Anda di halaman 1dari 3

No. ID dan Nama Peserta : dr.

Grace Kalpika Taruli Siagian


No. ID dan Nama Wahana : RSUD DR.R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi Kab. Grobogan
Topik : Kasus Medik
Tanggal (kasus) : 05/12/2018 Presenter: dr. Grace Kalpika Taruli Siagian
Nama Pasien: Tn. S No. RM : 0048xxxx
Tanggal Presentasi : Pendamping: dr. Thomas Budi Setiawan dan dr.
Triyatmi
Tempat Presentasi : RSUD DR.R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi Kab. Grobogan
Obyektif Presentasi :
 Keilmuan  Ketrampilan  Penyegaran  Tinjauan Pustaka
 Diagnostik  Manajemen  Masalah  Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Deskripsi : Tn. S nyeri pada mata kanan sejak 2 hari SMRS
Tujuan : Menegakkan diagnosis dan manajemen terapi pasien herpes zoster oftalmikus
Bahan bahasan:  Tinjauan  Riset  Kasus  Audit
Pustaka
Cara membahas:  Diskusi  Presentasi  E-mail  Pos
dan diskusi
Data Pasien Nama : Tn. S No.CM: 0048xxxx
Nama Klinik : RSUD DR.R. Soedjati Telp: - Terdaftar Sejak
Soemodiardjo Purwodadi Kab. Grobogan
Data utama untuk bahan diskusi:
 Diagnosis/ Gambaran Klinis
Keluhan utama : Nyeri pada mata kanan sejak 2 hari SMRS
Keluhan tambahan : muncul bintil-bintil berair, kemerahan, dan bengkak pada kelopak mata
kanan sejak 2 hari SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang dengan keluhan nyeri pada mata kanan sejak 2 hari SMRS. Nyeri dirasakan
terus menerus oleh pasien, dirasakan terutama di sekitar mata kanan. Nyeri dirasakan terus
menerus disertai rasa panas. Nyeri dirasakan berkurang bila dikompres dingin. Pasien juga
mengeluhkan munculnya bintil-bintil berair, kemerahan, dan bengkak di sekitar mata sejak 2
hari SMRS. Pasien juga mengeluhkan kurang enak badan beberapa hari SMRS. Keluhan
demam, penurunan penglihatan, gangguan pendengaran disangkal oleh pasien. Keluhan
serupa sebelumnya disangkal. Pasien mengaku pernah mengalami cacar air sewaktu kecil.
 Riwayat Pengobatan
Pasien mengaku belum berobat
 Riwayat Penyakit Sebelumnya
Keluhan serupa disangkal. Riwayat cacar air sewaktu kecil. Riwayat hipertensi maupun DM
disangkal. Riwayat alergi juga disangkal
 Riwayat Keluarga
Keluhan serupa disangkal. Riwayat HT, DM maupun penyakit sistemik lain disangkal
 Riwayat Pekerjaan
Pasien merupakan seorang petani
 Riwayat Sosial Ekonomi
BPJS PBI, status ekonomi menengah kebawah.

PEMERIKSAAN FISIK:
Tanggal 5 Desember 2018 pukul 10.00 WIB (di Bangsal Mawar)
Keadaan Umum : compos mentis
Tanda vital
TD : 130/90 mmHg
HR : 94x/menit
RR : 20x/menit
Suhu : 37,1 C

Kepala : Normosefali, deformitas (-)


Rambut : Hitam, tidak mudah dicabut
Mata : Mata cekung (-/-), konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), sekret (-/-), refleks cahaya
langsung (+/+), pupil isokor 2mm/2mm
Telinga : MAE +/+, sekret -/-, serumen +/+
Mulut : Mukosa oral basah, mukosa bibir basah, palatum intak, faring hiperemis –
Hidung : Deviasi septum -, sekret (+/+)
Leher: Trakea di tengah, pembesaran KGB -, massa –
Kulit : tidak sianotik, tidak anemis, turgor kulit baik
Tonus: Normotonus

Thorax:
Paru
Inspeksi : Simetris dalam keadaan statis dan dinamis, tak ada bagian yang tertinggal waktu
bernafas, tidak ada retraksi
Palpasi : Gerak nafas simetris
Perkusi : Sonor seluruh lapang paru
Auskultasi : Suara dasar: vesikuler +/+
Suara tambahan : whezzing -/-, rhonki -/-

Jantung
Inspeksi : iktus kordis tidak tampak
Palpasi : Iktus kordis teraba di sela iga IV, 2cm medial linea midklavikula sinistra, tidak kuat angkat
Perkusi : batas kiri : SIC IV 2cm medial LMCS
Batas kanan : SIC II Linea parasternalis Dextra
Auskultasi : suara jantung I dan II normal, irama reguler, gallop -, murmur –

Abdomen
Inspeksi : cembung, dbn
Auskultasi : bising usus + normal
Palpasi : supel, tidak nyeri tekan, turgor cukup, hepar dan lien tidak teraba
Perkusi : timpani

Ekstremitas : Akral hangat, CRT < 2 detik, edema –

Status lokalis:
Regio periorbital dan palpebral (D) : tampak vesikel bergerombol dengan dasar eritem disertai
ekskoriasi di beberapa tempat

PEMERIKSAAN PENUNJANG
 HB : 13,6 gr/dl
 Leukosit : 9.600/ mm3
 Trombosit : 230.000/mm3
 AE : 4,34 juta/mm3

DIAGNOSA SEMENTARA
Herpes zoster oftalmikus (D)
DIAGNOSA BANDING
Episkleritis
Herpes simpleks dengan erosi
PLANNING
Motivasi untuk rawat inap
Memberikan terapi untuk mengatasi sakit yang dirasakan
Edukasi:
Jaga kebersihan
Tidak menggaruk lesi dan menghindari gesekan
Makan-makanan bergizi dan istirahat cukup
Membatasi kontak dengan orang lain
Konsul TS Mata

PENATALAKSANAAN
Inf. RL 20 tpm
Inj. Ketorolac 2 x 62,5 mg (IV)
Acyclovir 5 x 800 mg selama 7 hari (PO)
Acyclovir zalf u.e

TS Mata:
Hervis eye ointment 3 x u.e

PROGNOSIS
Quo ad vitam : dubia ad bonam
Quo ad sanactionam : dubia ad bonam
Quo ad functionam : dubia ad bonam
Hasil Pembelajaran
Penegakan diagnosis Herpes zoster oftalmikus
Penanganan Herpes zoster oftalmikus
Manajemen Herpes zoster oftalmikus