Anda di halaman 1dari 31

LATIHAN SOAL TES MASUK APT UHAMKA

1. Pernyataan di dalam farmakope menunjukkan suatu bahan X sukar larut dalam air,
artinya :
a. Bahan X dapat dilarutkan dalam kurang dari 1 bagian air (sangat mudah larut)
b. Bahan X dapat di larutkan dalam 1 – 10 bagian air (mudah larut)
c. Bahan X dapat di larutkan dalam 10 – 30 bagian air (larut)
d. Bahan X dapat di larutkan dalam 30 – 100 bagian air (agak sukar larut)
e. Bahan X dapat di larutkan dalam 100 – 1000 bagian air

2. Ada beberapa persyaratan administrasi dalam penulisan resep salah satunya terdapat
nama obat dan jumlahnya. Jumlah Obat yang diberikan kepada penderita dalam
satuan berat atau satuan isi atau unit lain, dikenal dengan istilah :
a. Dosis
b. Dosis lazim
c. Dosis maksimal
d. Dosis toksik
e. Kebutuhan dosis
Pembahasan : syarat administrasi resep
 Nama, SIP, dan alamat dokter penulis resep
 Tanggal penulisan resep
 Tanda tangan/paraf dokter penulis resep
 Nama, alamat, umur, jenis kelamin dan berat badan pasien
 Cara pemakaian yang jelas dari obat yang ditulis dalam resep
 Informasi lainnya
Keseusaian farmasetik dan skrinning resep meliputi :
 Bentuk sediaan obat
 Dosis obat
 Potensi obat
 Stabilisasi obat
 Inkompatibilitas obat
 Cata dan lama pemberian obat
Pertimbangan klinis dalam skrinning resep meliput :
 Adanya alergi, efek samping dan interaksi obat
 Kesesuaian (dosis, durasi, jumlah obat dll)

3. Seorang anak berusia 8 bulan menderita infeksi pada saluran pernapasan atas, dokter
meresepkan beberapa obat untuk mengatasi penyakit tersebut. Untuk menentukan
dosis maksimum pasien ini, sebaiknya dihitung berdasarkan rumus :
a. Rumus young (untuk anak 1-8 tahun)
b. Rumus fried (untuk bayi)
c. Rumus BSA (body surface area, Crawford-terry-rourke)
d. Rumus dilling (anak usia > 8 tahun)
e. Rumus basteo
4. Suatu tindakan pembuktian untuk bahan, proses, prosedur, kegiatan, sistem,
perlengkapan atau mekanisme yang digunakan dalam produksi dan pengawasan
mutu disebut :
a. Audit mutu
b. Inspeksi diri
c. Validasi
d. Kalibrasi
e. Pengendalian mutu
Pembahasan :
Tujuan penjaminan dan pengawasan mutu adalah untuk memastikan bahwa tahapan
proses pengujian dan/atau kalibrasi dapat berjalan secara efektif dan efisien
dengan cara mengendalikan kesalahan-kesalahan seperti pengoperasian peralatan
yang tidak sesuai intstruksi, penerapan metode yang tidak tepat, kondisi akomodasi
lingkungan yang kurang memadai, dll. Verifikasi kesalahan dapat dilakukan dengan
perhitungan alternative, pembandingan dengan hasil sebelumnya yang serupa,
melakukan pengujian / kalibrasi ulang, meninjau dokumen, rekaman dan/atau
prosedur terkait.

5. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi penguraian, kecuali…


a. Konsentrasi zat berkhasiat
b. Suhu
c. Tekanan
d. Inhibitor
e. Luas permukaan

6. Bentuk sediaan setengah padat berupa emulsi yang mengandung satu atau lebih
bahan obat terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai, disebut :
a. Krim (aliran plastis)
b. Salep (menurut FI.III : sediaan setengah padat mudah dioleskan dan digunakan
sebagai obat luar, bahan obat harus larut atau terdispersi homogen dalam dasar
salep) – aliran plastis
c. Gel (menurut FI.IV : gel kadang2 disebut jeli, merupakan system semipadat terdiri
dari suspense yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organic
yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan) – aliran tiksotropik
d. Pasta (menurut FI.IV : pasta merupakan sediaan semipadat yang mengandu satu
atau lebih bahan obat yang ditujukan untuk pemakaian topical) – aliran dilatan
e. Ointment (salep)

7. Di bawah ini adalah faktor-faktor patologis yang mempengaruhi absorbsi, kecuali :


a. Gangguan fungsi sekresi
b. Gangguan transit pencernaan
c. Adanya tumor
d. Kelainan pancreas
e. Waktu transit di saluran
8. Optimasi (efektif) penghantaran sediaan transdermal dilakukan melalui upaya :
a. Penggunaan peningkat penetrasi

9. Berikut merupakan sediaan yang digunakan secara oral, yang termasuk larutan
adalah…
a. Saturasi, sirup & emulsi
b. Suspense, netralisasi & eliksir
c. Gargarisma, tingtur, dekok
d. Eliksir, sirup & saturasi (tablet effervescent)
e. Infus, emulsi & suspense

10. Yang dimaksud dengan personil kunci di suatu industri farmasi menurut CPOB
adalah…
a. Penanggun jawab produksi, pengawasan mutu, dan pemastian mutu

11. Sistem penghantaran kolon secara rasional terutama ditujukan untuk beberapa kondisi
dan alasan berikut, kecuali…
a. Pengobatan antiinflamasi lokal
b. Penghantaran obat dengan indeks terapi sempit
c. Penghantara obat yang tidak tahan suasana asam
d. Penghantaran obat antibakteri untuk amoebiasis kolon
e. Spesifik untuk terapi penyakit-penyakit kolon seperti kanker kolom, Chron’s
disease, dsb

12. Pernyataan yang paling tepat tentang emulsi adalah :


a. Emulsi dikatakan stabil jika tetesan fase pendispersi dapat mempertahankan sifat
awal dan terdistribusi secara seragam dalam fase kontinyu selama shelf life yang
telah ditetapkan

13. Parameter yang menentukan kelas ruangan produksi adalah


a. Jumlah volume udara yang masuk ruangan
Pembahasan : klasifikasi ruang industry farmasi
 Permukaan ruangan harus kedap air, tidak terdapat sambungan atau retakan,
tidak merupakan tempat pertumbuhan mikroba, mudah dibersikan, dibagian
sudut dan tepi dinding dibuat melengkung
 Pipa saluran udara, listrik dipasang diatas langit-langit
 Tahan terhadap bahan pembersih
Area pabrik diabagi menjadi 4 zona dengan spesifikasi tertentu :
 Unclassified area
Area yang tidak dikendalikan tetapi untuk kepentingan tertentu ada beberapa
parameter yang dipantau. Termasuk didalamnya adalah lab.kimia (suhu
terkontrol), gudang (suhu terkontrol untuk cold storage dan cold room), kantor,
kantin, ruang ganti dan ruang Teknik
 Black area
Area kelas E. Ruangan ataupun area yang termasuk dalam kelas ini adalah
koridor yang menghubungkan ruang ganti dengan area produksi, area staging
bahan kemas dan ruang kemas sekunder. Setiap karyawan wajib mengenakan
sepatu dan pakaian black area (dengan penutup kepala)
 Grey area
Area kelas D. Ruangan ataupun area yang masuk dalam kelas ini adalah
ruangan produksi produk non steril, ruang pengemasan primer, ruang timbang,
lab.mikrobiologi (ruang preparasi, ruang uji potensi dan inkubasi), ruang
sampling di gudang. Setiap karyawan yang masuk ke area ini wajib
mengenakan gowning (pakaian dan sepatu grey). Antara black area dan grey
area dibatasi ruang ganti pakaian grey dan airlock (ruangan penyangga antara
2 ruang dengan kelas kebersihan berbeda untuk mencegah kontaminasi).
 White area
Area ini juga disebut kelas A (dibawah LAF), B, dan C. ruangan yang masuk
dalam area ini adalah ruangan yang digunakan untuk penimbangan bahan
baku produksi steril, ruang micing untuk produksi steril, background ruang
filling, lab.mikrobiologi (ruang uji strerilitas). Setiap karyawan yang akan
memasuki area ini wajib mengenakan pakaian antistatic (pakaian dan sepatu
yang tidak melepas partikel).

14. Uji disolusi berujuan untuk…


a. Menggambarkan profil pelepasan zat aktif dari sediaan
Pembahasan :
Disolusi obat adalah suatu proses pelarutan senyawa aktif dari bentuk sediaan padat
kedalam media pelarut. Pelarutan suatu zat aktif sangat penting karena ketersediaan
suatu obat sangat tergantung dari kemampuan zat tersebut untuk melarut kedalam
media pelarut sebelum diserap ke dalam tubuh.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan disolusi suatu zat antara lain
adalah
 Suhu (semakin tinggi suhu makan akan memperbesar kelaurta suatu zat yang
bersifat endotermik)
 Viskositas (turunnya viskositas suatu pelarut, juga akan memperbesar
kelarutannya)
 pH (zat yang bersifat basa lemah akan lebih mudah larut jika berada pada
suasana asam, sedangkan asam lemah akan lebih mudah larut jika berada
pada suasana basa)
 ukuran partikel (semakin kecil ukuran partake, maka luar permukaan zat
tersebut akan semakin meningkat sehingga akan mempercepat kelarutan
suatu za)
 polimorfisme (adanya polimorfisme seperti struktur internal zat yang berlainan
akan mempengaruhi kelarutan suatu zat tersebut dimana kristal metastabil
akan lebih mudah larut daripada bentuk stabilnya)

15. Pernyataan yang benar tentang tablet Effervecent…


a. Tablet yang daoat menghasilkan buih, dibuat dengan kompresi granul
Pembahasan :
Effeverscent didefinisikan sebagai bentuk sediaan yang menghasilkan gelembung gas
sebagai hasil reaksi kimia larutan. Gas yang dihasilkan saat pelarutan Effervescenet
adalah karbond dioksida sehingga dapat memberikan efek sparkling.
Teknik pembuatan dengan cara mengempa bahan – bahan aktif dengan campuran
baham – bahan organic seperti asam sitrat, asam tartrat, dan natrium bikarbonat.
Kekurangan tablet effervescent dari segi produksi adalah harus dibuat dalam ruangan
khusus yang mempunyai kelembaban relative 20-25%. Dalam segi pengemasan,
harus dikemas dalam wadah yang kedap udara untuk melindungi tablet dari
kelembaban karena dapat menyebabkan penurunan kualitas produk, harganya juga
relative mahal.

