrusta.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 27
Tungkai Bawah Kanan:
 Distribusi: Diskret
 Lokasi: Tungkai Bawah kanan (region kruris dextra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 1 – 2 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , berkrusta.

SOSIAL
Tidak
Yang di
Kuran Tidak bisa
ASPEK observas Baik Cukup Keterangan
g baik dinila
i
i
Hubungan pasien
Hubunga
dengan anggota
SOSIAL n antar √
keluarga sangat
keluarga
baik.
Pasien menjalin
hubunganbaik
dengan anggota
masyarakat
Hubunga
disekitar
n dengan √
lingkungan tempat
tetangga
tinggal. Pasien
juga aktif dalam
kegiatan disekitar
rumah.
Pasien rajin
Melakuk
SPIRITUA menunaikan sholat
an √
L 5 waktu.
ibadah
Pasien pergi ke
tempat ibadah
Pergi ke (masjid) untuk
tempat √ sholat maupun
ibadah kegiatan
keagamaan seperti
pengajian.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 28
EKONOMI
Yang di observasi Ya Tidak Keterangan

Anak pasien yang menafkahi


Kepala keluarga bekerja √
keluarga
Anak Pasien memiliki keadaan
Mempunyai kendaraan pribadi √
pribadi yaitu 1 buah motor
Pasien tinggal di rumah
Tinggal di rumah pribadi √
pribadi
Anak pasien Ojek online
Rp.3.500.000 dan Menantu
Pendapatan Perbulan √
pasien Rp.1.000.000 0
Rp.1.500.000
Anak bisa bersekolah √ Sudah menikah
Mempunyai Alat elektronik di Televisi, kipas angin, rice

rumah cooker.
Pasien tidak memiliki telepon
Mempunyai alat komunikasi √
genggam.

EDUKASI
 Edukasi mengenai dermatitis numularis (penyebab, gejala klinis, tatalaksana, dan
pencegahan). Edukasi dilakukan pada pasien dan keluarganya
 Edukasi mengenai cara mengkonsumsi dan menggunakan obat yang diberikan dan
agar pasien mengkonsumsi obat yang diberikan sampai habis dan setelah habis
kontrol ke puskesmas
 Edukasi untuk berobat ke dokter gigi untuk mengobati gigi berlubangnya
 Edukasi agar pasien memperbaiki perilaku dan kebiasaan pribadi yang bersih,
memakai alas kaki bila keluar rumah, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi
seimbang, rutin olahraga, dan istirahat yang cukup

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 29
Home Visit Kedua Sabtu, 20 Oktober 2018
Nama KU KT RPD RPK RKP Pemeriksaan
Fisik
Ny. S Masih - Pasien Dikeluar Pasien Keadaan Umum
merasa belum ga ada mengaku tetap :
gatal pernah yang mandi kali Tampak sakit
pada mengalami menderi sehari (pagi ringan
kedua hal seperti ta dan malam Kesadaran:
tungkai ini penyakit hari). Compos mentis
bawah, sebelumnya yang Pasien sudah TD:120/80mm
namun sama mulai memakai Hg
sudah alas kaki jika N : 85x/menit
mulai keluar rumah RR :20x/menit
berkura dan mengganti S :36,4°C
ng rasa sabun mandi
gatalny
a
PEMERIKSAAN FISIK (STATUS GENERALIS)
Kepala Dalam batas normal
Mata Dalam batas normal
Telinga Dalam batas normal
Hidung Dalam batas normal
Tenggorokan Dalam batas normal
Gigi dan mulut Dalam batas normal
Leher Dalam batas normal
KGB Tidak ada perbesaran
Paru Dalam batas normal
Jantung Dalam batas normal
Abdomen Dalam batas normal
Ekstremitas Derajat kekuatan motoric
Ekstremitas atas : 5555/5555
Ekstremitas bawah : 5555/5555
Tulang belakang Dalam batas normal

