Anda di halaman 1dari 24

PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA

DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN


BIMBINGAN KLASIKAL
SEMESTER GANJIL/ TAHUN PELAJARAN 2018-2019

A. Komponen Layanan : Layanan Dasar


B. Bidang Layanan : Pribadi-Sosial
C. Tempat dan Waktu : Ruang Kelas VI III A/ Selasa, 04 Desember 2018, Pukul
09.30 – 10.10 WIB
D. Pelaksana dan Pihak Terkait : Sugesti Yoan Ahmad Yani,S.Pd./ Tidak Ada
E. Topik Layanan : Yuk, Jadi Asertif !
F. Fungsi Layanan : Pemahaman dan Pengembangan
G. Tujuan Umum : Siswa dapat membangun perilaku asertif dalam kehidupan
sehari-hari (P4)
H. Tujuan Khusus : 1. Siswa dapat mengidentifikasi perbedaan perilaku
asertif, pasif dan agresif (C4)
2. Siswa dapat menyetujui manfaat perilaku asertif dalam
kehidupan sehari-hari (A2)
3. Siswa dapat mencontohkan perilaku asertif (P3)
I. Sasaran Layanan : Kelas VIII A (36 Siswa)
J. Materi Layanan : 1. Pengertian asertif, agresif dan pasif
2. Perbedaan antara asertif, agresif dan pasif
3. Manfaat perilaku asertif
4. Contoh perilaku asertif dalam kehidupan sehari-hari
K. Waktu : 1x jam pelajaran (40 menit)
L. Sumber : Nuha, I. S. (2014). Hubungan Perilaku Bullying Dengan
Perilaku Asertif Pada Santriwati (Doctoral
dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Purnamasari, Lilis R. (2012). Teknik-Teknik Konseling.
Yogyakarta: Deepublish.
Sugiyo. (2005). Komunikasi Antar Pribadi. Semarang:
UNNES Press.
Sriyanto, dkk. (2014). Perilaku Asertif dan Kecenderungan
Kenakalan Remaja Berdasarkan Pola Asuh dan Peran
Media Massa. Jurnal Psikologi. 41.1:74-88.
Winconsin Univesity. (2012). Assertive Communication.
Online. Diakses pada http://www.twu.edu/
downloads/counseling/E-1_Assertive_
Communication.pdf . Pada [02/12/2018][20.00 WIB]
M. Metode/ Teknik : Student Team Achievement Division dengan Make a Match
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

N. Media : Powerpoint, Video, Worksheet Siswa


Alat : Laptop, Active Speaker, LCD Proyektor
O. Pelaksanaan
I. Tahap Awal/ Pendahuluan
1) Pernyataan Tujuan : a. Guru BK mengucapkan salam pembuka diikuti dengan
menanyakan kabar
b. Guru BK menyampaian judul dan tujuan layanan
c. Guru BK memimpin ice breaking Gaya Keramat.
2) Penjelasan tentang : a. Guru BK menjelaskan langkah-langkah kegiatan
langkah-langkah menggunakan teknik STAD dengan make a match
kegiatan b. Guru BK menyampaikan kontrak layanan (kesepakatan
waktu layanan dan aktivitas yang diijinkan dalam
layanan) : “Pada kegiatan pembelajaran hari ini kita
akan melakukan kegiatan selama 1 jam layanan
(40menit), oleh karena itu mari kita berusaha mengikuti
dan menikmati layanan BK kali ini dengan penuh
semangat dan tanggung jawab.
3) Mengarahkan : Guru BK memberikan penjelasan singkat tentang apa yang
kegiatan (konsolidasi) dimaksud dengan perilaku asertif dalam kehidupan sehari-
hari dan mengapa penting untuk dipahami dan dipelajari
4) Tahap Peralihan Guru BK menanyakan kesiapan peserta didik
(Transisi) melaksanakan kegiatan dan memulai ke tahap inti.
II. Tahap Inti
1) Kegiatan Peserta : a. Siswa mengerjakan angket yang diberikan oleh guru BK
Didik b. Siswa menganalisis hasil angket yang telah dikerjakan
c. Siswa melihat video yang ditunjukkan guru BK
d. Siswa menyimak dan mendengarkan penjelasan materi
yang disampaikan oleh guru BK
e. Siswa berkumpul berdasarkan kelompok yang telah
ditentukan
Kegiatan Kelompok (Diskusi dan Kuis)
f. Siswa mencocokkan potongan karakteristik sesuai
dengan jenis perilaku (asertif, pasif dan agresif)
g. Siswa menyimak penjelasan guru BK tentang
karakteristik asertif, pasif dan agresif.
h. Siswa dalam kelompok mendiskusikan contoh kejadian
(worksheet siswa) maka siswa diminta mencoba
memberikan respon yang menunjukkan perilaku asertif,
pasif dan agresif.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

