Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP)

1.Bidang studi :Pendidikan kesehatan gigi (pkg)

2.Sub bidang studi :Konservasi

3.Pokok bahasan :Proses terjadinya karies

4.Sasaran :Masyarakat

5.Tempat :gampong garot

6.Waktu :30 Menit

7.Tujuan intruksional Umum(TIU) :Diharapkan murid dapat memahami

Tentang proses terjadinya karies.

8.Tujuan intruksional Khusus(TIK) : Setelah diberikan pendidikan


kesehatan gigi diharapkan siswa dapat :

a. Memahami tentang Plak pada Gigi


yang berhubungan dengan Karies
b. Memahami tentang Karbohidrat yang
berhubungan dengan Karies
c. Memahami tentang Mikroorganisme
yang berhubungan dengan Karies

9.Media :Poster

10.Metode :Ceramah dan tanya jawab


11. Kegiatan/ pelaksanaan

No Uraian Kegiatan Kegiatan Media Metode Waktu


kegiatan penyuluhan murid
1. -Pembukaan -Mengucapkan -Menjawab -Tanya 5 mnt
salam salam jawab
-Perkenalan
-Memperkenalk Mendengar
an diri kan dan
menyampai
kan
-apersepsi pendapat
-menyampaikan
maksud dan
tujuan

-menggali
pengetahuan
murid trntang
proses terjadinya
karies.
2. Penyampaian Menjelaskan Mendengar -Poster Ceramah 15 mnt
materi tentang Plak yang kan Diskusi
berhubungan Mencatat
dengan Karies
- Menjelaskan
tentang
Karbohidrat yang
berhubungan
dengan Karies
- Menjelaskan
Mikroorganisme
yang
berhubungan
dengan Karies
3. Penutupan Menyimpulkan Menyampai Tanya 5 mnt
dan materi yang telah kan jawab
menyimpulk disampaikan pertanyaan
an materi
Memberi
kesempatan
bertanya kepada
murid

Menjawab
pertanyaan
Menyampaikan
saran dan
harapan

Mengucapkan
salam dan terima
kasih.

12. Uraian materi

A. Proses terjadinya Karies Gigi

Adanya sisa makanan yang menempel pada gigi dan bila dibiarkan terlalu
lama akan menjadi plak dan juga terjadinya pembentukan asam laknat yang
disebabkan oleh sisa makanan dan bakteri. Karena asam laknat ini dapat
menurunkan ph mulut hingga 5,5 dan menyebabkan larutnya mineral enamel gigi.
Akibat rusaknya email gigi akhirnya dapat menimbulan karies gigi (gigi
berlubang) dan masalah infeksi lainnya pada gigi.

B. Plak yang berhubungan dengan Karies

Plak pada gigi merupakan satu lapisan yang diakibatkan oleh


mikroorganisme,sisa makanan, dan bahan organic yang terselip disela-
sela gigi, kadang-kadang juga banyak ditemukan pada gusi. Plak adalah bakteri
atau kotoran yang menempel dan hidup didalam rongga mulut pada gigi. Pada
awalnya, plak ini biasanya berwarna kuning, kemudian lama-kelamaan jika
dibiarkan begitu lama akan mengeras dan menghitam.
Plak dalam mulut tidak bisa hilang, karena setiap beberapa jam setelah
sikat gigi, plak akan muncul kembali didalam rongga mulut. Jika plak dibiarkan
menumpuk disekitar jaringan mulut akan menyebabkan kalkulus atau karang gigi
bahkan akan merusak jaringan keras atau lunak di dalam rongga mulut. Rusaknya
jaringan keras inilah yang disebut dengan karies atau gigi berlubang.

C. Karhohidrat yang berhubungan dengan Karies

karbohidrat dapat memicu terjadinya karies gigi.Apabila karbohidrat


terdapat dalam jumlah cukup besar, sering dikonsumsi, terutama jenis yang lengket
atau melekat pada gigi, maka kemungkinan akan terjadinya karies yang cukup
tinggi.karbohidrat ada dua macam Karbohidrat Simpleks dan karbohidrat
kompleks.yang dimaksud dengan Karbohidrat simpleks yaitu jenis karbohidrat
yang cepat diserap tubuh, karena sudah berupa butiran-butiran gula yang
mengandung glukosa dan mudah diserap.sedangkan Karbohidrat Kompleks yaitu
Jenis karbohidrat yang diserap perlahan oleh tubuh, sehingga kadar gula darah
dalam tubuh naik perlahan. Karbohidrat jenis ini juga mengandung banyak serat
dan vitamin.

