Anda di halaman 1dari 1

DIAGNOSA PENERAPAN 5S

PT ________________________________

TINGKATAN KE-1 TINGKATAN KE-2 TINGKATAN KE-3 TINGKATAN KE-4 TINGKATAN KE-5

Belum/Baru Menerapkan Fokus pada kondisi dasarnya Menjadikan Visual Fokus pada konsistensi Fokus Pada Pencegahan
Sudah tidak ada lagi barang-barang Ada dokumentasi dan metode untuk Setiap Karyawan secara berkesinambungan
Tercampurnya antara barang-barang Sudah ada pemilahan antara barang-
yang tidak diperlukan masih berada di menjaga area kerja yang selalu selalu mencari peluang improvement
SEIRI yang diperlukan dengan yang tidak barang yang diperlukan dengan yang
area. Label merah untuk semua barang terbebas dari barang yang tidak mengurangi jumlah atau item di wilayah
(RINGKAS) diperlukan dan berserakan di area kerja tidak diperlukan
yang tidak diperlukan diperlukan tanggung jawabnya
Standard Inventaris, persediaan, arsip,
Lokasi TPS (untuk label merah) Label Merah checksheet Daftar Area kritis, KAIZEN;Before-After

Sudah ada penetapan lokasi terhadap Ada penandaan di lokasi yang telah Ada dokumentasi dan metode untuk Dokumentasi metode telah dikembangkan agar
Penempatan barang-barang yang tidak
barang-barang yang diperlukan. ditetapkan untuk membuat penataan menjaga barang-barang agar selalu selalu menyediakan evaluasi
beraturan di area kerja dan statusnya
Klasifikasi barang-barang menurut menjadi lebih terlihat nyata. Identifikasi berada di tempatnya dan tidak berkesinambungan dan tindakan improvement
yang tidak jelas
SEITON fungsi/standard/frekuensi pemakaian dan garsi demarkasi. berlebihan atau kekurangan mempersingkat waktu kerja
(RAPI)
Lokasi spesifik, item spesifik dan jumlah
spesifik Denah Rinci, Lembar Periksa ringkas dan rapi Daftar Area kritis, KAIZEN;Before-After

Area kerja yang kotor, berantakan dan Lingkungan area kerja telah dibersihkan Lingkungan, mesin dan peralatan telah Per area tanggung jawab telah berupaya
Kesepakatan terhadap kebersihan
tidak adanya penandaan atau secara rutin sesuai dengan jadwal dibersihkan di dalam kegiatan kerja melakukan pencegahan
sarana telah terdokumentasi dan rutin
identifikasi terhadap item-item yang kerjanya. Ada identifikasi pemeriksaan sehari-hari. Kendali visual telah kontaminasi,”membersihkan, memeriksa”
SEISO dijalankan.
penting agar kehandalannya terjaga terhadap item-item penting diterapkan. perawatan mandiri telah terdokumentasi.
(RESIK)
Min,Norma, Max.Arah Aliran, normal terbuka, Standard kebersihan lingkungan, mesin,
Sarana kebersihan normal tertutup peralatan, lembar periksa Draft sumber kotor, area yang sulit resik, KAIZEN

Setiap orang secara berkesinambungan


Cara kerja di area ini tidak dilakukan Perubahan-perubahan lingkungan kerja Ada dokumentasi dari proses yang
Ada perbaikan secara kerja di area ini mencari pemborosan untuk dileminiasi dengan
secara konsisten dan tidak terdokumentasikan. Kendali visual substansial dan dilaksanakan secara
SEIKETSU tetapi tidak terdokumentasikan melakukan perubahan prosedur dan
terdokumentasi berupa rambu-rambu telah diterapkan. konsisten
(RAWAT) membagikan informasi.

Rambu keselamatan kerja Prosedur kerja standar, IK Papan kegiatan 5R, KAIZEN

Pemeriksaan di area kerja ini


Secara umum tampak adanya pemahaman
dilaksanakan secara acak dan tidak Adanya usaha untuk memperbaiki Komitmen ber 5-R dan kegiatan safety Tindakan lanjut yang nyata dari
yang mantap untuk selalu menjaga prinsip-
SHITSUKE adanya informasi visual dari kinerja kondisi tempat kerja telah dikembangkan dan diterapkan komitmen ber 5R
prinsip ber 5R
(RAJIN) penerapan 5S

Lembar periksa Visual Photografi/KAIZEN, before-after Tanggung jawabku dalam perawatan produktif Matriks pengembangan keterampilan karyawan One Point Lesson