Anda di halaman 1dari 14

DESAIN DAN PROPOSAL PENELITIAN

MAKALAH
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
“Metodologi Penelitian”
Dosen Pengampu: Dr.Afiful Ikhwan, M.Pd.I

Disusun Oleh:
Binti Khoirotin ( 20154711028 )

PAI A SEMESTER IV
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH
TULUNGAGUNG
MARET 2017

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat limpahan


rahmat dan karunia-Nya, penyusunan makalah ini dapat berjalan dengan baik dan
tepat pada waktunya. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai “Desain dan
proposal Penelitian” yang disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Metodologi Penelitian.
Makalah ini dibuat, juga tidak lepas dari bantuan beberapa pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama pengerjaan makalah
ini. Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, khususnya
untuk:

1. Bapak Nurul Amin, M.Ag selaku Ketua STAI Muhammadiyah


Tulungagung
2. Bapak Dr. Afiful Ikhwan selaku dosen mata kuliah Metodologi
Penelitian yang telah memberi arahan dalam pembuatan makalah ini.
3. Teman-teman yang selalu memberi semangat dan arahan.
Disadari pula bahwa masih terdapat banyak kekurangan yang mendasar
dalam makalah ini. Oleh karena itu mohon maaf apabila masih terdapat kesalahan
serta mohon saran dan kritik yang konstruktif yang diharapkan dapat
menyempurnakan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi pembaca.

Tulungagung,22 Maret 2017

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL............................................................................... i

KATA PENGANTAR ............................................................................ ii

DAFTAR ISI ........................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... 1

A. Latar Belakang Masalah .............................................................. 1


B. Rumusan Masalah ....................................................................... 2
C. Tujuan Masalah ........................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ....................................................................... 3

A. Desain Penelitian ........................................................................ 3


B. Proposal Penelitian ...................................................................... 5

BAB III PENUTUP ................................................................................ 9

Kesimpulan ..................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 10

iii
iv
BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan zaman yang begitu pesat seperti saat ini diikuti pula dengan
pesatnya perkembangan intelektual manusia. Banyak sekali pengetahuan yang
perlu untuk dikembangkan lagi menjadi sebuah ilmu pengetahuan baru yang dapat
dimanfaatkan bagi kemaslahatan manusia. Berbagai cara digunakan untuk
mengembangkan pengetahuan ataupun mencari ilmu pengetahuan baru. Salah satu
cara untuk mengembangkan pengetahuan tersebut adalah penelitian.
Penelitian sendiri tidak dapat dipisahkan dari tahap-tahap perkembangan
kehidupan manusia, khususnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pentingnya suatu penelitian dan hubungannya dengan berbagai hal dalam
kehidupan mengakibatkan penelitian harus dilaksanakan dengan sungguh-
sungguh dan berdasarkan etika kebenaran. Sehingga setiap pedoman yang
sistematis menjadi perhatian utama agar penelitian yang mandiri, subjekif, dan
kritis dapat dilaksanakan dengan baik.
Dalam melakukan penelitian salah satu hal yang penting ialah membuat
desain penelitian. Desain penelitian bagaikan sebuah peta jalan bagi peneliti yang
menuntun serta menentukan arah berlangsungnya proses penelitian secara benar
dan tepat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa desain yang benar
seorang peneliti tidak akan dapat melakukan penelitian dengan baik karena yang
bersangkutan tidak mempunyai pedoman arah yang jelas. Manfaat desain
penelitian akan dirasakan oleh semua pihak yang terlibat dalam proses penelitian,
karena dapat digunakan sebagai pedoman dalam melakukan proses penelitian.
Selain itu, agar sebuah penelitian memiliki batasan-batasan dan dapat
disusun secara terstruktur dan terkonsep dengan baik, maka diperlukan sebuah
proposal penelitian. Mengingat betapa pentingnya desain dan metode penelitian
bagi sebuah penelitian, maka kelompok kami akan membahas mengenai Desain
dan Proposal Penelitian dalam makalah ini.

