Anda di halaman 1dari 8

TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

BERANDA KUMPULAN FILE DOWNLOAD ISLAMI KUMPULAN ARTIKEL PILIHAN

DAFTAR ISI BLOG KU PANDUAN NGE-BLOG

Web Annawawi
Kumpulan File Download Islami,Artikel menarik & Panduan
Nge-blog

BERANDA PRODUK » DOWNLOADS » PARENT CATEGORY » FEATURED HEALTH » UNCATEGORIZED

TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN Search PRINT


19.57 No comments
Popular Tags Blog Archives klik Print this page
TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN
BLOG ARCHIVE JAM

dalam kitab ini memuat 20 pasal (mungkin hanya akan saya tuliskan hanya beberapa ▼ 2013 (84)
pasal saja) di dalam kitab ini memuat tentang beberapa hadist dan nasehat dalam
▼ Maret (40)
GROSIR PARFUM ANNUR
mebina Rumah Tangga.yaitu mulai dari keutamaan menikah,memilih seorang calon
istri,masalah tata krama dalam berhubungan intim(sex) CARA MEMBUAT LINK PADA ARTIKEL
dengan seorang istri dan beberapa masalah yang berkaitan dengan tangung jawab BLOG
seorang suami untuk membina rumah tangga yang Islami.nasehat-nasehat tentang kumpulan software islami
tata krama mengadakan pesata perkawinan dan beberapa hal negatif yang muncul
dalam pesta dan perkawinan itu sendiri,sehingga hal itu perlu di waspadai agar
KISAH DOSEN LIBERAL GOBLOG
tujuan kita dalam membina berumah tangga tidak menyimpang dari niat ibadah TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN
mengikuti sunnah Rosulullah SAW.sehingga perkawinan yang mestinya sarat
CIRI CIRI KAUM WAHABI CINGKRANG
dengan nilai-nilai ibadah dan termasuk perbuatan muliau itu tidak kehilangan jati
dirinya dan tidak menjadi pemicu terkikisnya keteguhan iman dalam mensikapi 15.ciri ciri syi'ah
kehidupan ini
SEJARAH AWAL MASUK NYA ISLAM
OK deh klo mau tahu serta mempelajari kitab ini secara mendalam tafadhol membeli DI INDONESIA
kitabnya atau membeli buku terjemahannya (banyak di toko-toko buku) semoga kita
SEJARAH BERDIRINYA SALAFI
semua menjadi hamba-hambaNYA yang beriman serta banyak bersyukur ,,, tak
WAHABI
lepas pula semoga saya dan kita semua mendapat pasangan dan teman hidup yang
kekal ila akhiru zaman ;;..aminnn ya ROBB SEJARAH KEMUNCULAN SYIAH
“Menikahkan kalian dan beranak cuculah.karena sesungguhnya kalian akan ku Cara mengambil gambar/screenshoot
jadikan kebangaan di antara sekian banyak umat” pada layar kompu...
PASAL PASAL
Cara mengganti newer post,home,dan
pasal 1 Nikah dan Hukumnya older post deng...
pasal 2 Beberapa hal yang positif dalam nikah
KODE HTML
pasal 3 hal-hal yang perlu di upayakan dalam menikah
pasal 4 mencari waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim KODE WARNA HTML
pasal 5 sekitar penyelenggaraan pesta perkawinan(walimah)
LIRIK NASYID BILA IZROIL/SELIMUT
pasal 6 tentang tata krama melakukan hubungan intim PUTIH
pasal 7 tentang etika dan cara-cara yang nikmat dalam melakukan hubungan intim
LIRIK NASYID ( DI PONDOK KECIL)
pasal 8 tentang berdandan dan kesetiaan istri
pasal 9 tentang posisi,cara untuk mencapai puncak kenikmatan dan do`a dalam lirik sholawat langitan (qod anshoha)
bersetubuh lirik sholawat khoirul bariyah
pasal 10 tentang makanan yang perlu di jauhi saat sedang berbulan madu dan saat
KUMPULAN MUTIARA HIKMAH
istri hamil
pasal 11 beberapa hal yang harus di upayakan ketika hendal melakukan hubungan NASEHAT AL-IMAM GHOZALI
intim
curahan hati hamba yang do'if
pasal 12 kewajiban suami terhadap istri dalam memberi nafkah bathin
pasal 13 posisi dalam bersetubuh yang perlu di hindari curahan hatiku
pasal 14 batas-batas yang di haramkan dan di halalkan dalam hubungan intim curahan hati
dengan istri
daftar
pasal 15 memilih waktu yang tepat dan hal-hal lainnya yang perlu di perhatikan
dalam DOWNLOAD MP3 ALQUR'AN DAN
hubungan intim TERJEMAHAN NYA
pasal 16 tata kerama orang yang sedang junub DOWNLOAD KOLEKSI KUMPULAN
pasal 17 tentang tata kerama orang yang hendak bersetubuh dua kali dan hal-hal SHOLAWAT LANGITAN MP3
yang perlu di
KOLEKSI KUMPULAN FOTO ULAMA
perhatikan dalam bersetubuh DAN HABAIB
pasal 18 sumai istri harus saling memuliakan dan saling menghormati
BIOGRAFI PARA ULAMA DAN HABAIB
pasal 19 kewajiban suami terhadap istri dan seluruh anggota keluarganya dalam
membina LIRIK NASYID SNADA (JAGALAH
rumah tangga.
HATI)
pasal 20 suami dan istri wajib mendidik anaknya agar menjadi anak yang berbudi LIRIK NASYID RAIHAN

