Anda di halaman 1dari 10

Kisi-kisi UAS Bahasa Indonesia

Soal Bahasa Indonesia ada dua model A dan B. Jumlah soal tiap-tiap model 6 butir.

Pelajari hal-hal berikut ini:

1. Ciri-ciri bahasa keilmuan

2. Pengertian serta cara menuliskan kutipan langsung pendek dan panjang beserta contohnya

3. Perbedaan catatan kaki, catatan perut, dan catatan akhir

4. Persamaan dan perbedaan serta manfaat gambar, peta, dan grafik

5. Pengertian serta contoh membaca teknik dan teknik membaca

6. Tahapan penulisan karya ilmiah

7. Apa yang dimaksud dengan daftar pustaka serta bagaimana cara menuliskannya

8. Pengertian baca layap dan baca memindai beserta contohnya

9. Kalimat-kalimat pembuka dalam presentasi dengan topik “Pengaruh Ponsel terhadap


Konsentrasi Belajar serta bahaya headset/earphone bagi kesehatan telinga

1. Ciri-ciri bahasa keilmuan

2. Pengertian serta cara menuliskan kutipan langsung pendek dan panjang


beserta contohnya
a. Penulisan kutipan langsung yang pendek
Penulisan kutipan langsung yang pendek adalah dapat dilakukan dengan
memasukkan kutipan itu ke dalam kalimat penulis di antara tanda kutip (“…..”)
sebagai bagian yang terpadu dalam teks. Cara penulisan kutipan langsung pendek
adalah sebagai berikut :
 Kutipan langsung pendek = kutipan tdk lebih dari 4 baris
 Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks
 Jarak baris kutipan sama dengan jarak baris teks yang ada (2 atau 1½ spasi)
 Kutipan diapit dengan tanda kutip (“…”)

Contoh kutipan langsung yang pendek :


… tersebut. Menuurt Ibnu (2002:19) “bahan rujukan yang dimasukkan dalam daftar
rujukan hanya yang benar-benar dirujuk dalam tubuh artikel dan sebaliknya semua
rujukan yang telah disebutkan dalam tubuh artikel harus tercatat di dalam daftar
rujukan”.

b. Penulisan kutipan langsung yang panjang


Penulisan kutipan langsung yang panjang adalah dapat ditulis tanpa tanda
kutip dan ditulis terpisah dai kalimat yang mendahului dan kalimat yang
mengikutinya. Bentuk kutipan tersebut ditulis satu spasi dan kiri kanan menjorok
ke dalam teks. Cara menulis kutipan langsung yang panjang adalah sebagai berikut
:
 Kutipan langsung panjang = kutipan 4 baris atau lebih
 Kutipan dipisahkan dengan badan teks
 Kutipan berjarak 1 spasi (badan naskah biasanya 2 atau 1½ spasi)
 Kutipan tidak selalu menggunakan tanda kutip (boleh ada, boleh tidak)
 Seluruh kutipan diletakan menjorok ke dalam (5 –7 ketukan)
 Jika terjadi, kutipan dalam kutipan, gunakan tanda kutip tunggal/jamak.

Contoh kutipan langsung yang panjang :


… Menurut Kridalaksana (1996:2), variasi bahasa berdasarkan pemakai bahasa
dibedakan atas empat jenis sebagai berikut ini.
(1) Dialek regional yaitu variasi bahasa berdasarkan daerah. Variasi regional
membedakan bahasa yang dipakai di satu tempat dengan yang dipakai di tempat
lain. (2) Dialek social yaitu dialek yang dipakai oleh kelompok social tertentu atau
yang menandai stratum social tertentu. (3) Dialek temporal yaitu dialek yang
dipakai pada kurun waktu tertentu. (4) Ideolek yaitu keseluruhan cirri-ciri bahasa
seseorang.

3. Perbedaan catatan kaki, catatan perut, dan catatan akhir


A. Catatan kaki

adalah keterangan-keterangan atas teks yang ditempatkan pada kaki halaman yang
bersangkutan.

Sebuah catatan kaki haruslah terdiri dari:

Contoh:

Henry Guntur Tarigan, Pengajaran Pragmatik (Jakarta: Angkasa, 1990), hal. 18.
B. Catatan Perut

Catatan perut berfungsi sama dengan catatan kaki.

