Anda di halaman 1dari 3

Tetrasiklina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Jump to navigationJump to search
Artikel ini berkutat pada antibiotik tertentu yang disebut tetrasiklina. Untuk kelompok
antibiotik yang dikenal sebagai tetrasiklina, lihat antibiotik tetrasiklina.

Tetrasiklina

Nama sistematis (IUPAC)

2-(amino-hidroksi-metilidena)-4-dimetilamino-

6,10,11,12a-tetrahidroksi-6-metil-4,4a,5,

5a-tetrahidrotetrasena-1,3,12-trion

OR

4-(dimetilamino)-1,4,4a,5,5a,6,11,12a-oktahidro-

3,6,10,12,12a-pentahidroksi-

1,11diokso-naftasena-2karboksamida

Data klinis

Kat. kehamilan D(AU) D(US)

Status hukum ℞ Preskripsi saja

Rute oral, topikal (kulit dan mata), Intramuskular, Intravena

Data farmakokinetik

Bioavailabilitas 60-80% Oral, while fasting


<40% Intramuscular

Metabolisme tidak dicerna


Waktu paruh 6-11 jam

Ekskresi Tinja dan Air seni

Pengenal

Nomor CAS 60-54-8

Kode ATC A01AB13 D06AA04 J01AA07S01AA09 S02AA08 S03AA02

PubChem CID 643969

DrugBank APRD00572

ChemSpider 10257122

Data kimia

Formula C22H24N2O8

Massa mol. 444,435 g/mol

Tetrasiklina (INN) adalah antibiotik poliketida spektrum luas yang diproduksi


dari genus Streptomyces dari Actinobacteria. Ia umumnya digunakan untuk mengobati acne
vulgaris. Ia dijual dengan beberapa nama dagang
seperti Sumycin, Terramycin, Tetracyn, Panmycin, dll. Actisite yang berbentuk seperti
benang serat digunakan dalam aplikasi kedokteran gigi. Ia juga digunakan untuk
memproduksi beberapa senyawa turunan semi-sintetik yang dikenal sebagai antibiotik
tetrasiklina. Tetrasiklin umumnya diproduksi oleh beberapa anggota
dari genus Streptomyces dan merupakan antibiotik yang umum digunakan untuk
pengobatan manusia.[1] Namun, tetrasiklin juga sering digunakan untuk pengobatan hewan
contohnya unggas.[1] Tetrasiklin termasuk antibiotik dengan spektrum luas karena
menginhibisi hampir semua bakteri gram-negatif maupun gram-positif.[1]

Mekanisme Kerja[sunting | sunting sumber]


Tetrasiklin termasuk ke dalam golongan antibiotik aminoglikosida seperti eritromisin.[1] Cara
kerjanya adalah menghambat atau menginhibisi sintesis protein pada bakteri dengan cara
mengganggu fungsi subunit 30S ribosom.[1]
Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia
dengan mengembangkannya.
Lihat Pula[sunting | sunting sumber]
 Antibiotik
 Bakteri

Referensi[sunting | sunting sumber]


1. ^ a b c d e Madigan MT, Martinko JM. 2006. Brock Biology of Microorganism: Eleventh Edition.
New Jersey: Pearson Prentice Hall.