1 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

luhur (ASSALAMU'ALAIKUM)
Demikian yang tertulis di atas adalah pasal-pasal yang ada di dalam kitab Qurratul
KUMPULAN LIRIK SHOLAWAT
‘uyun
semoga tulisan ini dapat memicu semangat kita dalam menyempurnakan setengah KUMPULAN LIRIK NASYID
dien yaitu memuwudkan perkawinan yang sakinah,mawadah,warahmah namun Cara Pasang kotak tabel scroll
secara ISLAMI tentunya
Kumpulan Panduan Nge-blog
di sini saya tidak akan menuliskan semua pasal-pasal secara terperinci maklum saya
kan masih kecil(pemikiran gede) jadi agak malu-malu untuk menuliskan hal-hal LIRIK SHOLAWAT MAYADA
yang di anggap sangat intim sekali heheheh terlepas dari itu semua semoga
(HUWANNUR ) ‫ھ َُو ال ُّن ْو ُر‬
karya tulisan saya ini bermanfaat bagi pembaca khususnya ,,,aminnn KUMPULAN LIRIK
NIKAH DAN HUKUMNYA SHOLAWAT,NASYID,DAN MARAWIS
hukum menikah itu sangat tergantung pada keadaan orang yang hendak melakukan KUMPULAN FILE DOWNLOAD ISLAMI
tadi,jadi hukum nikah itu dapat di klasifikasikan sebagai berikut
1.wajib.yaitu apabila orang yang hendak menikah telah mampu sedang ia tidak LIRIK NASYID DEMI MASA (RAIHAN)
segera menikah amat di LIRIK NASYID ANTARA 2 CINTA
khawatirkan akan berbuat zina (RAIHAN)
2.sunnah ,yaitu mana kala orang yang hendak menikah menginginkan sekali punya
Lirik Nasyid Muhasabah cinta
anak,tetapi ia (edcoustic)
mampu mengendalikan diri.dari perbuatan zina,baik ia sudah berminat menikah atau
belum.walaupun ► Februari (44)
jika menikah nanti ibadah sunnah yang sudah biasa ia lakukan akan terlantar
3.makruh,yaitu apabila orang yang hendak menikah belum berminat punya ► 2012 (14)
anak,juga belum pernah
menikah sedangkan ia mampu menahan diri dari berbuat zina.padahal ia menikah
sunnahnya
terlantar.
4.mubah,yaitu apabila orang yang hendak menikah mampu menahan gejolak
nafsunya dari berbuat
zina.,sementara ia belum berminat memiliki anak dan seandainya ia menikah ibadah
sunnahnya
tidak sampai terlantar
5.haram,yaitu bagi orang yang apabila ia kawin,justru akan merugikan istrinya
karena ia tidak mampu
memberi nafkah lahir dan nafkah bathin.atau jika menikah ia akan cari mata
pencaharian yang di
haramkan ALLAH walaupun orang tersebut sudah berminat menikah dan ia mampu
menahan gejolak
nafsunya dari berbagai zina.padahal.
bahwa hukum menikah tersebut juga berlaku bagi kaum wanita. Ibnu Arafah
menambahkan,bahwa bagi wanita hukum menikah itu wajib,apabila ia tidak mampu
mencari nafkah bagi dirinya sendiri sedangkan jalan satu-satunya untuk
menanggulangi adalah menikah .
RUKUN RUKUN MENIKAH
rukun menikah ada lima hal yaitu sebagai berikut:
1.ada seorang suami
2 ada seorang istri
3.ada seorang wali
4 ada mahar
5.harus ada sighat(ungkapan khas menikahkan dan menerima nikah)
beberapa anjuran menikah
ada sebuah riwayat dari imam Ahmad sebagaimana tersebut di dalam kitab
musnadnya;
“Ada serorang laki-laki,ia bernama ukaf,datang menghadap Nabi SAW maka nabi
SAW bertanya kepadanya:
“Wahai ukaf apakah engkau sudah beristri?”
ukaf menjawab “belum”nabi bertanya lagi:
“apakah kau punya seorang budaj perempuan”?
ukaf menjawab “tidak” lantas nabi bertanya lagi:
“adakah kau orang yang pintar mencari rizky’?
ukaf menjawab “iya” nabi bersabda:
“kau adalah termasuk kawan-kawannya syaitan.Seandainya kau itu orang
beragama Nasrani ,tentulah menjadi pendeta (rahib) mereka.sesungguhnya orang
yang termasuk mengikuti sunahan itu adalah orang yang menikah.seburuk-buruk
kalian adalah orang-orang yang sedang membujang.dan orang yang mati di antara
kalian yang paling hina.adalah orang yang mati membujang “
nabi SAW bersabda dalam sabda yang sudah termashur
“Wahai kaum muda,barang siapa telah mampu membiayai biaya perkawinan maka
hendaklah ia kawin saja.karena sesungguhnya kawin itu lebih bisa memejamkan
(menjaga dari maksiat) mata ,dan lebih bisa menjaga(maksiat)kemaluan.da barang