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 30
PEMERIKSAAN FISIK (STATUS DERMATOLOGIS)
Tungkai Bawah Kiri:
 Distribusi: Lokalisata
 Lokasi: Tungkai Bawah Kiri (regio dorsalis pedis sinistra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 2 - 4 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , likenifikasi, berkrusta.
Tungkai Bawah Kanan:
 Distribusi: Diskret
 Lokasi: Tungkai Bawah kanan (region kruris dextra)
 Effloresensi: Multiple papulovesikel dengan dasar makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan ukuran diameter 1 – 2 cm, berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , berkrusta.
EDUKASI
 Edukasi mengenai dermatitis numularis (penyebab, gejala klinis, tatalaksana, dan
pencegahan). Edukasi dilakukan pada pasien dan keluarganya
 Edukasi mengenai cara mengkonsumsi dan menggunakan obat yang diberikan dan
agar pasien mengkonsumsi obat yang diberikan sampai habis dan setelah habis
kontrol ke puskesmas
 Edukasi untuk berobat ke dokter gigi untuk mengobati gigi berlubangnya
 Edukasi agar pasien memperbaiki perilaku dan kebiasaan pribadi yang bersih,
memakai alas kaki bila keluar rumah, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi
seimbang, rutin olahraga, dan istirahat yang cukup

PROGRESS REPORT

Home visit ke-1 Home visit ke-2


Anamnesis - Pasien datang ke puskesmas Keluhan gatal-gatal berkurang, namun
dan masih terdapat bercak kemerahan
Kelurahan Klender III dengan Pasien mengaku meminum obat secara
pemeriksaan
fisik teratur.
KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA
PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 31
keluhan timbul beruntus-
Keadaan Umum :
beruntus merah terasa gatal Tampak sakit ringan
berukuran lebih kecil dari ujung Kesadaran:
Compos mentis
jarum pentul pada kedua TD:120/80mmHg
tungkai bawah sejak 3 minggu N : 85x/menit
RR :20x/menit
yang lalu. Pasien mengatakan S :36,4°C
gatal yang dirasakan kadang
menetap dan kadang hilang –
timbul. Gatal yang dirasakan
tidak dipengaruhi oleh keringat. Pemeriksaan Status dermatologis:
Gatal yang dirasakan terasa Tungkai Bawah Kiri:
 Distribusi: Lokalisata
berkurang apabila dikompres
 Lokasi: Tungkai Bawah Kiri
dengan air, tetapi rasa gatal
(regio dorsalis pedis sinistra)
tersebut nantinya akan muncul
 Effloresensi: Multiple
lagi.
papulovesikel dengan dasar
Awalnya 3 minggu
makula hiperpigmentasi
yang lalu timbul beruntus-
berbentuk bulat dengan ukuran
beruntus merah yang padat,
diameter 2 - 4 cm, berskuama,
tetapi lama-kelaman saat di
batas tegas dengan tepi tidak
garuk menjadi
aktif , likenifikasi, berkrusta.
mengeluarkan air. Awalnya
Tungkai Bawah Kanan:
beruntus-beruntus di
 Distribusi: Diskret
tungkai bawah kiri
 Lokasi: Tungkai Bawah kanan
ukurannya hanya kecil,
(region kruris dextra)
tetapi semakin lama
 Effloresensi: Multiple
semakin banyak dan meluas
papulovesikel dengan dasar
dan menyatu menjadi
makula hiperpigmentasi
sebuah bentuk bulat seperti
berbentuk bulat dengan ukuran

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 32
koin. Setelah itu beberapa diameter 1 – 2 cm, berskuama,
hari kemudian pasien batas tegas dengan tepi tidak
mengatakan muncul aktif , berkrusta.
keluhan yang sama di
tungkai bawah kanan. Terapi :
Pasien mengatakan - Krim Betametasone
luka ini tidak sembuh juga, Diproprionate 0.05% S2dd ue
melainkan menjadi basah No. I

dan berair. Pasien sudah  CTM tab 3 mg S3dd1 prn No.


pernah memberikan obat X

salep untuk di oleskan di


atas luka tetapi tidak
sembuh juga. Selain itu,
karena gatal pasien sering
menggaruk dan menjadi
berdarah dan setelah itu
timbul rasa perih dan nyeri
pada luka tersebut.
Beruntus-beruntus merah
tersebut juga meluas
menjadi sebuah bentuk
bulat, tetapi lebih kering
pada bagian tengah
dibandingkan pinggirnya.