1
B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan desain penelitian

2. Apa yang dimaksud dengan proposal penelitian

C. Tujuan Masalah

Adapun tujuan penulisan makalah ini agar mahasiswa dapat :

1. Mengetahui maksud desain penelitian

2. Mengetahui maksud dari proposal penelitian

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. DESAIN PENELITIAN
Perbedaan proposal penelitian dan desain penelitian, tidak begitu tajam
dan pada dasarnya bersifat gradual. Karena itu perbedaan yang bersifat demikian
terkadang orang menyamakan proposal penelitian dengan desain penelitin.
Perbedaan materi proposal penelitian dengan desain penlitian hanyalah karena
proposal penelitian dalam rangka mencari sponsor terutama masalah anggaran.
Sedangkan desain penelitian dibuat sebagai rancangan format pedoman aturan –
aturan main atau acuan penelitan yang akan dikerjakan. Dalam kasus penelitian
yang menunggu persetujuan (proposal) dana maka desain penelitiannya setelah
desain penelitiannya disetujui1.Oleh karena itu pertama kita akan membahas
tentang desain terlebih dahulu.

Desain artinya rencana, dalam kamus Ilmiah Populer disebuttkan Desain adalah
Rancangan ( model)2, tetapi apabila dikaji lebih lanjut kata itu dapat berarti pula pola,
potongan,bentuk, model ,tujuan dan maksud ( Echols dan Hasan Shadily. 1976 –
177).Desain penelitian adalah semua proses yang diperlukan dalam perencanaan
dan pelaksanaan penelitian (Suchman, 1967: 307), dalam pengertian yang lebih
sempit, desain penelitian hanya mengenai pengumpulan dan analisis data saja.
Namun demikian desain penelitian juga bermakna proses-proses penelitian yang
dapat dibagi dalam dua kelompok yaitu: (1) Perencanaan penelitian. Proses
perencanaan penelitian dimulai dari identifikasi, pemilihan serta rumusan
masalah, sampai dengan perumusan hipotesis serta kaitannya dengan teori dan
kepustakaan yang ada. (2) Pelaksanaan penelitian atau proses operasional
penelitian. (Moh Nazir, 1983: 84-85).3
Dari berbagai pendapat yang telah dikemukakan oleh para peneliti
mengenai pengertian desain penelitian, maka dapat ditarik kesimpulkan bahwa

1
Burhan Bungin, Metodologi Penelitian Kuantitatif ,Komunikasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik
serta Ilmu-Ilmu Sosial lainnya,(Jakarta:Kencana Prenada Media,2011), Cet.6,hal.95
2
Farida Hamid, Kamus Ilmiah Populer Lengkap,(Surabaya:Penerbit Apollo)hal.90
3
Moh. Nazir, Metode Penelitian, (Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia,2009), hal.84-85
3
definisi desain penelitian adalah sebuah kerangka kerja atau rencana untuk
melakukan studi yang akan digunakan sebagai pedoman dalam mengumpulkan
dan menganalisis data. Kegiatan pengumpulan dan analisis data tersebut untuk
menggali penyelesaian sebuah permasalahan yang muncul. Rencana perlu dibuat
agar pengumpulan data dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien, sehingga
penelitian tersebut juga dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi peneliti.
Dalam pengertian yang lebih luas. Desain penelitian mencakup proses – proses
berikut4:
a. Identifikasi dan pemilihan masalah penelitian
b. Pemilihan kerangka konseptual untuk masalah penelitian serta hubungan
hubungan dengan penelitian sebelumnya.
c. Memformulasikan masalah penelitiain termasuk membuat spesifikasi
tujuan, luas jangkau (scope)dan hipotesis untuk diuji.
d. Membangun penyelidikan atau percobaan.
e. Memilih serta memberi defevisi terhadap pengukuran variabel – variabel
f. Memilih prosedur dan teknik sampling yang digunakan
g. Menyusun alat serta teknik untuk mengumpulkan data.
h. Membuat coding serta mengadakan editing dan prosessing data.
i. Menganalisis data serta pemulihan prosedur statistik untuk mengadakkan
generalisasi serta inferensi statistik.
j. Pelaporan hasil penelititan termasuk proses penelitian, diskusi serta
interpretasi data, generalisasi, kekurangan – kekurangan dalam penemuan,
serta menganjurkan beberapa saran – saran dan kerja penelitian yang
akandatang 5
Menurut Creswell dalam bukunya “Research Design”, desain
penelitian dipilah menjadi dua golongan besar yaitu desain penelitian
kualitatif dan desain peelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif adalah