2 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

siapa belum mampu kawin maka sebaiknya berpuasa.sebab puasa itu mampu
menjadi perisai(gejolak nafsu) dirinya”
“Siapa saja yang menikah, ia telah menguasai separuh agamanya. Hendaklah ia
bertakwa (kepada Allah) atas separuh yang lain”
“Barang siapa yang menikah karena ALLAH ,dan menikahkan (putra putrinya)
karena ALLAH maka ia berhak menjadi kekasih ALLAH.”
“Menikah adalah sunnahku. Siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, ia bukan
termasuk ummatku. Menikahlah karena aku akan senang atas jumlah besar kalian
di hadapan umat-umat lain. Siapa yang telah memiliki kesanggupan, menikahlah.
Jika tidak, berpuasalah karena puasa itu bisa menjadi kendali” (Riwayat Ibn Majah,
lihat: Kasyf al-Khafa, II/324, no. hadis: 2833).
dan masih banyak lagi hadist2 lain yang berkaitan dengan menikah
DI ANJURKAN MENIKAH DENGAN WANITA SHALIHAH
dalam hal ini Nabi SAW bersabda :
“Dunia ini medan untuk bersenang-senang .dan sebaik-baik kesenangan dunia
adalah wanita yang berakhlaq mulia”

“Siapa yang dianugerahi istri shalihah, sungguh ia telah dibantu dalam separuh
urusan agama, maka bertakwalah (kepada Allah) atas separuh yang lain”. (Riwayat
Ibn al-Jawzi, lihat: Kasyf al-Khafa, II/239, no. hadis: 2432).
“seorang wanita di nikahi karena empat faktor .yaitu karena
hartanya,keterhormatannya(status sosial)
kecantikannya dan agamanya,maka kamu hendaklah menikah dengan wanita yang
kuat agamannya agar kau beruntung”
“sebaik-baik istri umatku adalah yang paling berseri-seri wajahnya dan paling
sedikit(sederhana)maskawinnya”
ANJURAN MENIKAHI WANITA YANG PRODUKTIF DAN IDEAL
bahwa tujuan menikah adalah untuk kesinambungan generasi dan agar ummat
manusia tetap exis di muka bumi.islam menganjurkan menikahi wanita yang masih
produktif dan tidak mandul
dalam sabda Nabi SAW.
“menikahlah kalian dengan wanita yang banyak cinta kasih sayangnya terhadap
suami lagi masih produktif(tidak mandul).karena sesungguhnya aku akan berlomba
dengan para nabi yang lain dalam memperbanyak umat kelak pada hari kiyamat”
Nabi SAW pernah bertanya kepada Zaid bin Tsabit:”Apakah kamu sudah menikah
wahai Zaid”?
Zaid menjawab”belum” maka nabi SAW bersabda menikahlah kamu niscaya kamu
akan terpelihara(dr maksiat)di samping pengupayaanmu dalam menjaga diri/dan
kamu jangan sampai beristri lima orang wanita berciri-ciri berikut ,Zaid bertanya
lagi :siapakah mereka itu wahai Rosul? Rasulallah SAW menjawab :wanita yang
kebiri-biruan matanya,wanita yang tinggi kurus,wanita yang membelakangimu dan
wanita beranak”
maka Zaid bertanya lagi:saya belum faham sedikitpun dengan apa ang engkau
sabdakan ya Rasulallah?”
maka Nabi bersabda:
“maksudnya perempuan yang kebiru-biruan matanya itu adalah perempuan yang
jorok ucapannya,dan perempuan yang tinggi badannya tetapi kurus(tidak
seimbang).dan perempuan tua yang monyong pantatnya dan perempuan pendek
yang menjadi sasaran cercaan (,karena tidak serasi).dan juga wanita yang
membawa anak dari suaminya yang selain kamu.
demikianlah sungguh penjelasan Rasulallah dalam mendidik umatnya untu selalu
berhati-hati bahkan ketika memilih calon istri yang produktif
KEUTAMAAN MEMBINA RUMAH TANGGA.
Mu’adz bin Jabal r.a pernah berkata “Sholat (sekali) di kerjakan oleh orang yang
sudah menikah itu lebih umata dari pada empat puluh kali sholat yang di kerjkan
orang yang tidak berumah tangga”
Abdullah bin Abbas r.a pernah pula berkata“kawinlah kalian karena
sesungguhnya(ibadah) sehari saja di kerjakan oleh orang yang berumah tangga
adalah lebih baik(banyak pahalanya) dari pada (ibadah) seribu tahun(sebelum
berumah tangga)”
sungguh begitu utamanya menikah sehingga Rasulallah sangat menganjurkan serta
begitu mulianya pula ibadah orang yang menikah di hapadan ALLAH SWT.
BEBERAPA HAL YANG POSITIF DALAM NIKAH
a.kesinambungan generasi
menikah itu mempunyai beberapa faidah di antaranya mendapatkan keturunan
dalam hidup.
b.terpenuhinya saluran nafsu sex
c.di perolehnya keutamaan mencari rizky
d.taat dan menjaga kehormatan suami

3 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

HAL-HAL YANG PERLU DI UPAYAKAN DALAM MENIKAH


A.mencari pasangan yang seimbang(KAFA’AH)
B.niat mengikuti jejak Nabi SAW.
C.mencari orang yang taat beragama
D.mencari perempuan yang produktif dan perawan
E.mencari perempuan yang bukan famili dekat
F.di usahakan mencari gadis cantik
MENCARI WAKTU YANG TEPAT UNTUK MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM
A.di anjurkan bersetubuh pada malam hari
hal ini berdasarkan sebuah hadits Nabi SAW :
“Adakanlah temu penganten kalian ,pada malam hari .Dan adakanlah jamuan
makan (syukuran resepsi pernikahan)pada waktu dhuha”

