Anda di halaman 1dari 16

POA

(Planning of Action)
PROGRAM P2P DIARE

DISUSUN OLEH :
WAHYUNINGRUM, S.Kep. Ns.

UPTD PUSKESMAS KANDANGAN


DINAS KESEHATAN KABUPATEN KEDIRI
TAHUN 2018
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Masa Esa yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyusun laporan dan rencana kegiatan program
penyakit Diare UPTD Puskesmas Kandangan Kabupaten Kediri Tahun 2018.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang sudah membantu selama
penyusunan laporan ini :
1. dr. Immanuel Listi M. W. selaku Kepala UPTD Puskesmas Kandangan;
2. Seluruh Staff Puskesmas Kandangan;
3. Semua masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kandangan;
4. Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah banyak memberikan
bantuan dalam pembuatan laporan, sehingga laporan ini dapat tersusun dengan baik.

Kami menyadari dalam penyusunan laporan dan rencana kegiatan program/ Planning Of
Action (POA) ini masih banyak kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat
kami harapkan untuk menyempurnakan laporan ini, semua tidak lepas dari bimbingan dari
berbagai pihak, baik secara moral, material maupun spiritual. Semoga Planing Of Action ini
bermanfaat bagi penyusun khususnya dan bagi pembaca umunya.

Kediri, Desember 2018


Penyusun

WAHYUNINGRUM, S.Kep. Ns.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Penyakit DIARE merupakan penyebab kesakitan dan kematian di negara berkembang.
Di Indonesia penyakit Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat, karena
tingginya angka kesakitan dan angka kematian terutama pada balita. Penyakit diare sekarang
masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan balita. Diare merupakan
merupakan penyebab kematian no 4 pada semua umur dalam kelompok penyakit menular.
Diperkirakan angka kesakitanberkisar diantara 150 – 430 perseribu penduduk pertahunya.
Dengan upaya yang sekarang telah dilaksanakan angka kematian akan dapat ditekan.

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Menurunkan angka kesakitan dan kematian karena diare.
1.2.2 Tujuan Khusus
1. Tercapainya penurunan angka kesakitan
2. Terlaksananya tatalaksana diare sesuai standar.
3. Tersusun rencana kegiatan pengendalian penyakit Diare di wilayah kerja

1.3 Manfaat
1. Mengetahui berbagai macam masalah penyakit diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Kandangan Kabupaten Kediri
2. Dapat memecahkan masalah penyakit Diare di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Kandangan Kabupaten Kediri
3. Masyarakat mendapat tambahan pengetahuan tentang penyakit Diare
BAB II
ANALISA SITUASI

2.1 Data Umum


1. Gambaran Umum
Nomor Kode Puskesmas : P3506130101
Nama Puskesmas : Kandangan
Tahun berdiri : 1968
Alamat : Jl Malang 109 kandangan
No telp/ / email : 0354-326230 / pkmkandangan@gamil.com
Tipe Pelayanan : Rawat Jalan / Rawat Inap / PONED
2. Data Dasar
a. Jumlah Puskesmas pembantu : 4 buah
b. Jumlah KK (kepala keluarga) : 13.615 KK
c. Jumlah penduduk : 45.767 jiwa
3. Data Wilayah
a. Luas wilayah : 5.430.930 km2
dataran rendah : 75 %
dataran tinggi : 25 %
b. Jumlah desa : 12 desa
c. Batas wilayah
Sebelah Utara : Kabupaten Jombang
SebelahTimur : Kabupaten Malang
Sebelah Selatan : Kecamatan Kepung
Sebelah Barat : Kecamatan Badas
Gambar Peta wilayah Kec.Kandangan
d. Luas wilayah kerja UPTD Puskesmas Kandangan
Tabel 2.1 Luas wilayah, jumlah desa, jumlah penduduk, jumlah rumah tangga, dan
kepadatan penduduk menurut desa di Kecamatan Kandangan