16. Bentuk sediaan yang paling cocok untuk melindungi zat aktif dari kerusakan yang
disebabkan oleh asam lambung, adalah…
a. Tablet salut film
b. Tablet salut gula
c. Tablet salut enteric
d. Tablet sustained release (lepas lambat)
Melepaskan obat kedalam tubuh secara perlahan-lahan atau bertahap supaya
pelepasannya lebih lama dan memperpanjang aksi obat, biasanya 8-12 jam.
e. Tablet controlled release
Pembahasan : tujuan penyalutan tablet
 Menutupi bau dan rasa yang tidak enak
 Melindungi bahan obat terhadap pengaruh luar sehingga stabilitas meningkat
 Melindungi terhadap benturan mekanik
 Meningkatkan segi estetika
 Mempermudah identifikasi sediaan
 Memudahkan pengemasan
 Mencegah ikompatibilitasi obat
 Melindungi pasien dari terjadinya iritasi lambung
 Memperoleh pelepasan obat terprogram

17. Untuk meminimalkan iritasi jaringan pada sediaan parenteral dapat dilakukan
beberapa hal, kecuali :
a. Nilai dapar larutan obat sama dengan nilai dapar cairan fisiologis

18. Campuran senyawa yang dapat digunakan untuk meniadakan perubahan pH terhadap
penambahan sedikit asam atau basa disebut..
a. Pengisotonis (untuk membuat suatu larutan mempunyai sifat osmosis yang
sama dengan cairan fisiologis)
b. Pengawet
c. Dapar
d. Pengkhelat (zat yang ditambahkan untuk membentuk kompleks dengan ion
logam yang dapat berpenaruh terhadap stabilitas dan tampilan dari kosmetik
tersebut. Ex:Na Edetat)
e. Antioksidan (Vitamin E, C dll)

19. Jika suatu hidrolisa obat dalam larutan air memberikan grafik hasil garis lurus antara
jumlah obat (logaritma) terhadap waktu maka pernyataan berikut yang benar adalah…
a. Waktu paruh 0,693/k
20. Parameter utama untuk menentukan bioavaibilitas suatu obat adalah…
a. Konstanta laju eliminasi (k)
Laju eliminasi bergantung pada jumlah / konsentrasi obat.
b. Konsentrasi toksik minimum (KTM)
Kadar minimum obat dalam darah yang dapat menimbulkan efek toksik
c. Konsentrasi efektif minimum (KEM)
Kadar minimum obat dalam darah yang dapat menimbulkan efek terapi
d. Konsentrasi maksimum (Cmaks)
Kadar maksimum obat dalam darah
e. Area Under Curve (AUC)

21. Rancangan bentuk sediaan seperti apakah yang sesuai untuk bahan obat yang
memiliki rasa pahit, mudah larut dan stabil dalam air, serta sediaan diperuntukkan
untuk anak-anak?
a. Sirup

22. Berapakah NaCl yang dibutuhkan untuk mengisotoniskan larutan 2,5% b/v efedrin HCl
100 mL (Liso efedrin HCL = 3 ; E = 0,28 ; BM : 428,5) dengan metode ekivalensi NaCl?

23. Dibawah ini merupakan pelarut non-air kategori minyak yang umum digunakan
sebagai bahan pembawa injeksi …
a. Minyak jagung
b. Biji kapas
c. Minyak kacang
d. Minyak wijen

24. Kriteria S1 (jumlah sampel 6) pada evaluasi disolusi adalah..


a. Pada waktu yang ditentukan tiap tablet tidak kurang dari Q + 5%
Pembahasan :
 S2, jumlah sampel 6 (rata-rata dari 12 ≥ Q dan tidak satu unit sediaan yang
lebih kecil dari Q – 15%
 S3, jumlah sampel 12 (rata-rata dari 24 unit ≥ Q, tidak lebih dari 2 unit
sediaan < Q – 15% dan tidak satu unitpun < Q – 25%
Q = jumlah obat yang dinyatakan dalam monografi secara spesifik terdisolusi dalam
waktu tertentu

25. Berapakh nilai HLB campuran surfaktan jika sebanyak 4,5 g tween 60 (HLB 14,9)
dicampur dengan 1,5 g span 60 (HLB 4,7) ?
a. 16,6
b. 12,35
c. 10,6
d. 10,2
e. 7

26. Suatu reaksi dapat dikatakan spontan menurut hokum termodinamika II apabila..
Δ Fo(0) dan Δ S (-)
Pembahasan : Hukum termodinamika
Bagaimana energi dalam bentuk panas dapat mengalir dari satu benda ke benda lain.
Hukum termodinamika 1.
Q = W + ΔU
Ket : Q (panas yg diterima/dilepas)
W (energi usaha)
ΔU (perubahan energi)

27. Sebanyak 50 ml larutan NH3 0,1 M (kb = 10 – 5) dicampur dengan 100 ml larutan
NH4Cl0,5 M. Hitunglah pH larutan tersebut…
a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
e. 9

28. Dari hasil pengujian diperoleh waktu paruh gentamicin 6 jam pada suhu 40°C dan
mengikuti kinetika orde satu maka berapakah konstanta laju peruraiannya pada suhu
40°C…
a. 0,01155
b. 0,00115
c. 0,155
d. 0,0155
e. 0,1155

29. Parameter optimal untuk senyawa obat dapat menembus sawar darah otak adalah
sebagai berikut, kecuali…
a. Non ionisasi
b. Nilai log P mendekati 7
c. BM kurang dari 400 Da
d. Mudah larut dalam lipid
e. Ikatan hydrogen berjumlah 8 -10

30. Dibawah ini merupakan alasan memformulasikan zat aktif dalam sediaan
nanoteknologi…
a. Bentuk sediaan yang lebih praktis

31. Bahan alami yang digunakan untuk obat kecuali dinyatakan lain berupa bahan yang
telah dikering disebut…
a. Simplisia

32. Cara memperoleh minyak atsiri dengan menghamparkan lemak (vaselin) pada lapisan
tipis pelat kaca disebut…
a. Destilasi
Cara pemisahan zat cair dari campurannya berdasarkan perbedaan titik didih
atau berdasarkan kemampuan zat untuk menguap. dimana zat cair dipanaskan
hingga titik didihnya, serta mengalirkan uap ke dalam alat pendingin
(kondensor) dan mengumpulkan hasil pengembunan sebagai zat cair. Cairan
yang titik didihnya lebih rendah akan menguap lebih dulu. Prinsipnya :
penguapan dan pengembunan.
Jenis Destilasi.
 Destilasi biasa (menaikkan suhu, tekanan uapnya diatas cairan atau
tekanan atmosfer).
 Destilasi vakum (cairan diuapkan pada tekanan rendah jauh dibawah
titik didih dan mudah terurai)
 Destilasi bertingkat atau terfraksi (secara bertingkat komponen2
diuapkan dan diembunkan. Ada kolom fraksinasi dimana ada proses
refluks)
 Destilasi azeotrope (menguapkan zat cair tanpa perubahan komposisi.
sering digunakan dalam proses isolasi komponen, pemekatan larutan
dan juga pemurnian komponen cair. Contohnya campuran ait dan
etanol)
b. Destilasi uap
c. Enflurage (enfleurasi)
Proses ekstraksi minyak atsiri dengan menggunakan lemak padat pada suhu
rendah yang pada dasarnya menggunakan prinsip absorbs. Metode ini
digunakan untuk mengekstraksi minyak bunga-bungaan seperti melati, sedap
malam dan jenis lainnya.
d. Pengepresan
Ekstraksi untuk bahan atau simplisia yang berasal dari biji-bijian.
e. Ekstraksi
Pembahasan : perbedaan destilasi dan penguapan
 Destilasi (pemisahan dalam campuran dua komponen atau lebih yang mudah
menguap)
 Penguapan : pemisahan dengan cara penguapan komponen volatile / pelarut
(air, nitrogen, karbon dioksida, ammonia, hydrogen, unsur metan dan sulfur
dioksida) dengan yang non volatile / zat terlarut (zat yang tidak mudah
menguap) akibat pemanasan.