B. hari -hari yang tidak tepat untuk bersetubuh


bagi suami yang hendak bersetubuh hendaklah menghindari hari-hari berikut ini :
1.hari rabu yang jatuh pada minggu terakhir tiap bulan
2.hari ketiga awal tiap bulan ramadhan
3.hari kelima awal tiap bulan ramadhan
4.hari ketigabelas pada setiap bulan.
5.hari keenam belas pada setiap bulan
6.hari keduapuluh satu pada setiap bulan
7.hari kedua puluh empat pada setiap bulan
8.hari kedua puluh lima pada setiap bulan
Di samping hari tersebut ada pula hari-hari yang sebaiknya di hindari untuk
mengerjakan sesuatu yang di anggap penting yaitu hati sabtu dan hari selasa.
tentang hari sabtu itu Nabi pernah di tanya oleh salah satu sahabat naka Nabi
bersabda:
“Hari sabtu itu adalah hari di mana terjadi penipuan “
mengapa hari tersebut di katakan penipuan sebab pada hari itu orang2 berkumpul di
gedung “al-nadwah” untuk merembuk memusnahkan dakwah Nabi SAW
.wallahu`alam
adapun tentang hari selasa nabi SAW.bersabda:
“Hari selasa itu adalah hari di mana darah pernah mengalir.sebab pada hari itu ibu
Hawa pernah haid,putera nabi Adam as pernah membunuh saudara kandungnya
sendiri,terbunuhnya Jirjis,Zakaria dan yahya as.kekalahan tukang sihir Fir’aun.di
vonisnya Asiyah binti Muzaim permaisuri fir’aun.dan terbunuhnya sapinya bani
israil”
adapun imam Malik berpendapat “jaganlah anda menjauhi sebagian hari-hari di
dunia ini ,tatkala anda hendak melakukan sebagian tugas pekerjaanmu.kerjakanlah
tugas-tugas itu pada hari sesukamu.sebab sebenarnya hari-hari itu semua adalah
milik ALLAH.tidak akan menimbulkan malapetaka dan tidak pula bisa membawa
manfaat apa-apa”
C. saat yang tepat untuk bersetubuh
bahwa melakukan hubungan intim pada awal bulan itu lebih afdhol dari pada akhir
bulan.sebab bila nanti di karuniai seorang anak akan mempunyai anak yang cerdas.
bagi seorang suami (penganten baru) sunnah hukumnya bersetubuh dengan istrinya
di bulan Syawal.
adalah lebih afdhol pula jika melakukan hubungan sex pada hari ahad dan jum`at
.nabi SAW.bersabda:
“hari ahad itu adalah hari yang tepat untuk menanam,dah hari untuk memulai
membangun.karena ALLAH memulai menciptakan dunia ini juga memulai
meramaikannya jatuh paa hari ahad”"hari jum’at itu adalah hari perkawinan dan
juga hari peminangan di hari jum’at itu nabi Adam as menikah ibu Hawa,nabi Yusuf
as menikah siti Zulaika.nabi Musa as menikah dengan puteri nabi syuaib as,nabi
sulaiman menikah ratu bilqis”

wallahu`alam bishowab
tersebut di dalam hadits shahih bahwa Nabi SAW. dalam melaksanakan
pernikahannya dengan Sayyidah khodijah dan Sayyhidah Aisyah juga jatuh pada
hari jum’at.
D, hari-hari yang seyogayanya di hindari
Tersebutlah dalam Riwayat Alqamah bin Shafwan,dari Ahmad bin Yahya sebuah
hadist marfu’ sebagai berikut;
“waspadalah kamu sekalian akan kejadian duabelas hari setahun,karena
sesungguhnya ia bisa melenyapkan harta banyak dan bisa mencambik-
cambik(merusak)tutup-tutup cela”para sahabat kemudian bertanya “ya Rasulallah
apakah 12 hari itu?Rasulallah bersabda :
“yaitu tanggal 12 muharram,10 safar dan 4 rabi’ul awal(mulud) 18 rabu’utsni(bakda
mulud) 18 jumadil awal,18 jumadil akhir.12 rajab ,26 sya’ban(ruwah),24

4 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

ramadhan,2 syawal,28 dhulqa’dah(apit/sela) dan 8 bulan dhilhijjah”


