Anda di halaman 1dari 2

7.

Boleh bagi wanita keluar dari Semoga bermanfaat, masih berlan-


rumah untuk mengerjakan shalat jut nantinya pada edisi berikutnya
berjamaah di masjid bersama insya Allah. Hanya Allah yang mem-
beri taufik dan hidayah.
jamaah pria. Namun shalat wanita
di rumahnya lebih baik karena di Referensi utama: Tambihaat ‘ala Ahkam Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat
rumah itu lebih tertutup. Takhtash bi Al-Mukminaat, hlm. 31-33.
Oleh: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc.
Cetakan pertama, Tahun 1426 H. Syaikh Pimpinan Pesantren Darush Sholihin dan Pengasuh Rumaysho.Com
Dari Ibnu ‘Umar k, Rasulullah Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-
g bersabda, Fauzan. Penerbit Darul ‘Aqidah.

ُ ُ‫ال َس ِاج َد َو ُب ُي ت‬
‫و� َّن‬ َ ْ ‫َال تَ ْ� َن ُعوا ِن َس َاء ُ ُك‬ Cara Shalat Bagi Wanita
َ َ
‫خ ْي ٌ� ُل َّن‬ 1. Hendaknya setiap muslimah menjaga shalat pada waktunya dengan
memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun, dan wajib-wajib shalat. Allah c
“Janganlah kalian menghalangi is- berfirman,
َ ُ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َّ َ‫َ َ ق ْ َ َّ َ َ َ َ ن‬
untuknya lebih afdhal daripada shalatnya
tri-istri kalian untuk ke masjid. Na-
mun shalat di rumah mereka itu lebih
baik bagi mereka.”4
di ruang tengah rumahnya. Shalat wanita
di kamar kecilnya (tempat simpanan ba- ُ
﴾٣٣ ‫﴿ وأ ِ�ن الصلة وآ ِت ي� الزكة وأ ِطعن الل ورسول‬
rang berharganya, pen.) lebih utama dari
shalatnya di kamarnya.” (HR. Abu Daud,
4.  HR. Abu Daud, no. 567; Ahmad, 2:76. no. 570. Al-Hafizh Abu Thahir men- “(Hendaklah kalian para wanita) dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan
Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan gatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. taatilah Allah dan Rasul-Nya.” (QS. Al-Ahzab: 33). Ini adalah perintah
bahwa hadits ini shahih. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa
Juga ada hadits lainnya yang menun- kepada muslimah secara umum.
hadits ini shahih).
jukkan shalat di rumah bagi wanita itu Dari Ummu Salamah i, Rasulullah g Shalat adalah rukun kedua dari rukun Islam. Shalat adalah tiang agama
lebih utama. bersabda, Islam. Siapa saja yang meninggalkan shalat, maka ia telah keluar dari
ّ
‫الن َس ِاء َق ْع ُر ُب ُي ِت‬ َ
‫و� َّن‬ ِ ‫خ ْي ُ� َم َس ِاج ِد‬
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu,
dari Nabi g bersabda, ِ Islam karena laki-laki dan perempuan yang meninggalkan shalat bukanlah
َ َ ْ َُ َ
‫ح َر ِت َ�ا‬ ْ ‫ال ْرأ ِة ِ ف� َب ْي ِت َ�ا أ ْف َض ُل ِم ْن َص َال ِت َ�ا ِ ف� ُ ج‬
َ ‫صالة‬ “Sebaik-baik masjid bagi para wanita ada- muslim.
‫ف‬ َ ُ َ ْ َ َ ْ َ ‫ف‬ َ
‫َو َصال تُ َ�ا ِ� خمد ِ َعا أفضل ِم ْن َصال ِت َ�ا ِ� َب ْي ِت َ�ا‬
lah di bagian dalam rumah mereka.” (HR.
2. Adapun menunda pengerjaan shalat hingga keluar waktunya tanpa ada
Ahmad, 6: 297. Syaikh Syu’aib Al-Ar-
nauth mengatakan bahwa hadits ini uzur syar’i termasuk dalam menyia-nyiakan shalat. Allah c berfirman,
“Shalat seorang wanita di kamar khusus hasan dengan berbagai penguatnya).
َّ‫ش‬ ُ َّ َ َ َ َّ ُ َ َ ٌَْ ْ َ ْ َ َ َ‫فَ خ‬
‫ات‬ َ
ِ ‫ال�و‬َ َ ْ
‫﴿ �لف ِمن بع ِد ِه خلف أضاعوا الصلة واتبعوا‬
* Peringatan: Harap buletin ini disimpan di tempat yang layak karena ُ
َ َ َ ً َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ‫َّ َ ْ ت‬ َ َ ْ ََْ َ ْ َ َ
berisi ayat Al-Quran dan Hadits Nabi g ًّ
‫ ِإل من �ب وآمن و ِعل ص ِالا فأول ِئك‬٥٩ ‫فسوف يلقون غيا‬
ً َ َ َ ْ َ َ َْ َ ُ ُ ْ َ
Jangan lupa mengunjungi ﴾٦٠ ‫ال َّنة َول ُيظ ُلون ش ْيئا‬
‫يدخلون ج‬
RemajaIslam.Com | Rumaysho.Com | Ruqoyyah.Com | DSmuda.Com
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-
CV. Rumaysho
Pesantren Darush Sholihin, Dusun Warak, RT. 08, RW. 02, Desa Girisekar, Kecamatan nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak
Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55872.
Informasi: Website:
akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan
085200171222 Rumaysho.Com | RemajaIslam.Com | Ruwaifi.Com
beramal shalih, maka mereka itu 4. Setiap tubuh wanita adalah aurat َ‫َق َد َم يْ�ا‬ shalat berbeda dengan menutup

