Anda di halaman 1dari 6

BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre Eksperimen.

dengan pendekatan The One-Group Pretest-Posttest Design. Desain penelitian

one group pre and post-test design merupakan salah satu dari metode pra

eksperimen yang tidak ada kelompok pembanding (kontrol), tetapi sudah

dilaksanakan observasi pertama (pre-test) yang memungkinkan menguji

perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan (eksperiment).

Jenis penelitian ini dapat diketahui dengan lebih akurat, karena dapat

membandingkan keadaan sebelum dan sesudah senam zumba.

Senam Zumba
fitness 3x
seminggu
Pre Test Post Test

Bagan 4.1 : Penelitian Pre Eksperiment

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

1. Tempat Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di tempat senam zumba yang ada

di Kecamatan Kadia Kota Kendari.

2. Waktu Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan apabila telah disetujui oleh dewan

penguji dan pembimbing pada saat ujian proposal.


42

C. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek

yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh

peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono,

2011).

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita yang mengalami

obesitas di kecamatan Kadia yang mengikuti senam zumba yaitu sebanyak

39 orang.

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari populasi yang mewakili populasi yang

akan diambil (Notoatmodjo, 2010). Sampel dalam penelitian ini adalah

wanita yang mengikuti senam zumba dan mengalami obesitas yaitu

sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total

Sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama

dengan jumlah populasi (Sugiyono, 2011). Karena jika jumlah populasi

kurang dari 100 maka seluruh populasi dijadikan sampel.

D. Pengumpulan Data

1. Data primer

Data primer pengumpulanya diperoleh melalui lembar observasi

dengan responden menggunakan lembar obsevasi (Arikunto, 2010). Data

primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara

langsung pada wanita yang mengikuti senam zumba fitness.


43

2. Data sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen

tertulis (Arikunto, 2010), yaitu data yang didapat dari tempat dilakukan

senam zumba fitness yang ada dikecamatan Kadia.

E. Pengolahan dan Analisis Data

Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan statistik analitik

yaitu analisa data dilakukan dengan mengunakan program SPSS versi 26

dengan maksud untuk melakukan pengujian suatu hipotesis yang telah di

ajukan apakah diterima atau ditolak.

a. Analisis Univariat

Menganalisis variabel-variabel yang ada secara deskriptif dengan

menghitung distribusi frekuensi dan proporsi untuk mengetahui

karakteristik dan subyek penelitian.

b. Analisis Bivariat

Analisis bivariat dilakukan untuk melihat ada tidaknya pengaruh

masing-masing variabel yang diteliti yakni variabel bebas dengan variabel

terikat. Analisis dilakukakan dengan menggunakan uji T-paired yaitu

pengujian yang dilakukan terhadap dua sampel yang berpasangan serta

mengetahui apakah sampel yang digunakan dalam penelitian ini

berdistribusi normal atau tidak. Penentuan hipotesis diterima apabila nilai

thitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung>ttabel) dan signifikansi lebih kecil

dari 0,05 (p≤0,05) yang artinya ada pengaruh peningkatan antara dua

kelompok sampel tersebut. Setelah itu untuk mengetahui metode manakah

yang lebih efektif, maka perlu diadakan perhitungan masing-masing

kelompok (Sugiyono, 2014).


44

F. Etika Penelitian

Masalah etika penelitian keperawatan merupakan masalah yang sangat

penting dalam penelitian, mengingat penelitian keperawatan berhubungan

langsung dengan manusia, maka segi etika penelitian harus di perhatikan yang

meliputi:

1) Informed Consent (Lembar persetujuan)

Informed consent merupakan bentuk persetujuan diantara peneliti dan

responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan. Informed

consent tersebut diberikan sebelum penelitian dilakukan dengan

memberikan lembar persetujuan untuk menjadi responden. Tujuan

Informed consent adalah agar subyek mengerti maksud dan tujuan

penelitian, mengetahui dampaknya. Jika responden bersedia maka mereka

harus menandatangani lembar persetujuan. Jika responden tidak bersedia,

maka peneliti harus menghormati hak responden.

2) Annonimity (kerahasiaan nama)

Masalah etika keperawatan merupakan masalah yang memberikan

jaminan dalam penggunaan subyek penelitian dengan cara tidak

memberikan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur

dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil

penelitian yang akan disajikan.

3) Confidentiality (Kerahasiaan)

Masalah ini merupakan masalah etika dengan memberikan jaminan

kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun masalah-masalah

lainnya. Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya


45

oleh peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada

hasil riset (Alimul, 2007).

G. Alur Penelitian

Survey data awal

Hipotesis Penelitian :
Pengaruh senam zumba terhadap penurunan berat badan
sebelum dan setelah mengikuti senam zumba

Variabel Penelitian :
Dependent & Independent

Penentuan responden : Instrumen Penelitian :


Populasi 39 orang, sampel
dipilih dengan teknik Total Kuisioner yang telah diuji
Sampling (3 orang) validitas dan reabilitas

Pengumpulan data :
Kuisioner

Kesimpulan Pembahasan dan Analisis Data :


dan Interpretasi Univariat dan
Saran Hasil Bivariat

Bagan 4.1
Alur Penelitian
46

H. Jadwal Penelitian

Tabel 4.1
Jadwal Penelitian
2018
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul
1 Survey awal

2 Pengajuan Judul

3 Pengambilan Data
Awal
Penyelesaian dan
4 Bimbingan
Proposal dari BAB
I-III
5 Ujian Proposal

6 Revisi Proposal

7 Penelitian

8 Penyelesaian dan
Bimbingan Skripsi
9 Ujian Hasil
Penelitian
10 Ujian Skripsi/tutup