Anda di halaman 1dari 5

10/9/2013 4:56:00 AM

Contoh 1 :
Pipa horizontal AB yang berdiameter 50 cm dan panjang 2000 m menghubungkan waduk

di ujung A dan mesin hidrolis (turbin) di ujung B. muka air waduk berada pada ketinggian

60 m diatas ujung pipa B. Debit aliran 500 l/d. Bila efisiensi 90% dan koefisien gesekan

pipa f = 0,020, hitung daya yang dihasilkan turbin.

hf

Hs = 60 m
H
D

L
B

Penyelesaian :
Diameter pipa : D = 50 cm = 0,5 m

Debit aliran : Q = 500 l/d = 0,5 m3/d

Panjang pipa : L = 2000 m

Tinggi energy total (statis) : Hs = 60 m

Koefisien gesekan : f = 0,020

Efisensi turbin :  = 90 %

Kehilangan tenaga pada pengaliran melalui pipa :

8fL 8 x 0,020 x 2.000


hf  Q2  x(0,5) 2
 26,44m
gπ D
2 5
g x π 2 x(0,5) 2

Tinggi tekanan netto yang digunakan untuk memutar turbin :

H = Hs – hf = 60 – 26,44 = 33,56
Daya yang bisa dibangkitkan oleh turbin

QHγ 0,5 x 33,56 x 1000 x 0,9


P    201,36 hp
75 75
Contoh 2 :
Air dipompa dari kolam A menuju kolam B dengan beda tekanan muka air adalah 25 m,

melaui pipa sepanjang 1500 m dan diameternya 15 cm. Koefisien gesekan pipa f = 0,02.

Hitung daya pompa jika debit aliran 25 l/d dan efisiensi pompa 90 %.

hf

H B

Hs = 25 m

pompa
A

Penyelesaian :
Panjang pipa : L = 1500 m

Tinggi energy total (statis) : Hs = 25 m

Diameter pipa : D = 15 cm = 0,15 m

Debit aliran : Q = 25 l/d = 0,025 m3/d

Koefisien gesekan : f = 0,020

Efisensi pompa :  = 90 %

Kehilangan tenaga pada pengaliran :

8fL 8 x 0,020 x 1.500


hf  Q2  x(0,025) 2
 20,4 m
gπ D
2 5
g x π 2 x(0,15) 5

Pompa harus dapat menaikkan air setinggi perbedaan elevasi muka air kedua kolam

ditambah kehilangan tenaga :

H = Hs + hf = 25 +20,4 = 45,4 m
Daya pompa :
QHγ 0,025 x 45,4 x 1000
P    16,8 hp
75  75 x 0,9
Contoh 3 :
Air dari waduk dialirkan melaui pipa sepanjang 1500 m untuk memeutar turbin. Elevasi

muka air di waduk adalah 100 m di atas elevasi ujung pipa yang dihubungkan dengan

turbin. Debit aliran adalah 0,1 m3/d dan koefisien gesekan pipa f = 0,015. Jika

diharapkan daya yang diohasilkan turbin adalah 100 hp, beapakah diameter pipa? Efisiensi

turbin 90%.

hf

A
Hs
H
D

Penyelesaian :
Panjang pipa : L = 1500 m

Debit aliran : Q = 100 l/d = 0,1 m3/d

Koefisien gesekan : f = 0,015

Daya yang diharapkan : P - 100 hp

Tinggi energy total (statis) : Hs = 100 m

Efisensi turbin :  = 90 %

Kehilangan tenaga pada pengaliran :

8fL 8 x 0,015 x 1500 0,018591


hf  Q2  x(0,1) 2

gπ D
2 5
g x π 2 x(D) 5 D5

Daya turbin
0,018591
0,1 x( 100 - )x 1000 x 0,9
QHγ D5
P  100 
75 75
D = 0,257 m = 0,30 m
Didapat diameter pipa adalah D = 0,257 m . Untuk selanjutnya digunakan diameter D =

0,30 m. Dengan diameter tersebut, dicek besarnya daya yang dihasilkan

8fL
H 100  Q 2  92,35 m
gπ D
2 5

QHγ
P   110,8 hp 100 hp
75

Contoh 4 :
Air dipompa dari kolam A menuju kolam B seperti gambar. Debit aliran adalah 150 l/d .

Karakteristik pipa 1 : L1 = 20 m, D1 = 20 cm, f1 = 0,015 dan pipa 2 : L2 = 100 m, D2 =

20 cm, f2 = 0,015, kA =0,5 dan kB= 1,0 Hitung daya pompa yang diperlukan untuk

menaikkan air. Efisiensi pompa 85% dan kehilangan tenaga sekunder diperhitungkan

hfB
heB

B
25 m

heA
hfA
A

Penyelesaian :
Pipa 1 : L1 = 20 m, D1 = 20 cm, f1 = 0,015

Pipa 2 : L2 = 100 m, D2 = 20 cm, f2 = 0,015.

Efisiensi turbin  = 85%

Debit aliran : Q = 150 l/d = 0,15 m3/d


Q 0,15
Kecepatan aliran : V    4,775 m/d
A π
( 0,2 ) 2
4
Kehilangan tenaga selama pengaliran :

h = heA + hfA-P + hfP-B + heB

V2 8 f1 L1 8 f 2 L2 V2
Σh  k A  Q 2
 Q 2
 k B
2g g π 2 D15 g π 2 D 25 2g

(4,775) 2 8 x 0,015 x 20 8 x 0,015 x 100 (4,775) 2


Σh  0,5  0,15 2
 0,15 2
1,0
2 x 9,81 g π 2(0,2) 5 g π 2(0,2) 5 2 x 9,81

h = 0,58 + 1,74 + 8,72 + 1,15 =12,19 m

Tinggi tekanan total yang harus dikerjakan pompa adalah :

H = Hs + h = 25 + 12,19 = 37,19 m

Daya pompa :
QHγ 0,15 x 37,19 x 1000
P    87,5 hp
75  75 x 0,85