Luas Jumlah Jumlah Rata-Rata Kepadatan


Jumlah
No Desa Wilayah Du Rumah Jiwa/ Rumah Penduduk
RW RT Penduduk
(Km2) sun Tangga Tangga Per km2
1 2 3 4 5 6 7 8 9=7/8 10
1 Kandangan 4,580 6 26 31 12,151 3,499 3.47 2.65
2 Kemiri 1,910 2 5 7 2,519 529 4.76 1.32
3 Klampisan 4,390 5 15 20 7,227 1,890 3.82 1.65
4 Karangtengah 7,880 8 23 31 6,709 1,886 3.56 0.85
5 Banaran 2,270 2 8 10 3,577 915 3.91 1.58
6 Jerukgulung 2,300 3 7 10 2,142 697 3.07 0.93
7 Jerukwangi 1,360 2 6 8 2,261 568 3.98 1.66
8 Medowo 4,740 4 14 18 3,266 1,029 3.17 0.69
9 Mlancu 8,200 5 16 21 4,704 1,374 3.42 0.57
10 Jlumbang 720 1 1 2 376 111 3.39 0.52
11 Bukur 1,130 2 4 6 1,068 299 3.57 0.95
12 Kasreman 2,210 3 7 10 2,971 818 3.63 1.34
Jumlah 41,690.0 41 132 174 48,971 13,615 3.60 1

e. Jumlah Penduduk menurut Umur


Jumlah penduduk menurut umur di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kandangan tahun
2018 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.2 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Tahun 2018
No Kelompok Umur Jumlah Ket
1 0-1 749
2 1-4 3017
3 5-9 3686
4 10-14 3568
5 15-19 3666
6 20-24 3323
7 25-29 3253
8 30-34 3379
9 35-39 3473
10 40-44 3494
11 45-49 3346
12 50-54 2940
13 55-59 2421
14 60-64 1803
15 65-69 1352
16 70-74 994
17 >75 1303

f. Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin


Jumlah penduduk menurut jenis kelamin di Kecamatan Kandangan pada tahun 2018
dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2.3 Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin Tahun 2018
No Jenis Kelamin Jumlah (Orang)
1. Laki-laki 22.926
2. Perempuan 22.841
Jumlah 45.767
(sumber data: Profil Puskesmas 2018).

4. Pendidikan
Jumlah Sekolah
a. PAUD/ TK : 08/ 35
b. SD / MI : 27 / 12
c. SMP/MTS : 2/ 2
d. SMA / MAN : 1/1
e. SMK : 1
f. Akademi/PT : -
g. Pondok Pesantren : 10

2.2 Data Khusus


1. Data kunjungan Diare Puskesmas Kandangan
Tabel 2.4 Data kunjungan penyakit Diare di wilayah puskesmas Kandangan Tahun 2018
No Bulan Kunjungan Pencapaian [%]
1 2 3 4
1 Januari 159
2 Pebruari 169
3 Maret 169
4 April 144
5 Mei 116
6 Juni 116
7 Juli 137
8 Agustus 85
9 September 101
10 Oktober 97
11 Nopember 107
12 Desember 101
Jumlah 1385

2. Target DIARE Tahun 2017 : 1162

BAB III
ANALISA MASALAH
3.1 Identifikasi Masalah
Tabel 3.1 Identifikasi Masalah DIARE
No Kegiatan Target Capaian Kesenjangan
1 Tingginya angka Kunjungan
100% 141 41%
diare di masyarakat
2
BAB IV
PRIORITAS MASALAH

4.1 Penentuan Prioritas Masalah


Penentuan prioritas masalah menggunakan metode scoring dengan kriteria USG
(Urgent, Seriousness, Growth)
Defenisi USG :
1. Urgent adalah tingkat kegawatan masalah, artinya apabila masalah tidak segera
ditanggulangi akan semakin gawat :
Dengan bobot skor :
a. 5 = sangat gawat
b. 4 = gawat
c. 3 = cukup gawat
d. 2 = kurang gawat
e. 1 = tidak gawat
2. Seriousness adalah tingkat keseriusan sebuah masalah, apabila masalah tidak diselesaikan
akan berakibat serius pada masalah lain. Dengan bobot skor :
a. 5 = sangat serius
b. 4 = serius
c. 3 = cukup serius
d. 2 = kurang serius
e. 1 = tidak serius
3. Growth adalah besar atau luasnya masalah berdasarkan pertumbuhan atau perkembangan,
artinya apabila masalah tersebut bila tidak segera ditangani pertumbuhannya akan berjalan
terus.
Dengan bobot skor :
a. 5 = sangat besar
b. 4 = besar
c. 3 = cukup besar
d. 2 = kurang besar
e. 1 = tidak besar

