Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PELAYANAN UPAYA KIA DAN KB

PUSKESMAS BERU, MAUMERE, KAB. SIKKA, NTT

Nama Peserta : dr. Riskidio Aryo Hardianto


Nama Pembimbing : dr. Santy Flora D. Delang

IDENTITAS
Nama : Ny. M
Jenis kelamin : Perempuan
Usia : 30 tahun
No Rekam Medis : 021581
Alamat : Beru
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Pembiayaan : Umum
Tanggal kunjungan : 26/6/2018

ANAMNESIS
Keluhan Utama
Pasien datang untuk melanjutkan suntik KB tiap 3 bulan.

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien menggunakan KB suntik tiap 3 bulan sejak 1 tahun lalu. KB suntik digunakan segera
setelah melahirkan. Selama menggunakan KB Suntik, pasien tidak ada keluhan.
Pasien baru mengetahui ada pilihan KB lain yang memiliki masa kerja lebih panjang, yaitu
Implan dan IUD. Setelah mendapat penjelasan kelebihan dan kekurangan mengenai pilihan-pilihan
KB yang tersedia, pasien memutuskan untuk menggunakan KB Implan.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, penyakit jantung, liver, ginjal
disangkal. Pasien memiliki riwayat operasi SC sejak 1 tahun lalu di Larantuka atas indikasi posisi
janin sungsang.
Riwayat Penyakit Keluarga
Riwayat hipertensi, diabetes melitus, hiperkolesterolemia, penyakit jantung, liver, ginjal di
keluarga disangkal.

Riwayat Kehamilan
Pasien baru hamil dan melahirkan satu kali, keguguran disangkal. Anak pertama laki-laki, lahir 1
tahun lalu dengan bantuan dokter di RSUD dr. TC Hillers Maumere melalui operasi SC atas
indikasi posisi sungsang. Anak lahir dengan berat lahir 3.000 gram, panjang badan tidak ingat.
Anak langsung menangis, tidak biru dan kuning. Saat ini anak dalam kondisi sehat.

Riwayat Menstruasi
Pasien haid pertama kali usia 12 tahun. Haid teratur tiap bulan dengan durasi 3-4 hari dan ganti
pembalut 2-3x/hari. Nyeri saat haid disangkal. Haid berhenti sejak penggunaan KB Suntik 3 bulan
hingga saat ini.

Riwayat Sosial-Ekonomi-Kebiasaan
Pasien tinggal di rumah kontrakan dengan suami dan anak. Pasien saat ini beraktivitas sebagai
ibu rumah tangga. Pendapatan keluarga berasal dari pekerjaan suami sebagai buruh. Suami merokok
di luar ruangan. Kebiasaan olahraga disangkal.

PEMERIKSAAN FISIS
Status Generalis
Keadaan Umum : Tampak tidak sakit.
Kesadaran : Kompos mentis.
Berat Badan : 54 kg
Tanda Vital
Tek. Darah : 100/70 mmHg.
Nadi : 84x/menit.
Napas : 18x/menit.
Suhu : 36,5o C.
Kepala : Tidak ada deformitas.
Mata : Konjungtiva pucat -/-, sklera ikterik -/-.
Hidung : Tidak ada deformitas, sekret negatif.
Mulut : Oral hygiene baik, faring tidak hiperemis, tonsil T1/T1.
Leher : Tidak ada pembesaran KGB dan tiroid.
Jantung : Bunyi jantung 1 & 2 normal, murmur negatif, gallop negatif.
Paru : Bunyi napas vesikuler +/+, ronki -/-, wheezing -/-.
Abdomen : Supel, nyeri tekan - , bising usus normal, hepar/ lien tidak teraba.
Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2 detik, edema -/-.

PEMERIKSAAN PENUNJANG : -

DIAGNOSIS
Akseptor KB Implan.

TATALAKSANA
Edukasi :
 Edukasi mengenai keuntungan dan kerugian dari alat kontrasepsi yang tersedia.
 Edukasi mengenai perencanaan kehamilan paling cepat (3 tahun setelah lepas implan) dan paling
lambat (sebelum usia ibu 35 tahun).
 Edukasi mengenai prosedur pemasangan implan dan perawatan luka setelah pemasangan.

Tindakan :
 Pemasangan KB Implan 2 batang dengan komposisi tiap batang Levonorgestrel 75 mg.

Farmakologi :
 Parasetamol 3x500 mg.
 Amoksisilin 3x500 mg.

Follow-up :
 Rawat luka setelah 3 hari.

PROGNOSIS
Ad vitam : bonam.
Ad functionam : bonam.
Ad sanationam : bonam.