Anda di halaman 1dari 6

Soal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kesehatan dan Pembahasan

1. Perundang-undangan yang mengatur masalah kesehatan nasional adalah ….


A. UU No 28 Tahun 2014
B. UU No 32 Tahun 2014
C. UU No 36 Tahun 2014
D. UU No 40 Tahun 2014
E. UU No 44 Tahun 2014
Pembahasan:
Undang-Undang Republik lndonesia Nomor 36 Tahun 2009 mengatur tentang Kesehatan.
2. Dilihat dari aspek pengelolaannya, rumah sakit dapat dibagikan menjadi …..
A. Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Umum
B. Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Khusus
C. Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Pendidikan
D. Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Jejaring
E. Rumah Sakit Publik dan Rumah Sakit Privat
Pembahasan:
Jika ditinjau dari pengelolaannya, Rumah Sakit dapat dibedakan menjadi Rumah Sakit publik dan
Rumah Sakit privat.
3. Semua memiliki hak dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan ….
A. Sederajat
B. Terjangkau
C. Eksklusif
D. Mandiri
E. Sama
Pembahasan:
Bentuk hak setiap orang dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan
terjangkau.
4. Fasilitas kesehatan tingkat pertama yang melakukan pelayanan kesehatan dikenakan tarif non
kapitasi kecuali …….
A. Tindakan medis non spesialistik
B. Pelayanan ambulans
C. Pelayanan obat rujuk balik
D. Pelayanan Keluarga Berencana berupa MOP/vasektomi
E. Pelayanan darah
Pembahasan:
Layanan tindakan medis non spesialistik, baik berbentuk operatif maupun non-operatif pada
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama diberlakukan Tarif Kapitasi.
5. Penetapan Data Kesehatan prioritas terdiri atas sejumlah elemen data. Penetapan tersebut
dilakukan oleh ....
A. Presiden
B. Menteri
C. Gubernur
D. Bupati
E. Kepala Dinas Kesehatan
Pembahasan:
Data Kesehatan prioritas terdiri atas sejumlah elemen data yang ditetapkan dengan Keputusan
Menteri.
6. Sumber untuk mendapatkan data kesehatan pada penyelenggaraan komunikasi adalah ….
A. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
B. Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan
C. Puskesmas
D. Rumah Sakit Daerah
E. Dinas Kesehatan Kabupaten
Pembahasan:
Sumber data perioritas dari dinas kesehatan kabupaten/ kota.
7. Salah satu syarat u ntuk menjadi anggota Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran, seorang dokter
harus telah melakukan praktik kedokteran selama .... tahun.
A. 3
B. 5
C. 7
D. 10
E. 15
Pembahasan:
Syarat diangkat sebagai anggota Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran lndonesia, seorang dokter
harus pernah melakukan praktik kedokteran paling sedikit 10 (sepuluh) tahun dan memiliki surat
tanda registrasi dokter.
8. Komitmen dalam upaya mencegah dan mengurangi resiko kesehatan merupakan tanggung jawab
seluruh pemangku kepentingan yang ada di Puskesmas. Penyelenggaraan komitmen tersebut
berprinsip pada …
A. Paradigma sehat
B. Pertanggungjawaban wilayah
C. Kemandirian msyarakat
D. Keterpaduan
E. Upaya bersama
Pembahasan:
Bila didasarkan pada prinsip paradigma sehat, Puskesmas mendorong seluruh pemangku
kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya mencegah dan mengurangi risiko kesehatan yang
dihadapi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.
9. Tugas BKPN dan BPKD memberikan masukan kepada pemerintah tentang sasaran pembangunan
kesehatan selama kurun waktu …… tahun.
A. 3
B. 5
C. 7
D. 8
E. 10
Pembahasan:
Salah satu tugas BPKN dan BPKD adalah memberikan masukan kepada pemerintah tentang sasaran
pembangunan kesehatan selama kurun waktu 5 (lima) tahun.
10. Masalah kesehatan lingkungan diatur dalam peraturan pemerintah yaitu peraturan pemerintah
nomor ….
A. 44 Tahun 2013
B. 58 Tahun 2013
C. 56 Tahun 2014
D. 62 Tahun 2014
E. 66 Tahun 2014
Pembahasan:
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 mengatur tentang Kesehatan Lingkungan
11. Prinsip pemerintah dalam pengaturan penempatan tenaga kesehatan guna melayani kesehatan
adalah berprinsip pada …
A. Kualifikasi
B. Permintaan
C. Daya guna
D. Pemerataan
E. Beban kerja
Pembahasan:
Pemerintah mengatur Penempatan tenaga kesehatan untuk pemerataan pelayanan kesehatan.
12. Tenggat waktu paling lambat bagia setiap Puskesmas yang telah memiliki izin untuk
menyelenggarakan pelayanan kesehatan harus melakukan registrasi selambat-lambatnya dalam
waktu …… bulan.
A. 6
B. 8
C. 12