i. Kelompok siswa mempresentasikan dan diperagakan di


depan kelas
j. Siswa dalam luar kelompok memberikan tanggapan
Memberikan Nilai
k. Siswa menyimak kelompok yang memiliki skor
kegiatan tertinggi
Memberikan Penghargaan
l. Siswa yang menang menampilkan sebuah persembahan
untuk menghibur siswa yang belum menang
2) Kegiatan guru BK : a. Guru BK memberikan penjelasan materi kepada siswa
b. Guru BK membagikan angket kepada siswa
c. Guru BK meminta siswa untuk menganalisis hasil
jawaban angket
d. Guru BK membagi siswa dalam beberapa kelompok
yang dibagi berdasarkan tingkat popularitas siswa,
prestasi siswa di kelas
Kegiatan Kelompok (Diskusi dan Kuis)
e. Guru BK membagikan potongan karakteristik kepada
siswa untuk dicocokkan dan ditempel pada media yang
telah disiapkan
f. Guru BK membagikan lembar kerja berupa contoh
peristiwa kemudian siswa didorong memberikan respon
pada lembar jawab yang tersedia
g. Kelompok mempresentasikan dan diperagakan di depan
kelas
h. Guru BK mendorong siswa di luar kelompok
memberikan tanggapan
Memberikan Nilai
i. Guru BK mengumumkan perolehan skor tertinggi siswa
Memberikan Penghargaan
j. Guru bk mengapresiasi siswa
III. Tahap Penutup a.: Mengajak siswa menyimpulkan materi dengan
menanyakan hal-hal apa saja yang telah dibahas pada
pertemuan kali ini kepada siswa
b. Melakukan evaluasi dengan membagikan angket untuk
mengetahui sejauh mana Pemahaman, Perasaan dan
Rencana Tindakan siswa setelah mengikuti layanan
c. Salam penutup
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

P. Evaluasi
1. Penilaian Proses (teknik non-tes: observasi)
Panduan Observasi
No Aspek Prilaku Yang Dinilai Skala Penilaian
1) Peran peserta didik saat merespon proses diskusi 3: aktif, 2: cukup aktif, 1: pasif
2) Antusiasme peserta didik saat proses layanan 3: aktif, 2: cukup aktif, 1: pasif
2. Penilaian Hasil (Teknik non-tes: angket)
a) Pemahaman (1): Saya memahami pengertian asertif, agresif dan pasif
(2) Mudah bagi saya membedakan antara asertif, agresif dan pasif
b) Efek Perasaan (1): Saya merasa semua orang perlu memiliki sikap asertif karena
banyak manfaatnya
(2) Saya merasa puas mengikuti layanan ini karena dilakukan
dengan cara yang menyenangkan.
(3) Saya senang karena merasa materi yang disampaikan
bermanfaat bagi kehidupanku saat ini dan yang akan datang.
(4) Saya merasa lega karena merasa terbantu akan layanan ini.
c) Rencana Aksi (1): Saya akan menerapkan perilaku asertif dalam kehidupan sehari-
hari
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

Q. Lampiran-Lampiran :
 Uraian Materi  Media Layanan
 Lembar Kerja Siswa  Instrumen Pendukung
 Instrumen Evaluasi  SOP STAD

Mengetahui, Semarang, Oktober 2018


Kepala Sekolah Praktikan

Dyah Wariyanti, M. Pd Sugesti Yoan A.Y, S.Pd.


NIP. 19760810 200801 2 015 NIM. 11201820852
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 1 ANGKET PERILAKU ASERTIF

Nama :
Kelas :
No. Absern :