4
Shinta akhlakul karimah, Proposal dan Desain Penelitian,dalam http://mind-
ashshinta.blogspot.co.id/2015/04/makalah-proposal-dan-desain-penelitian.html, diakses tanggal 20
Maret 2017
5
Ibid
4
penelitian yang mencoba menganilis data berupa angka, kalimat, gambar,
perilaku, yang bersifat natural (alamiah). Penelitian ini mengikuti paradigma
natulaist, postpositivist, postmodern yang dikembangkan oleh Dilthey, Weber,
dan Kant pada abad 19.
Sedangkan penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mencoba
menganalisis data-data kuantitatif atau data kualitatif yang sudah
dikuantifikasikan. Penelitian ini mengikuti paradigma positivist, experimental,
traditional, atau paradigma empiricist yang dikembangkan oleh Comte, Mill,
Durkheim, Newton, dan Locke. . Berdasarkan kedua cara penggolongan itu,
jenis-jenis penelitian dapat diklasifikasikan lagi menjadi beberapa macam
sebagaimana tampak dalam tabel berikut ini.
TINGKAT ANALISIS DAN
TUJUAN METODE
EKSPLANASI JENIS DATA

1. SURVEI
2. EXPOST FACTO 1. Deskriptif
3. EKSPERIMEN 2. Komparatif 1. Kualitatif
1. Murni 4. KEBIJAKAN 3. Asosiatif 2. Kuantitatif
2. Terapan 5. ACTION RESEARCH a. Simetris 3. Gabungan
6. EVALUASI b. Kausalitas
7. SEJARAH c. Interaktif
8. NATURALISTIK

B. PROPOSAL PENELITIAN
Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci
untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal adalah suatu usulan kegiatan
perlu dukungan atau persetujuan pihak lain. Proposal adalah suatu bentuk
rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Untuk
memudahkan pengertian proposal yang dimaksud dalam tulisan ini, kita dapat
membandingkannya dengan istilah “Proposal Penelitian” dalam dunia ilmiah
(pendidikan) yang disusun oleh seorang peneliti atau mahasiswa yang akan
5
membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah, proposal adalah
suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh
seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk “Proposal Penelitian” ini,
biasanya memiliki suatu bentuk, dengan berbagai standar tertentu seperti
Proposal yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah “Proposal Umum” yang
sering digunakan sebagai usulan atau rancangan kegiatan. Bentuk proposal ini
memiliki banyak kemiripan dengan model “Proposal Penelitian” yang digunakan
dalam dunia ilmiah, namun karena sifatnya yang lebih umum maka “Proposal
Umum” biasanya lebih lentur dalam penggunaan bahasa dan tidak terlalu kaku
dalam aturan penulisan. Namun, walaupun lebih “bebas”, penulisan “Proposal
Umum” tetap harus mengindahkan kaidah¬kaidah dan sistematika tertentu, agar
dapat dengan mudah dimengerti oleh orang¬orang yang membaca proposal
tersebut. Secara mendasar, harus di garis bawahi bahwa penulisan proposal hanya
salah satu dari sekian banyak tahap perencanaan. Penulisan proposal adalah suatu
langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam
tahap¬tahap sebelumnya.
Pengertian dari proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis
yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si
pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman
mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat
memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga
akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan.
Proposal penelitian berarti persiapan kemungkinan dan perlengkapan.
Kemungkinan dan perlengkapan itu dalam hal ini dapat dinamakan sebagai
komponen-komponen penelitian.6

Hal-hal yang perlu dimuat dalam proposal antara lain :


1. nama proposal
2. pendahuluan

6
Prof. Dr. Lexy J. Moeloeng, M.A, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya, 2009), hal. 385
6
3. tujuan
4. bentuk/jenis kegiatan
5. pelaksanaan
6. panitia pelaksana (terlampir)
7. biaya/dana (rincian terlampir)
8. harapan
9. lampiran7
.Adapun Jenis - Jenis Proposal diantaranya adalah :
1. Proposal Penelitian Pengembangan
Kegiatan yang menghasilkan rancangan atau produk yang dapat
dipakai untuk memecahkan masalah-masalah aktual. Dalam hal ini,
kegiatan pengembangan ditekankan pada pemanfaatan teori-teori,
konsep-konsep, prinsip-prinsip, atau temuan-temuan penelitian untuk
memecahkan masalah.
Skripsi, tesis, dan disertasi yang ditulis berdasarkan hasil kerja
pengembangan menuntut format dan sistematika yang berbeda dengan
skripsi, tesis, dan disertasi yang ditulis berdasarkan hasil penelitian,
karena karakteristik kegiatan pengembangan dan kegiatan penelitian
tersebut berbeda.
Kegiatan penelitian pada dasarnya berupaya mencari jawaban
terhadap suatu permasalahan, sedangkan kegiatan pengembangan
berupaya menerapkan temuan atau teori untuk memecahkan suatu
permasalahan.