33. Minyak atsiri yang berkhasiat sebagai penolak serangga…


a. Minyak sereh
b. Minyak cengkeh
Mengobati sakit gigi, mengatasi sembelit, membantu menormalkan tek.darah,
membantu mengusir radikal bebas, mengobati perut kembung, mengobat
radang sendi, mengatasi ejakulasi dini.
c. Minyak kayu manis
Menurunkan peradangan, meningkatkan sirkulasi darah, melawan virus,
melawan radikal bebas, meredakan depresi, merangsang system kekebalan
tubuh, merangsang libido, melawan parasite, mengontrol gula darah dan
pelepasan insulin, mengurangi ulkus.
d. Minyak kayu putih
Meredakan masalah pernapasan, menghilangkan nyeri pada sendi, membantu
mengontrol kadar gula darah, perawaran gigi, penyembuhan luka.

e. Minyak mawar
Meringankan depresi, untuk kesehatan kulit, untuk libido dan hormone
kesehatan.
34. Alkaloid yang memberikan efek analgetik narkotik adalah…
a. Efedrin
Alkaloid yang mempunyai struktur dasar B-feniletilamin yang terdiri dari cinicin
benzene dan rantai samping etilamin. Efedrin bukan katekolamin, pada
pemberian oral masa kerjanya jauh lebih Panjang, efek sentralnya lebih kuat,
tetapi diperlukan dosis yang jauh lebih besar dari dosis epinefrin. Hanya I-
efedrin dan efedrin rasemik yang digunakan dalam klinik. Meningkatkan
kekuatan kontraksi jantung dan curah jantung. Dapat juga menyebabkan
bronkorelaksasi yang lama. Pada tetes mata dapat minumbulkan midriasis.
Pseudoefedrin lebih dipilih dalam penggunaan klinis karena memiliki potensi
kerja yang sama dengan efedrin tetapi potensi efek sampingnya pada SSO
dan jantung lebih rendah dan jauh lebih ringan.
b. Reserpine
Alkaloid yang terdapat pada akar Rauwolfia sepentina dan R. vomitoria.
Reserpine menghambat ambilan norepinefrin kedalam penyimpanan vesikel
yang menghasilkan penipisan katekolamin dan serotonin dari terminal akson
sentral dan perifer. Digunakan sebagai antihipertensi dan sntipsikosis tetapi
efek samping yang ditimbulkan membatasi penggunaan klinisnya.
c. Physostigmine
Antikolinesterase yang dengan cepat diabsorbsi oleh membrane. Dapat
digunakan secara topical pada konjungtiva. Dapat melewati sawar darah otak,
mengobati toksisitas antikolinergik yang parah.
d. Papaverine
Ditemukan pada opium tetapi tidak terkait erat dengan alkaloid opium lainnya
dalam struktur atau tindakan farmakologisnya. Bertindak secara langsung
pada relaksasi otot dan digunakan untuk mengobati impotensi dan sebagai
vasodilator, terutama untuk vasodilator serebral. Mekanismenya tidak jelas,
tampaknya dapat menghambat fosfodiesterasi dan mungkin juga secara
langsung bertindak pada calcium channel.
e. Kodein
Alkaloid fenantrena yang mirip dengan analgesic, antidiare dan antitusif.
Analgesik opioid mirip dengan morfin, tetapi dengan sifat analgesic yang lebih
sedikit dan efek penenang yang ringan. Bertindak untuk menekan batuk

35. Cara pemberian nama simplisia adalah penggabungan dari…


a. Nama tumbuhan dalam Bahasa latin dan familianya
b. Nama tumbuhan dalam Bahasa Indonesia diikuti Bahasa inggrisnya
c. Nama genus dan spesies tumbuhan dalam Bahasa latin
d. Nama spesies tumbuhan dan bagian tumbuhan yang diambil dalam Bahasa
latin
e. Nama tumbuhan dalam bahsa daerah

36. Alkaloid utama pada tembakau adalah…


a. Nikotin
Alkaloid toksik, ditemukan pada tumbuhan tobacco, menyebabkan stimulasi
ganglion pada dosis rendah atau memblok ganglion pada dosis tinggi.
b. Kinin (berasal dari tumbuhan kina)
Alkaloid utama yang telah dijadikan obat pilihan untuk mengobati penyakit
malaria hingga anti malaria sintetik berhasil diproduksi.

37. Ginkgo biloba yang mengandung flavonoid berkhasiat untuk…


a. Mengatasi difungsi otak

38. Identifikasi alkaloid dengan pembentukan endapan dapat menggunakan reagen…


a. Reagen frohde
Menggunakan larutan amonii molibdat dan H2SO4 makan akan menjadi ungu,
positif untuk asam salisilat.
b. Vitalinmorin
Merah – coklat
c. Mayer
Endapan menggumpal putih atau kuning
d. H2SO4 pekat
e. Benedich
Untuk menguji keberadaan gula pereduksi dalam suatu sampel. Contohnya
monosakarida dan disakarida kecuali sukrosa.
Pembahasan :
 uji kandungan flavonoid : uji shinoda, menggunakan HCl pekat, terbentuk
warna kunig, oranye, merah atau biru menunjukkan adanya senyawa
gol.flavonoid.
 uji kandungan saponin : dilihat apakah terbentuk busa (+saponin)
 uji kandungan alkaloid : Pereaksi mayer (endapan putih). Pereaksi dragendorf
(endapan jingga). Pereaksi wagner (endapan cokelat).
 Uji antioksidan : disemprot dengan DPPH (menunjukkan noda kuning dengan
berlatar ungu).

39. Cara ekstraksi simplisia menggunakan pelarut yang selalu baru dengan mengalirkan
pelarut melalui simplisia hingga senyawa tersari sempurna…
a. Maserasi
Perendaman serbuk bahan alam dalam larutan penekstrak untuk mengekstrak
zat aktif yang mudah larut dalam cairan pengekstrak, tidak mengembang
dalam pengekstrak serta tidak mengandung benzoin.
Variasi metodenya : digesti, maserasi melalui pengadukan kontinyu,
remaserasi, maserasi melingkar, dan maserasi melingkar bertingkat. Lama
maserasi 4-10 hari.
b. Sokletasi
Prinsipnya adalah penyarian berulang-ulang sehingga penyarian lebih
sempurna dan pelarut yang digunakan relative sedikit. Dpat digunakan pada
sampel dengan tekstur yang lunak dan tidak tahan terhadap pemanasan
secara langsung, digunakan pelarut yang lebih sedikit, pemanasannya dapat
diatur.
c. Perkolasi
Mengalirkan cairan penyari melalui serbuk simplisia yang telah dibasahi. Alat
yang digunakan disebut percolator, dengan ekstrak yang dikumpulkan disebut
perkolat.
d. Refluks
Ekstraksi dengan pelarut pada temperatur titik didihnya selama waktu tertentu
dan jumlah pelarut terbatas yang relative konstan dengan adanya pendingin
balik. Dengan menggunakan alat destilasi, simplisia direndam dengan
pelarut/solven dan memanaskannya hingga suhu tertentu. Untuk sampel-
sampel yang memiliki tekstur kasar dan tahan pemanasan langsung.
e. Destilasi
Pembahasan : ekstraksi
Proses pemisahan bahan dari campurannya dengan menggunakan pelarut yang
sesuai.

40. Analisis kuantitatif suatu senyawa hasil pemisahan dengan mengukur besar dan
intensitas bercak…
a. Kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT/HPLC)
Analisis kualitatif. Jika dihubungkan dengan sebuah spektrometri massa maka
penggunaannya akan lebih memungkinkan dalam analisis kuantitatif.
KCKT sering kali digunakan untuk :
 Pemisahan sejumlah senyawa organic, anorganik maupun senyawa
biologis, analisis ketidakmurnian, analisis senyawa tidak mudah
menguap (non volatile). Waktu analisis umumnya kurang dari 1 jam.
b. Kromatografi gas cair (kulitatif dan kuantitatif)
Pemisahan campuran menjadi komponen2nya dengan menggunakan gas
sebagai fase gerak yang melewati suatu lapisan serapan yang diam.
Fasa gerak adalah gas dan zat terlarut terpisah sebagai uap.
Fasa diram berupa cairan dengan titik didih tinggi yang terikat pada zat pada
dan penunjangnya.
2 tipe :
partisi (berisi bahan padat inert menyangga lapisan cair tipis disebut
Kromatografi gas cair / GLC)
adsorbsi (berisi partikel penyerap disebut kromatografi gas padat/GSC)
beberapa alat : fase mobil (gas pembawa), system injeksi sampel, kolom,
detektor, pencatat (recorder).
c. Kromatografi lapis tipis (KLT)
Menggunakan fasa diam berupa plat dengan lapisan bahan adsorben inert
seperti silika gel, aluminium oksida maupun selulosa yang berperan sebagai
fasa diam. Fase geraknya adalah eluen, yang dipilih berdasarkan polaritas
senyawa dan biasanya merupakan campuran beberapa cairan yang berbeda
polaritas sehingga didapatkan perbandingan tertentu.
d. KLT-Densitometer
Berdasarkan interaksi radiasi elektromagnetik dengan analtik yang merupakan
bercak atau noda pada lempeng KLT.
e. Kromatografi kolom

41. Susunan kerangka dasar flavonoid terdiri dari…


a. 15 atom karbon

42. Pigmen warna utama pada bunga dan buah…


a. Flavon (pigmen putih atau kuning pada sayur-sayuran)
b. Flavonol
c. Antosianin (berwarna merah, biru dan ungum, sebagai antioksidan)
d. Auron (pigmen kuning emas pada bunga tertentu dan bryofita).
e. Khalkon (flavonoid aglikon, umumnya terdapat pada tanaman yang termasuk
keluarga Heliantheaetribe, coreopsidinae, dan compositae).

