Anda di halaman 1dari 3

HUKUM ADAT

DISKUSI V

Disusun oleh :

Fany Rizkia Mochtar (3017210104)


Natan Nicholas Sianturi (3017210211)
Rade Winters Poltak (3017210234)
Vania Meliantha Daud (3017210297)

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS PANCASILA
A. ISTILAH LAIN MASYARAKAT HUKUM ADAT
Istilah masyarakat adat sering disamakan dengan istilah masyarakat hukum adat. Istilah
masayarakat adat diambil dari terjemahan kata indigenous peoples, yang dibedakan dengan
masyarakat hukum adat yang merupakan terjemahan dari istilah Belanda yaitu
rechtgemenschap. Penggunaan istilah masyarakat hukum adat maknanya lebih luas jika
dibandingkan dengan istilah masayarakat adat. Istilah masyarakat adat mempunyai dimensi
makna yang luas dari sekedar aspek hukum, padahal dalam masyarakat adat sangat erat
terkait dengan dimensi kultural, religi, dan sebagainya.
Istilah masyarakat hukum adat telah lazim digunakan dalam kalangan hukum adat, dan
memiliki ciri – ciri yang komprehensif. Hal ini didasarkan bahwa, hak masyarakat adat hanya
akan ada di masyarakat hukum adat, bukan masyarakat adat, karena itu justru aspel hukum
adat yang menjadi penentu. Kedua istilah tersebut memiliki sejarah dan pemaknaan yang
berbeda. Istilah masyarakat hukum adat dilahirkan dan dirawat oleh pakar hukum adat yang
lebih banyak difungsikan untuk keperluan teoritik-akademis. Istilah tersebut digunakan untuk
memberi identitas kepada golongan pribumi yang memiliki sistem dan tradisi hukum sendiri
untuk membedakannya dengan golongan Eropa dan Timur Jauh yang memiliki sistem dan
tradisi hukum tertulis.

B. DESKRIPSI MASYARAKAT HUKUM ADAT


Masyarakat hukum adat adalah suatu bentuk kehidupan bersama, yang warga-warganya
hidup secara bersama dalam jangka waktu yang sangat lama, sehingga membentuk suatu
kebudayaan. Masyarakat merupakan suatu kesatuan dari sistem sosial, yang menjadi wadah
dari berbagai pola-pola interaksi sosial atau hubungan interpersonal ataupun hubungan antar
kelompok sosial.
Ter Haar merumuskan pengertian Masyarakat Hukum Adat adalah kesatuan manusia
sebagai satu kesatuan, menetap di daerah tertentu, mempunyai penguasa-penguasa,
mempunyai kekayaan yang berwujud atau tidak berwujud, di mana para anggota kesatuan
hidup dalam masyarakat yang merupakan kodrat yang para anggotanya tidak berpikir untuk
membubarkan ikatan tersebut atau melepaskan diri dari ikatan itu.
Dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia, Masyarakat Hukum Adat
dirumuskan sebagai sekelompok orang yang terikat oleh tatanan Hukum Adatnya sebagai
warga bersama suatu persekutuan hukum karena kesamaan adat tempat tinggal ataupun atas
dasar keturunan.

C. UNSUR – UNSUR MASYARAKAT HUKUM ADAT


1. Masyarakat merupakan manusia yang hidup bersama.
2. Bercampur untuk waktu yang cukup lama.
3. Mereka sadar bahwa mereka merupakan suatu kesatuan.
4. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama.
Sumber :

http://www.info-hukum.com/2018/02/05/masyarakat-adat-dan-masyarakat-hukum-adat/
https://iqbaljeumala.blogspot.com/2017/07/pengertian-masyarakat-hukum-adat.html
https://www.suduthukum.com/2016/10/masyarakat-hukum-adat.html