* Peringatan: Harap buletin ini disimpan di tempat yang layak karena berisi ayat Al-Quran dan Hadits Nabi g
akan masuk surga dan tidak dalam shalat kecuali wajahnya. aurat di luar shalat, yang satu
Untuk telapak tangan dan kakinya “Boleh jika memang gamisnya lebar punya bahasan sendiri berbeda
dianiaya (dirugikan) sedikitpun.”
memanjang hingga menutupi punggu-
(QS. Maryam: 59-60) ada perbedaan pendapat di antara ng telapak kakinya.”3 dengan lainnya.”
para ulama. Ini berlaku jika
Yang dimaksud menyia-nyiakan Hadits di atas menunjukkan 5. Wanita hendaklah menghimpitkan
memang tidak ada laki-laki non- anggota badannya ketika ruku’
shalat adalah mengerjakan bahwa wajib bagi wanita saat shalat
mahram yang melihatnya shalat. dan sujud, tidak membuka atau
hingga keluar waktunya. Sehingga menutup kepala dan lehernya
Jika ada laki-laki non-mahram merenggangkannya karena hal ini
ancaman yang diberikan adalah sebagaimana dapat disimpulkan
yang melihatnya shalat, maka wajib lebih menutupi aurat wanita.
kelak ia akan mendapatkan ghayya dari hadits ‘Aisyah. Hendaklah
menutup wajahnya. Sebagaimana
(kerugian). Makna lain dari ghayya pula wanita menutupi anggota Imam Nawawi r menyatakan
wanita wajib menutup wajahnya
adalah nama lembah di Jahannam. tubuh lainnya hingga punggung dalam Al-Majmu’ (3:455),
dari pandangan laki-laki di luar
3. Tidak disyariatkan azan dan telapak kakinya sebagaimana “Imam Syafi’i r dalam Al-
shalat. Intinya dalam shalat
iqamah bagi wanita. Karena kesimpulan dari hadits Ummu Mukhtashar menyatakan bahwa
hendaklah wanita menutup kepala,
azan disyariatkan mengeraskan Salamah. tidak ada bedanya antara laki-
pundak, leher dan tubuh lainnya
suara, padahal wanita tidak sampai kakinya juga ditutup. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah laki dan perempuan dalam cara
diperkenankan mengeraskan suara. menyatakan dalam Majmu’ah Al- mengerjakan shalat kecuali wanita
Dari ‘Aisyah i, Nabi g bersabda, disunnahkan untuk merapatkan
Dalam kitab Al-Mughni (2:68),
َ �‫الل َص َال َة َحا ِئض ِإ َّال ِب ِ خ‬
ُ َّ ‫َال َي ْق َب ُل‬
Fatawa (22:113-114), “Apabila
Ibnu Qudamah r menyatakan, anggota tubuhnya dengan lainnya
“Sepengetahuan kami, masalah ini
‫ار‬
ٍ ‫م‬ ٍ wanita shalat sendirian, maka ia
atau menghimpitkan antara
diperintahkan untuk menutup
tidak ada beda pendapat.”1
