Anda di halaman 1dari 26

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

DI PUSKESMAS MERSI PURWOKERTO TIMUR

DISUSUN OLEH :

1. ATIKA NURMILANTI (P1337420216017)


2. MERLIN INDRIYANI (P1337420216018)
3. RISMA RAHMAWATI (P1337420216019)
4. AJENG LARAS AULIANNISA (P1337420216020)
5. ADI URROHMAN MAJID (P1337420216021)
6. SEBASTIAN ALFARIZI (P1337420216022)
7. ERNA DWI RIYANTI (P1337420216023)

TINGKAT III A

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

PRODI KEPERAWATAN PURWOKERTO

2018
A. Pengkajian
1. Pengumpulan Data
a. Identitas Keluarga
1) Identitas kepala keluarga
Nama kepala keluarga : Tn. X
Alamat : Mersi, Rt 02/03 Purwokerto Timur
Pekerjaan : Buruh pabrik
Pendidikan : SMP
2) Daftar anggota keluarga
Hubungan dgn Status
No. Nama J.K Umur Pendidikan Ket.
Keluarga Imunisasi

1 Tn X L Bapak 46 SMP Lengkap HT

2 Ny. S P Ibu 40 SD Lengkap Sehat

3 An. M L Anak 15 SMA Lengkap Sehat

4 An. F P Anak 9 SD Lengkap Sakit

3) Genogram

46
40
Ny. S
Tn. X
15 9
An. M An. F
Keterangan:
Laki-laki.
Perempuan.

Penderita Hipertensi. Tinggal serumah.

Perempuan meninggal

4) Tipe Keluarga

Keluarga ini tergolong dalam Nuclear Family karena dalam


satu rumah terdapat ayah, ibu dan anak.

5) Suku Bangsa
Keluarga Tn. X mengatakan bahwa keluarganya merupakan
suku jawa dan tinggal di lingkungan etnis jawa. Tn. X dan Ny. S
sama-sama berasal dari Banyumas. Mereka berkomunikasi dengan
Bahasa Jawa, dan kadang-kadang menggunakan Bahasa Indonesia.
6) Agama
Semua anggota keluarga Tn. X beragama Islam dan
menjalankan ibadah di rumah kadang di masjid.
7) Status sosial ekonomi keluarga
Penghasilan keluarga ±900 ribu per bulan yang diperoleh
dari hasil kerja Tn. X sebagai buruh pabrik dan Ny. S tidak
menghasilkan uang karena bekerja sebagai ibu rumah tangga.
8) Aktivitas rekreasi keluarga
Kegiatan yang dilakukab keluarga setiap hari menonton Tv
bersama-sama pada malam hari, kadang berkumpul bersama
tetangga di sekitar.

b. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga


1) Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga Tn. X saat ini adalah
keluarga dengan anak remaja. Kedua anaknya masih tinggal
serumah dengannya. An. M berusia 15 tahun dan An. F berusia 9
tahun, dengan tugas perkembangannya antara lain :
1. Menyeimbangkan kebebasan dengan tanggung jawab ketika
remaja menjadi dewasa dan semakin mandiri
2. Memfokuskan kembali hubungan perkawinan
3. Berkomunikasi secara terbuka antara orang tua dan anak – anak

