Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN MIKROSKOPIK PRAKTIKUM FARMAKOGNOSI

Disusun oleh :

Anisa Fatria Kinasih (17334017)

Zella Silfiyani (17334018)

Dosen : Vilya Syafriana, S.Si.,M.Si

Fathin Hamida, M.Si

Amelia Febriani, S.Farm.,Msi,Apt

PROGRAM STUDI

FARMASI

FAKULTAS FARMASI

INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

JAKARTA

2018
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penyusun panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
kehendak-Nyalah Laporan Praktikum Farmakognosi yang membahas tentang
“Pengamatan secara Mikroskopik pada Tumbuhan” ini dapat diselesaikan secara
sistematis.

Laporan ini membahas segala hal yang berkaitan dengan mempelajari cara
membuat preparat dan mengamati ciri-ciri mikroskopis simplisia dari tumbuhan
dan mampu mengidentifikasi dan mengetahui fragmen pengenal dari simplisia
tersebut.

Semoga dengan adanya laporan ini dapat menambah ilmu pengetahuan


tentang simplisia tumbuhan, baik bagi para pembaca pada umumnya maupun bagi
para penyusun khususnya.

Penyusun juga menyadari bahwa di dalam laporan ini masih terdapat


banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab, itu kami
mengharapkan adanya kritik dan saran demi perbaikan laporan yang akan kami
buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa
saran yang membangun.

Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah Praktikum
Farmakognosi yaitu ibu Vilya Syafriana, S.Si.,M.Si, Fathin Hamida, M.Si dan
Amelia Febriani, S.Farm.,Msi,Apt yang telah membimbing dan memberikan
kesempatan kepada penyusun untuk menyusun laporan ini dengan baik.

Akhir kata penyusun ucapkan terima kasih dan semoga Tuhan Yang Maha
Esa senantiasa menyertai kita.

Jakarta, Januari 2018

Penyusun

LAPORAN FARMAKOGNOSI i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................... Error! Bookmark not defined.

DAFTAR ISI .......................................................... Error! Bookmark not defined.

BAB I IDENTIFIKASI SECARA MIKROSKOPIKError! Bookmark not


defined.

A. RADIX ( Akar ) ......................................... Error! Bookmark not defined.

B. RHIZOMA ( Rimpang ) .............................................................................. 4

C. CORTEX ( Kulit ) ....................................................................................... 8

D. LIGNUM ( Kayu ) .................................................................................... 12

E. HERBA ..................................................................................................... 14

BAB II PENUTUP ................................................................................................ 17

Kesimpulan .................................................................................................... 17

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 18

LAPORAN FARMAKOGNOSI ii
BAB I

IDENTIFIKASI SECARA MIKROSKOPIS

A. RADIX (Akar)

1. Rauwolfiae Radix ( Akar Pule Pandak )


Nama tanaman asal : Rauwolfia serpentina
Familia : Apocynaceae
Fragmen pengenal : sel gabus dan sel parenkim, butir pati.
Pereaksi : kloral hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Alkaloid-alkaloid : aymalin, aymalisina,
aymalinina, serpentine, reserpine
Kegunaan : Antihipertensi dan gangguan neuropsikhiatrik

LAPORAN FARMAKOGNOSI 1
2. Rhei Radix (Akar Kelembak)
Nama tanaman asal : Rheum officinale
Familia : Polygonaceae
Fragmen Pengenal : Kristal oksalat berbentuk bintang besar, sel-sel
parenkim dan sel gabus
Pereaksi : kloral hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Antraglukosida yang pada penguraian memberikan
emodin, rhein, aloe emodin dan asam krisofanat,
terdapat pula tannin, pectin, katekhin, pati, kalsium
oksalat
Kegunaan : Laksativa

LAPORAN FARMAKOGNOSI 2
3. Vetiveriae Zizanoides Radix ( Akar Wangi )
Nama tanaman asal : Vetiveria zizanioides
Familia : Poaceae
Fragmen pengenal : Serabut sklerenkim dan epidermis bernoktah
Pereaksi : Kloral hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri, hars, dan zat pahit
Kegunaan : Bahan pewangi, (dalm oleum), Diaforetika

LAPORAN FARMAKOGNOSI 3
B. RHIZOMA ( Rimpang )