Petunjuk Pengisian:
Berilah tanda silang pada pilihan jawaban di bawah ini sesuai dengan kondisi yang biasa Saudara
lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Saat memiliki masalah, saya lebih c. Bertanya tentang materi yang belum
nyaman melakukan … saya menerti tanpa menunggu
a. Meminta bantuan teman kesempatan bertanya yang diberikan
b. Memilih untuk diam dan oleh guru
menyelesaikan masalah sendiri tanpa
bantuan orang lain 4. Saat sedang berdiskusi, maka saya
c. Langsung menyuruh teman saya untuk akan…
membantu saya a. Diam saja walaupun saya tidak setuju
2. Saat ada orang yang membuat saya dengan pendapat teman saya
marah atau tersinggung, maka saya b. Berdebat dengan teman saya ketika
akan… saya tidak sependapat dengan dia
a. Memukul teman saya apabila ia c. Mengutarakan pendapat saya tanpa
menyinggung perasaan saya memojokkan teman saya
b. Mendiamkan teman yang
menyinggung perasaan saya 5. Saat teman saya mengajak saya pergi
c. Mengatakan pada teman saya kalau sedangkan kondisi saya sangat lelah,
perkataannya menyinggung saya maka saya akan…
3. Saat saya tidak memahami pelajaran di a. Demi persahabatan, saya akan
kelas, maka saya akan melakukan… menemani teman saya walaupun saya
a. Memilih untuk bertanya pada teman lelah
daripada kepada guru tentang materi b. Mengatakan kalau saya sedang tidak
yang belum saya mengerti ingin jalan-jalan karena saya ingin
b. Menunggu kesempatan bertanya yang istirahat
diberikan guru untuk menanyakan c. Saya akan menyuruh teman saya untuk
materi yang belum saya mengerti pergi dengan orang lain
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 2 EVALUASI ANGKET PERILAKU ASERTIF SISWA

Jawaban pada angket sebelumnya, menunjukkan komunikasi yang biasa dilakukan dalam
kehidupan sehari-hari

1. Jika lebih banyak jawaban A, maka Anda terbiasa menggunakan komunikasi pasif.
2. Jika lebih banyak jawaban B, maka Anda terbiasa menggunakan komunikasi agresif.
3. Jika lebih banyak jawaban C, maka Anda terbiasa menggunakan komunikasi asertif.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 3 MATERI LAYANAN


YUK, JADI ASERTIF !
1. Pengertian Asertif, Pasif dan Agresif
Menurut Corey (dalam Purnamasari, 2012: 35) perilaku asertif adalah ekspresi langsung,
jujur, pada tempatnya dari pikiran, perasaan, kebutuha atau hak-hak seseorang tanpa kecemasan
yang beralasan. selanjutnya menurut Rathus dan Nevid (dalam Purnamasari, 2012: 35-36) asertif
adalah tingkah laku yang menampilkan keberanian untuk secara jujur dan terbuka menyatakan
kebutuhan, perasaan, dan pikiran-pikirannya apa adanya, mempertahankan hak-hak pribadi, serta
menolak permintaan-permintaan yang tidak masuk akal dari figur otoritas dan standar-standar
yang berlaku pada suatu kelompok. Menurut Alberti dan Emmons (dalam Purnamasari, 2012:
36) perilaku asertif adalah perilaku yang membuat seseorang dapat bertindak demi kebaikan
dirinya, mempertahankan haknya tanpa cemas, mengekspresikan perasaan secara nyaman, dan
menjalankan haknya tanpa melanggar hak orang lain.
Sedangkan menurut Sugiyo (2005:105) orang menjadi assertive atau tegas berarti bahwa
oang tersebut telah belajar dari hidupnya untuk mendapatkan apakah dia lurus dan tegas dan
berkomunikasi dengan cara yang jujur serta konstruktif. Orang yang assertive tidak membiarkan
orang lain menghalangi jalur pemenuhan kebutuhannya dan berkomunikasi dengan cara-cara
yang sopan, halus, dan baik sehingga orang lain merasa mendapatkan perlakuan yang
menyenangkan dan pada gilirannya orang tersebut akan mengerti apa yang dikomunikasikan,
sehingga akan tercipta hubungan baik dengan orang lain dan komunikasi akan menjadi
menyenangkan.
Orang asertif mengarah pada tujuan, jujur, terbuka, penuh percaya diri. Asertivitas
terkandung perilaku kesanggupan ber-masyarakat, berempati, dan berkomunikasi baik verbal
maupun non-verbal. Individu yang asertivitasnya tinggi sadar akan kelebihan-kelebihan yang
dimiliki dan memandang kelebihan-kelebihan tersebut lebih penting daripada kelemahannya,
begitu pula sebaliknya. Orang yang asertif akan memberikan respon yang lebih bersifat terbuka,
jujur, penuh penghargaan serta pertimbangan terhadap orang karena respon asertif lebih bersifat
akomodatif daripada respon pasif maupun respon agresif di dalam menghadapi situasi-situasi
tertentu.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