2) Tahap perkembangan yang belum terpenuhi


Anak dari Tn. X yang berumur 15 tahun masih tertutup
dalam berkomunikasi.
3) Riwayat Kesehatan keluarga saat ini
a. Tn. X
Tn. X mengatakan bahwa ia sering merasakan
pusing/sakit kepala. Tn. X mengungkapkan bahwa didalam
keluarganya tidak memiliki penyakit keturunan seperti kencing
manis maupun penyakit menular. Saat dilakukan pengkajian
tekanan darah 180/100 mmHg.
b. Ny. S
Selama ini tidak pernah menderita penyakit berat. Sakit
yang sering dialami adalah flu dan batuk dan pada saat ia sakit
maka ia akan membelikan obat-obat yang ada di warung dan
jika belum sembuh maka ia akan pergi ke Puskesmas.
c. An. M
Penyakit yang sering diderita oleh An. M adalah batuk
pilek. Usaha yang dilakukan oleh ibu untuk mengatasi hal ini
adalah membelikan obat di warung yang dijual bebas, apabila
masih sakit maka oleh ibu akan dibawa ke puskesmas.
d. An. F
An. F selama 3 hari terakhir mengalami demam dan
oleh ibunya sudah diberi kompres hangat, tetapi ibunya tidak
memberikan obat penurun panas.
4) Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Ibu dari Ny. S meninggal karena penyakit jantung
c. Data Lingkungan
1) Karakteristik rumah
Rumah yang dimiliki keluarga ini merupakan rumah
permanen, luas rumah keseluruhan + 75 M2 dengan jumlah kamar
yang dimiliki adalah 3 kamar tidur, 2 ruang tamu, 1 kamar mandi, 1
dapur, serta 1 ruang keluarga yang berfungsi untuk tempat
menonton televisi bersama. Pencahayaan didalam rumah ini cukup
terang, lantai rumah tampak bersih. Air minum yang digunakan oleh
keluarga ini adalah air PDAM yang sudah dimasak. Keluarga ini
memiliki tempat tinggal yang tetap dan tidak berpindah-pindah.
Gambar Denah rumah Tn. X

5 4

1
1
3

1
2

Keterangan :

1. Kamar tidur
2. Ruang tamu
3. Ruang keluarga
4. Dapur
5. Kamar mandi

2) Karakteristik tetangga
Rumah Tn. X berada di wilayah kelurahan yang mayoritas
penduduk disekitarnya adalah pedagang, sarana jalan di daerah jalan
tersebut sudah diaspal. Sarana kesehatan di lingkungan tersebut
berupa bidan dan mantri desa. Disekitar rumah Tn. X terdapat
masjid. Tetangga Tn. X mayoritas beragama Islam. Dilingkungan
RT setempat memiliki budaya untuk selalu mengunjungi warga
yang sakit dengan memberikan sedikit bantuan sehingga dapat
meringankan beban keluarga yang sakit. Tn. X mengatakan bahwa
ia mengikuti kegiatan ronda di lingkungan RT 2 tetapi jika ia sakit
ia tidak mengikutinya.
3) Mobilitas geografis keluarga

Tn. X dan istrinya asli orang Banyumas, mereka tidak


berpindah – pindah dan dalam aksesnya keluarga Tn. X
menggunakan sepeda motor.

4) Perkumpulan keluarga dan Interaksi dengan masyarakat

Keluarga Tn. X mengatakan setiap hari raya/ada


kepentingan keluarga, semua keluarga berkumpul. Tetapi karena
rumah saudara-saudaranya dekat sering ±3 minggu sekali saling
kunjungi antara keluarga yang satu dengan yang lain. Tn. X dan
keluarganya rutin mengikuti kegiatan seperti pengajian, yasinan
atau PKK. Bila ada tetangga yang punya hajat Ny. S selalu di
undang untuk membantu.

5) System pendukung keluarga

Tn. X mempunyai keluarga inti yang sewaktu-waktu bisa


dimintai bantuan bila dibutuhkan. Keluarga Tn. X tidak mempunyai
jamsostek/asuransi kesehatan. Biasanya mereka berobat mantri bila
tidak sembuh dibawa ke dokter.