2. Proposal Penelitian kajian Pustaka


Telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang
pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap
bahan-bahan pustaka yang relevan. Telaah pustaka semacam ini biasanya
7
Prof. Dr. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta,
2014), hal. 279.

7
dilakukan dengan cara mengumpulkan data atau informasi dari berbagai
sumber pustaka yang kemudian disajikan dengan cara baru dan atau
untuk keperluan baru.
Dalam hal ini bahan-bahan pustaka itu diperlukan sebagai sumber
ide untuk menggali pemikiran atau gagasan baru, sebagai bahan dasar
untuk melakukan deduksi dari pengetahuan yang sudah ada, sehingga
kerangka teori baru dapat dikembangkan, atau sebagai dasar pemecahan
masalah.
3. Proposal Penelitian Kualitatif
Penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala secara
holistik-kontekstual melalui pengumpulan data dari latar alami dengan
memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. Penelitian kualitatif
bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan
pendekatan induktif. Proses dan makna (perspektif subyek) lebih
ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Ciri-ciri penelitian kualitatif
mewarnai sifat dan bentuk laporannya. Oleh karena itu, laporan
penelitian kualitatif disusun dalam bentuk narasi yang bersifat kreatif dan
mendalam serta menunjukkan ciri-ciri naturalistik yang penuh
keotentikan.

4. Proposal Penilaian Kuantitatif


Suatu penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan
deduktif-induktif. Pendekatan ini berangkat dari suatu kerangka teori,
gagasan para ahli, ataupun pemahaman peneliti berdasarkan
pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan
permasalahan beserta pemecahan-pemecahannya yang diajukan untuk
memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data
empiris di lapangan.

8
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
1. Dari berbagai pendapat yang telah dikemukakan oleh para peneliti mengenai
pengertian desain penelitian, maka dapat ditarik kesimpulkan bahwa definisi
desain penelitian adalah sebuah kerangka kerja atau rencana untuk melakukan
studi yang akan digunakan sebagai pedoman dalam mengumpulkan dan
menganalisis data. Kegiatan pengumpulan dan analisis data tersebut untuk
menggali penyelesaian sebuah permasalahan yang muncul. Rencana perlu
dibuat agar pengumpulan data dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien,
sehingga penelitian tersebut juga dapat memberikan hasil yang memuaskan
bagi peneliti. Menurut Creswell dalam bukunya “Research Design”, desain
penelitian dipilah menjadi dua golongan besar yaitu desain penelitian
kualitatif dan desain peelitian kuantitatif
2. Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci
untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal adalah suatu usulan
kegiatan perlu dukungan atau persetujuan pihak lain. Proposal adalah suatu
bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.
Adapun hal-hal yang perlu dimuat dalam proposal antara lain :
1. nama proposal
2. pendahuluan
3. tujuan
4. bentuk/jenis kegiatan
5. pelaksanaan
6. panitia pelaksana (terlampir)
7. biaya/dana (rincian terlampir)
8. harapan
9. lampiran

9
DAFTAR PUSTAKA

.
Bungin , Burhan.2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif ,Komunikasi, Ekonomi
dan Kebijakan Publik serta Ilmu-Ilmu Sosial lainnya,(Jakarta:Kencana
Prenada Media
Hamid ,Farida.Kamus Ilmiah Populer Lengkap.Surabaya:Penerbit Apollo
J. Moeloeng, Lexy.2009 M.A, Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung:
PT. Remaja Rosdakarya

Kumpulan makalah penataran Metodologi Penelitian Eksperimen yang


diselenggarakan oleh Lemlit IKIP Yogyakarta, 2 Desember – 10 Desember
1996
Nazir Moh.2009. Metode Penelitian.Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia
Strauss,Anselm, dan Juliet Corbin. 1997 Dasar-Dasar Penelitian
Kualitatif.Surabaya: PT Bina Ilmu
http://mind-ashshinta.blogspot.co.id/2015/04/makalah-proposal-dan-desain-
penelitian.html, di poskan oleh shinta akhlakul kaimah, diakses tanggal 20
Maret 2017

http://pendidikanpeternakan-hariyatun.blogspot.co.id/2012/03/proposal-
penelitian.html

https://skripsimahasiswa.blogspot.co.id/2012/10/desain-penelitian.html

10