Keadaan Umum :
Tampak sakit ringan
Kesadaran:
Compos mentis

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 33
TD: 120/80mmHg
N : 82 x/menit
RR : 20x/menit
S : 36,3°C

Pemeriksaan Status dermatologis:


Tungkai Bawah Kiri:
 Distribusi: Lokalisata
 Lokasi: Tungkai Bawah Kiri
(regio dorsalis pedis sinistra)
 Effloresensi: Multiple
papulovesikel dengan dasar
makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan
ukuran diameter 2 - 4 cm,
berskuama, batas tegas dengan
tepi tidak aktif , likenifikasi,
berkrusta.
Tungkai Bawah Kanan:
 Distribusi: Diskret
 Lokasi: Tungkai Bawah kanan
(region kruris dextra)
 Effloresensi: Multiple
papulovesikel dengan dasar
makula hiperpigmentasi
berbentuk bulat dengan
ukuran diameter 1 – 2 cm,
berskuama, batas tegas dengan

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 34
tepi tidak aktif , berkrusta.

Terapi :
- Krim Betametasone
Diproprionate 0.05% S2dd ue
No. I
- CTM tab 3 mg S3dd1 prn No.
X

ANALISIS LINGKUNGAN
Berdasarkan kriteria rumah sehat, rumah pasien tidak memenuhi kriteria rumah sehat.
Atap rumah terbuat dari seng dan memiliki langit-langit. Dinding ruangan rumah terbuat
dari batu bata dan semen, lantai terbuat dari keramik dan luas rumah 80 m2 yang dihuni
oleh pasien, anak pasien, menantu pasien, dan kedua cucu pasien. Ventilasi pada bagian
depan rumah pasien terdapat 1 pintu yang dapat dibuka setiap saat sehingga sirkulasi
udara cukup baik, sedangkan pada bagian belakang rumah juga tidak terdapat pintu dan
tidak ada jendela. Terdapat 1 jendela hanya pada kamar pasien.
Pencahayan pada rumah pasien cukup baik pada ruang tengah, tetapi pada kamar
pencahayan kurang. Rumah pasien cukup jauh dari jalan raya sehingga tidak terlalu
bising tetapi rumah pasien berada di pinggiran kali yang padat penduduk sehingga
lingkungan rumah pasien kotor dan tercium bau tidak sedap dari kali dan sampah di
sekitaran rumah. Sumber air bersih rumah pasien adalah air PAM. Pasien setiap hari
membuang sampahnya pada tempat sampah umum disekitar rumah pasien yang tidak
tertutup dan tidak kedap air dan sampah diambil tidak setiap hari oleh petugas sampah.
Kondisi disekitar rumah pasien kurang bersih dan kurang rapi, sebab kondisi lingkungan
rumah pasien terdapat tumpukan sampah dan terdapat kali yang kotor.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 35
PENENTUAN KEBUTUHAN KALORI
- Mengukur tinggi badan (cm)
TB pasien = 155 cm
- Mengukur berat badan (kg)
BB pasien = 48 kg
- Menghitung berat badan ideal (BBI)
BBI = 90% (TB-100)  90% (155-100)  49.5 kgBB
- Menghitung kebutuhan kalori basal (KKB)
- Wanita : BBI x 25 kal/kgBB
- Pria : BBI x 30 kal/kgBB
Kalori basal pasien  49. 5 kgBB x 25 kal/kgBB = 1237.5 kal
1. Menghitung Kalori penyesuaian
Aktifitas Fisik : Ringan ditambah
: 10% x KKB (1237.5kal) = 123.75 kal

TOTAL KEBUTUHAN KALORI PASIEN PERHARI :


= 1237.5 kal + 123.75kal = 1361.25 kal
Sehingga kebutuhan setiap zat gizi perhari:
o Karbohidrat (60% - 70%)
70% x 1361.25kal = 952.9 kal
952.9 kal/ 4 kal/gr = 238.2 gr/hari
o Protein (10% - 15%)
15% x 1361.25 kal = 204.1 kal
204.1 kal/ 4 kal/gr = 51 gr/hari
o Lemak (20% - 25%)
25% x 1361.25 kal = 340.3 kal
340.8 kal/ 9 kal/gr = 37.8 gr/hari
o Cairan :
Cairan yang dibutuhkan : 30 cc/kgBB x 48 kg = 1440 cc/hari