Maksud perilaku asertif adalah perilaku untuk berkomunikasi secara langsung dan
terbuka, sedangkan perilaku agresif adalah untuk rnendominasi, untuk mendapatkan apa yang
diinginkannya dengan mengorbankan orang lain. Sedangkan perilaku pasif merupakan perilaku
yang tidak menyatakan perasaan, gagasan, dan kebutuhannya dengan tepat serta mengabaikan
hak-haknya sendiri. Perilaku pasif ini biasanya bersifat emosional, tidak jujur dan tidak
langsung, terhambat dan menolak diri sendiri. Individu yang pasif akan membiarkan orang lain
menentukan apa yang harus dilakukannya dengan sering berakhir dengan perasaan cemas,
kecewa terhadap diri sendiri, bahkan kemungkinan akan berakhir dengan kemarahan dan
perasaan tersinggung.
Perilaku agresif merupakan perilaku yang ekspresif tetapi umumnya bersifat defensive,
merusak diri dan orang lain yang sering berakhir dengan rasa ftustasi dan kesepian. Sementara
itu perilaku pasif adalah perilaku atau sikap menghargai konflik dengan orang lain dengan cara
mendapatkan keinginan – keinginannya sendiri di bawah keinginan-keinginan orang lain atau
lebih mendahulukan keinginan dan kebutuhan orang lain serta mengorbankan keinginan sendiri
karena takut dan kurang percaya diri. Selain diwujudkan dengan komunikasi langsung,
asertivitas juga dapat diwujudkan dengan komunikasi non verbal atau body language yang
rneliputi mimik, gerak tubuh, postur, nada, dan tekanan suara, (Bloom dkk dalam Nuha, 2014).
Kontak mata langsung yang menunujukkan ekspresi sungguh-sungguh, postur tubuh yang tegap
dan menghadap lawan bicara akan menambah pengaruh pesan yang disampaikan, gerakan isyarat
yang tepat, ekspresi wajah serta tekanan dan volume suara yang dimodulasi yang akan
rnenimbulkan kesan yang meyakinkan, semua itu contoh dari asertivitas non verbal. Kelley
(dalam Nuha, 2014) menyatakan bahwa orang yang asertif mampu mengekspresikan emosi
secara tepat tanpa adanya kecemasan terhadap orang lain. Orang yang asertif sebagai orang yang
dapat mewujudkan perasaannya yang asli, menegakkan hak-hak pribadi masingmasing, dan
menolak permintaan-permintaan dari orang lain yang tidak masuk akal dengan cara yang tidak
menghina, tidak mengancam, dan tidak meremehkan orang lain (Rathus dalam Nuha, 2014).
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

2. Manfaat Perilaku Asertif


Perilaku asertif merupakan pengungkapan diri terhadap orang lain, diantaranya memiliki
manfaat sebagai berikut.
a. Individu akan terbantu untuk tetap berusaha memahami kebutuhan, perasaan, dan ide diri
sendiri.
b. Individu akan terbantu untuk dapat mengenal diri sendiri dengan lebih baik, bertindak labih
konkret terhadap aoa yang dirasakan, dan melalui proses individu akan memiliki
kesempatan mengembangkan diri.
c. Memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok diri sendiri serta mendapatkan bantuan dan kerja
sama dari orang lain dengan mudah.
d. Membuat pribadi lebih menarik, dapat berkomunikasi dengan lebih mudah karena
menunjukkan keadaan yang sebenarnya dan dapat mencegah terjadinya keretakan
hubungan.

3. Klasifikasi Perilaku Asertif, Pasif dan Agresif


Tingkah Laku Asertif Tingkah Laku Pasif Tingkah Laku Agresif
Pelaku Pelaku Pelaku
Perbaikan atau peningkatan Perbaikan diri dengan cara
Penyangkalan diri
diri merugikan orang lain
Ekspresif Kecenderungan menahan Terlalu ekspresif
Bisa meraih tujuan-tujuan Tidak meraih tujuan-tujuan Meraih tujuan-tujuan dengan
yang diinginkan yang diinginkan mengorbankan orang lain
Pilihan untuk diri sendiri Pilihan dari orang lain Memilih untuk orang lain
Merasa nyaman dengan Tidak tegas, cemas dan
Memandang rendah orang lain
dirinya memandang diri rendah
Penerima Penerima Penerima
Memahami atau menyadari Tidak sabar, merasa bersalah, Merasa dijatuhkan, dan
situasi/ keadaan orang lain marah direndahkan
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