TATA KERAMA MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM
di sini saya hanya akan menulis point-point nya saja afwanDD.
A.mencari waktu usai sholat
B.diusahakan hatinya bersih
C.memulai dari arah kanan dan berdo`a
Bismillaahi, allahumma jannibnasy syaythaana wa jannibisy syaythaana maa
razaqtanaa.
Artinya : Dengan nama Allah, ya Allah; jauhkanlah kami dari gangguan syaitan dan
jauhkanlah syaitan dari rezki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami.
(HR. Bukhari)
D.istri hendaknya wudhu dahulu
E.mengucapkan salam dan menyentuh ubun-ubun istri
F.memeluk istri dan sambil berdo`a
G.mencuci ujung jari kedua tangan dan kaki istri
H.ciptakan suasana tenang dan romantis
Ibnul Qayyim berkata, “Sebaiknya sebelum bersetubuh hendaknya diajak
bersenda-gurau dan menciumnya, sebagaimana Rasulullah saw. melakukannya.”
I.memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai
dan juga perlu di perhatikan
Bagian 1 (Merayu dan bercumbu):
Nabi Muhammad s.a.w. melarang suami melakukan persetubuhan sebelum
membangkitkan syahwat isteri dengan rayuan dan bercumbu terlebih dahulu.
Hadits Riwayat al-Khatib dari Jabir.
Bagian 2 (DOA SEBELUM BERSETUBUH):
“Bismillah. Allaahumma jannibnaash syaithaa-na wa jannibish syaithaa-na maa
razaqtanaa”.
Dengan nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah kami berdua (suami isteri) dari gangguan
syaithan serta jauhkan pula syaithan itu dari apa saja yang Engkau rezqikan kepada
kami.
Dari Abdulah Ibnu Abbas r.a. berkata:
Maka sesungguhnya apabila ditakdirkan dari suami isteri itu mendapat seorang
anak dalam persetubuhan itu, tidak akan dirosak oleh syaithan selama-lamanya.
Hadits Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a.
Bagian 3: (Do’a Hampir keluar mani)
Dan apabila air manimu hampir keluar, katakan dalam hatimu dan jangan
menggerakkan kedua bibirmu kalimat ini:
“Alhamdulillaahil ladzii khalaqa minal maa’i basyara”.
Segala pujian hanya untuk Allah yang menciptakan manusia dari pada air.
Bagian 4 (Syahwat terputus ditengah jalan):
Apabila seseorang diantara kamu bersetubuh dengan isterinya maka janganlah ia
menghentikan persetubuhannya itu sehingga isterimu juga telah selesai
melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaimana kamu
juga menghendaki lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan).
Hadits Riwayat Ibnu Addi.
Bagian 5 (Dogy Style):
Dari Jabir b. Abdulah berkata:
Bahawa orang-orang Yahudi (beranggapan) berkata:
Apabila seseorang menyetubuhi isterinya pada kemaluannya Melalui Belakang
maka mata anaknya (yang lahir) akan menjadi juling.
Lalu turunlah ayat suci demikian:
“Isteri-isteri kamu adalah ladang bagimu maka datangilah ladangmu itu dari arah
mana saja yang kamu sukai”.
Surah Al Baqarah – ayat 223.
Keterangan:
Suami diperbolehkan menyetubuhi isteri dengan apa cara sekalipun (dari belakang,
dari kanan, dari kiri dsb asalkan dilubang faraj).
Bagian 6 (bersetubuh dapat pahala)
Rasulullah s.a.w. bersabda:
“D..dan apabila engkau menyetubuhi isterimu, engkau mendapat pahala”.
Para sahabat bertanya:
Wahai Rasulullah, adakah seseorang dari kami mendapat pahala dalam
melampiaskan syahwat?
Nabi menjawab:
Bukankah kalau ia meletakkan (syahwatnya) ditempat yang haram tidakkah ia
berdosa?
Demikian pula kalau ia meletakkan (syahwatnya) pada jalan yang halal maka ia
mendapat pahala.
Hadits Riwayat Muslim.

5 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

Bagian 7 (Horny lagi)