Kelebihan catatan perut dibanding dengan catatan kaki adalah pada kenyamanan
pembaca untuk menemukan pokok tulisan secara menyeluruh. Catatan perut juga lebih
sederhana dan jelas, karena pada catatan perut hanya terdapat 3 unsur:

• Nama belakang pengarang

• Tahun penerbitan

• Nomor halaman

Contoh :

Namun, kondisi Indonesia telah amat terpuruk oleh berbagai krisis yang
mengakibatkan rendahnya mutu pendidikan di Indonesia sehingga berdampak pada
rendahnya kualitas sumber daya manusia (Surya, 2004: 113).

B. Catatan akhir

Endnote atau catatan akhir adalah catatan referensi yang diletakkan di akhir suatu
karya tulis ilmiah, sebelum Daftar Pustaka.
Pada dasarnya, teknik penulisan endnote persis sama dengan footnote.
Demikian pula, ketentuan-ketentuan yang berlaku untuk footnote, juga berlaku
untuk endnote, termasuk ketentuan untuk penulisan Daftar Pustaka.
Perbedaannya, endnote diletakkkan di bagian akhir suatu karya tulis ilmiah. Dalam
pengetikan menggu-nakan word processor di komputer, konversi catatan kaki (footnote)
menjadi catatan akhir (endnote) secara otomatis mudah dilakukan. (Contoh-contoh
teknik pencatatan untuk berbagai jenis referensi, baik footnote maupun endnote.
4. Persamaan dan perbedaan serta manfaat gambar, peta, dan grafik

GAMBAR PETA GRAFIK

SAMA SAMA SAMA SAMA SAMA SAMA


MEMBERIKAN MEMBERIKAN MEMBERIKAN
SEBUAH SEBUAH SEBUAH
INFORMASI INFORMASI INFORMASI
YANG DI YANG DI YANG DI
WUJUDKAN WUJUDKAN WUJUDKAN
DALAM DALAM DALAM
BENTUK YANG BENTUK YANG BENTUK YANG
MENARIK MENARIK MENARIK
PERSAMAAN AGAR AGAR AGAR
PEMBACA PEMBACA PEMBACA
DAPAT DAPAT DAPAT
DENGAN DENGAN DENGAN
MUDAH MUDAH MUDAH
MEMAHAMI MEMAHAMI MEMAHAMI
MAKSUD DAN MAKSUD DAN MAKSUD DAN
TUJUAN DARI TUJUAN DARI TUJUAN DARI
INFORMASI INFORMASI INFORMASI
YANG DI YANG DI YANG DI
SAMPAIKAN SAMPAIKAN SAMPAIKAN

PERBEDAAN BERUPA BIASANYA BIASANYA


TAMPILAN 2D BERUPA BERUPA DATA
YANG DI DENAH ATAU STATISTIK
SAJIKAN LOKASI YANG ATAU
DALAM BERISIKAN TINGKATAN
WARNA ALAMAT ATAU DALAM
WARNA YANG TEMPAT YANG SEBUAH DATA
MENARIK MEMUAT YANG DI
UNTUK INFROMASI SAJIKAN DAN
MEMUDAHAKN YANG DI BERISIKAN
PEMBACA INGINKAN TAU BANYAKNYA
DALAM DI TUJUKAN . KUANTITAS
MENANGKAP ATAU
INFORMASI VOLUME DARI
INFORMASI
YANG DI
BERIKAN
5. Pengertian serta contoh membaca teknik dan teknik membaca

KAGA TAU EUG

6. Tahapan penulisan karya ilmiah

Dalam pembuatan sebuah karya ilmiah dibutuhkan beberapa tahapan - tahapan,


diantaranya yaitu : tahap persiapan, tahap penulisan dan tahap evaluasi.

A. Tahap Persiapan

1. Memilih Topik dan Tema


2. Mengumpulkan Bahan
3. Survei Lapangan
4. Membangun Bibliografi
5. Menyusun Hipotesis
6. Menyusun Rancangan Penelitian
7. Melaksanakan Percobaan Berdasarkan Metode yang Direncanakan
8. Melaksanakan Pengamatan dan Pengumpulan Data
9. Menganalisis dan Menginterpretasikan Data
10 Merumuskan Kesimpulan dan Teori

B. Melakukan Tahap Penulisan


C. Tahap Evaluasi
Tahap evaluasi ini bertujuan untuk memeriksa kembali tulisan yang
telah jadi ataupun memperbaiki berbagai kesalahan dan kekurangan dalam
karya tulis. Hal yang harus menjadi perhatian diantaranya yaitu isi artikel,
sistematika penyajian dan bahasa yang digunakan.
7. Apa yang dimaksud dengan daftar pustaka serta bagaimana cara
menuliskannya
8. Pengertian baca layap dan baca memindai beserta contohnya