d. Struktur Keluarga
1) Struktur Peran
 Tn.X berperan sebagai kepala keluarga, seorang suami dan
bapak. Dalam kehidupan sehari-hari Tn.X bekerja sebagai
buruh pabrik.
 Ny.S berperan sebagai istri dan ibu. Dia tidak bekerja hanya
sebagai ibu rumah tangga.
 An. M berperan sebagai anak. Dia berumur 15 tahun dan masih
bersekolah di SMA
 An. F berperan sebagai anak. Dia berumur 9 tahun dan maasih
bersekolah di sekolah dasar
2) Nilai dan Norma Keluarga
Tn.X mengatakan dia terbiasa menanamkan pada anak-
anaknya sikap hormat menghormati dan saling menyayangi antar
anggota keluarga maupun dengan orang lain. Keluarga Tn. X
mempunyai kebiasaan bila ada anggota keluarga yang sakit maka
akan segera diberikan obat dan dibawa ke mantri desa. Keluarga
juga menganut adat yang ada di lingkungan sekitarnya misalnya,
kerja bakti, menjenguk orang sakit, gotong royong, taziah, dan lain-
lain.

3) Pola Komunikasi Keluarga


Komunikasi keluarga Tn.X menggunakan Bahasa Jawa
dalam kesehariannya. Kadang juga menggunakan Bahasa Indonesia.
Komunikasi keluarga Tn. X berlangsung satu arah ketika sedang
menasehati anaknya. Kadang menggunakan komunikasi informal
pada saat bergurau untuk mengisi waktu luang.
4) Struktur Kekuatan Keluarga
Dalam keluarga Tn. X yang berpengaruh adalah Tn. X. bila
ada suatu konflik yang tidak bisa diselesaikan secara demokratis
penentuan keputusan adalah Tn. X sebagai orang yang paling tua
dan sebagai kepala keluarga.

e. Fungsi keluarga
1) Fungsi afektif
Menurut Tn. X ia senang memiliki keluarga yang lengkap
(anak dan istri) serta sangat senang karena dapat berkumpul dengan
mereka. Keluarga tampak harmonis, saling memperhatikan satu
dengan yang lain serta saling menghargai satu dengan yang lain,
apabila ada anggota keluarga lain yang membutuhkan maka
anggota keluarga akan membantu sesuai dengan kemampuan.

2) Fungsi sosialisasi
Hubungan antar anggota keluarga baik, hal ini disebabkan
karena anggota keluarga berusaha untuk memenuhi aturan yang ada
misalnya saling menghormati dan menghargai. Keluarga ini juga
membina hubungan yang baik dengan tetangga sekitar rumahnya
terbukti dengan seringnya tetangga main ke teras rumahnya untuk
berbincang-bincang dengan anggota keluarga.

3) Fungsi ekonomi
Status ekonomi keluarga Tn. X bersifat tidak menentu,
kadang pendapatan per bulan ±900 ribu, dari hasil bekerjanya
sebagai buruh pabrik. Kedua anak Tn. X masih berada di bangku
sekolahan, jadi pendapatan keluarga Tn. X cukup untuk membiayai
kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah anaknya.

4) Fungsi dsperawatan kesehatan atau pemeliharaan kesehatan


a) Kemampuan mengenal masalah kesehatan

Keluarga mengatakan mengetahui sebagian penyakit


hipertensi dan demam di keluarganya dan sebagian yang lain
tidak tahu. Tetapi tidak tahu penyebabnya. Keluarga Tn. X
mengaku cuma sedikit tahu tanda dan gejala serta bertanya
makanan yang harus dihindari bagi Tn. X dan An. F. Tn. X
menderita sakit kepala dan menurutnya itu hal biasa yang
terjadi pada setiap orang, Tn. X tidak ada alergi terhadap
makanan apapun. An. F menderita demam yang menurut
keluarga sudah agak turun sehingga tidak perlu di bawa ke
dokter.

b) Kemampuan mengambil keputusan mengenai tindakan


kesehatan

Keluarga mengatakan pusing yang diderita oleh Tn. X


adalah suatu hal yang biasa terjadi pada setiap orang. Tn. X
menyangkal saat istrinya menasehati untuk menghindari
makanan yang menyebabkan tekanan darah tinggi. An. F
menderita demam, menurut keluarga dan pasien demam yang di
derita An. F sudah diberikan kompres hangat tetapi demam
masih naik turun dan ibu tidak memberikan obat penurun
panas.

c) Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit

Keluarga Tn. X mengatakan tidak begitu banyak tahu


tentang penyakit hipertensi dan demam. Namun khusus Tn. X
tidak mau dibawa ke pelayanan kesehatan karena menurutnya
itu hal biasa yang terjadi pada setiap orang.

d) Kemampuan keluarga memelihara/memodifikasi lingkungan


rumah yang sehat

Keluarga mengatakan pembuangan sampah dilakukan di


tempat pembuangan penampungan sementara (lubang) yang
terletak di belakang rumah, selanjutnya di bakar. Pembuanagn
air limbah dilakukan dengan cara dibuatkan saluran yang
kemudian ditampung. Ny. S mengatakan untuk tempat tidur
Ny. S lebih memilih di luar ruangan yang diberi dipan untuk
tidur, tidak didalam ruangan, karena sudah terbiasa di luar.

e) Kemampuan mengguanakan fasilitas kesehatan

Keluarga Tn. X mengatakan jika ada anggota


keluarganya yang sakit maka Ny. S yang membeli obat di
warung dan jika tidak sembuh Ny. S membawanya ke
puskesmas atau ke mantri desa. Keluarga Tn. X tidak memiliki
jaminan kesehatan apapun, sehingga kurang mengerti tentang
system pelayanan kesehatan.

5) Fungsi Reproduksi

Ny. S mempunyai dua orang anak yang berumur 15 Tahun


dan 9 tahun. Kedua anak Ny. S masih sekolah. Ny. S menggunakan
alat kontrasepsi suntik.

f. Stress dan Koping Keluarga


1) Stressor Jangka Pendek dan Panjang
a) Stressor jangka pendek
Keluarga mengatakan saat ini memikirkan masalah
kesehatan yang terjadi dalam keluarganya
b) Stressor jangka panjang
Keluarga memikirkan nasib anaknya yang masih
bersekolah

2) Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor


Keluarga memberikan dorongan dan semangat pada anggota
keluarga yang memiliki masalah. Keluarga juga membantu
memecahkan masalah yang ada di keluarga tersebut dengan
bermusyawarah. Setelah itu keluarga berusaha dan berdo’a untuk
bisa keluar dari masalah tersebut
3) Strategi koping yang digunakan
Bila ada anggota keluarga yang sakit keluarga membawa ke
pelayanan kesehatan terdekat. Bila ada sesuatu masalah dalam
keluarga maka teknik pemecahan yang dilakukan adalah dengan
musyawarah. Bila ada salah satu anggota keluarga yang
membutuhkan pertolongan maka anggota keluarga yang lain
membantu.

4) Strategi koping disfungsional keluarga


Bila salah satu anggota keluarga ada yang salah, Tn. X
selalu menegurnya. Dan mereka selalu menurutnya. Bila Tn. X
yang salah keluarga yang menegurnya.

g. Pemeriksaan kesehatan tiap individu anggota keluarga


 Tn. X :
Tekanan darah : 180/100 mmHg
Berat badan : 60 Kg
Tinggi badan : 165 cm
Nadi : 82x/menit
Respirasi : 22x/menit
Termometer : 36o C
Kekuatan otot :
5 5

5 5
 Ny. S
Tekanan darah : 120/80 mmHg

Berat badan : 53 Kg

Tinggi badan : 155 cm

Nadi : 78x/menit

Respirasi : 22x/menit

Termometer : 36o C

Kekuatan otot :

5 5

5 5
 An. M
Tekanan darah : 110/70 mmHg

Berat badan : 40 Kg

Tinggi badan : 150

Nadi : 88x/menit

Respirasi : 22x/menit

Termometer : 36o C

Kekuatan otot :

5 5

5 5

 An.F
Berat badan : 25 Kg

Tinggi badan : 130 cm

Nadi : 82x/menit

Respirasi : 22x/menit

Termometer : 38,3o C

Kekuatan otot :