Tidak ada penghargaan dari Sakit, dipermalukan, dan


Menghargai pelaku
pelaku bertahan
Bisa mencapai keinginan- Meraih tujuan-tujuan dari Tidak meraih tujuan-tujuan
keinginannya keinginan pelaku yang diinginkan
Sumber: Alberti dan Emmons (dalam Purnamasari, 2012:38)
4. Cara Berkomunikasi Asertif
Berkomunikasi asertif dapat dilakukan dengan beberapa langkah di bawah ini:
a) Gunakan kalimat dengan kata “saya” atau “aku”.
Pesan yang berfokus tentang diri sendiri saat berkomunikasi menunjukkan bahwa
Anda bertanggung jawab atas perasaan dan pendapat Anda tanpa menyerang atau
menyalahkan orang lain. Pernyataan asertif ini disampaikan berdasarkan apa yang Anda
alami, alih-alih berfokus pada pengalaman orang lain. Kata “saya” atau “aku” adalah cara
menjelaskan “inilah situasi yang aku hadapi” kepada teman bicara. Contoh pernyataan
dengan kata saya/aku:
 ”Aku merasa takut dan sedih saat mendengar kata-kata makian atau sumpah
serapah ketika kita berdebat” bukannya “Makian dan sumpah serapahmu
membuat aku takut. Jangan berbicara seperti itu lagi.”
 ”Aku khawatir kemampuanku tidak dimanfaatkan dengan baik di posisiku saat ini”
bukannya “Anda menempatkan saya di posisi yang membuat kemampuan saya
tidak berkembang.”
b) Belajarlah mengatakan “tidak”.
Menolak tugas atau ajakan teman untuk pergi di malam hari mungkin membuat Anda
terkesan kurang suka berteman, tetapi berkata “tidak” sama artinya dengan berkata “ya”
pada kegiatan dan tugas yang mendukung kemajuan Anda. Manfaatkan waktu sebaik
mungkin dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Menolak permintaan yang
bertentangan dengan kepentingan Anda adalah salah satu cara bersikap asertif.
Menolak permintaan atau ajakan seseorang mungkin akan terasa sulit pada awalnya,
tetapi dengan membiasakan diri, Anda akan menyadari bahwa kemampuan ini sangat
bermanfaat. Cara ini membantu Anda menentukan batasan dan bersikap asertif kepada
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

diri sendiri dan orang lain. Keterampilan ini sangat dibutuhkan untuk mengembangkan
diri secara personal dan profesional.
c) Jangan menilai orang lain.
Banyak orang malu bersikap asertif saat bersosialisasi karena bagi mereka, bersikap
asertif berarti menilai. Sesuai definisinya, asertif berarti memiliki pendirian, tetapi tetap
saling berkompromi, mempertimbangkan keinginan orang lain, dan bersikap menghargai.
d) Kendalikan emosi.
Orang-orang asertif biasanya memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik sebab
mereka mampu mengendalikan emosi. Berusahalah mengendalikan perasaan dengan baik
sebab ketidakmampuan mengendalikan emosi akan berakibat buruk dalam
berkomunikasi. Contohnya, jika Anda tidak setuju dengan apa yang orang lain katakan,
kemarahan bukan cara yang tepat untuk menunjukkan perbedaan pendapat. Reaksi ini
bisa merusak hubungan sebab Anda berbicara berdasarkan emosi, alih-alih bersikap
objektif.
Langkah pertama dalam mengendalikan emosi adalah dengan menyadarinya.
Mulailah dengan mengamati perasaan Anda selama beberapa hari. Catatlah kapan dan
situasi seperti apa yang memicu emosi negatif. Buatlah jurnal untuk mencatat emosi dan
beri nama setiap emosi yang Anda rasakan.
Temukan pemicu perasaan Anda. Mulailah dengan bertanya kepada diri sendiri
mengapa Anda bereaksi seperti ini? Setelah itu, tentukan apakah emosi tersebut
merepresentasikan dengan baik cara yang Anda inginkan dalam bersikap dan berinteraksi
dengan orang lain. Jika tidak, berusahalah mengubah pola pikir dengan menghilangkan
pikiran negatif atau mengubah pikiran yang tidak bermanfaat.
e) Hilangkan pernyataan bersyarat.
Pernyataan bersyarat adalah kalimat lanjutan yang menyambung pernyataan awal
agar tidak terkesan memaksa. Dalam konteks argumen tertulis, ada baiknya jika penulis
memberikan peluang untuk ketidakpastian. Oleh sebab itu, penyataan bersyarat bisa
digunakan untuk keperluan ini. Namun dalam konteks memberikan pernyataan asertif,
Anda harus menggunakan pernyataan kategoris untuk menyampaikan pendapat, yaitu
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

