Anda di halaman 1dari 3

Tes analogi verbal

Triknya:

Pelajari dan hafalkan sinonim-antonim kata, korelasi kata ataupun pemahaman narasi secara
terus menerus untuk mengasah kemampuanmu menjawab soal. Lompati soal yang belum bisa
kamu jawab ke soal berikutnya, jangan terpaku pada satu soal karena waktu terus berjalan.

Tes logika aritmatika

Triknya:

 Jangan terpaku pada 3-4 angka terdepan dalam deret saja, terkadang kamu harus melihat
deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan,
maupun pengelompokan loncat.
 Jangan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin kamu pecahkan, lompati ke
soal berikutnya karena bisa jadi soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan. Ingat, waktu
terus berjalan.
 Latihlah kemampuanmu dengan sering mengerjakan latihan soal dari buku-buku tes
psikotes ataupun dari internet.

Tes logika penalaran

Triknya:

Konsentrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditampilkan hampir serupa
meskipun nggak sama.

Tes pauli

Triknya:

 Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis karena membutuhkan waktu untuk isi
ulang saat ujung granitnya habis. Jadi gunakan pensil biasa atau pulpen saja karena tes ini
sangat terikat dengan waktu.
 Kendalikan dirimu untuk menghemat tenaga. Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan
di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan saat kamu
memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes.
 Jangan sekalipun melakukan kecurangan terhadap waktu maupun hasil penjumlahan.
Segera pindah ke soal berikutnya saat diinstruksikan. Jangan terpaku pada soal, apa
adanya saja.
 Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplien adalah konsentrasi. Terkadang
kamu akan merasa blank pada pertengahan tes, tapi kamu harus bisa bangkit dan kembali
fokus. Untuk itu, kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan nggak begadang dan
sempatkan sarapan sebelum berangkat tes. Model tes ini sangat menyedot energi.
Tes warteg

Triknya:

 Apapun yang kamu gambar menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ-mu. Jika kamu
menggambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya
akan berbeda jika dibanding kamu menggambar “sesuatu yang nggak terpikirkan oleh
orang lain dan berwawasan”. Kreativitasmu diuji di sini, apakah kamu mampu
mengembangkan hal yang sudah ada menjadi suatu ide baru atau sifat mengekor yang
terlalu besar.
 Mulai sekarang berlatihlah untuk menggambar dan menuangkan imajinasimu dalam
kertas agar saat mengerjakan tes wartegg kamu nggak nge-blank.

Tes Dam

Triknya:

 Meski kamu nggak begitu pandai menggambar, berlatihlah menggambar pohon secara
utuh termasuk detail yang jelas seperti akar, batang, cabang, daun, bunga maupun buah.
 Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon nyata, pelajari karakter jenis pohonnya,
kemudian latihlah kemampuan menggambarmu dengan mengacu pada foto tersebut.
 Sifat yang diperoleh dari gambar-gambar bersifat interpretasi. Jadi, pasti akan
dikonfirmasi dengan hasil tes yang lain dan juga wawancara lanjutan. Siap-siap, ya!

Tes mengambar rumah

Triknya:

Gambarlah suatu aktivitas yang dinamis, bagus lagi jika kamu bisa menggabungkan ketiga
komponen dalam suatu alur aktivitas yang sama.

Army alpha intelegence test

Triknya:

 Konsentrasilah pada apa yang dikatakan narator, karena narator nggak akan mengulang
instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas.
 Bersabarlah, jangan terburu-buru menjawab sebelum narator selesai memberikan
instruksi
EPPS / Edward personal preference schedule

Triknya:

 Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisimu, setidaknya yang
paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya,
sehingga jika jawabanmu nggak sinkron, hal ini akan merugikanmu. Kejujuranmu terkait
dengan cerminan kesesuaian diri terhadap lowongan pekerjaan yang kamu lamar.
 Karena sulitnya proses ‘mengakali’ dalam tes ini, jalan paling praktis yang dapat
ditempuh adalah memperbaiki dirimu dalam segala hal, posisikan dirimu seakan-akan
menjadi seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharianmu, seperti; jujur,
tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku
positif dirimu, akan tertuang tanpa kamu sadari dalam hasil tes.