Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

AYI SITI ROHIMAH - Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning dan
Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Mata
Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Studi Deskriptif Kuantitatif
pada SMP Negeri di Kabupaten Cianjur Tahun Pelajaran 2015-2016). Tesis. Depok:
Program Studi PPKn Pascasarjana, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
STKIP Arrahmaniyah Depok. Juli 2006

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh


penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dan
motivasi belajar siswa terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran
Pendidikan Kewarganegaraan. Sampel penelitian adalah guru mata pelajaran
Pendidikan Kewarganegaraan pada SMP Negeri se-Kabupaten Cianjur yang
seluruhnya berjumlah 74 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
survey dengan pendekatan kuantitatif, serta dengan menerapkan analisis regresi
berganda. Hasil penelitian, dengan persamaan regresi Ŷ = 5,445 + 0,029X 1 + 0,881X2
menunjukkan adanya pengaruh variabel penerapan model problem based learning
(X1) dan motivasi belajar (X2) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (Y) baik
secara bersama-sama maupun secara parsial. Koefisien korelasi ganda yang
dihasilkan adalah Rx1x2y = 0,924 dengan koefisien determinasi R2x1x2y = 0,854 yang
berarti bahwa 85,40 % proporsi kemampuan berpikir kritis siswa (Y) dapat dijelaskan
secara bersama-sama oleh kedua variabel bebas yang dikaji dalam penelitian ini.
Sedangkan secara terpisah, koefisien korelasi variabel X1 terhadap Y (Ry1) adalah
0,377 dengan koefisien determinasi (R2x1y1) sebesar 0,142 yang berarti kemampuan
berpikir kritis siswa dipengaruhi oleh penerapan model problem based learning
sebesar 14,20 %. Sedangkan koefisien korelasi variabel X2 terhadap Y (Ry2) adalah
0,924 dengan koefisien determinasi (R2x2y1) sebesar 0,853. Hal ini mengandung
makna bahwa secara terpisah proporsi varian kemampuan berpikir kritis siswa
dipengaruhi oleh motivasi belajar siswa sebesar 85,30%.

Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, problem based learning, motivasi belajar

v
ABSTRACT

vi