pernyataan yang Anda yakini sepenuhnya. Pernyataan kategoris adalah pernyataan asertif
sebab tidak menunjukkan keraguan.
 Pernyataan bersyarat, misalnya: “Ini hanya pendapatku, tetapi…” atau “Pendapatku
boleh saja diabaikan, tetapi…”.
 Pernyataan kategoris dan asertif yang lebih kuat, misalnya: “Menurut pendapatku…”
(tidak dilanjutkan dengan kata “tetapi” atau kata-kata yang bertujuan melemahkan)
atau “Menurutku, cara terbaik yang perlu kita lakukan adalah…”.
f) Perhatikan bahasa tubuh Anda
Komunikasi nonverbal bisa lebih berdampak daripada kata-kata yang Anda ucapkan.
Komunikator yang asertif harus menyadari bahasa tubuhnya agar tidak terkesan
mengancam, tidak peduli, dll.
Komunikator yang asertif mampu menghargai area personal seseorang dengan
menjaga jarak 1-1,5 m dari orang lain. Ia juga mampu menjaga kontak mata langsung
yang tidak terkesan menantang, berbicara dengan volume suara yang tepat (tidak terlalu
pelan, tidak terlalu keras), dan menggunakan kata-kata yang sesuai dengan situasi dan
kondisi saat itu.
Biasakan berdiri atau duduk tegak, tetapi rileks (mengarahkan lengan dan kaki
kepada orang yang sedang berbicara) dan tidak menunjukkan bahasa tubuh yang negatif
untuk menegaskan poin pembicaraan tertentu.
g) Belajarlah menentukan sikap
Sikap mengalah belum tentu membawa kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Akan
tetapi, menjatuhkan orang lain karena kesalahan kecil mungkin membuat Anda dimusuhi.
Bersikap asertif berarti mampu bersikap tegas, tetapi fleksibel.
Nyatakan pendirian Anda. Sering kali, perbedaan pendapat bisa ditengahi tanpa harus
berdebat atau bertengkar. Tentukan pendapat yang sesuai dengan prinsip hidup Anda dan
ungkapkan apa yang Anda inginkan.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 4 LEMBAR EVALUASI PROSES

LEMBAR OBSERVASI BIMBINGAN KLASIKAL


Hari/Tanggal : Selasa, 4 Desember 2018 Kelas : VIII A
Materi : Yuk, Jadi Asertif Pemberi Layanan : Sugesti Yoan A.Y

Petunjuk Pengisian
Guru BK memberikan skor penilaian aspek yang diobservasi pada masing-masing siswa
sesuai dengan kolom yang telah disediakan dengan kriteria sebagai berikut:
1. Skor 3 jika hal ini dilakukan siswa dengan aktif
2. Skor 2 jika hal ini dilakukan siswa dengan cukup aktif
3. Skor 1 jika hal ini dilakukan siswa dengan pasif

No Nama Merespon Antusiasme Jumlah Rata-rata


1 Adinda Maharani Kaltsum
2 Aditya Hermawan
3 Aditya Mandala Putra
4 Alvin Kristi Dwi Cahyo
5 Anaya Rally Salsabila
6 Anita Rahma Sukaningrum
7 Arahmaiani Azani
8 Ariq Rakha Herdianza
9 Aulia Mutmainnah
10 Ayu Chintya Maharani
11 Bella Fitri Melinia
12 Binsar Energia Napitupulu
13 Chrisdian Andhika Putra
14 Christopher Hardian Widyanta
15 Daya Maghfiranza Prodinka
16 Emma Rizqi Fahira
17 Gadis Midori Ernanda Pudjiono
18 Ghifari Abror Iswara
19 Hario Adisurya Hariyanto
20 Hedyana Bunga Prastami
21 Irwan Alfarizky Amrullah
22 Karen Hayuning Asmara
23 Komang Cynthia Silviandari
24 Kurnianto Fernanda
25 Leonardus Abieza Wibowo
26 Maria Dwi Oktaviana
27 Meuvia Callista Aldi
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

28 Muhammad Maftuh Ihsan


29 Naufal Adi Pamungkas
30 Neysa Harwina Putri
31 Niki Putu Prantiyo
32 Ory Kristanto
33 Rahma Sania Mutiarani Darajat
34 Salsabilla Nayuku
35 Salsabila Dhia Karendraswari
36 Shinta Inas Aulia
Jumlah
Rata-rata
Kriteria Penentuan Skor:
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟
Skor Total = 𝑥 100
6

Kriteria Hasil
Rentangan Kategori
74 – 100 Sangat Aktif
68 – 73 Aktif
52 – 67 Cukup Aktif
36 - 51 Kurang Aktif
20 - 35 Sangat Kurang Aktif

Semarang, 04 Desember 2018


Guru BK

Sugesti Yoan Ahmad Yani, S.Pd.