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 36
CONTOH MENU MAKANAN BERDASARKAN JUMLAH KEBUTUHAN KALORI

Nama: Ny. S
TB 155 cm Kebutuhan Kalori Total = 1361.25kal
Umur: 65 tahun BB 48kg Karbohidrat = 238.2 gr/hari
IMT 20 Protein = 51 gr/hari
Lemak = 37.8 gr/hari

Menu Makanan Ukuran Rumah Karbohidrat Protein Lemak Energi


Waktu
Tangga
Makan (gram) (gram) (gram) (kalori)
(URT)
Pagi Nasi Putih 3/4 gelas 40 4 - 175
Perkedel jagung 1 buah 15 - 5 90
Pisang 1 buah sedang 10 - - 40
Susu segar 1 gelas 11 8 8 146
Snack Buah pepaya 1 ptg besar 12 - - 50
(09.30) Buah jeruk 2 buah - - - 84
Air Putih 2 gelas - - - -
Nasi putih 3/4 Gelas 40 4 - 175
Ayam tanpa kulit ½ ptg sedang - 12.5 1 95
Tahu 1 bj besar 8 6 3 80
Siang Kangkung 1 mangkuk - - - -
(12.00) Minyak 1 sendok makan - - 5 25
Jeruk 2 buah 18 2 - 90
Tempe 2 ptg sdg 11 5 3 100
Air Putih 2 gelas - - - -
Biskuit marie 2 buah 12 1 5 110
Snack
Buah Apel 2 buah 20 - - 80
(16.00)
Air Putih 2 gelas - - - -
Nasi putih 2/4 Gelas 27 3 - 117
Malam Tahu bacem 2 potong sedang 16 8 12 160
(18.00) Buncis 1 gelas - - - -
Air putih 2 gelas - - - -
TOTAL 240 53.5 42 1477

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 37
IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA

1. FUNGSI HOLISTIK
- Fungsi Biologis
Keluarga pasien merupakan Extended Family yang terdiri dari 5 orang. Pasien
adalah Ny. S, usia 65 tahun. Pasien tinggal bersama dengan anak pasien Tn. A,
usia 28 tahun. Menantu pasien, yaitu Ny. T usia 24 tahun, cucu pertama pasien
An. AS usia 4 tahun dan cucu kedua pasien An. AY usia 4 tahun.
- Fungsi Psikologis
Hubungan pasien dengan keluarga pasien terjalin dengan baik dan harmonis.
Keluarga saling mengerti dan mendukung satu sama lain.
- Fungsi Sosial
Dalam kehidupan sehari-hari, keluarga pasien hanya sebagai anggota masyarakat
biasa, tidak memiliki kedudukan sosial tertentu dalam masyarakat. Dalam
kehidupan sosial pasien dan keluarganya mempunyai hubungan yang baik dengan
masyarakat sekitar,dan cukup aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
- Fungsi Ekonomi dan Pemenuhan Kebutuhan
Penghasilan keluarga cukup kebutuhan masing-masing anggota keluarga. Pasien
tidak bekerja. Pencari nafkah utama dalam keluarga adalah anak ketiga pasien
yang penghasilannya kurang lebih Rp.3.500.000 dan menantu pasien yang
penghasilan rata-rata per bulannya Rp. 1.000.000 sampai Rp. 1.500.000. Saat ini
kebutuhan sehari-hari pasien dan keluarganya masih tercukupi.

Kesimpulan:
Dari poin pertama sampai poin empat dapat disimpulkan bahwa fungsi holistik
keluarga pasien memiliki fungsi biologis,psikologis,sosial,dan ekonomi yang cukup baik.

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 38
2. FUNGSI FISIOLOGIS
Untuk menilai fungsi fisiologis digunakan APGAR score. APGAR score adalah
skor yang digunakan untuk menilai fungsi keluarga ditinjau dari sudut pandang setiap
anggota keluarga terhadap hubungannya dengan keluarga lainnya.