43. Produk yang telah melalui semua tahap proses pembuatan obat tradisional disebut…
a. Produk antara
Satu atau lebih bahan atau campuran bahan yang masih memerlukan satu
atau lebih tahap pengolahan selanjutnya untuk menjadi produk ruahan.
b. Produk ruahan
Bahan obat yang telah selesai diolah dan tinggal memerlukan pengemasan
untuk menjadi produk setengah jadi. Contohnya hasil pencetakan tablet, hasil
pengisian kapsul, suppositoria.
c. Produk jadi
d. Produk patent
Produk yang memiliki hak paten oleh perusahan yang memproduksinya, telah
melewati serangkaian uji klinis dan penelitian sesuai dengan aturan
internasional.
e. Produk akhir

44. Penyebab belum banyak uji klinik obat tradisional dilakukan di Indonesia adalah…
a. Perlunya standarisasi bahan yang diuji

45. Ekstraksi dengan menyari simplisia dengan air pada suhu 900 C selama 15 menit
adalah…
a. Infusa

46. Maserasi dengan menggunakan pemanasan yang lemah pada suhu 40-500 C
adalah…
a. Digesti

47. Pemisahan satu atau lebih cairan yang berbeda titik didihnya…
a. Destilasi

48. Penggunaan jamu untuk pencegahan terhadap masalah kesehatan / penyakit


disebut…
a. Kuratif
Suatu kegiatan/serangkaian pengobatan yang ditujukan untuk penyembuhan
penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit, pengendalian penyakit,
atau pengendalian kecacatan agar kualitas penderita dapat terjaga seoptimal
mungkin.
b. Promotif
Suatu kegiatan/serangkaian pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan
kegiatan yang bersifat promosi kesehatan
c. Rehabilitatif
Kegiatan untuk mengembalikan bekas penderita ke dalam masyarakat
sehingga dapat berufngsi lagi sebagai anggota masyarakat yang berguna
untuk dirinya dan orang lain.
d. Preventif
Kegiatan pencegahan suatu masalah kesehatan/penyakit.
e. Paliatif
Pelayanan kepada pasien yang penyakitnya sudah tidak bereaksi terhadap
pengobatan kuratif, atau tidak dapat disembuhkan secara medis (stadium
akhir)

49. Isi sel yang secara spontan keluar dari tumbuhan disebut…
a. Eksudat

50. Keseragaman senyawa aktif dipengaruhi oleh hal berikut…


a. Umur tumbuhan, lingkungan tempat tumbuh, jenis tumbuhan, cuaca dan
musim.

51. Cara pemberian nama simplisia adalah penggabungan dari…


a. Nama genus dan spesies tumbuhan dalam Bahasa latin

52. Sumber bahan baku simplisia dari…


a. Tumbuhan obat tradisional

53. Sediaan obat tradisional yang digunakan sebagai obat dalam adalah…
a. Parem
Sediaan obat tradisional dalam bentuk padat, pasta atau seperti bubur yang
digunakan dengan cara melumurkan pada kaki dan tangan atau bagian tubuh
yang lain.
b. Pilis
Sediaan obat tradisional dalam bentuk padat, pasta yang digunakan dengan
cara mencoletkan pada dahi
c. Tapel adalah Sediaan obat tradisional dalam bentuk padat, pasta atau seperti
bubur yang digunakan dengan cara melumurkan pada seluruh permukaan
perut
d. Galenic
Hasil ekstraksi bahan atau campuran bahan yang berasal dari tumbuh-
tumbuhan atau hewan
e. Suppositoria untuk wasir
Meleleh, melunak atau melarut pada suhu tubuh digunakan melalui rektal
f. Film strip
Sediaan tradisional berbentuk lembaran tipis yang digunakan secara oral.

54. Bidang yang mempelajari kerja obat dalam tubuh atau jaringan biologi disebut…
a. Farmakodinamik
Mempelajari efek biokimiawi dan fisiologi obat serta mekanisme kerjanya. Sifat
kerja obat tersebut menentukan kelompok tempat obat tersebut digolongkan
dan sering kali mempunyai peran yang penting untuk memutuskan apakah
kelompok obat tersebut adalah terapi yang tepat untuk gejala atau penyakit
tertentu.
b. Farmakokinetik
Ilmu yang mempelajari kinetic absorbs, distribusi dan eliminasi obat pada
manusia atau hewan.
c. Farmakoterapi
Ilmu yang mempelajari tentang penangan penyakit melalui penggunaan obat-
obatan.

55. Volume sendok makan (Cochlear, C) adalah…


a. 15 mL

56. Merupakan bagian dari system saraf tepi atau perifer…


a. System saraf somatic
Dapat dikontrol oleh kesadaran
b. System saraf simpatik
System saraf torakolumbar. Berpangkal pada medulla spinalis (sum2 tulang
belakang, sara preganglion keluar dari tulang belakang toraks ke-1 sampai 12.
Berfungsi memacu kerja organ atau jaringan tubuh (tantangan)
c. System sara parasimpatik
Berpangkal pada medulla oblongata (sum2 lanjutan). Menghambat kerja organ
atau jaringan tubuh (relaksasi)
d. System saraf otonom
Bekerja secara otomatis.

57. Reseptor dari Ach pada saraf parasimpatis post ganglion adalah…
a. Nikotinik
Terdapat pada neuromuscular junction, ganglia otonom, medulla adrenal, dan
susunan saraf pusat.
b. Muskarinik
Mendukung berbagai fungsi vital di otak.
c. α-adrenergik
reseptor dari norepinefrin.
Alfa-1 (menimbulkan vasokontstriksi dari otot polos dan menstimulasi sel-sel
kelenjar dengan bertambahnya antara lain sekresi liur dan keringat). Letaknya
di post sinaps
Alfa-2 (menghambat pelepasa NA pada saraf2 adrenergis dengan turunnya
tekanan darah dan menghambat peristaltik usus). Letaknya di muka sinapas
atau diluarnya, antara lain dikulit, otak, Rahim dan pelat2 darah.
d. β-adrenergik
Beta-1 (memperkuat daya dan frekuensi kontraksi jantung – efek inotrop dan
kronotop) Letaknya di post sinpas
Beta-2 (bronkodilatasi dan stimulasi metabolism glikogen dan lemak).
Letaknya di muka sinapas atau diluarnya, antara lain dikulit, otak, Rahim dan
pelat2 darah.

58. Merupakan antagonis α1 yang digunakan untuk antihipertensi…


a. Efedrin
Aognis alpha dan beta adrenergic yang juga dapat menambah pelepasan
norepinefrin. Digunakan untuk mengobati asma, gagal jantung, rhinitis,
gangguan perkemihan, dan untuk efek stimulasi system saraf pusat dalam
pengobatan narkolepsi dan depresi.
b. Labetolol
Beta blocker non selektif. Secara kompetitif mengikat reseptor alpha-1-
adrenergik di otot polos vascular sehingga menghambat stimulasi adrenergic
fungsi endotel dan vasokontriksi pembuluh darah perifer. Hasilnya adalah
penunrunan denyut jantung, curah jantung (vasodilatasi pemb.darah)
c. Ventolin (untuk asma)
d. Fenilefrin
Agonis α-1 digunakan untuk midriasis, dekongestan hidung dan agen
kardiotonik (meningkatkan cardiac output, digunakan setelah infark
miokardium, prosedur operasi cardiac, shock, dan gagal jantung kongestif).
Bersifat vasokonstriktor, meningkatkan tekanan sistol dan diastole, reflex
bradikardia dan stroke output. Vasokonstriksi di mukosa saluran pernapasan
menyebabkan edema menurun dan peningkatan drainase rongga sinus.
e. Prazosin
Alpha adrenergic blocker untuk mengobati hipertensi dan prostat. Menghambat
subtype inhibitor α-1 (fenilefrin). Secara kompetitif menghambat efek dari
fenilefrin dan efek dari norepinefrin.
Mengobati hipertensi vaskular akut dan kronis.

59. Asam amino yang merupakan precursor dari neurotransmitter serotonin addalah…
a. Triptofan
b. Tirosin (asam amino non esensial – dapat dibuat dalam tubuh)
c. Glutamin (asam amino non essensial merupakan bahan penyusun protein)

60. Seorang pemuda dibawa ke ICU karena mengalami kejang yang terus menerus.
Setelah pemberian oksigen, obat yang paling sesuai untuk diberikan adalah…
a. Lidokain
Anastesi local atau regional dan dalam pengobatan takikardia ventrikel yang
terjadi selama manipulasi jantung, seperti operasi dan kateterisasi, atau yang
dapat terjadi selama infark miokardium akut, toksisitas digitalis atau penyakit
jantung lainnya.
b. Lorazepam
Gol.benzodiazepin dengan ansiolitik, anti-ansietas, anti-konvulsan, anti-emetik
dan sedative. Lorazepam menambah efek dari inhibitor neurotransmitter
gamma-aminobutyric acid pada reseptor GABA dengan berikatan pada
tempatnya yang terdapat pada system saraf pusat. Sehingga menimbulkan
peningkatan terbukanya kanal kalsium yang menyebabkan hiperpolarisasi.
c. Klordiazepoksid
Anti-ansietas, sedative, merangsang nafsu makan dan aksi analgesic rendah.
d. Triazolam
Gol.benzodiazepin kerja pendek digunakan sebagai agen hipnotik dalam
pengobatan insomnia. Beberapa negara menarik sementara obat ini dari
pasaran karena kekhawatiran tentang reaksi efek sampingnya, yang sebagian
besar pada psikologis, terkait dengan penggunaan dosis tinggi.
e. Morfin (analgesic narkotika yang diisolasi dari tanaman Papaver somniferum
dan diproduksi secara dintetis).
61. Perbedaan benzodiazepine dengan barbitura adalah…
a. Bekerja pada reseptor GABA
Pembahasan :
Benzodiazepine adalah sekelompok senyawa heterosiklik dua cincin yang terdiri dari
cincin benzene menyatu dengan cincin diazepine. Secara klinis digunakan dalam
beberapa pengobatan seperti ansietas, insomnia, kejang otot, terapi ketergantungan
alcohol dan kejang. Dengan dosis tinggi diberika secara IV, benzodiazepine dapat juga
menyebabkan vasodilatasi coroner memblok neuromuscular.
Barbiturate ada golongan obat-obatan yang berasal dari asam barbiturate atau
malonylurea atau 6-hydroxyuracil adalah zat organic dari kerangka pyrimidine
heterosiklik yang bertindak sebagai anti-deperesan untuk SSP (anastesi / obat
penenang). Dosis rendah dapat menurunkan tingkat kecemasan dan meredakan
ketegangan, sedangkan dosis tinggi dapat menurunkan denyut jantung dan tekanan
darah.