Berikut adalah matriks penentuan prioritas masalah yang akan diselesaikan


Tabel 4.1 prioritas masalah
No Kriteria Tingginya Angka Kejadian Diare
1 U (URGENCY) 5
2 SERIOUSNESS (S) 4
3 GROWTH (G) 4
TOTAL (UxSxG) 80

RUMUSAN MASALAH :
1. Kunjungan kasus diare melebihi target 141%

4.2 Menentukan Penyebab Masalah


Upaya pencarian akar penyebab masalah dengan mencoba menelusuri faktor penyebab
yang berpengaruh terhadap cakupan Pemberdayaan Masyarakat baik secara langsung
maupun tidak langsung menggunakan alat analisis diagram tulang ikan (fist bone analizer).
Beberapa faktor akar penyebab masalah tersebut dikelompokkan dalam berbagai kelompok
faktor internal (Sumber daya) maupun fakator eksternal (lingkungan) yang dapat dilihat
sebagai berikut :
Berdasarkan uraian di atas maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. tingginya angka kejadian Diare
4.3 Prioritas Masalah

SKOR HASIL
NO TINGGINYA ANGKA KEJADIAN DIARE DI MASYARAKAT RANKING
C A R L C xAxRxL
1 Penyuluhan tentang penyakit Diare dan bahayanya
3 3 4 3 108 2

2 Pembagian leaflet atau brosur


3 3 3 2 54 3

3 PHN/kunjungan 4 4 3 3 144 1

4.4 Pemecahan Masalah


ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH KET
MASALAH TERPILIH
1 Tingginya angka kejadian 1. Kurang pengetahuan keluarga 1. Penyuluhan tentang penyakit 1. Penyuluhan tentang
diare di masyarakat tentang kebersihan Diare dan bahayanya penyakit Diare dan
2. Sanitasi yang buruk di 2. PHN/kunjungan
bahayanya
3. Pembagian leaflet
lingkungan rumah 2. PHN/kunjungan
3. Kurangnya penyuluhan
3. Pembagian leaflet
tentang kebersihan rumah
4. MCK yang tidak memenuhi
syarat
5. Kebiasaan hidup yang tidak
sehat

BAB V
RENCANA USULAN KEGIATAN PROGRAM DIARE
KEBUTUHAN SUMBER DAYA
INDIKATOR KEBERHASILAN
INDIKATOR
NO KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET KEGIATAN
KEBERHASILAN
DANA ALAT TENAGA

1 Penyuluhan tentang Agar pelanggan dan Pelanggan dengan 100% pelanggan Form, leaflet Dokter, Terlaksananya
penyakit Diare dan memahami tentang gejala Diare dan dengan gejala Perawat penyuluhan kepada
bahayanya penyakit ddan bahaya keluarga Diare pelanggan
Diare
2 PHN/kunjungan Validasi data dan Pelanggan dengan 50% pelanggan Transport Form, PHN Dokter, Terlaksananya
perawatan kesehatan di diagnose Diare dengan diagnose KIT Bidan, kunjungann rumah
rumah DIARE Perawat pelanggan dengan
DIARE
3 Pembagian leaflet Memberikan informasi Pelangga yang 100% pelanggan Pencetakan leaflet Dokter, Tersebarnya leaflet
tentang DIARE kepada datang berobat di dengan gejala leaflet Bidan, pada pelanggan
pelanggan yang Poli Umum DIARE Perawat dengan gejala
berkunjung ke DIARE
Puskesmas Kandangan
BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan
Diare merupakan salah satu penyebab kematian no 5 bagi semua umur. Diare adalah
penyakit yang ditandai dengan frekwensi berak lebih dari biasanya disertai perubahan
bentuk dan konsistensi.

6.2 Saran
Berdasarkan data diatas untuk menurunkan angka kesakitan pada diare perlu diadakan
pembinaan peran serta masyarakat melalui penyuluhan penyuluhan sehingga masyarakat bisa
melakukan pencegahan.
lampiran
AGENDA KEGIATAN
PUSKESMAS KANDANGAN
BULAN : TAHUN 2018

No Tanggal Jam Kegiatan Tanda Tangan Keterangan