5 5

5 5

h. Harapan keluarga
Keluarga sangat mengharapkan agar petugas dapat membantu
mengatasi masalah yang dihadapi oleh keluarganya dan ia
mengharapkan dapat membantu mempercepat kesembuhan bagi
penyakit yang sedang dideritanya.
2. Diagnosa keperawatan keluarga
a. Analisa Data
No Data Penunjang Diagnosa
1 DS : Ketidakefektifan
 Tn. X mengatakan bahwa ia manajemen kesehatan
merasakan pusing dan keluarga
menurutnya pusing adalah
suatu hal yang biasa terjadi
pada setiap orang dan Tn. X
menyangkal saat istrinya
menasehati untuk menghindari
makanan yang menyebabkan
tekanan darah tinggi.
 Keluarga Tn. X mengatakan
tidak begitu banyak tahu
tentang penyakit hipertensi dan
demam.
 Tn. X tidak mau dibawa ke
pelayanan kesehatan karena
menurutnya itu hal biasa yang
terjadi pada setiap orang.
 Ibu mengatakan An. F
mengalami demam sudah
sekitar 3 hari dan sudah
diberikan kompres hangat.tapi
tidak diberikan obat penurun
panas.

DO :
 Tn. X
TD : 180/100 mmHg
Nadi : 82x/menit
RR : 22x/menit
Suhu : 36 0C
tampak lemas
 An. F
Nadi 82x/menit:
RR : 22x/menit
Suhu : 38,3 0C

2 DS : Penurunan koping
 Tn.X mengatakan kurang keluarga
pengetahuan tentang tanda
gejala dan pengobatan
hipertensi.
 Tn.X tidak mau berobat ketika
dirinya sakit tetapi jika ada
anggota keluarga yang sakit
langsung membawanya ke
pelayanan kesehatan.
 Komunikasi klien dan
keluarga terbatas
 Tn.X mengatakan dukungan
keluarga yang diberikan tidak
sesuai dengan kemampuannya
 Ny.S mengatakan sudah
memberikan kompres hangat
pada An.F tetapi belum
diberikan obat penurun panas
DO :
 Tn. X
TD : 180/100 mmHg
Nadi : 82x/menit
RR : 22x/menit
Suhu : 36 0C
tampak lemas
 An. F
Nadi 82x/menit:
RR : 22x/menit
Suhu : 38,3 0C

b. Perumusan Diagnosa
Diagnosa Keperawatan Keluarga
No Diagnosa Keperawatan
1. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga (00080)
2. Penurunan koping keluarga (00074)

3. Skoring Prioritas Diagnosa keperawatan keluarga


a) Dx : Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga (00080)
Kriteria Skor Pembenaran
Sifat masalah 3/3 x 1 = 1 Bila keadaan tersebut
(bobot 1) tidak diatasi maka akan
Skala : membahayakan pasien
3 : actual tersebut
2 : resiko
1 : sejahtera
Kemungkinan masalah 2/2 x 2 = 2 Dapat dipraktekan
dapat diubah (bobot 2) kepada anggota
Skala : keluarga bagaimana
2 : mudah cara merawat salah
1 : sebagian satu anggota keluarga
0 : tidak dapat yang sedang sakit
dengan cara
memberikan
penyuluhan kesehatan
tentang penyakit yang
diderita salah satu
anggota keluarga
Potensial masalah 3/3 x 1 = 1 Masalah sudah sangat
untuk dicegah dirasakan klien tapi
(bobot 1) keluarga tidak mampu
Skala : untyk mengatasi atau
3 : tinggi merawat anggota
2 : cukup keluarga yang sakit
1 : rendah
Menonjolnya masalah ½ x 1 = ½ Keluarga menilai
(bobot 1) masalah yang
Skala : dirasakan tidak perlu
2 : berat, segera segera ditangani tetapi
ditangani cukup dengan istirahat
1 : tidak perlu segera
ditangani
0 : tidak dirasakan

b) Dx : Penurunan koping keluarga (00074)