62. Antitusif yang bekerja sentral, mempunyai efek samping adiksi ringan dan konstipasi
adalah…
a. Dekstrometorfan
Menekan reflex batuh secara langsung pada pusat batuk di medulla otak.
Bersifat antitusif. Contoh lainnya adalah difenhidramin HCl. Efek samping :
pusing, mual muntah (parah), penglihatan kabur, kebingungan.
b. Noskapin
Berasal dari alkaloid non-narkotik phthalide isoquinoline dari bunga poppy
opium papaver somniferum, dengan analgesic yang ringan, antitusif, dan
aktifitas potensial anti-neoplastic.
Efek sampingnya jarang yaitu mengantuk, sakit kepala, pusing, alergi rhinitis
dan konjungitvitis.
c. Kodein
Analgesik opioid ringan, antitusif. Efek samping : kembung, konstipasi, pusing,
mual muntah, gangguan pencernaan.
d. Diazepam
Gol.benzodiazepin. anti-ansietas, sedative, hypnosis dan antikonvulsan.
Menghambat asam gamma aminobutyric acid (GABA) dengan berikatan pada
reseptornya, terletak di system limbik dan hipotalamus. Meningkatkan
frekuendi pembukaan kanal klorida, sehingga ion klorida masuk dan
menyebabkan hiperpolarisasi dan penurunan rangsangan neuron. Efek
sampingnya : goyah dan berjalan tidak stabil, gemetar dan masalah pada
kontrol dan koordinasi otot.
e. Salbutamol
Agonis beta-2 reseptor yang strukturnya sama dengan terbutaline. Biasa
digunakan sebagai bronkodilator untuk pengobatan asma dan gangguan
pernafasan kronis lainnya.

63. Simetidine termasuk golongan…


a. Antagonis reseptor H2
Obat tukak lambung atau duodenum, penyakit refluks gastroesofagus, dan
kondisi hipersekresi patologis. Menghambat banyak isoenzim dari system
enzim CYP450 di hati. Mengurangi sekresi asam lambung.
64. Merupakan contoh kombinasi antimikroba yang dapat menekan terjadinya atau
berkembangnya resistensi…
a. Penisilin + streptomisin pada terapi endocarditis enterokokus
b. Amoksisilin + asam klavulanat

65. Hepatitis pada pasien yang mengalami terapi TB kemungkinan besar karena
penggunaan INH, terutama terjadi pada pasien dengan…
a. Asetilatator lambat
Pembahasan :
Reaksi asetilasi dari isoniazid menunjukkan bahwa ada perbedaan pada masing2
orang. Reaksi asetilasi adalah reaksi pada jalur metabolism obat yang mengandung
gugus amina primer, fungsi dari reaksinya adalah untuk proses detoksifikasi, serta
mengubah obat/senyawa induk menjadi senyawa metabolitnya yang bersifat tidak
aktif, lebih bersifat polar agar selanjutnya mudah untuk diekskresikan. Aktivitas dari
obat INH sangat bergantung pada tingkat kecepatan reaksi asetilasinya.
Pasien dengan tipe asetilator cepat memiliki waktu paruh yang sangat pendek yaitu
45-80 menit. Sehingga obat INH harus diberikan secara berulang kali dengan dosis
yang lebih besar, pengobatan ini akan kurang menguntungkan karena pengobatan TB
merupakan pengobatan dengan jangka waktu yang Panjang dan kemungkinan
resistensi lebih besar. Pemberian dosisnya pelu diperhatikan.
Pasien dengan tipe asetilator lambat ekskesi INH yang bersifat tidak aktif berlangsung
lambat. Waktu paruhnya Panjang yaitu 140-200 menit, sehingga memerlukan dosis
yang rendah agar tidak menimbulkan efek toksik. Pemberian obatnya tidak harus
berulang kali. Efek toksiknya dapat berupa neuritis perifer.

66. Termasuk dalam golongan diuretic hemat kalium..


a. HCT
Hidroklorotiazid, diuretic thiazid. Menghambat ambilan Na+/Cl- dari tubulus
distal di ginjal. Dapat juga menyebabkan kehilangan potassium dan
peningkatan asam urat. Efek sampingnya konstipasi, batuk darah, diare,
pusing, detak jantung tidak teratur, kulit kering, sakit kepala, mual muntah,
susah makan, mimisan, turun BB.
b. Furosemide
Loop diuretic. Mengobati hipertensi dan edema dengan gagal jantung
kongestif. Bekerja pada asenden ansa henle. Efek sampingnya jarang, sakit
kepala, sakit tenggorokan.
c. Spironolakton
Hemat kalium, antagonis aldosterone. Diuretic lemah, terapi hormone untuk
transgender laki2-perempuan. Efek samping : konstipasi, diare, pusing, sakit
kepala.
d. Mannitol
Penghambat alfa-glukooksidase. Diuretic osmosis, tempat kerjanya desenden
ansa henle. Menghambat absorbs glukosa.
e. Acetazolamide
Inhibitor karbonat anhydrase kuat. Mengontrol pengeluaran cairan pada
gangguan kejang tertentu dan dalam mempromosikan diuresis dalam kasus
retensi cairan abnormal. Efek sampingnya : parestiasis, tinnitus, mual muntah,
diare, mengantuk.
67. Merupakan contoh efek samping dari ACE Inhibitor…
a. Asidosis
Kondisi yang terjadi ketika asam dalam tubuh sangat tinggi. Asidosis ada 2,
metabolic dan repiratorik. Penyebab asidosis metabolic adalah
ketidakmampuan ginjal mengeliminasi asam berlebih dari dalam tubuh.
b. Hyperkalemia
Kelebihan kalium
c. Hipernatriemia
Kelebihan natrium
d. Hypokalemia
Kekurangan kalium, efek samping dari loop diuretic (furosemide). Makanya
biasa dikombinasi dengan spironolakton (diuretic hemat kalium).

68. Termasuk obat golongan Ca+ blocker, kecuali…


a. Diltiazem (gagal jantung, non dihidropiridine sama dgn verapamil)
b. Nifedipine (pemb.darah perifer, dihidropiridine sama dgn amlo)
c. Amlodipine
d. Verapamil
e. Hidralazin
Vasodilator pembuluh darah. KI dengan penyakit arteri coroner atau kelainan
jantung rematik mempengaruhi katup mitral. Efek sampingnya detak jantung
tidak beraturan, mual, sakit kepala, diare, kehilangan BB.

69. Kombinasi antidiabetic oral yang tidak boleh diberikan bersamaan karena kerjanya
sama adalah…
a. Sulfoniluera + meglitinide
Keduanya meningkatkan sekresi insulin, efek sampingnya BB naik dan
hipoglikemia.
Pembahasan :
 Biguanid (metformin) : menekan produksi glukosa hati dan menambah
sensitifitas terhadap insulin. Efek samping dyspepsia, diare, dan
asidosis laktat.
 Alfa-glukooksidase inhibitor (acarbose, mannitol) : menghambat
absorbsi glukosa (menghambat glucagon). Efek samping flatulen, tinja
lembek.
 Tiazolidindione (pioglitazone) : menambah sensitifitas terhadap insulin.
Efek samping edema.
 DPP-IV inhibitor (vidagliptin, sitagliptin, saxagliptin) : modulator
inkreatin, meningkatkan sekresi insulin yang diperlukan saat makan.
Efek samping sebah dan muntah.
 SGLT-2 inhibitor (dapagliflozin, propanediol) : menghambat
penyerapan kembali glukosa di tubuli distal ginjal. Efek sampingnya
dehidrasi, infeksi saluran kemih.
Sulfonylurea dan Thiazolidindione KI pada pasien obesitas
SGLT-2 KI pada pasien hiperkolesterolemia
70. Vitamin yang paling kecil kemungkinannya menyebabkan hipoglikemia adalah…
a. Metformin

71. Mekanisme kerja sirdenafil adalah…


a. Inhibitor selektif terhadap fosfodiesterase tipe 5
Mengatasi ereksi pada laki-laki

72. Kondisi pasien berikut yang menyebabkan pemberian aspirin dikontraindikasikan


adalah…
a. Angina
Nyeri dada akibat kurangnya darah dan oksigen yang menuju ke jantung

73. Kelebihan celecoxib dibandingkan dengan AINS yang lain adalah…


a. Lebih efektif untuk terapi RA
Pembahasan : Celecoxib
Selektif COX-2 inhibitor. Menghambat sintesis prostaglandin dengan menghambat
enzim siklooksigenase yang dimana mengubah azam arakidonat menjadi
endopiroksid siklik, prekursor dari prostaglandin.