Tabel. 1 APGAR Ny. S (Pasien)


APGAR terhadap keluarga Sering/Selalu Kadang-kadang Jarang/Tidak

Saya puas bahwa saya dapat


A kembali ke keluarga saya bila √
saya menghadapi masalah

Saya puas dengan cara keluarga


P saya membahas dan membagi √
masalah dengan saya
Saya puas dengan cara keluarga
saya menerima dan mendukung
G keinginan saya untuk melakukan √
kegiatan baru atau arah hidup
yang baru
Saya puas dengan cara keluarga
saya mengekspresikan kasih
A sayangnya dan merespon emosi √
saya seperti kemarahan,
perhatian, dll
Saya puas dengan cara keluarga
R saya dan saya membagi waktu √
bersama-sama

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 39
Tabel 2. APGAR Tn. A (Anak Pasien)
APGAR terhadap keluarga Sering/Selalu Kadang-kadang Jarang/Tidak

Saya puas bahwa saya dapat


A kembali ke keluarga saya bila √
saya menghadapi masalah

Saya puas dengan cara keluarga


P saya membahas dan membagi √
masalah dengan saya
Saya puas dengan cara keluarga
saya menerima dan mendukung
G keinginan saya untuk melakukan √
kegiatan baru atau arah hidup
yang baru
Saya puas dengan cara keluarga
saya mengekspresikan kasih
A sayangnya dan merespon emosi √
saya seperti kemarahan,
perhatian, dll
Saya puas dengan cara keluarga
R saya dan saya membagi waktu √
bersama-sama

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 40
Tabel 3. APGAR Ny. T (Menantu Pasien)
APGAR terhadap keluarga Sering/Selalu Kadang-kadang Jarang/Tidak

Saya puas bahwa saya dapat


A kembali ke keluarga saya bila √
saya menghadapi masalah

Saya puas dengan cara keluarga


P saya membahas dan membagi √
masalah dengan saya
Saya puas dengan cara keluarga
saya menerima dan mendukung
G keinginan saya untuk melakukan √
kegiatan baru atau arah hidup
yang baru
Saya puas dengan cara keluarga
saya mengekspresikan kasih
A sayangnya dan merespon emosi √
saya seperti kemarahan,
perhatian, dll
Saya puas dengan cara keluarga
R saya dan saya membagi waktu √
bersama-sama

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 41
FORMULIR PENILAIAN RUMAH SEHAT
BERDASARKAN PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN RUMAH SEHAT
(DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, 2002)

ASPEK
NO KRITERIA NILAI BOBOT
PENILAIAN
I KOMPONEN RUMAH 31
a. Tidak ada 0 62
1. Langit-langit b. Ada, kotor sulit di bersihkan dan rawan kecelakaan 1
c. Ada, bersih dan tidak rawan kecelakaan 2
a. Bukan tembok(terbuat dari anyaman bamboo/ilalang) 1
b.Semi permanen/setengah tembok/pasangan bata atau
2
2. Dinding batu yang tidak di plester/papan yang tidak kedap air
c. Permanen (tembok/pasangan bata atau batu yang di
3 93
plester/papan kedap air)
- Tanah 0
b. Papan/anyaman bamboo dekat dengan tanah/plester
3. Lantai 1
yang retak/berdebu
c. Diplester /ubun/keramik/papan(rumah panggung) 2 62
Jendela kamar a. Tidak ada 0 31
4.
tidur b. Ada 1
Jendela ruang a. Tidak ada 0 0
5.
keluarga b. Ada 1
a. Tidak ada 0
b. Ada, luas ventilasi permanent < 10% dari luas
1 62
6 Ventilasi lantai
c. Ada, luas ventilasi permanent > 10% dari luas
2
lantai
a. Tidak ada 0 0
b. Ada, luas ventilasi permanent < 10% dari luas dapur 1
Lubang asap
7. - Ada, luas ventilasi permanent > 10% dari luas dapur
dapur
(asap keluar dengan sempurna) atau ada exhauster 2
fan ada peralatan lain yang sejenis
a. Tidak terang, tidak dapat digunakan untuk
0
membaca
8. Pencahayaan b. Kurang terang, sehingga kurang jelas untuk
1 31
membaca normal
c. Terang dan tidak silau, sehingga dapat digunakan 2

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 42
untuk membaca dengan normal