D. 18
E. 24
Pembahasan:
Registrasi Puskesmas diajukan dalam jangka waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah izin
Puskesmas ditetapkan.
13. Syarat untuk dapat menjadi anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional, seorang calon harus berusia
minimal ...... tahun.
A. 25
B. 30
C. 35
D. 40
E. 60
Pembahasan:
Syarat diangkat menjadi anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional, seseorang harus berusia sekurang-
kurangnya 40 (empat puluh) tahun dan setinggi- tingginya 60 (enam puluh) tahun pada saat menjadi
anggota.
14. Penerbitan Undang-Undang yang mengatur Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial pada
tahun ....
A. 2011
B. 2012
C. 2013
D. 2014
E. 2015
Pembahasan:
UU Nomor 24 Tahun 2011 mengatur Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
15. Pemberian layanan kesehatan perorangan secara parpurna merupakan tugas dari …..
A. Dokter praktik
B. Dokter spesialis
C. Puskesmas
D. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
E. Rumah Sakit
Pembahasan:
Tugas Rumah Sakit adalah memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna.
16. Jika terjadi pemutusan hubungan kerja, kepesertaan jaminan kesehatan seorang peserta masih
berlaku selama .... bulan.
A. 1
B. 3
C. 6
D. 12
E. Sampai mendapatkan pekerjaan kembali
Pembahasan:
Kepesertaan jaminan kesehatan tetap berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak seorang peserta
mengalami pemutusan hubungan kerja.
17. Kadang dalam kondisi darurat didirikan rumah sakit. Rumah sakit tersebut disebut juga dengan …
A. Rumah Sakit lapangan
B. Rumah Sakit darurat
C. Rumah Sakit menetap
D. Rumah Sakit bergerak
E. Rumah Sakit tanggap bencana
Pembahasan:
Rumah Sakit lapangan merupakan Rumah Sakit yang didirikan di lokasi tertentu selama kondisi
darurat dalam pelaksanaan kegiatan tertentu yang berpotensi bencana atau selama masa tanggap
darurat bencana.
18. Jangka waktu pemberian ijin mendirikan rumah sakit ….. tahun.
A. 1
B. 2
C. 3
D. 5
E. 6
Pembahasan:
lzin mendirikan Rumah Sakit diberikan untuk jangka waktu 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang
untuk 1 (satu) tahun.
19. Masalah yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor 75 Tahun 2014
adalah ….
A. Pusat Kesehatan Masyarakat
B. Praktik Bidan
C. Sistem lnformasi Kesehatan
D. Tenaga Kesehatan
E. Kesehatan Lingkungan
Pembahasan:
Peraturan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor 75 Tahun 2014 adalah Peraturan yang
mengatur tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.
20. Kegiatan dan agenda yang dilaksanakan berhubungan dengan kesehatan reproduksi, kecuali …..
A. Promotif
B. Preventif
C. Kuratif
D. Rehabilitatif
E. Antisipatif
Pembahasan:
Kesehatan reproduksi dilaksana- kan melalui kegiatan Promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
21. Pemerintah membayar iuran bagi masyarakat sebagai peserta program jaminan sosial. Iuran
tersebut disebut juga dengan ….
A. Tabungan wajib
B. Bantuan iuran
C. luran tambahan
D. Dana jaminan
E. luran negara
Pembahasan:
Bantuan iuran adalah iuran yang dibayar oleh Pemerintah bagi masyarakat sebagai peserta program
jaminan sosial.
22. Guna meningkatkan kualitas pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secam berkala sedikitnya ....
tahun sekali.
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Pembahasan:
Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling
sedikit 3 (tiga) tahun sekali.
23. Struktur Dewan Pengawas BPJS ada yang berasal dari unsur pemberi kerja adalah sebanyak ....
orang.
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 7
Pembahasan:
Dewan Pengawas BPJS terdiri atas:
 2 (dua)orang unsure Pemerintah
 2 (dua) orang unsur Pekerja
 2(dua)orangunsur Pemberi Kerja
 1 (satu) orang unsur tokoh masyarakat
24. Hal yang berkaitan dengan praktek dokter diatur dalam Undang- Undang Nomor....
A. 29 Tahun 2004
B. 32 Tahun2004
C. 41 Tahun2004
D. 29 Tahun 2006
E. 32 Tahun 2006
Pembahasan:
Undang-Undang Republik lndonesia Nomor 29 Tahun 2004 mengatur Tentang Praktik Kedokteran.
25. Hal yang berkaitan dengan Keanggotaan Konsil Kedokteran lndonesia ditetapkan oleh ....
A. Ketua lkatan Dokter lndonesia
B. Ketua Konsil Kedokteran
C. Presiden
D. Menteri
E. Pimpinan Konsil
Pembahasan:
Hal terkait keanggotaan Konsil Kedokteran lndonesia ditetapkan oleh Presiden atas usul Menteri.