Anda di halaman 1dari 8

PERHITUNGAN CURAH HUJAN Hitunglah debit air hujan dan

diameter pipa saluran yang


Data Curah Hujan
digunakan untuk data curah
No. Tahun Curah Hujan hujan maksimum berikut!
(Gunakan Metode log pearson
1 2000 203 III, asumsi panjang saluran
2 2001 147 adalah 50 km, kemiringan
3 2002 84
saluran adalah 0,008 dan
4 2003 122
5 2004 163
koefisien Manning adalah 0,02)
6 2005 121
7 2006 198
8 2007 162
9 2008 169
10 2009 216
11 2010 110
12 2011 83
13 2012 115
14 2013 111
15 2014 125
METODE LOG PEARSON III

A. Sta.1 (mm)
Tabel 1.15
2 3
No Tahun Xi (mm) Log Xi (Log Xi - Log X) (Log Xi - Log X)
1 2000 203 2.3075 0.0300 0.0052
2 2001 147 2.1673 0.0011 0.0000
3 2002 84 1.9243 0.0440 -0.0092
4 2003 122 2.0864 0.0023 -0.0001
5 2004 163 2.2122 0.0061 0.0005
6 2005 121 2.0828 0.0026 -0.0001
7 2006 198 2.2967 0.0264 0.0043
8 2007 162 2.2095 0.0057 0.0004
9 2008 169 2.2279 0.0088 0.0008
10 2009 216 2.3345 0.0401 0.0080
11 2010 110 2.0414 0.0086 -0.0008
12 2011 83 1.9191 0.0463 -0.0099
13 2012 115 2.0607 0.0054 -0.0004
14 2013 111 2.0453 0.0079 -0.0007
15 2014 125 2.0969 0.0014 -0.0001
Jumlah 32.0123 0.2367 -0.0021

n = 15
32.0123
Log X = = 2.13416
15

2 3
S (Log Xi - Log X) n . S (Log Xi - Log X)
Sx = Cs = 3
(n - 1) (n - 1)(n - 2)(Sx)

0.2367 15 . -0.0021
= = 3
14 14 . 13 . 0.13

= 0.13003793 = -0.078239053

Berdasarkan nilai Cs = -0.07824 maka diperoleh nilai K untuk setiap periode ulang (tabel 3)

Log X = Log X + K . Sx
Tabel 1.16
T (tahun) K Log X Sx Xi (mm)
2 0.013 2.1342 0.13004 136.74
5 0.848 2.1342 0.13004 175.57
10 1.263 2.1342 0.13004 198.80
25 1.695 2.1342 0.13004 226.27
50 1.969 2.1342 0.13004 245.56
100 2.210 2.1342 0.13004 263.98
PERHITUNGAN DAN PERENCANAAN

4. Data Topografi
Rumus perhitungan Elevasi, Panjang Lahan Terjauh, dan kemiringan lahan

Lt n

P
R 50
m
140
100
Perhitungan Elevasi Awal dan Akhir
R X P = Jarak areal ke garis berikutnya (m)
=
P r R = Jarak antar kontur (m)
r = Interval antar kontur yang membatasi titik
Sehingga tinggi elevasi = Kontur -X

Perhitungan panjang lahan terjauh


Lt2 = m2 + n
2

E awal - E akhir
St x 100%
Lt
Mencari Luas lahan
A = m x n

Perhitungan Luas Areal


Panjang Lebar Luas
PETAK
(m) (m) (Ha)
I 55000 15000 82500

Dengan mengacu pada denah, dapat dibuat tabel data topografi sebagai berikut :
Luas Areal Elevasi ( m ) Panjang lahan ( Lt ) Kemiringan
No Petak
( Ha ) Awal Akhir (m) Lahan ( % )
1 I 82500.00 130.16 60.43 57008.77 0.12231
Jumlah 82500.00
3.1.3 Data Saluran
Elevasi ( m ) Panjang Kemiringan
No Saluran

