Anda di halaman 1dari 2

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN INDEKS MASSA TUBUH

DAN RASIO LINGKAR PINGGANG PANGGUL PADA MAHASISWA


DAN MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH ANGKATAN 2015

Fikri Akbar Alfarizi*, dr. Rina Nurbani, M. Biomed.**


*Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Muhammadiyah
Jakarta
**Dosen Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Muhammadiyah Jakarta

ABSTRAK

Latar Belakang. Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang telah
menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia termasuk di Indonesia. Setiap
tahun terdapat 12 juta orang menderita kanker dan 7,6 juta di antaranya meninggal
dunia. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007, tumor atau
kanker merupakan penyebab kematian nomor 7 di Indonesia dengan persentase
5,7% dari seluruh penyebab kematian. Angka kasusnya (prevalensi) adalah 4,3 per
1.000 penduduk. Jadi, tiap 1.000 orang ada sekitar 4 (empat) orang yang menderita
tumor atau kanker. Pencegahan kanker serviks pada umumnya bisa dilakukan
dengan pencegahan sekunder. Pencegahan sekunder misalnya dengan deteksi dini
melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA tes), Pap Smear, Thin
Prep, dan lain-lain. Upaya pencegahan kanker serviks juga sudah dilakukan di
Puskesmas Pondok Jagung Tangerang Selatan dengan cara melakukan skrining
melalui IVA tes pada ibu atau tepatnya pada Wanita Usia Subur (WUS) yang
dimulai pada tanggal 28 Juni 2016 hingga bulan 03 Mei 2017, dan data yang didapat
ada 60 peserta yang bersedia melakukan IVA test.
Tujuan. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi WU untuk melakukan
deteksi sini kanker serviks dengan menggunakan metode IVA test di wilayah kerja
UPT puskesmas pondok jagung periode mei 2017.
Metode. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian ini
adalah Wanita Usia Subur usia 15-49 tahun. Besarnya sampel sebesar 100
responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei 2017. Pendidikan, Pekerjaan,
Pengetahuan, dan kesediaan diketahui dengan cara wawancara. Hasil penelitian
dianalisis secara statistik menggunakan uji Chai-Square.
Hasil. Uji Chi-Square didapatkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara
Pendidikan dengan Kesediaan (p_value = 0,02), dan Pengetahuan dengan
Kesediaan (p_value = 0,00). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara
Pekerjaan dengan Kesediaan (p_value = 0,909)
Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan dan
Pengetahuan dengan dengan Kesediaan melakukan IVA test. Tetapi tidak terdapat
hubungan antara Pekerjaan dengan Kesediaan melakukan IVA test pada WUS di
wilayah kerja UPT Puskesmas Pondok Jagung periode bulan mei 2017.

Kata Kunci: Kaker serviks, Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Kesediaan, IVA


tes