1. Alpinia Galangae Rhizoma ( Rimpang Lengkuas )


Nama tanaman asal : Alpinia galangal L (S.W)
Familia : Zingiberaceae
Fragmen pengenal : butir amilum (kecil seperti biji ketimun),
dan gumplan sekret coklat. Selain itu juga
berkas pengangkut; parenkim korteks;
parenkim dengan idioblas; serabut
sklerenkim dan parenkim dengan butir
amilum. Tidak terdapat sel kristal.
Pereaksi : kloral hidrat dan air
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri yang mengandung
metilsinamat, sineol, kamfer, dan galangol
Kegunaan : Bumbu, Karminativa, Antifungi

LAPORAN FARMAKOGNOSI 4
2. Zingiberis Purpurei Rhizoma ( Rimpang Bengle )
Nama tanaman asal : Zingiber purpureum Roxb
Familia : Zingiberaceae
Fragmen pengenal : jaringan gabus; butir amilum banyak
(bentuk kombinasi besar dan kecil);
serabut; parenkim dengan sel sekresi;
berkas pengangkut/trakea dengan
penebalan jala dan tangga.
Pereaksi : kloral hidrat dan air
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri mengandung sineol, damar
lunak yang pahit, albuminoid
Kegunaan : Karminativa, menghangatkan badan

LAPORAN FARMAKOGNOSI 5
3. Curcumae Xanthorrhizae Rhizoma ( Rimpang Temulawak )
Nama tanaman asal : Curcuma xanthorrizha Roxb
Familia : Zingiberaceae
Fragmen pengenal : peparat berwarna kuning, butir amilum
(berbentuk bulat besar, jaringan fragmen
berkas pengangkut/trakea; parenkim
korteks; serabut sklerenkim;) dan jaringan
gabus.
Pereaksi : kloral hidrat dan air
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri yang mengandung felandren
dan tumerol, zat warna kurkumin, pati.
Kadar minyak atsiri tidak kurang dari 8,2
% b/v
Kegunaan : Kolagoga, Antispasmodika

LAPORAN FARMAKOGNOSI 6
4. Curcuma Domesticae Rhizoma ( Rimpang Kunyit )
Nama tanaman asal : Curcuma domestica Val
Familia : Zingiberaceae
Fragmen pengenal : Warna preparat berwarna kuning, butir
amilum, jaringan gabus, trikomata/rambut
penutup ; sel parenkim berisi amilum, sel
parenkim berisi bahan berwarna kuning
Pereaksi : kloral hidrat dan air
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri, zat warna kurkumin, pati,
damar
Kegunaan : Karminativa, Antidiare, Kolagoga,
Skabisida

LAPORAN FARMAKOGNOSI 7
C. CORTEX ( Kulit )

1. Alyxiae Cortex ( Kulit Pulasari )


Nama tanaman asal : Alyxia reindwardtii
Familia : Apocynaceae
Fragmen pengenal : Parenkim korteks dengan sel batu dengan
lumen sempit, hablur kristal oksalat
berbentuk prisma, sel batu dengan
lumen/noktah bercaaang.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Alkaloida, kumarin, zat pahit, minyak
atsiri, asam organik
Kegunaan : Aromatika, karminativa.

LAPORAN FARMAKOGNOSI 8
2. Parameriae Cortex (Kulit Kayu Rapat )
Nama tanaman asal : Parameria laevigata
Familia : Apocynaceae
Fragmen pengenal : Hablur Kristal Ca oksalat bentuk prisma,
banyak, lepas, atau berderet di dalam
parenkim, sel batu berdinding sangat tebal
dengan saluran noktah bercabang dan
lumen sempit, jaringan gabus berdinding
tangensial tebal mirip huruf U yang pendek,
jernih, mengkilat, serabut/sklerenkim
panjang ramping dengan lumen serupa garis
panjang.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Tanin
Kegunaan : Astringensia

LAPORAN FARMAKOGNOSI 9
3. Cinnamomi Cortex ( Kulit Kayu Manis )
Nama tanaman asal : Cinnamomum zeylanicum
Familia : Lauraceae
Fragmen pengenal : Serabut skelerenkim berdinding tipis
dengan lumen/noktah yang tidak jelas.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri mengandung egenol
sinamilaldehida, tanin
Kegunaan : Karminativa, dicampur dengan
adstringensia lainnya untuk obat diare