74. Antihipertensi yang dikontraindikasikan pada penderita asma dan DM adalah…


a. β-blocker
Asma + HT ≠ β-blocker non selektif
Asma + DM ≠ terbutaline (gol. Selektif β-2 adrenergik bronkodilator)

75. efek toksik dari dua zat/obat yang digunakan secara bersamaan meningkat secara
drastis padahal salah satu zatnya sama sekali tidak toksik, hal ini karena terjadi…
a. aditif
Efek yang dihasilkan sama oleh dua obat yang diberikan bersamaan.
b. Antagonis
Efek yang dihasilkan berlawanan atau tidak sama oleh dua obat yang diberikan
secara bersamaan.
c. Potensiasi
Efek dari kedua obat yang diberikan secara bersamaan lebih besar
dibandingkan jika diberikan secara terpisah.
d. sinergis
e. parallel
Pembahasan : Interaksi Obat
Merupakan efek suatu obat yang disebabkan bila dua obat atau lebih berinteraksi dan
dapat mepengaruhi respon tubuh terhadap pengobatan. Hasilnya berupa peningkatan
atau penurunan efek yang dapat mempengaruhi terapi pasien.
Interaksi farmakokinetik : satu obat mengubah absorbs, distribusi, biotransformasi
atau eliminasi obat lain.
Interaksi farmakodinamik : obat-obat yang mempunyai efek samping yang serupa atau
berlawanan. Interaksi ini disebabkan oleh kompetisi pada reseptor yang sama atau
terjadi antara obat-obat yang bekerja pada system fisiologi yang sama.
76. Apoteker Bagian R & D melakukan uji kadar tablet parasetamol 500 mg, diketahui
bobot dari 20 tablet adalah 14.000 mg. Berapakah bobot sampel yang ditimbang agar
setara 100 mg parasetamol?
a. 100 mg
b. 120 mg
c. 140 mg
d. 160 mg
e. 180 mg

77. Apoteker di R & D melakukan uji kadar terhadap sirup parasetamol, sebelum dianalisis
sampel diambil sebanyak 5 mL ditambahkan dengan aquadest dalam labu ukur 100
mL dan dicukupkan volumenya, kemudian diambil 2 mL dan dicukupkan dengan
aquadest dalam labu 50 mL. Berapa kali pengenceran yang terjadi?
a. 200 kali
b. 300 kali
c. 400 kali
d. 500 kali
e. 600 kali

78. Apoteker di R & D melakukan uji kadar tablet parasetamol dengan kromatografi cair
kinerja tinggi, dari hasil analisis diperoleh area standar 10.000 µV/s pada konsentrasi
50 µg/mL, area sampel 12.000 µV/s. Berapakah konsentrasi sampel pada uji kadar
tersebut?
A. 50 µg/mL
B. 60 µg/mL
C. 70 µg/mL
D. 80 µg/mL
E. 90 µg/mL

79. Apoteker di industry farmasi melakukan penetapan kadar tablet parasetamol dengan
spektrofotometer, dari kurva kalibrasi diperoleh persamaan regresi linier Y = 0,001 +
0.72 X, dan serapan sampel sebesar 0,505. Berapakah konsentrasi parasetamol
tersebut?
a. 4 µg/mL
b. 5 µg/mL
c. 6 µg/mL
d. 7 µg/mL
e. 8 µg/mL

80. Berikut ini contoh alkohol monovalen, kecuali…


a. Etanol
b. Butanol
c. Mannitol
d. Methanol
e. Propanol
81. Esterifikasi asam salisilat dengan methanol menghasilkan aroma…
a. Papermint
Pembahasan : esterifikasi
Reaksi pengubahan dari suatu asam karboksilat dan alcohol menjadi suatu ester
dengan menggunakan katalis asam.

82. Senyawa obat organic yang bersifat molekul netral adalah…


a. Paracetamol

83. Antihistamin umumnya bersifat basa karena mengandung unsur…


a. N-tersier

84. Banyaknya Kristal C2H2O4.2H2O yang dibutuhkan untuk membuat asam oksalat 100
mL, 1 N adalah…
a. 3,1 gram
b. 1,3 gram
c. 6,3 gram
d. 3,6 gram
e. 4 gram

85. Tujuan dilakukan uji stabilitas pada produk obat adalah…


a. Untuk menentukan kinetika orde reaksi
Pembahasan :
Kinetika kimia mencakup penelitian kecepatan dan mekanisme reaksi. Dalam suatu
reaksi, kadar senyawa akan berubah seiring waktu. Selama reaksi terjadi, dalam
waktu tertentu dapat teramati adanya penurunan kadar reaktan atau penginkatan
kadar produk.
Stabilitas obat adalah derajat degradasi suatu obat dipandang dari segi kimia.
Stabilitas obat dapat diketahui dari ada tidaknya penurunan kadar selama
penyimpanan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan kestabilan suatu zat
dengan cara kinetika kimia adalah kecepatan reaksi, faktor-faktor yang mempengaruhi
kecepatan reaksi, dan tingkat reaksi dengan cara penentuannya.

86. Studi yang menunjuang proses optimasi suatu sediaan obat melalui penentuan dan
mengidentifikasi sifat-sifat fisko kimia yang penting dalam menyusun formas sedian
obat disebut…
a. Studi preformulasi

87. Dalam bidang farmasi, fenomena antarmuka banyak dipakai untuk pembuatan
sediaan berikut…
a. System dispersi
Suatu system yang salah satu zatnya adalah fase terdispersi kedalam zat atau
fase pendispersi.

88. Seorang farmasis di industry farmasi menetapkan sejumlah berat gram ekivalen zat
terlarut dalam satu liter larutan. Percobaan yang dilakukan farmasis diatas merupakan
penetapan…
a. Normalitas
89. Seorang farmasis di industry farmasi melakukan pembuatan sediaan cair. Larutan
merupakan salah satu sediaan cair. Larutan memiliki beberapa sifat salah satunya
adalah tidak ada perubahan sifat komponen selain dari pengenceran ketika zat-zat
bercampur menjadi larutan. Berdasarkan pernyataan diatas maka merupakan sifat
dari larutan…
a. Elektrolit
Contoh larutan Natrium klorida (NaCl)
Hydrogen klorida (HCl)
Asam cuka
Asam sulfat, dll
b. Larutan non-elektrolik
Larutan yang tidak dapat menghandarkan arus listrik, hal ini disebabkan
karena larutan tidak dapat menghasilkan ion-ion (tidak mengion). Contohnya
larutan urea, larutan sukrosa.
c. Ideal
Larutan yang memenuhi Hukum Roult. Dimana bunyi hokum Roult “Tekanan
uap parsial dari sebuah komponen di dalam campuran adalah sama dengan
tekanan uap komponen tersebut dalam keadaan murni pada suhu tertentu
dikalikan dengan fraksi molnya dalam campuran tersebut”
d. Nyata
e. Sejati

90. Seorang apoteker di bagian QC pada suatu industry farmasi ingin menetapkan
viskositas suatu cairan newton. Cairan newton merupakan cairan yang viskositasnya
tidak dipengaruhi oleh kecepatan geser. Berdasarkan pengertian diatas maka yang
termasuk cairan tersebut adalah…
a. Gargarisma

91. Seorang farmasis di bagian RnD industry farmasi melakukan modifikasi benzil penizilin
menjadi prokain penisilin dan benzatin penisilin. Modifikasi yang dilakukan tersebut
merupakan salah satu upaya untuk…
a. Meningkatkan stabilitas obat dalam sediaan

92. Seorang farmasis di industry farmasi gagal dalam membuat system penghantaran
obat terkendali secara peroral sehingga menyebabkan pelepasan obat dalam dosis
besar terjadi pada waktu singkat. Berdasarkan keterangan diatas peristiwa yang
dialami farmasi tersebut dikenal dengan istilah…
a. Dumping dose
Fenomena metabolism obat dimana faktor lingkungan dapat menyebabkan
pelepasan premature dan berlebihan dari obat. Ini dapat meningkatkan
konsentrasi obat dalam tubuh dan dengan demikian menghasilkan efek
samping atau bahkan toksisitas obat.

b. Initial dose
Dosis awal atau loading dose atau initial dose, Dosis yang diberikan pada awal
terapi agar kadar obat mencapai kadar terapi minimal.
c. Maintenance dose
Dosis obat yang diperlukan untuk memelihara atau mempertahankan
konsentrasi terapeutik obat.
d. Reservoir dose
e. Therapeutic dose

93. Seorang formulator pada bagian RnD di industry farmasi mendesain sediaan DPI.
Apakah keunggulan dari sediaan yang sedang didesain tersebut?
a. Bebas pirogen

94. Seorang apoteker dibagian QC melakukan pengukuran ukuran partikel yang tidak
simetris dengan cara memproyeksikan panjang jarak maksimal dari tangen-tangen
pada bidang proyeksi yang tegak lurus pada arah pengukuran. Berdasarkan
pengukuran yang dilakukan diatas termasuk kedalam metode…
a. Garis tengah Ferret (dFer)
b. Garis tengah Martin (dM)
Adalah Panjang jarak yang membelah partikel menjadi dua bidang yang sama
luasnya
c. Garis tengah ekuivalen volume bola
Partikel dianggap mempunyai volume sama dengan suatu bola (dF)
d. Garis tengah mikroskopik
Menurut metode ini, suatu emulsi atau suspense diencerkan atau tidak
diencerkan, dinaikkan pada suatu slide dan ditempatkan pada pentas mekanik.
Di bawah mikroskop tersebut, pada tempat di mana partikel terlihat, diletakkan
mikrometer untuk memperlihatkan ukuran partikel tersebut. Pemandangan
dalam mikroskop dapat diproyeksikan ke sebuah layar di mana partikel-partikel
tersebut lebih mudah diukur, atau pemotretan bisa dilakukan dari slide yang
sudah disiapkan dan diproyeksikan ke layar untuk diukur.
95. Seorang apoteker pada bagian RnD suatu industri farmasi membuat sediaan emulsi
minyak ikan, setelah disimpan selama 24 jam terjadi pemisahan dengan terbentuknya
lapisan-lapisan yang berbeda-beda konsentrasi dan bila dikocok kembali homogen.
Peristiwa yang dialami oleh apoteker tersebut dikenal dengan istilah:
a. Koalesen
Peristiwa terjadinya penggabungan globul-globul menjadi lebih besar,
sedangkan diemulsifikasi terjadi akibat proses lanjutan dari koalesen. Untuk
kedua peristiwa ini, emulsi tidak dapat diperbaiki melalui pengocokan.
b. Breaking
c. Flokulasi
Suatu peristiwa terbentuknya kelompok-kelompok globul yang posisinya tidak
beraturan di dalam emulsi. Dapat diperbaiki melalui pengocokan.
d. Inversi fase
Dapat terjadi karena penggunaan perlatan yang kotor atau prosedur
pencampuran yang salah.
e. Creaming
96. Seorang farmasis bagian QC di industri farmasi mendapatkan sampel suatu sistem
dispersi dengan ciri-ciri sebagai berikut: ukuran 0,5 µm – 1,0 nm, dapat dilihat dengan
mikroskop elektron, dapat melewati kertas saring tetapi tidak dapat melewati membran
semipermeabel, dan berdifusi lambat. Berdasarkan ciri-ciri tersebut maka sampel yang
diperoleh termasuk kedalam dispersi…
a. Nano