D. Mikroorganisme yang berhubungan dengan Karies

Peran bakteri dalam menyebabkan terjadinya karies sangatlah


besar.Bakteri yang sangat dominan dalam karies gigi adalah Streptococcus
mutans.Bakteri ini sangat kariogenik karena mampu membuat asam dari
karbohidrat yang dirugikan. Akibatnya bakteri-bakteri terbantu untuk melekat pada
gigi serta saling melekat satu sama lain. Keberadaan bakteri dalam mulut
merupakan hal yang normal.Bakteri dapat mengubah semua makanan, terutama
gula, menjadi asam. Banyak yang telah membuktikan bahwa mikroorganisme
didalam mulut yang berhubungan dengan karieS antara lain, Streptococcus,
Lactobacillus, Actinomices dan lain-lain. Mikroorganisme ini menempel di gigi
bersama plak.

13.Evaluasi

1. Jelaskan tentang plak yang berhubungan dengan Karies

2. Jelaskan tentang Karbohidrat yang berhubungan dengan Karies

3. Jelaskan tentang Mikroorganisme yang berhubungan dengan Karies

14. Sumber
Srtkksmdw.wordpress.com/2013/07/11/karies gigi

USU Yusuf, 2011 Dalam Sudarmawan, 2013. Tingkatan Umur Dengan Kejadian
Karies Gigi. Yogyakarta: Salemba.
SKENARIO

Assalamualaikum adik-adik

Bagaimana kabarnya bapak ibu hari ini

(adik-adik menjawab)

Jadi sebelum acara penyulahannya dimulai saya ingin memperkenalkan diri


terlebih dahulu .Perkenalkan nama saya DEWI NOVITA SARI ,saya mahasiswi dari kampus
Poltekkes Kemenkes Aceh Jurusan DIII Keperawatan Gigi .Tujuan dan maksud saya kesini
adalah inggin menggali pengetahuan adik-adik tentang Penyakit Penyangga Jaringan Gigi.adik-
adik pasti masih banyak yang belum tau apa itu Penyakit Penyangga Jaringan Gigi ,jadi disini
saya akan memberikan penyuluhan agar bapak ibu mengetahui lebih dalam lagi tentang apa
Penyakit Penyangga Jaringan Gigi.

Jadi sekarang saya akan mulai menjelaskan tentang penyakit penyangga jaringan gigi.
Penyakit jaringan penyangga gigi biasanya diderita oleh sebagian besar orang dewasa.
Sedangkan anak-anak lebih jarang terkena.

Secara umum penyakit jaringan penyangga gigi (periodontal diseases) dibedakan menjadi
2 macam, pertama adalah radang gusi (gingivitis) yaitu kondisi penyakit yang hanya mengenai
gusi. Kedua adalah radang jaringan penyangga gigi (periodontitis) yang sudah melibatkan
jaringan penyangga gigi (periodontium), sementum, dan tulang alveolar.

Penyakit jaringan penyangga gigi (periodontal diseases), termasuk radang gusi dan
radang jaringan penyangga gigi adalah infeksi yang serius dan dapat memicu terjadinya
kehilangan gigi. Penyakit jaringan penyangga gigi adalah infeksi bakteri kronis yang menyerang
gusi dan jaringan penyangga gigi. Penyakit jaringan penyangga gigi dapat menyerang satu gigi
atau lebih. Prosesnya diawali ketika bakteri di dalam plak gigi menyebabkan peradangan pada
gusi (gingivitis). Faktor lain yang berperanan dalam terjadinya penyakit jaringan penyangga gigi
adalah penyakit sistemik, kebiasaan merokok, pertambahan usia, kecenderungan genetic, stress,
malnutrisi, perubahan hormonal, dan penggunaan obat-obatan tertentu.
Oke setelah saya menjelaskan tentang Penyakit Penyangga Jaringan Gigi adakah dari
adik-adik yang ingin bertanya?

(menjawab pertanyaan jika ada)

Disini saya berharap semoga adik-adik dapat memahami dan mengerti tentang materi
yang sudah saya sampaikan sebelumnya.Dan harapan saya disini saya ingin bapak ibu dapat
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jadi hanya ini yang dapat saya sampaikan,sebelumya saya juga meminta maaf mungkin
ada salah-salah kata yang terucap baik disengaja ataupun tidak dan saya akhiri dengan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.