NIM 11201820852
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 5 LEMBAR PENILAIAN HASIL


ANGKET PENILAIAN HASIL LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL
Nama Siswa :……………………………………
Kelas : VIII A
Topik : Yuk, Jadi Asertif

Petunjuk Pengisian:
Pernyataan di bawah ini berisi tentang hasil yang Anda peroleh setelah mengikuti layanan
klasikal. Bacalah dengan cermat setiap pernyataan tersebut. Berikan jawaban dengan cara
memberi tanda cek (√) pada salah satu jawaban yang paling sesuai,
1. SS : Sangat Sesuai (5)
2. S : Sesuai (4)
3. CS : Cukup Sesuai (3)
4. TS : Tidak Sesuai (2)
5. STS : Sangat Tidak Sesuai (1)
Jawaban Anda, tidak menuntut jawaban benar dan salah. Jawablah semua pernyataan secara
sungguh-sungguh dan jujur sesuai diri anda. Hasil dari instrument ini tidak mempengaruhi nilai
pelajaran anda di sekolah, namun bermanfaat sebagai pertimbangan pemberian layanan
berikutnya. Atas bantuan dan kerjasamanya, diucapkan terima kasih.

Pilihan Jawaban
Aspek/ Pernyataan
SS S CS TS STS
Pemahaman Baru
1 Saya memahami pengertian asertif, agresif dan pasif
Mudah bagi saya membedakan antara asertif, agresif dan
2
pasif
Perasaan Positif
Saya merasa semua orang perlu memiliki sikap asertif
3
karena banyak manfaatnya
Saya merasa puas mengikuti layanan ini karena dilakukan
4
dengan cara yang menyenangkan.
Saya senang karena merasa materi yang
5 disampaikan bermanfaat bagi kehidupanku saat ini dan
yang akan datang.
Saya merasa lega karena merasa terbantu akan layanan
6
ini.
Rencana Kegiatan Setelah Layanan
Saya akan menerapkan perilaku asertif dalam kehidupan
7
sehari-hari
Jumlah
Kriteria Penentuan Skor:
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟
Skor Total = 𝑥 100
35

Kriteria Hasil
Rentangan Kategori
74 – 100 Sangat Baik
68 – 73 Baik
52 – 67 Cukup Baik
36 - 51 Kurang Baik
20 - 35 Sangat Kurang Baik

Semarang, 04 Desember 2018


Siswa yang mengisi,

________________________
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 6 LEMBAR KERJA SISWA (KELOMPOK)

KEJADIAN 1

KEJADIAN : Ada teman sekelas yang ingin menyalin pekerjaan rumah mu. Sementara
sebenarnya kamu keberatan.

RESPONS

ASERTIF

AGRESIF

PASIF
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

KEJADIAN 2

KEJADIAN : Ada orang yang merokok di tempat umum. Sementara sebenarnya kamu
merasa keberatan karena kamu alergi asap rokok.

RESPONS

ASERTIF

AGRESIF

PASIF
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

KEJADIAN 3

KEJADIAN : Seorang teman mengajak kamu untuk jalan. Namun, sebenarnya kamu
keberatan karena malam ini kamu berencana belajar mata pelajaran untuk
ulangan besok pagi.

RESPONS

ASERTIF

AGRESIF

PASIF
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

LAMPIRAN 7
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR STAD WITH MAKE A MATCH

A. Mempersiapkan Materi Layanan


Materi layanan kooperatif metode STAD dirancang berdasarkan hasil need assessment
peserta didik dan lingkungan dan disesuiakan dengan SKPD. Adapun format materinya
dirancang untuk pembelajaran secara berkelompok. Sebelum menyajikan materi layanan, guru
BK terlebih dahulu membuat lembar kegiatan (lembar diskusi) yang akan dipelajari oleh
kelompok.
B. Pembagian kelompok.
Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok, dimana setiap kelompoknya terdiri dari
6 anggota. Pembentukan kelompok ini harus heterogen, artinya guru BK memprioritaskan
perbedaan dalam kecenderungan perilaku yang dimunculkan (asertif/agresif/pasif),
kepopularitasan siswa berdasarkan angket sosiometri (sangat banyak disukai teman, biasa,
dan kurang disukai teman).
C. Menentukan Skor Awal
Skor awal peserta didik dapat diambil melalui Pre Test yang dilakukan guru sebelum
layanan kooperatif metode STAD dimulai yakni dengan memberikan angket perilaku asertif
kepada siswa.
D. Kerjasama Kelompok
Sebelum memulai layanan kooperatif, sebaiknya diawali dengan latihan-latihan kerja sama
kelompok. Hal ini merupakan kesempatan bagi setiap kelompok untuk melakukan hal-hal
yang menyenangkan dan saling mengenal antar anggota kelompok. Dalam layanan ini guru
BK memberikan penugasan berupa make a match tentang ciri-ciri perilaku asertif, pasif dan
agresif dari sisi penerima dan pelaku.
E. Jadwal aktivitas
STAD terdiri atas lima kegiatan pengajaran yang teratur, yaitu penyampaian materi
pelajaran oleh guru, kerja kelompok, tes penghargaan kelompok dan laporan berkala kelas.
1. Mengajar
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