97. Seorang apoteker di suatu industri farmasi merancang sediaan kental atau cair yang
dioleskan pada kulit, mengandung analgetik dan bersifat melemaskan otot atau
menghangatkan. Berdasarkan ciri-ciri diatas maka jenis sediaan yang dirancang
apoteker tersebut adalah…
A. Linimentum

98. Seorang staf RnD di industri farmasi memformulasikan sediaan dengan ciri-ciri
sebagai berikut: mengandung bahan aktif padat lebih dari 50%, digunakan untuk rute
topikal, dapat mengikat cairan sekret dan tidak mempunyai daya penetrasi.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut sediaan yang diformulasikan oleh staf tersebut adalah…
a. Pasta

99. Seorang apoteker di industri farmasi ingin melakukan uji disolusi terbanding terhadap
sediaan kapsul. Berdasarkan keterangan diatas maka metode yang dapat digunakan
untuk uji tersebut adalah…
a. Dayung
b. Stirrer
c. Keranjang
d. Padel
e. Sel franz

100. Seorang apoteker di industry farmasi ingin megnukur bioavaibilitas suatu obat
yang telah didesain. Berdasarkan hal tersebut maka pengukuran dapat dilakukan
dengan metode…
a. penentuan waktu paruh

101. Tablet yang dibuat untuk menghindari obat menjadi inaktif dalam cairan
lambung karena pH yang terlalu rendah, dikenal dengan istilah…
a. Press coating
Tablet press coating terdiri dari dua bagian yaitu bagian inti dan penyalut.
Digunakan untuk memisahkan bahan-bahan yang inkompatibel.
b. Sugar coating
Untuk menutupi rasa yang tidak enak dari tablet
c. Enteric coating
d. Hipodermik
Tablet cetak yang dibuat dari bahan yang mudah larut atau melarut sempurna
dalam air, harus steril dan dilarutkan lebih dahulu sebelum digunakan untuk
injeksi hipodermik.
e. Sustained release
Sediaan lepas lambat merupakan bagian dari controlled release. Sediaan ini
mengatur pelepasan obat didalam tubuh yang dimaksudkan untuk
meningkatkan efektifitas obat pada reseptornya.

102. Berikut ini adalah pernyataan yang benar mengenai hormone…


a. Hormon merupakan senyawa kimia berupa protein
Pembahasan :
Hormone adalah senyawa yang secara normal dikeluarkan oleh kelenjar
endokrin atau jaringan tubuh dan dilepaskan ke peredaran darah, menuju
jaringan target, berinteraksi secara selektif dengan reseptor khas atau
senyawa tertentu dan menunjukkan efek biologis.
Contoh hormone steroid : kortisol, aldosterone, kolekalsiferol (Vit.D)
Contoh hormone polypeptide : hormone hipotalamus, hipofisis, parathormone,
kalsitonin, insulin dan glukoagon.
Hormone glikoprotein adalah hormone yang mengandung gugus karbohidrat
(hormone hipofise anterior)
Hormone insulin yang mengatur metabolism karbohidrat, menyerap glukosa
dari sirkulasi darah melalui GLUT1 dan GLUT4.
Hormone glucagon adalah antagonis dari insulin yang disekresi pada saat
kadar gula darah rendah, menaikkan kadar gula darah.

103. Hormon yang larut dalam lemak adalah…


a. Estrogen
Hormone kelamin wanita, pada wanita diproduksi oleh ovarium, plasenta dan
korteks adrenalis. Sebagian besar estrogen alami pada manusia adalah
estradiol, estron, dan estriol. Estradiol dikeluarkan oleh ovarium dan segera
mengalami dehidrogenasi menjadi estron (banyak terdapat di darah),
kemudian dimetabolisme menjadi estriol dan dikeluarkan oleh urin.
b. Hormon adrenokortikotropik
Dibuat didalam sel corticotroph dari kelenjar hipofisis anterior. Tingginya kadar
hormoni dapat menyebabkan penyakit Cushing. Hal ini disebabkan oleh tumor
non-kanker yang disebut adenoma yang terletak di kelenjar pituitary yang
menghasilkan kelebihan jumlah hormone adrenokortikotropik.
c. Gastrin
Hormone yang merangsang sekresi asam lambung (HCl) oleh sel parietal di
lambung untuk membantu kerja lambung. Hormone ini diproduksi oleh sel G di
lambung, usus dua belas jari, dan pancreas.

104. Berikut ini adalah pernyataan yang benar jika seseorang memiliki golongan
darah B…
a. Agglutinogen (antigen) B dan agglutinin A
b. Gol.darah A : aglutinogen A dan agglutinin B
c. Gol.darah AB : agglutinogen A & B
d. Gol.darah O : agglutinin A dan B

105. Berikut ini yang merupakan ciri-ciri dari pembuluh darah vena…
a. Ototnya tebal
b. Jauh dari permukaan tubuh
c. Merupakan pembuluh darah yang keluar dari jantung
d. Denyutnya terasa

106. Disebut apakah mekanisme penyakit (perkembangan penyakit) dalam studi


patofisiologi?
a. Etiologi
Studi yang mempelajari tentang sebab dan asal muasal dari suatu penyakit
atau gangguan kesehatan.
b. Pathogenesis
Keseluruhan proses perkembangan penyakit atau patoge, termasuk setiap
tahap perkembangan, rantai kejadian yang menuju kepada terjadinya
pathogen tersebut dan serangkaian perubahan struktur dan fungsi setiap
komponen yang terlibat didalamnya seperti sel, jaringan tubu, dan organ.

107. Radang menyebabkan dilatasi arteriol sehingga terjadi hyperemia dan muncul
kemerahan local. Ciri khas apakah yang dimaksud?
c. Kalor (panas)
d. Rubor
e. Dolor (nyeri)
f. Tumor (bengkak)
g. Fungsio laesa (kehilangan fungsi
Pembahasan : Hiperemia
Kelebihan darah di pembuluh darah dan mungkin tampak merah dan hangat terjadi
didalam system vaskulat yang merupakan system pembuluh darah didalam tubuh.
Ketika kelebihan darah terjadi di luar system vaskular karena pembuluh darah
yang rusak atau cedera, ini dikenal sebagai hemoragi.

108. Pembesaran otot pada binaragawan merupakan contoh gangguan


pertumbuhan yang berupa?
a. Hypoplasia
Penurunan jumlah sel yang nyata dalam jaringan yang mengakibatkan jaringan
atau organ menjadi kerdil. Dapat erjadi pada semua bagian tubuh.
b. Hipertrofi
Peningkatan volume organ atau jaringan akibat pembesaran komponen sel.
c. Hyperplasia
Kondisi membesarnya organ tubuh karena pembentukan atau tumbuhnya sel-
sel baru.
d. Metaplasia
Berubahnya suatu tipe sel dewasa menjadi tipe sel dewasa yang lain dan
bersifat reversible sehingga fungsi sel juga ikut berubah.
e. Dysplasia
Perkembangan sel atau jaringan yang tidak normal, namun belum tentu
bersifat kanker.
109. Berikut merupakan efek aktivasi system renin angiotensin aldosterone
adalah…
a. Peningkatan frekuensi denyut jantung
b. Retensi Natrium dan air
c. Vasokontriksi arteri perifer
d. Sekresi AD

110. Indikasi utama penggunaan diuretic bertujuan untuk…


a. Memobilisasi edema

111. Vasodilator yang bekerja dengan membuka kanal K+ contohnya minoxidil


banyak digunakan untuk…
b. Mengatasi masalah kebotakan

112. Tujuan terapi pada penggunaan obat anti hyperlipidemia adalah…


a. Menurunkan VLDL, LDL dan meningkatkan HDL

113. Obat yang menjadi lini pertama untuk menurunkan kadar LDL pada pasien
hyperlipidemia adalah…
a. Fenofibrate
Gol.asam fibrat, menurunkan LDL dan trigliserida, menaikkan LDL. 1st line
hyperlipidemia kategori 3 (broad beta-VLDL), 4 (kenaikan VLDL & serum TG)
, 5 (kenaikan kilomikron dan VLDL). Efek samping dyspepsia, batu empedu
dan miopati. KI gang.ginjal dan hati parah.
b. Ezetimibe
Gol.inhibitor absorbs kolesterol. Menurunkan kadar kolesterol total, LDL,
apoprotein, non HDL, dan TG, dan menaikkan kadar HDL. Terapinya lebih baik
jika dikombinasi dengan statin atau fenofibrate dibandingkan dengan terapi
tunggal.
c. Atorvastatin
Gol. Penghambat Hmg CoA reductase. Menurunkan LDL dan trigliseirda,
menaikkan HDL. 1st line terapi hyperlipidemia I, II, dan III.
d. Kolestiramin
Gol.resin asam empedu, menurunkan LDL menaikkan HDL. Efek samping GI
upsey, konstipasi, menurunkan kadar absorbs obat lainnya.
e. Niacin
Gol. asam nikotinat, menurunkan LDL dan trigliserida dan menaikkan HDL.
Efek samping muka merah, hipoglikemi, hiperurisemia, hepatotoksis, GI upset.
KI penyakit liver dan gout parah.