II SARANA SANITASI 25
a. Tidak ada 0
Sarana Air b. Ada, bukan milik sendiri dan tidak memenuhi
1
Bersih syarat kesehatan
1.
(SGL/SPT/PP c. Ada, milik sendiri dan tidak memenuhi syarat 2 153
/KU/PAH) d. Ada, bukan milik sendiri dan memenuhi syarat 3
e. Ada, milik sendiri dan memenuhi syarat 4
a. Tidak ada 0
b. Ada, bukan leher angsa, tidak tutup, disalurkan ke
1
Jamban(sarana sungai/kolam
2 pembuangan c. Ada, bukan leher angsa dan ditutup (leher angsa),
2
kotoran) disalurkan ke sungai/kolam
d. Ada, bukan leher angsa ada tutup, septictank 3
e. Ada, leher angsa, septictank 4 100
a. Tidak ada, sehingga tergenang tidak teratur di
0
halaman rumah
b. Ada, diresapkan tetapi mencemari sumber air (jarak
1
Sarana dengan sumber air <10m)
3 Pembuangan Air c. Ada, disalurkan ke selokan terbuka 2 50
Limbah (SPAL) d. Ada, diresapkan dan tidak mencemari sumber air
3
(jarak dengan sumber air >10m)
e. Ada, dialirkan ke selokan tertutup (selokan kota)
4
untuk diolah lebih lanjut
Sarana a. Tidak ada 0
Pembuangan b. Ada, tetapi tidak kedap air dan tidak tertutup 1
4
Sampah (tempat c. Ada, kedap air dan tidak tertutup 2 50
sampah) d. Ada, kedap air dan tertutup 3

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 43
III PERILAKU PENGHUNI 44
a. Tidak pernah dibuka 0 0
Membuka
1 b. Kadang-kadang 1
jendela kamar
c. Setiap hari dibuka 2
Membuka a. Tidak pernah dibuka 0 0
2 jendela ruang b. Kadang-kadang 1
keluarga c. Setiap hari dibuka 2
a. Tidak pernah 0
Membersihkan
3 b. Kadang-kadang 1 44
halaman rumah
c. Setiap hari 2
Membuang tinja a. Dibuang ke sungai/kebun/kolam sembarangan 0
4 bayi dan balita b. Kadang-kadang ke jamban 1
ke jamban c. Setiap hari dibuang ke jamban 2 88
Membuang a. Dibuang ke sungai/kebun/kolam sembarangan 0
5 sampah pada b. Kadang-kadang dibuang ke tempat sampah 1
tempat sampah c. Setiap hari dibuang ke tempat sampah 2 88
TOTAL HASIL PENILAIAN 914

Keterangan
Nilai x Bobot
Rumah sehat = 1068 – 1200
Rumah tidak sehat = < 1068

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 44
DENAH RUMAH

KETERANGAN:

: JENDELA

: PINTU BAGIAN DEPAN

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 45
LAPORAN DOKUMENTASI

HOME VISIT

Gambar 1.1 Foto bersama Ny. S dan Tn. A (Anak Pasien)

TAMPAK DEPAN

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 46
Gambar 1.2 Foto tampak depan Rumah
DAPUR

Gambar 1.3 Foto tampak dapur

KAMAR MANDI

Gambar 1.4 Foto tampak kamar mandi

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 47
Gambar 1.5 Foto tampak kamar mandi (WC)

KAMAR PASIEN

Gambar 1.6 Fotot kamar pasien

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 48
Gambar 1.7 Foto tampak langit-langit rumah

LAMPIRAN

Aktivitas
Metode : Observasi dan wawancara
Instrument : Check list dan kuisioner
Nama : Ny. S(65 tahun)

1. Bagaimana hubungan antara anggota keluarga?


Baik
Kurang
Buruk
Lain-lain: …
2. Apakah ibu setiap hari bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga?
Tidak
Ya
Lain-lain: …
3. Apakah keluarga ibu memenuhi kebutuhan (makan, pakaian, belanja) ibu?
Ya
Tidak
4. Apakah ibu dan keluarga makan secara teratur 3 kali dalam sehari?
KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA
PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 49
Ya
Tidak
Lain-lain: …
5. Apakah setiap kali makan, kebutuhan karbohidrat (nasi, kentang, umbi-umbian),
lauk (daging, tahu, tempe), sayur dan buah terpenuhi?
Tidak
Ya
Lain-lain: …
6. Apakah ibu dan keluarga selalu mencuci baju sendiri?
Tidak
Ya
Lain-lain: …
7. Apakah ibu sehabis mandi selalu berganti pakaian?
Ya
Tidak
Lain-lain: …
8. Berapa luas bangunan rumah yang ibu tinggali sekarang?
± 80 m2
9. Lantai rumah terbuat dari …
Keramik
Ubin
Lain-lain: semen
10. Atap rumah terbuat dari …
Seng
Genteng
Lain-lain: Asbes