Apabila diantara kamu telah mecampuri isterinya kemudian ia akan mengulangi
persetubuhannya itu maka hendaklah ia mencuci zakarnya terlebih dahulu.
Hadits Riwayat Baihaqi.
Syekh penazham menjelaskan waktu-waktu yang terlarang untuk bersenggama,
sebagaimana diungkapkan dalam nazhamnya yang berbahar rajaz berikut
ini:”Dilarang bersenggama ketika istri sedang haid dan nifas,Dan sempitnya waktu
shalat fardlu, jangan merasa bebas.”Allah Swt. berfirman:”Mereka bertanya
kepadamu tentang haid, Katakanlah, haid adalah suatu kotoran. Oleh sebab itu
hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haid” (Qs. Al-Baqarah: 222)
Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan “menjauhkan diri” adalah menjauhkan diri
dari vagina istri, yang artinya tidak melakukan senggama. Ini adalah pendapat
Hafshah ra. Dan Imam Mujahid pun sependapat dengan pendapat Hafshah ra.
Tersebut.
Diriwayatkan oleh Imam Thabrani dalam kitab Ausath dari Abu Hurairah secara
marfu’:Rasulullah Saw.bersabda:”Barang siapa bersetubuh dengan istrinya yang
sedang haid, kemudian ditakdirkan mempunyai anak dan terjangkiti penyakit kusta,
maka jangan sekali-kali mencela, kecuali mencela dirinya sendiri”Al-Imam Abu
Hamid Al-Ghazali berkata, “Bersetubuh di waktu haid dan nifas akan
mengakibatkan anak terjangkiti penyakit kusta.”Imam Ahmad dan yang lainnya
meriwayatkan sebuah hadits marfu’ dari shahabat Abu Hurairarah ra.:Rasulullah
Saw.bersabda:”Barang siapa datang kepada dukun peramal, kemudian dia
mempercayai apa yang dikatakannya, dan menyetubuhi istrinya diwaktu haid atau
pada duburnya, maka dia benar-benar telah melepaskan diri dari apa yang telah
diturunkan kepada Nabi Saw.”
Rasulullah Saw. bersabda:”Barang siapa menyetubuhi istrinya diwaktu haid, maka
hendaklah dia bersedekah satu keping dinar. Dan barang siapa menyetubuhi
istrinya dikala haidnya telah reda, maka hendaklah dia bersedekah setenga keping
dinar.”Ibnu Yamun meneruskan nazhamnya sebagai berikut:”Dilarang senggama
(menurut pendapat yang masyhur) dimalam hari raya Idul Adha,Demikian pula
dimalam pertama pada setiap bulan.Dimalam pertengahan pada setiap
bulan,Bagitu pula dimalam terakhir pada setiap bulan.”Hal itu berdasarkan pada
sabda Rasulullah Saw.:”Janganlah kamu bersenggama pada malam permulaan dan
pertengahan bulan”
Al-Imam Ghazali mengatakan, bahwa bersenggama makruh dilakukan pada tiga
malam dari setiap bulan, yaitu: pada malam awal bulan, malam pertengahan bulan,