1
PERHITUNGAN DEBIT RENCANA

Rumus Perhitungan Debit

Qs = 0,00278 . Cs. Cr. I.A

2 tc
Cs = tc = to + td
2 tc + td
Ls
td =
v

Cjalan . A jalan + Clahan . A lahan


Cr =
A jalan + A lahan

Lt
to = 0.0197
St

ket. :
A = Luas areal (Ha)
Ls = Panjang Saluran (m)
Lt = Panjang lahan terjauh (m)
St = Kemiringan lahan (%)
to = Waktu untuk mengalir dari permukaan lahan ke saluran terdekat (menit)
td = Waktu pengaliran dalam saluran (menit)
tc = Waktu pengumpulan air (menit)
Cs = Koefisien penampungan
Cr = Koefisien pengaliran rata-rata
I = Intensitas curah hujan (mm/jam)
v = Kecepata rencana (m/dtk)
(diasumsikan, v = 0.65 m/dtk)

Contoh Perhitungan Debit

diketahui data-data sbb :


2
AL = 82500 Ha = 825000000 m
2
A J= 0.5 Ha = 5000 m
Ls = 50000 m
Lt = 57008.77 m
St = 0.0012
Cj = 0.8
CL = 0.7

0.77
to = 0.0197 x Lt
St

0.77
to = 0.0197 x 57008.7713
0.0350
to = 1196.3611 menit

Ls
td = v= 0.65 m/det
v
50000
td = = 1282.0513 menit
0.65 x 60

tc = to + td
tc = 1196.3611 + 1282.0513
tc = 2478.4124 menit

2 tc 4956.8248
Cs = =
2 tc + td 4956.8248 + 1282.0513
Periode ulang 5 tahun untuk Saluran Sekunder
Periode ulang 10 tahun untuk Saluran Primer

dimana : = = dtk
= m .....Tabel curah hujan maximum
24
148704.7

Qs = x Cs x Cr x I x A
Qs = x 0.7945 x 0.700 x x
Qs =

= +
=
Perhitungan Dimensi Saluran

Dimensi saluran bentuk lingkaran/pipa


Dimana:
- Kecepatan rencana (v) = 0.65 m/dtk
- Koefisien kekasaran Manning (n) = 0.02

Penampang efisien/efektif
0.9 penuh

Luas penampang lingkaran (A)

Q
A = , dimana : A = 1/2 (Ө - SIN Ө) D
2
v

Keliling basah (p)

p = 1/2 Ө D

Jari-jari Hidrolik ( R )
A
R =
P

1
=
4

Dengan menggunakan rumus Manning, maka v (kecepatan) :

2/3 1/2
v = 1/n . R .S

Dimana:
Q A
v = ; R =
A p
ket:
Q = debit (m3/dtk)
A = Luas (m2)
p = keliling basah (m)
R = jari-jari hidrolis
S = kemiringan saluran

2/3 1/2
Q 1 A
= . . S
A n p

2/3 5/3 1/2


n.Q.P = A .S
5/3
A = n. Q
2/3 1/2
................................................... ( 1 )
p = S

Untuk pipa dimana 0.90 penuh didapat:

A = 1/2 (Ө - SIN Ө ) D2

= 1/2 (0.8 - 0.6) D2


2
= 0.1 D

p = 1/2 Ө D
= 1/2 0.8 D
= 0.4 D

Dari persamaan 1, didapat :


5/3
A = n. Q
2/3 1/2
p = S

2 5 1/3
( 0.1.D ) n. Q
2
= 1/2
; n= 0.02
(0.4.D) S

10 3
0.021 D 0.02 . 31
2
= 1/2
0.54 D S

3
31.32333373
0.0389 D8 = 0.0000080
0.008 1/2

3
8
31.32333373
D = 0.00020571
0.008 1/2

3/8
31.32333373
D = 0.34607
0.008 1/2

D = 3.1137173
Tabel Perhitungan Dimensi Saluran
Dimensi Saluran
Q maks v V saluran Q saluran
No. saluran A D n P R S
m3/dt m/dt m2 m m/dtk m3/dtk
1 1 31.323 0.65 0.97 3.11 0.02 1.24549 0.77843 0.00800 32.308 31.323

Maka dapat diambil kesimpulan bahwa dibutuhkan Diameter pipa 3.11 m untuk
Debit banjir 31.323 m3/detik