Kriteria Skor Pembenaran
Sifat masalah 3/3 x 1 = 1 Bila keadaan tersebut
(bobot 1) tidak diatasi maka akan
Skala : membahayakan pasien
3 : actual tersebut
2 : resiko
1 : sejahtera
Kemungkinan masalah ½ x 2 = 1 Dapat dipraktekan
dapat diubah (bobot 2) kepada anggota
Skala : keluarga bagaimana
2 : mudah cara merawat salah
1 : sebagian satu anggota keluarga
0 : tidak dapat yang sedang sakit
dengan cara
memberikan
penyuluhan kesehatan
tentang penyakit yang
diderita salah satu
anggota keluarga
Potensial masalah 2/3 x 1 = 2/3 Masalah sudah sangat
untuk dicegah dirasakan klien tapi
(bobot 1) keluarga tidak mampu
Skala : untyk mengatasi atau
3 : tinggi merawat anggota
2 : cukup keluarga yang sakit
1 : rendah
Menonjolnya masalah ½ x 1 = ½ Keluarga menilai
(bobot 1) masalah yang
Skala : dirasakan tidak perlu
2 : berat, segera segera ditangani tetapi
ditangani cukup dengan istirahat
1 : tidak perlu segera
ditangani
0 : tidak dirasakan
4. Intervensi Keperawatan

Data Pendukung Masalah Diagnosa


NOC NIC
Keluarga Keperawatan
 Tn. X mengatakan bahwa Ketidakefektifan Setelah dilakukan intervensi a) Kemampuan mengenal masalah
ia merasakan pusing dan manajemen keperawatan keluarga mampu kesehatan
menurutnya pusing adalah kesehatan mengenal masalah : Nic : pengajaran proses
suatu hal yang biasa keluarga (00080) Pengetahuan : rejimen penanganan penyakit (5602)
terjadi pada setiap orang (1813)  Review pengetahuan
dan Tn. X menyangkal Indikator Awal Tujuan pasien mengenai
saat istrinya menasehati Diet yang 2 5 kondisinya
untuk menghindari dianjurkan  Diskusikan pilihan
makanan yang Aktifitas fisik 2 5 terapi/penanganannya
menyebabkan tekanan yang dianjurkan
darah tinggi. Manfaat 2 5
 Keluarga Tn. X manajemen
mengatakan tidak begitu penyakit
banyak tahu tentang Keterangan :
penyakit hipertensi dan 1 : Tidak ada pengetahuan
demam. 2 : Pengetahuan terbatas
 Tn. X tidak mau dibawa 3 : Pengetahuan sedang
ke pelayanan kesehatan 4 : Pengetahuan banyak
karena menurutnya itu hal 5 : Pengetahuan sangat banyak
biasa yang terjadi pada
setiap orang. Dukungan keluarga selama perawatan b) Kemampuan mengambil
 Ibu mengatakan An. F (2609) keputusan mengenai tindakan
mengalami demam sudah Indikator Awal Tujuan kesehatan
sekitar 3 hari dan sudah Anggota 2 5 Nic : dukungan keluarga (7140)
diberikan kompres hangat keluarga  Beritahu keluarga
tapi belum diberikan obat memberikan mengenai rencana medis
penurun panas. dorongan dan keperawatan
 Data yang mendukung kepada  Bantu keluarga untuk
hipertensi dan demam: anggota mendapatkan
- Tn. X : TD 180/100 keluarga pengetahuan,
mmHg yang sakit ketrampilan dan alat
- An. F : Suhu 38,3 0C Bekerjasama 2 5 yang diperlukan untuk
dengan mendukung keputusan
anggota mereka terhadap
keluarga perawatan pasien
yang sakit
dalam
menentukan
perawatan
Bekerjasama 2 5
dengan
penyedia
pelayanan
kesehatan
dalam
menentukan
perawatan
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang –kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Secara konsisten menunjukkan