Setiap pembelajaran dalam STAD dimulai dengan presentasi kelas, yang meliputi
pendahuluan, pengembangan, petunjuk praktis, aktivitas kelompok, dan pemaparan hasil
diskusi. Dalam presentasi kelas, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
1) Pendahuluan
a) Guru BK menjelaskan kepada peserta didik apa yang akan dipelajari dan mengapa
hal itu penting untuk memunculkan rasa ingin tahu peserta didik. Hal ini dapat
dilakukan dengan cara memberi teka-teki, memunculkan masalah-masalah yang
berhubungan dengan materi dalam kehidupan sehari-hari, dan sebagainya.
b) Guru BK dapat menyuruh peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menentukan
konsep atau untuk menimbulkan rasa senang pada pembelajaran.
2) Pengembangan
a) Guru BK menentukan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dari pembelajaran.
b) Guru BK menekankan bahwa yang diinginkan adalah agar peserta didik
mempelajari dan memahami makna, bukan hafalan.
c) Guru BK memeriksa pemahaman peserta didik sesering mungkin dengan
memberikan pertanyaan-pertanyaan.
d) Guru BK melanjutkan materi jika peserta didiknya memahami pokok masalahnya.
3) Praktek terkendali
a) Guru BK meminta peserta didik untuk mengerjakan penugasan yang diajukan oleh
guru.
b) Guru BK memanggil peserta didik secara acak untuk memaparkan hasil diskusinya
bersama kelompok. Kemudin peserta didik memberikan tanggapan dan diakhiri
dengan guru memberikan umpan balik.
2. Kegiatan kelompok
1) Kegiatan kelompok STAD, guru BK memastikan bahwa:
a) Peserta didik mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa teman dalam
kelompoknya telah mempelajari materi dalam lembar kegiatan yang diberikan oleh
guru BK.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

b) Tidak seorang pun peserta didik selesai belajar sebelum semua anggota kelompok
menguasai pelajaran.
c) Mintalah bantuan kepada teman satu kelompok apabila seorang anggota kelompok
mengalami kesulitan dalam memahami materi sebelum meminta bantuan kepada
guru BK.
d) Dalam satu kelompok harus saling berbicara sopan.
2) Guru dapat mendorong peserta didik dengan menambahkan peraturan- peraturan lain
sesuai kesepakatan bersama. Selanjutnya kegiatan yang dilakukan guru adalah:
a) Guru BK meminta peserta didik berkelompok dengan teman sekelompoknya.
b) Guru BK memberikan lembar kegiatan (lembar diskusi).
c) Guru BK menyarankan peserta didik agar bekerja secara berpasangan atau dengan
seluruh anggota kelompok tergantung pada tujuan yang dipelajarinya. Jika ada
seorang teman yang belum memahami, teman sekelompoknya bertanggung jawab
untuk menjelaskan.
d) Tekankanlah bahwa lembar kegiatan (lembar diskusi) untuk diisi dan dipelajari.
Dengan demikian setiap peserta didik mempunyai lembar jawaban untuk diperiksa
oleh teman sekelompoknya.
3) Guru BK melakukan pengawasan kepada setiap kelompok selama peserta didik bekerja
dalam kelompok. Sesekali guru BK mendekati kelompok untuk mendengarkan
bagaimana anggota kelompok berdiskusi.
3. Pemaparan Hasil Diskusi Kelompok
Guru BK mengevaluasi hasil dengan melakukan penilaian terhadap presentasi hasil
kerja masing-masing kelompok. Hasil presentasi kemudian diberi skor dan akan disumbangkan
sebagai skor kelompok.
4. Penghargaan kelompok
1) Menghitung skor individu dan kelompok
Setelah diadakan penilaian presentasi, guru menghitung skor perkembangan individu
dan skor kelompok berdasarkan rentang skor yang diperoleh setiap individu. Skor
perkembangan ditentukan berdasarkan skor awal peserta didik.
PEMERINTAH KOTA SUKA-SUKA
DINAS PENDIDIKAN
SMP BEN NDINO BAKOH
Jalan Taman Suka-suka No.1 Suka-suka 50243
Telepon. 8310000-831000 Fax ( 024 ) 8410001 E-mail : smpbenndinobakoh@yahoo.com

2) Menghargai hasil belajar kelompok


Setelah guru BK menghitung skor perkembangan individu dan skor kelompok, guru
mengumumkan kelompok yang memperoleh poin peningkatan tertinggi. Setelah itu
guru memberi penghargaan kepada kelompok tersebut.