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 50
11. Ventilasi …
Ada (pintu depan dan 1 jendela kamar)
Tidak
Terbuka
Tertutup
12. Pencahayaan …
Baik
Kurang
Cukup
13. Kamar mandi
Ada
Tidak, keterangan: …
14. Lantai
Keramik
Ubin
Lain-lain: semen
Kran
Ada
Tidak, keterangan: …
Bak mandi
Ada
Tidak, keterangan: …
Air
PAM
Air tanah

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 51
Ventilasi
Ada
Tidak
Terbuka
Tertutup
WC
Duduk
Jongkok
Lain-lain: …
Dapur …
Ada
Tidak, keterangan: …
Kompor
Gas
Minyak tanah
Lain-lain: …
Pencahayaan
Baik
Kurang
Cukup
15. Pengelolaan sampah …
Dibuang setiap hari
Dibuang > 1 hari
16. Pengelolaan sampah …
Tong sampah pribadi
Tong sampah umum
Lain-lain: …
17. Kamar tidur, jumlah 2

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 52
Kondisi kamar pasien → tempat tinggal pasien terdiri dari satu kamar tidur.
Kamar tidur tersebut berisi kasur, lemari, dan beberapa barang lainnya. Kondisi
kamar tidak begitu luas, cukup banyak barang di sudut-sudut ruangan membuat
kamar terkesan agak beratakan berantakan dan ventilasi dikamar sangat kurang.
Kasur
Kapuk
Busa
Lain-lain: …
Pencahayaan
Baik
Cukup
Kurang
Ventilasi
Ada
Tidak
Terbuka
Tertutup
18. Ruang tamu
Ada
Tidak
19. Teras
Ada
Tidak
20. Halaman
Ada
Tidak

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 53
21. Penghasilan per bulan …
Pasien
< 1 juta
> 1 juta
Tidak bekerja

Kebutuhan
Metode : Wawancara dan observasi
Instrumen : Kuisioner dan check list
Nama : Ny. S(65 tahun)
 Apakah keluarga ibu memiliki pakaian yang cukup?
Ya
Tidak
Dll
 Apakah keluarga ibu makan 3x sehari?
Ya
Tidak
Dll
 Apakah ibu merasa nyaman tinggal di rumah yang sekarang?
Ya
Tidak
Dll

 Apakah keluarga ibu rajin beribadah?


Ya
Kadang-kadang
Tidak

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 54
 Apakah keluarga ibu saling menyayangi satu sama lain?
Ya
Tidak
 Apakah dalam keluarga pernah melakukan kekerasan?
Ya
Tidak
 Bagaimana hubungan anggota keluarga dengan tetangga sekitar?
Hubungan anggota keluarga dengan tetangga sekitar tidak begitu baik.
 Apakah ibu dan keluarga aktif dalam kegiatan di lingkungan rumah?
Ya
Kadang-kadang

Sumber
Metode : Wawancara dan observasi
Instrumen : Kuisioner dan check list
Nama : Ny. S(65 tahun)
1. Dalam sehari, berapa jam ibu berkumpul dengan anggota keluarga?
Pasien selalu berada di rumah dan berkumpul lengkap saat malam hari ketika anak
pasien pulang kerja
2. Apakah cukup penghasilan yang diperoleh untuk mencukupi kebutuhan sehari-
hari?
Ya
Tidak
Dll
3. Bagaima sifat anggota keluarga?
Saling mendukung sesama anggota keluarga.

4. Apakah keluarga ibu meluangkan waktu untuk berekreasi?


Ya
Tidak

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 55
LEMBAR PENGESAHAN

PERSETUJUAN
Dokter Penanggung Jawab Klinik

TANDA TANGAN

dr. R.Imelda H.B


NIP 197107242002122003

Nama : dr. R. Imelda H.B

NIP 197107242002122003

26 Oktober 2018

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KELUARGA


PERIODE 1 OKTOBER – 3 NOVEMBER 2018
NANA MOSCOWRY MARGARETTA
1361050017 Page 56