Partisipasi keluarga dalam perawatan c) Kemampuan merawat anggota


professional (2605) keluarga yang sakit
Indikator Awal Tujuan Nic : perawtan waktu istirahat
Berpartisipasi 2 5 (7260)
dalam  Pantau daya tahan
menyediakan anggota keluarga yang
perawatan merawat
Memperoleh 2 5  Lakukan kegiatan
informasi perawatan rutin
yang  Berikan perawatan yang
diperlukan sesuai, seperti latihan,
Berpartisipasi 2 5 ambulasi dan kebersihan
dalam  Jaga lingkungan rumah
keputusan seperti biasanya
bersama
dengan
pasien
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang –kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Secara konsisten menunjukkan

d) Kemampuan keluarga
memelihara/memodifikasi
lingkungan rumah yang sehat
Nic : bantuan pemeliharaan
rumah (7180)
 Sediakan informai
mengenai bagaimana
membuat rumah aman
dan bersih
 Libatkan
pasien/keluarga dalam
memutuskan kebutuhan
pemeliharaan rumah

Status kesehatan keluarga (2606) e) Kemampuan menggunakan


Indikator Awal Tujuan fasilitas kesehatan
Akses ke 2 5 Nic : Rujukan (8100)
perawatan  Identifikasi perawatan
kesehatan yang diperlukan
Perumahan 2 5
yang tepat
Kesehatan 2 5
fisik
anggota
keluarga
Keterangan :
1 : Sangat terganggu
2 : Banyak terganggu
3 : Cukup terganggu
4 : Sedikit terganggu
5 : Tidak terganggu
 Tn.X mengatakan kurang Penurunan koping Setelah dilakukan intervensi a) Kemampuan mengenal masalah
pengetahuan tentang tanda keluarga (00074) keperawatan keluarga mampu kesehatan
gejala dan pengobatan mengenal masalah : Nic : Konseling (5240)
hipertensi. Pengetahuan : Proses penyakit (1803)  Sediakan privasi dan
 Tn.X tidak mau berobat Indikator Awal Tujuan berikan jaminan
ketika dirinya sakit tetapi Tanda dan 2 5 kerahasian
jika ada anggota keluarga gejala  Sediakan informasi
yang sakit langsung penyakit faktual yang tepat sesuai
membawanya ke Strategi untuk 2 5 kebutuhan
pelayanan kesehatan. meminimalkan  Bantu pasien untuk
 Komunikasi klien dan perkembangan mengidentifikasi
keluarga terbatas penyakit masalah
 Tn.X mengatakan Sumber – 2 5
dukungan keluarga yang sumber
diberikan tidak sesuai informasi
dengan kemampuannya penyakit
 Ny.S mengatakan sudah spesifik yang
memberikan kompres terpercaya
hangat pada An.F tetapi Keterangan :
belum diberikan obat 1 : Tidak ada pengetahuan
penurun panas 2 : Pengetahuan terbatas
 Keluarga tidak memiliki 3 : Pengetahuan sedang
jaminan kesehatan 4 : Pengetahuan banyak
5 : Pengetahuan sangat banyak

Dukungan keluarga selama perawatan b) Kemampuan mengambil


(2609) keputusan mengenai tindakan
Indikator Awal Tujuan kesehatan
Anggota 2 5 Nic : dukungan pengambilan
keluarga keputusan ( 5250)
memberikan  Informasikan pada
dorongan pasien mengenai
kepada pandangan-pandangan
anggota atau solusi alternative
keluarga dengan cara yang jelas
yang sakit dan mendukung
Bekerjasama 2 5  Bantu pasien
dengan mengidentifikasikan
anggota keuntungan dan
keluarga kerugian dari setiap
yang sakit alternative pilihan
dalam
menentukan
perawatan
Bekerjasama 2 5
dengan
penyedia
pelayanan
kesehatan
dalam
menentukan
perawatan
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang –kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Secara konsisten menunjukkan