114. Ubiquinone merupakan koenzim hasil reaksi samping pada proses sintesis
kolesterol. Pembentukan ubiquinone akan dihambat karena penggunaan
antihiperlipidemia golongan…
a. Fibrat
115. Resiko miopati karena efek samping obat golongan fibrat akan meningkat
jika…
b. Pasien menggunakan obat golongan statin
Karena kedua obat tersebut memiliki efek samping yang sama

116. Bila penggunaan simvastatin pada dosis lazim tidak memberikan efek yang
dignifikan terhadap penuruna LDL dan dokter menginginkan penggunaan kombinasi
obat antihiperlipidemia, kombinasi apakah yang andasarankan?
c. Simvastatin dan Kolestiramin

117. Seorang perempuan 27 tahun dating ke puskesma untuk mendapatkan


kontrasepsi hormonal untuk jangka Panjang. Dokter memberikan injeksi hormone
tunggal untuk 3 bulan. Kontrasepsi hormonal apa yang diberikan dokter tersebut?
a. Medroksiprogresteron 150 mg (antiestrogen)

118. Seorang laki-laki 56 tahun dating ke rumah sakit karena menderita DM sejak 2
tahun terakhir, meskipun tela mengkonsumsi metformin pasien tetap mengeluhkan
kadar gula darah yang tinggi. Dokter kemudian memberikan tambahan obat yang
dapat meningkatkan sensitifitas insulin. Obat antidiabetes oral apa yang dimaksud?
a. Gliburid
Gol.sulfonilurea : meningkatkan sekresi insulin. Efek samping BB naik,
hipoglikemia
b. Repaglinid
Gol. Glinid : meningkatkan sekresi insulin. Efek samping BB naik, hipoglikemia
c. Acarbose
Gol.penghambat alfa glukooksidase : menghambat absorbs glukosa
(menghambat glukagon).
d. Eksenetid
Gol. GLP-1 ra untuk injeksi.
e. Rosiglitazone
Gol. Thiazolidindione : menambah sensitifitas insulin. Efek samping Edema.

119. Pemeriksaan sputum seorang pasien pneumonia didapatkan hasil positif


terhadap staphyllococcus dengan betalaktamase. Mana dari antibiotic betalaktam
berikut yang tepat untuk pasien ini?
a. Penicillin G
AB spektrum luas.

120. Seorang pasien laki-laki 56 tahun mengalami infeksi saluran nafas yang
disebabkan oleh S.Pneumoniae dan saat ini menjalani pengobatan sefuroksim
(sefalosporin gen.2). namun setelah penggunaan lebih dari 2 minggu, gejala batuk
tidak berkurang dan pada lidah pasien terlihat adanya pertumbuhan jamur candida.
Fenomena ini dikenal dengan istilah…
a. Superinfeksi
121. Virus RNA selain membawa materi genetic, juga membawa enzim reverse
transcriptase agar tidak dapat memperbanyak diri di sel inang. Enzim ini menjadi
pilihan untuk dijadikan target obat, terutama HIV. Antivirus apakah yang bekerja
spesifik menghambat enzim ini?
a. Zanamivir
Inhibitor neuraminidase diindikasikan untuk pengobatan penyakit akut tanpa
komplikasi karena virus influenza A dan B pada orang dewasa dan pasien anak
7 tahun ke atas yang mengalami gejala tidak lebih dari 2 hari.
b. Amantadine
Antivirus, antihyperanalgesic (non-narkotik), juga sebagai antiparkinson yang
biasa dikombinasikan dengan L-Dopa ketika respon dari L-Dopa menurun.
c. Lamivudine
Aktivitasnya melawan virus HIV-1 dan hepatitis B (HBV). Menghambat enzim
reverse transcriptase HIV secara kompetitif dan bertindak sebagai penghancur
rantai sintesis DNA.
d. Acyclovir
Aktivitas selektif asiklovir adalah karena afinitasnya terhadap enzim timidin
kinase. Digunakan untuk terapi virus herpes seperti herpes genital, luka dingin,
herpes zoster dan cacar air.
e. Zidovudine
Nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI) dengan aktivitas melawan
virus HIV-1. Zidovudine difosforilasi menjadi metabolit aktif yang bersaing
untuk dimasukkan ke dalam DNA virus.

122. Seorang pasien perempuan 25 tahun mendapatkan antibiotik gologan inhibitor


sintesis protein untuk mengatasi infeksi klamidia yang dideritanya. Selain itu, pasien
ini juga diberikan antasida karena mengalami gangguan lambung. Setelah seminggu
pengobatan, antibiotik tidak memberikan efek. Hasil konsultasi dengan apoteker,
diketahui antibotik yang diberikan berinteraksi dengan antasid membentuk khelat
sehingga menjadi inaktif. Antibiotik apakah yang diberikan pada pasien ini?
a. Tetrasiklin

123. Pasien laki-laki 15 tahun dating ke RS dengan keluhan rasa sakit di dada dan
demam tinggi. Hasil lab menunjukkan pasien mengalami aspergilosis di paru-paru dan
segera ditangani dengan pemberian antijamur melalui infus. Dua hari setelah
perawatan, pasien mengalami gagal ginjal akut. Antijamur apakah yang diberikan
pada pasien ini?
a. Flukonazol
b. Anfoteresin B

124. Hasil uji lab penderita Tb menunjukkan BTA positif setelah pengobatan 6
bulan. Oleh karena itu pengobatan pasien dilanjutkan dengan menambahkan AB
golongan aminoglikosida dan diberikan secara parenteral. AB aminoglikosida apakah
yang direkomendasika?
a. Streptomisin
Biasa digunakan sebagai pengganti jika resistensi Etambutol.

125. Silika gel GF254 merupakan jeni silica gel yang lazim digunakan untuk fase
diam pada kromatografi…
a. Kromatografi lapis tipis (KLT)

126. Proses pembentukan glukosa yang berasal dari karbondioksida dan air dengan
bantuan cahaya matahari dan pigmen klorofil disebut…
a. Kemosintesis
Proses untuk memperoleh energi untuk produksi pangan, mirip dengan
fotosintesis tetapi tanpa menggunakan sinar matahari. Energi yang berasal
dari oksidasi bahan kimia anorganik yang ditemukan organisme di lingkungan
mereka
b. Fotosintesis
c. Kemoautotrof
Organisme yang menggunakan sumber energi anorganik seperti hydrogen
sulfide, belerang, besi, hydrogen dan ammonia. Sebagian besar kemoautotrof
berasal dari bakteri atau archaea yang hidup di lingkungan yang ekstrem
seperti ventilasi hidrotermal laut dalam
d. Autotrof
Organisme yang dapat mengubah bahan anorganik (dapat membuat makanan
sendiri) dengan bantuan energi seperti energi cahaya matahari dan kimia.

127. Pigmen klorofil terdapat di dalam…


a. Kloroplas
Bagian dari plastid, didalamnya berlangsung fase terang dan fase gelap dari
fotosintesis tumbuhan.

128. Reaksi terang fotosintesis mempunyai 2 pusat fotosistem yaitu fotosistem 1


dan 2. Fotosistem 1 terjadi pada Panjang gelombang…
a. 700 nm

129. Suatu glikosida yang larut dalam air dan dapat membentuk busa…
a. Saponin

130. Prinsip utama vacuum rotary evaporator adalah…


a. Penurunan tekanan pada labu alas bulat dan berguna agar pelarut dapat
menguap lebih cepat dibawah titik didihnya

131. Pada pengembangan produk bagian R & D, amilum erupakan salah satu
bahan pembantu yang dapat digunakan sebagai pengikat. Amilum terdiri atas amilosa
dan amilopektin. Amilosa adalah polisakarida yang terdiri dari…
a. Polimer α-D-Glukosa

132. Karbol mengandung senyawa turunan benzene yang banyak digunakan dalam
kehidupan sehari-hari. Rumus kimia dan kegunaan yang benar dari karbol adalah…
a. C6H5OH, antiseptic / fenol

133. Pada pengembangan formula produk diperlukan bahan baku senyawa


polisakarida sebagai bahan pembantu. Pada bagian penerimaan IPC suatu industry
farmasi diperlukan analisa cepat untuk membedakan antara bahan baku glikogen dan
amilum dapat digunakan pereaksi…
a. Molisch
Uji kualitatif untuk mengetahui adanya karbohidrat. Dapat dilakukan dengan 2
cara, menggunakan reaksi pembentukan warna / menggunakan prinsip
kromatografi.
b. Fehling
Menghasilkan endapan merah bata. Pada sampel amilum menghasilkan warna
kebiruan dengan sedikit endapan merah bata.
c. Barfoed
Untuk membedakan senyawa monosakarida dan disakarida.
d. Riegler
e. Iodium
Terbentuk warna ungu

134. Banyak kristal C2H2O4.2H2O yang dibutuhkan untuk membuat asam oksalat
100 mL, 1 N adalah?
a. 3,1 gram
b. 1,3 gram
c. 6,3 gram
d. 3,6 gram
e. 4 gram

135. Pengembangan obat sangat diperlukan, untuk mendapatkan senyawa obat


yang lebih efektif dalam. Salah satu contohnya adalah pergantian gugus –COO– dari
senyawa prokain menjadi –CONH– menjadi prokainamid menggunakan prinsip…
a. Penggunaan prinsip isosterik
Modifikasi isosteric adalah melakukan penggantian gugus atau substituent
tertentu pada struktur molekul obat tanpa mengubah sifat fisika kimia penting
obat.

136. Enzim microsomal hati yang berperan penting pada proses detoksifikasi
senyawa elektrolit relative yang menyebabkan teratogenic, karsinogenik adalah…
a. Glutation S-transferase