dan pada malam terakhir bulan. Sebab setan menghadiri setiap persenggamaan
yang dilakukan pada malam-malam tersebut.Ada yang berpendapat, bahwa
bersetubuh pada malam-malam tersebut dapat mengakibatkan gila atau mudah
stres pada anak yang terlahir. Akan tetapi larangan-larangan tersebut hanya
sampai pada batas makruh tidak sampai pada hukum haram, sebagaimana
bersenggama dikala haid, nifas dan sempitnya waktu shalat fardlu.Selanjutnya
Syekh penazham mengungkapkan tentang keadaan orang yang mengakibatkan ia
tidak boleh bersenggama dalam nazham berikut ini:”Hindarilah bersenggama
dikala sedang kehausan, kelaparan, wahai kawan, ambillah keterangan ini secara
berurutan.Dikala marah, sangat gembira, demikian pula,dikala sangat kenyang,
begitu pula saat kurang tidur. Dikala muntah-muntah, murus secara berurutan,
demikian pula ketika kamu baru keluar dari pemandian.Atau sebelumnya, seperti
kelelahan dan cantuk (bekam),jagalah dan nyatakanlah itu semua dan jangan
mencela.”
Sebagaimana disampaikan oleh Imam Ar-Rizi, Bersenggama dalam keadaan
sangat gembira akan menyebabkan cedera. Bersenggama dalam keadaan kenyang
akan menimbulkan rasa sakit pada persendian tubuh. Demikian juga senggama
yang dilakukan dalam keadaan kurang tidur atau sedang susah. Semuanya harus
dihindari, karena akan menghilangkan kekuatan dalam bersenggama.Begitu juga
gendanya dijauhi senggama yang sebelumnya sudah didahului dengan muntah-
muntah dan murus-murus, kelelahan, keluar darah (cantuk), keluar keringat,
kencing sangat banyak, atau setelah minum obat urus-urus. Sebab menurut Imam
As-Razi, semua itu akan dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh pelakunya.
Demikian juga hendaknya dijauhi senggama setelah keluar dari pemandian air
panas atau sebelumnya, karena ibu itu dapat mengakibatkan terjangkiti sakit
kepala atau melemahkan syahwat. Juga hendaknya mengurangi senggama pada
musim kemarau, musim hujan, atau sama sekali tidak melakukan senggama dikala
udara rusak atau wabah penyakit sedang melanda, sebagaimana dituturkan Syekh
penazham berikut ini: “Kurangilah bersenggama pada musim panas,dikala wabah
sedang melanda dan dimusim hujan.”
Imam Ar-Rizi mengatakan, bahwa orang yang mempunyai kondisi tubuh yang
kering sebaiknya menghindari senggama pada musim panas. Sedangkan orang
yang mempunyai kondisi tubuh yang dingin hendaknya mengurangi senggama

