Anda di halaman 1dari 1

No.

Dokumen :
SOP PENGUKURAN TEKANAN DARAH No. Revisi. : 00
Tanggal

TUJUAN: Sebagai pedoman dalam melakukan


tindakan keperawatan Halaman : 1 / 1

PETUGAS:
BAGIAN : Layanan Rawat Jalan/Rawat Inap/Persalinan
Dokter/Perawat/Bidan
1. NAMA PEKERJAAN:
Pengukuran tekanan darah
2. TUJUAN :
Sebagai pedoman dalam penatalaksanaan pengukuran tekanan darah
3. RUANG LINGKUP :
Semua pasien yang menderita tekanan darah tinggi
Dan diindikasikan untuk dilakukan pengukuran tekanan darah
4. KETERAMPILAN PETUGAS :
Petugas terlatih dalam melakukan pengukuran tekanan darah
5 . PERALATAN
- Stetoskop
- Tensi Meter
6. INSTUKSI.
- Petugas mengatur posisi pasien
- Mengataskan lengan baju, jika perlu dilepaskan
- Membalutkan kantong tensi meter pada lengan atas kira – kira 3 cm diatas fossa cubiti,
dengan pipa karet diletakkan di sebelah luar lengan, dibalutkan tetapi jangan terlalu
kencang
- Memakai Stetoskop
- Meraba detak arteri Brachialis dengan ujung jari tengah dan jari telunjuk. Pasien tidak
diperkenankan menggenggamkan / mengepalkan tangannya
- Meletakkan piringan stetoskop diatas arteri Brachialis tadi
- Mengunci sekrup balon karet
- Memompakan udara ke dalam kantong dengan cara memijit balon berulang – ulang, akan
terlihat air raksa di dalam pipa naik, dipompa terus sampai denyut arteri tidak terdengar lagi
- Membuka sekrup balon dan menurunkan tekanan dengan perlahan – lahan
- Mendengar dengan teliti dan memperhatikan sampai angka berapa pada skala mulai
terdengar bunyi denyut pertama dan mencatat sebagai tekanan sistole
- Meneruskan dengan membuka sekrup tadi perlahan – lahan sampai suara nadi terdengar
lambat dan menghilang dicatat sebagai tekanan diastole
- Membuka kantong karet, digulung dengan rapi dan dimasukkan ke dalam kotak
7. DOKUMENT TERKAIT
 Status pasien
 Lembar asuhan keperawatan
8. INDIKATOR KERJA
 Tekanan darah terukur dengan benar dan tepat

Penyusun Disahkan

Beri Nilai