kepalanya. Namun kalau ia perut dan pahanya saat sujud. Ini
“Tidaklah diterima oleh Allah shalat
seorang wanita yang sudah mengalami
hal hal
berada di rumah dalam keadaan juga dilakukan ketika ruku’ dan
2 3
haidh kecuali dengan khimar (menutu- tidak shalat, ia boleh membuka dilakukan pada setiap shalat.”
1.  Imam Ibnu Qudamah r mengatakan, pi kepala dan lehernya).”2
“Tidak sah azan kecuali dari seorang kerudungnya. Seorang wanita 6. Shalat wanita secara berjamaah
muslim yang berakal dan laki-laki. Ada- Dari Ummu Salamah i, ia berkata menutup auratnya dalam shalat dengan diimami sesama wanita,
pun orang kafir dan gila tidaklah sah bahwa ia bertanya pada Nabi g, karena menjalankan perintah Allah. tentang hukum hal ini para
mengumandangkan azan karena mere-
“Apakah wanita boleh shalat dengan Karenanya tidak boleh seseorang ulama berbeda pendapat, ada
ka bukanlah orang yang diperintahkan melakukan thawaf keliling Ka’bah yang melarang dan ada yang
beribadah. Azan dari wanita juga tidak mengenakan gamis dan kerudungnya
saja, lalu tidak memakai izar dalam keadaan telanjang walaupun membolehkannya. Kebanyakan
diperkenankan karena wanita tidak dis-
yariatkan untuk azan, sama seperti orang (sarung di bawahnya)?” Nabi g ia melakukannya sendirian di ulama menyatakan hal itu tidak
gila tadi tidak diperkenankan pula un- menyatakan, malam hari. Begitu pula seseorang terlarang. Karena Nabi g pernah
tuk azan. Begitu pula seseorang yang
‫� َور‬ ّ َ َ َ
ُ ُ‫الد ْر ُع َس ِاب ًغا ُي َغ ِ ّط ظ‬
tidak boleh shalat dalam keadaan memerintahkan pada Ummu
mengalami kerancuan jenis kelamin
(ambiguous genitalia atau bahasa Arab- ِ ‫ِإذا كن‬ telanjang walaupun ia shalat
sendirian. Maka dapat diketahui
Waraqah untuk mengimami
orang-orang yang ada di rumahnya.
nya ‘khuntsa’, pen.), tidak boleh men-
bahwasanya menutup aurat dalam
gumandangkan azan karena tidak bisa Wa n i t a m a s i h d i b o l e h k a n
dihukumi sebagai laki-laki. Ini semua 2.  HR. Abu Daud, no. 641; Tirmidzi, no. mengeraskan suara jika tidak
juga menjadi pendapat dalam madzhab 377; Ibnu Majah, no. 655. Al-Hafizh 3.  HR. Abu Daud, no. 640. Al-Hafizh Abu ada laki-laki non-mahram yang
Syafi’i. Kami tidak mengetahui khilaf Abu Thahir mengatakan bahwa hadits Thahir mengatakan bahwa sanad hadits
dalam hal ini.” (Al-Mughni, 2:68) ini shahih. ini dha’if.
mendengarnya.