Anda di halaman 1dari 2

BERITA ACARA/SURAT PERJANJIAN

JUAL-BELI SEPEDA MOTOR

Pada hari ini …………………………… Tanggal ………………………………… Bulan ………………………….. Tahun Dua ribu
Tujuh Belas Pukul……………Wita, Bertempat di ………………………………….Kelurahan……….., Kami yang bertanda
tangan di bawah ini :

1. Nama :
Tempat Tanggal Lahir :
Pekerjaan :
Alamat :
Nomor KTP :
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA (PENJUAL)

2. Nama :
Tempat Tanggal Lahir :
Pekerjaan :
Alamat :
Nomor KTP / SIM :
Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA (PEMBELI)

PIHAK PERTAMA dengan ini berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk menjual kepada PIHAK
KEDUA dan PIHAK KEDUA juga berjanji dengan menyatakan serta mengikatkan diri untuk membeli dari
PIHAK PERTAMA berupa satu unit Sepeda Motor sebagai berikut :

a. Merek/Type :
b. Jenis/Model :
c. Tahun Pembuatan :
d. Isi Slinder :
e. Warba KB :
f. Nomor Rangka :
g. Nomor Mesin :
h. Nomor BPKB :
i. Nama Pemilik :
j. Alamat Pemilik :

Dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut :

1. Jual beli tersebut di atas dilakukan dan disetujui oleh masing-masing pihak dengan ketentuan harga Rp.
9.100.000,- (Sembilan Juta Seratus Ribu Rupiah).
2. Setelah PIHAK PERTAMA menerima uang sebesar tersebut diatas maka Sepeda Motor tersebut diatas
sepenuhnya menjadi hak milik PIHAK KEDUA
3. PIHAK PERTAMA akan menyerahkan BPKB motor tersebut di atas Kepada PIHAK KEDUA pada tanggal
………. Bulan …………. Tahun……………. Karena BPKB masih dalam proses pengambilan di Bank Samawa
Kencana (BSK).

4. Apabila sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan di atas, BPKB belum di serahkan PIHAK
PERTAMA kepada PIHAK KEDUA maka jual beli ini dinyatakan Batal dan PIHAK PERTAMA menyerahkan
uang yang telah diterima sepenuhnya Rp. 9.100.000,- (Sembilan Juta Seratus Ribu Rupiah) Kepada PIHAK
KEDUA serta PIHAK KEDUA menyerahkan kembali Sepeda Motor yang telah diterima tersebut di atas
5. PIHAK PERTAMA menjamin sepenuhnya bahwa Sepeda Motor tersebut di atas yang dijualnya adalah
benar-benar milik atau hak PIHAK PERTAMA sendiri dan tidak ada orang atau pihak lain yang turut
mempunyai hak, bebas dari sitaan, dan tidak sedang atau telah dijual kepada orang atau pihak lain, dan
Jaminan PIHAK PERTAMA dikuatkan oleh dua orang yang turut menandatangani Surat Perjanjian ini selaku
saksi.
6. PIHAK PERTAMA wajib membantu PIHAK KEDUA dalam proses pembaliknamaan atas kepemilikan hak
sepeda motor tersebut dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-instansi terkait, memberikan
keterangan-keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hak
yang ada hubungannya dengan pembaliknamaan serta perpindahan hak dari PIHAK PERTAMA kepada
PIHAK KEDUA
7. Perjanjian ini tidak berakhir karena meninggal dunianya PIHAK PERTAMA, atau karena sebab apapun juga.
Dalam keadaan demikian maka para ahli waris atau pengganti PIHAK PERTAMA wajib mentaati ketentuan
yang tertuang dalam perjanjian ini dan PIHAK PERTAMA mengikat diri untuk melakukan segala apa yang
perlu guna melaksanakan ketentuan ini.

Demikianlah Surat Perjanjan ini dibuat dalam 2 (dua) rangkap yang bermaterai cukup dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama, ditandatangani kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya
paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

Pihak Kedua (Pembeli) Pihak Pertama (Pejual)

Materi 6000

____________________________________ __________________________________________

SAKSI-SAKSI
1. Nama :
Tempat & Tanggal Lahir :
Alamat :
Nomor KTP :
Tanda Tangan :

(______________________)

2. Nama :
Tempat & Tanggal Lahir :
Alamat :
Nomor KTP :
Tanda Tangan :

(______________________)

GAMBAR SEPEDA MOTOR

PRINT BOLAK BALIK SATU KERTAS