Koping keluarga (2600)


Indikator Awal Tujuan c) Kemampuan merawat anggota
Mengatur 2 5 keluarga yang sakit
perawatan Nic : Peningkatan Koping
jadwal (5230)
istirahat/respite  Sediakan informsi aktual
care mengenai diagnosis,
Peduli 2 5 penanganan dan
terhadap prognosis
kebutuhan  Bantu pasien untuk
semua anggota menyelesaikan masalah
keluarga dengan cara yang
Menyusun 2 5 konstruktif
jadwal  Dukung keterlibatan
rutinitas dan keluarga dengan cara
kegiatan yang tepat
keluarga
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang –kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Secara konsisten menunjukkan

d) Kemampuan keluarga
memelihara/memodifikasi
lingkungan rumah yang sehat
Nic : manajemen lingkungan
(6480)
 Ciptakan lingkungan
yang aman bagi pasien
 Singkirkan benda-benda
berbahaya dari
lingkungan
Kepuasan klien : akses terhadap e) Kemampuan mengguanakan
sumber – sumber perawatan (3000) fasilitas kesehatan
Indikator Awal Tujuan Nic : panduan system pelayanan
Bantuan 2 5 kesehatan ( 7400)
dengan  Dorong pasien/keluarga
akses ke untuk bertanya
layanan mengenai layanan dan
kesehatan biaya
Koordinasi 2 5  Berikan informasi
ke sumber – tentang cara
sumber mendapatkan peralatan
kesehatan  Identifikasi dan fasilitasi
Ketersediaan 2 5 kebutuhan transportasi
peralatan untuk mendapatkan
yang pelayanan kesehatan
dibutuhkan
untuk
perawatan
Keterangan :
1 : tidak puas
2 : agak puas
3 : cukup puas
4 : sangat puas
5 : sepenuhnya puas
5. Implementasi Keperawatan
Diagnosa Keperawatan Tanggal / Hari Pukul Implementasi
Ketidakefektifan Senin, 1 10.00
manajemen kesehatan Oktober 2018
keluarga (00080)
Penurunan koping Senin, 1 Peningkatan Koping (5230)
keluarga (00074) Oktober 2018  Menyediakan informasi aktual mengenai diagnosis, penanganan
dan prognosis
 Membantu pasien untuk menyelesaikan masalah dengan cara
yang konstruktif
 Memberikan suasana penerimaan
 Mendukung kemampuan mengatasi situasi secara berangsur-
angsur
 Mendukung keterlibatan keluarga dengan cara yang tepat

6. Evaluasi Keperawatan
Diagnosa Keperawatan Tanggal / Hari Pukul Evaluasi
S : Keluarga Tn.X mengatakan sedikit tahu tentang penyakit yang
diderita oleh keluarga
O : keluarga Tn.X memperhatikan saat diberikan pengetahuan
A : Masalah teratasi sebagian
Pengetahuan manajemen hipertensi (1837)
Indikator Awal Tujuan Akhir
Diit yang 2 5 3
dianjurkan
Pilihan 2 5 3
pengobatan yang
tersedia
Pentingnya 2 5 3
mematuhi
pengobatan
Manfaat 2 5 3
olahraga teratur
Keterangan
1 : tidak ada pengetahuan
2 : pengetahuan terbatas
3 : pengetahuan sedang
4 : pengetahuan banyak
5 : pengetahuan sangat banyak
P : Lanjutkan intervensi

S : Ny. S mengatakan demam anaknya masih naik turun


O : Suhu tubuh An.F 37,8o C
A : masalah teratasi sebagian
Termoregulasi (0800)
Indikator Awal Tujuan Akhir
Hipertermia 3 5 3
Sakit kepala 3 5 3
Berkeringat saat 3 5 3
panas
Keterangan
1 : berat
2 : cukup berat
3 : sedang
4 : ringan
5 : tidak ada
P : Masalah Teratasi sebagian