Anda di halaman 1dari 4

PEMASANGAN INFUS

No. Dokumen : 72/SOP/UKP-NPI/2016


No. Revisi : 01
SOP Tgl. Terbit : 01 April 2016
Halaman : 1-4
Kepala UPT
UPT
Puskesmas Nusa Penida I
PUSKESMAS
NUSA PENIDA I
dr. I Ketut Rai Sutapa
NIP. 197904012006041012

1. Pengertian Memasukan cairan obat ke dalam tubuh langsung melalui pembuluh


darah vena dengan menggunakan infus set.

 Sebagai acuan tenaga medis dalam Untuk pengobatan tertentu


2. Tujuan  Memenuhi kekurangan cairan/elektrolit
 Memenuhi nutrisi bagi pasien yang tidak boleh makan per-oral

SK Kepala Puskesmas Nusa Penida I No 67 Tahun 2016 tentang


3. Kebijakan
Standar Layanan Klinis

1. Alimul, A.Aziz
4. Referensi
dkk.2004.Buku Saku Praktikum Kebutuhan Dasar
Manusia.Jakarta:EGC
2. Potter & Perry. 2005. Fundamental
Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik, Stanhope, Marcia
dkk.1997
-

5. Prosedur I. Persiapan Alat


1. Infus et steril
2. Jarum infus steril ( mis. Abbocath )
3. Kasa steril pada tempatnya
4. Kapas alcohol 70%
5. Cairan infus yang diperlukan
6. Cairan batadine
7. Perlak dan alasnya
8. Karet pembendung
9. Korentang steril
10.Plester, gunting, Verband.
11.Spalk, yang sudah dibalut
12.Bengkok
13.Jam tangan, alat tulis dan lembar observasi cairan

II. Persiapan penderita


1. Petugas memperkenalkan diri
2. Menjelaskan tujuan/serta sebab dan akibat pemasangan
infuse terhadap penderita maupun keluarganya
3. menjelaskan langkah perawatan yang akan di lakukan
4. menyiapkan posisi penderita
5. menyiapkan suasana lingkungan penderita yang aman dan
nyaman

III. Pelaksanaan tindakan


1/4
1. Alat-alat didekatkan dengan penderita
2. Petugas mencuci tangan
3. Pasang alas dan bantal pada lokasi yang akan dipasang
infuse
4. Cairan yang dibutuhkan digantung pada standar infuse
5. tutup botol cairan dilepas kemudian didesinfeksi dengan
kapas alcohol 70%
6. Infuse set dibuka dank rang selang infuse ditutup,
kemudian tusukkan pipa saluran infuse dan botol cairan
yang sudah didesinfeksi
7. Isi resorvoir/tabung selang infuse deengan cairan sampai
batas yang sudah di tentukan
8. Tutup jarum selang infuse dibuka, cairan infuse dialirkan
sampai keluar dengan cara membuka kran selang infus
secara pelan-pelan agar tidak ada udara yang tersisa
didalam selang infus, setelah cairan infus sudah keluar
kran selang infuse ditutup kembali
9. Tourniquest dipasang pada daerah yang akan dipasang
infus
10.Cuci tangan dengan sedikit alcohol, kemudian lokasi yang
akan ditusuk jarum ( abbocath, veinflon, ) didesinfeksi
dengan kapas alcohol 70% atau batadine, tunggu sampai
kering
11.pastikan dengan tepat bahwa vena tersebut dapat dipasang
infuse
12.Jarum infuse ( abocath, veinflon ) ditusukkan kedalam vena
yang sudah disiapkan dengan posisi lubang jarum infuse
menghadap kertas ( bila pembuluh darah vena tersebut
baik dan tidak kolap ) dan apabila pembuluh darah vena
dalam keadaan kolap maka lubang jarum harus
menghadap kebawah
13.Mandrin jarum infuse ditarik sedikit untuk mengontrol
apakah kanula jarum infuse sudah masuk vena dengan
tepat
14.Tourniquest dilepas
15.Kanula jarum infuse disambung dengan selang infuse
16.Cairan infuse dikeluarkan secara menetes dan observasi
reaksi penderita
17.Observasi reaksi penderita baik verbal maupun non verbal
18.Bila tetesan cairan infuse lancar pangkal jarum infuse
difikasi dengan tepat
19.pangkal jarum infuse ditutup dengan kasa betadine
20.Tetesan cairan infus diatur sesuai dengan kebutuhan
/program
21.pasien diatur pada posisi yang nyaman
22.Bereskan alat-alat
23.Cuci tangan

Perhatikan :
1. Bila infus dipasang terus menerus, maka tiap tiga hari infuse
tersebut harus diganti
2. Tutup kasa betadine tiap hari harus diganti
3. Lakukan tanda-tanda phlebitis setiap hari
4. Tulis tanggal pemasangan pada plester penahan
5. perhatikan jangan sampai botol infuse kosong yang
menimbulkan emboli

6. Diagram/

Bagan Alir

2/4
Persiapan Alat dan
pasien
Pelaksanaan Alat-alat didekatkan dengan penderita

Cairan yang dibutuhkan Memasang alas dan bantal pada lokasi


Cuci Tangan
digantung pada standar yang akan dipasang infus
infus

Tutup botol cairan dilepas kemudian Infuse set dibuka dan selang infuse ditutup kemudian
didesinfeksi dengan kapas alcohol 70% tusukkan pipa saluran infuse dan botol cairan yang
sudah desinfeksi

Isi reservoir/tabung selang infuse dengan cairan


Tutup jarum selang infuse dibuka,cairan infuse
sampai batas yang sudah ditentukan
dialirkan sampai keluar dengan cara membuka kran
selang infuse secara pelan-pelan agar tidak ada
udara yang tersisa didalam selang infuse,setelah
cairan infuse sudah keluar

Memasang tourniquet pada daerah Mencuci tangan dengan sedikit alcohol


yang akan dipasang infus ,kemudian lokasi yang akan ditusuk jarum
(abbocath,Veinflon)didesinfeksi dengan kapas
alcohol 70%

Melakukan penusukan pada vena dengan sudut 15 derajat sampai Memastikan dengan tepat
terlihat aliran darah keluar mengikuti abocath vena tersebut dapat dipasang
infus

Melepaskan tourniquet Cairan infuse dikeluarkan secara menetes dan observasi


dan menyambung reaksi penderita baik secara verbal maupun non verbal
kanula jarum infuse
dengan selang infus

Bila tetesan cairan infuse lancar pangkal


Pangkal jarum infuse ditutup dengan kasa
jarum infuse difikasi dengan tepat
betadine

Tetesan cairan infuse diatur Membereskan alat-alat dan


sesuai dengan Mengatur posisi pasien mencuci tangan
kebutuhan/program yang nyaman

3/4
7. Unit Terkait 1. Rawat Inap

1. VK
2. UGD
3. Pustu

dr. Agus Putu Agung


Dibuat oleh
Penanggung Jawab UKP

dr. I Ketut Apriantara


Disetujui oleh
WMM

4/4