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
0
4. Cinchonae Cortex ( Kulit Kina )
Nama tanaman asal : Cinchona succirubra
Familia : Rubiaceae
Fragmen pengenal : Serabut skelerenkim berdinding tebal
dengan lumen/rongga yang sangat jelas.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Alkaloida kinina, sinkonina, sinkodina,
kina tanat, kinidin, assam tanat, asam kina,
damar
Kegunaan : Antipiretika, antimalaria, amara, cardiaka

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
1
D. LIGNUM ( Kayu )

1. Sappan Lignum ( Kayu Secang )


Nama tanaman asal : Caesalpinia sappan
Familia : Caesalpiniaceae
Fragmen pengenal : Jari – jari empulur dan serabut sklerenkim
berwarna kemerahan.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Brazilin, zat warna merah sappan, tanin,
asam galat
Kegunaan : Adstringensia

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
2
2. Santali Lignum ( Kayu Cendana )
Nama tanaman asal : Pterocarpus santalinus
Familia : Papilionaceae
Fragmen pengenal : Jari – jari empulur dalam satu baris sel.
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasit : Minyak atsiri, tanin
Kegunaan : Diuretika, karminativa, antispasmodik

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
3
E. HERBA

1. Phylanthi Herba ( Meniran )


Nama tanaman asal : Phyllanthus niruri
Familia : Euphorbiaceae
Fragmen pengenal : Fragmen kulit buah dan kulit biji tangensial
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Zat pahit filantin, damar, mineral, zat
penyamak
Kegunaan : Diuretika, immunimodulator

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
4
2. Centellae Asiaticae Herba ( Pegagan )
Nama tanaman asal : Centella asiatica
Familia : Apiaceae
Fragmen pengenal : Urat daun dengan kristal kalsium oksalat,
berkas pengangkut/pembuluh kayu dengan
penebalan spiral dan jala
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Campuran damar dan minyak atsiri yang
disebut velarin, alkali sulfat, tanin,
glukosida asiatikosida
Kegunaan : Diuretika, amara, tonikum, astringensia,
obat luka bakar

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
5
3. Thymi Herba ( Timi )
Nama tanaman asal : Thymus vulgaris
Familia : Lamiaceae
Fragmen pengenal : Rambut penutup multisel, bentuk bengkok,
epidermis bawah dengan rambut kelenjar
dan stomata tipe diasitik, fragmen batang,
epidermis atas dengan penebalan kecil pada
dinding samping, pembuluh kayu, serabut
sklerenkim
Pereaksi : Kloral Hidrat
Perbesaran : 100x
Zat berkhasiat : Minyak atsiri yang mengandung timol,
terdapat pula karvakol, pinen, linalool dan
bornil asetat
Kegunaan : Antitussiva, ekspektoransia

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
6
BAB II PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengamatan beberapa simplisia dari tumbuhan, dapat


disimpulkan bahwa untuk pengamatan secara mikroskopik dapat dilihat dari
Fragmen Pengenal:

1. Radix : sel-sel epidermis, sel parenkim, pati, serabut sklerenkim, sel batu, sel
gabus, kristal kalsium oksalat, dan pembuluh kayu.
2. Rhizoma : butir amilum, fragmen parenkim, berkas pembuluh/trakea, sel
gabus, rambut penutup, periderm, sel sekret/sel minyak
3. Cortex : Serabut sklerenkim, fragmen sel batu, jaringan gabus dengan
parenkim cortex dan sel batu, hablur kristal kalsium oksalat
4. Lignum : Jari – jari empulur, serabut sklerenkim, parenkim, sel batu, hablur
kristal kalsium oksalat
5. Herba : rambut penutup: perhatikan rambut penutupnya, fragmen daun dan
serat-serat daun, fragmen bunga seperti corolla dan polen

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
7
DAFTAR PUSTAKA

Anonim.1995.Materia Medika Indonesia Jilid VI.Jakarta: Departemen Kesehatan


Republik Indonesia

Buku Penuntun Praktikum Farmakognosi.Jakarta:Institut Sains dan Teknologi


Nasional

1
LAPORAN FARMAKOGNOSI
8

Anda mungkin juga menyukai