6 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

pada musim panas maupun dingin dan meninggalkan sama sekali pada saat udara
tidak menentu serta pada waktu wabah penyakit sedang melanda.Kemudian Syekh
penazham melanjutkan nazhamnya sebagai berikut: “Dua kali senggama itu hak
wanita, setiap Jumat, waktunya sampai subuh tiba.Satu kali saja senggama demi
menjaga kesehatan,setiap Jumat bagi suami yang sakit-sakitan.”Syekh Zaruq
didalam kita Nashihah Al-Kafiyah berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan hak
wanita adalah senggama yang dilakukan suami bersamanya paling sedikit dua kali
dalam setiap Jumat. Atau paling sedikit satu kali pada setiap Jumat bagi suami
yang cukup tingkat kesehatannya.Shahabat Umar bin Khaththab menentukan satu
kali senggama dalam satu kali suci wanita (istri)(satu kali dalam sebulan), karena
dengan begitu suami akan mampu membuat istrinya hamil dan menjaganya. Benar
demikian, akan tetapi sebaiknya suami dapat menambah dan mengurangi menurut
kebutuhan istri demi menjaga kesehatan. Sebab, menjaga kesehatan istri
merupakan kewajiban bagi suami.Sebaiknya suami tidak menjarangkan
bersenggama bersama istri, sehingga istri merasa tidak enak badan. Suami juga
tidak boleh memperbanyak bersenggama dengan istri, sehingga istri merasa
bosan,
sebagaimana diingatkan Syekh penazham melalui nazhamnya berikut ini:”Diwaktu
luang senggama jangan dikurangi, wahai pemuda,jika istri merasa tidak enak
karenanya, maka layanilah dia.Sebaliknya adalah dengan sebaliknya, demikian
menurut anggapan yang ada.Perhatikan apa yang dikatakan dan pikirkanlah
dengan serius.”Syekh Zaruq dalam kitab An-Nashihah berkata, “Suami jangan
memperbanyak senggama hingga istri merasa bosan dan jangan menjarangkannya
hingga istrinya merasa tidak enak badan.” Imam Zaruq juga berkata: “Jika istri
membutuhkan senggama, suami hendaknya melayani istrinya untuk bersenggama
bersamanya sampai empat kali semalam dan empat kali disiang hari.”Sementara
itu istri tidak boleh menolak keinginan suami untuk bersenggama tanpa uzur,
berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar berikut ini:”Seorang wanita
datang menghadap Rasulullah Saw. seraya bertanya: ‘Ya Rasulallah, apakah hak
seorang suami atas istrinya?’ Rasulullah Saw. menjawab: ‘Istri tidak boleh menolak
ajakan suaminya, meskipun dia sedang berada diatas punggung unta
(kendaraan)’.”Rasulullah Saw. juga bersabda:”Ketika seorang suami mengajak
istrinya ke tempat tidurnya, kemudian dia menolak, maka para malaikat akan
melaknatnya hingga waktu subuh tiba”Dijelaskan, kekhawatiran istri akan anaknya
yang sedang menyusu tidak termasuk uzur, sebab sebenarnya sperma suami akan
dapat memperbanyak air susu istri.

Rekomendasikan ini di Google

Reaksi:

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

0 komentar:

Poskan Komentar

Beri komentar sebagai: Keluar

Subscribe by email

Link ke posting ini


Buat sebuah Link

Posting Lebih Baru Beranda Posting Lama

7 dari 8 14/03/2013 12:28


TERJEMAH KITAB QURROTUL UYUN ~ Web Annawawi http://webannawawi.blogspot.com/2013/03/terjemah-kitab-qurrotul-uyu...

Langganan: Poskan Komentar (Atom)

BLOGGER NEWS BLOGROLL ABOUT

[Close]

Copyright © 2013 Web Annawawi | Powered by Blogger

Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Best Blogger Themes | Thanks NewBloggerThemes.com

8 dari 8 14/03/2013 12:28