Anda di halaman 1dari 2

Pre-Construction Risk Assesment

(PCRA)
RSUD Kajen Kab Pekalongan

PCRA atau Pre-Contructions Risk Assesment merupakan sebuah tools yang digunakan
untuk menilai resiko bahaya yang terjadi saat akan melakukan pekerjaan kontruksi atau renovasi
di rumah sakit. PCRA sangat erat kaitannya dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) rumah
sakit. PCRA tidak berbeda dengan HIRA (Hazard Identification and Risk Assesment) karena sama-
sama menilai resiko, bedanya, PCRA secara spesifik menilai resiko yang mungkin terjadi pada
pekerjaan kontruksi dan renovasi di rumah sakit sedangkan HIRA menilai resiko secara luas. PCRA
juga berkaitan dengan ICRA atau Infection Control Risk Assesement (Pengendalian Infeksi),
karena dalam menyusun PCRA, dokumen ICRA harus termasuk di dalamnya.

PCRA tidak berbeda dengan tools penilaian resiko lainnya. Di dalam PCRA terdapat
identifikasi bahaya, konsekuesnsi/dampak, tabel penilaian resiko, lengkah perbaikan, jenis
penilaian resiko, tanggal penyelesaian dan penanggung jawab. Namun ada 9 elemen yang wajib
dimasukkan dalam PCRA. Sembilan elemen tersebut adalah, kualitas udara, pengendalian infeksi,
utilitas, kebisingan, getaran, Bahan beracun dan berbahaya (B3), layanan darurat, pembuangan
sampah/puing-puing, dan bahaya lainnya. Semua elemen diatas wajib diisi dan dinilai resikonya.

Elemen Penilaian yang harus dipertimbangkan dalam proses ini termasuk:


1. Keselamatan keamanan konstruksi
2. Kualitas udara
3. Pengendali Infeksi (ICRA)
4. Utilitas
5. Kebisingan
6. Getaran
7. B3 (Bahan berbahaya dan beracun)
8. Pelayanan kedaruratan
9. Resiko lain yang mempengaruhi perawatan, penyembuhan dan pelayanan
Langkah awal adalah mengidentifikasi resiko dan proses ahir berupa rekomendasi
mitigasi resiko (RMR).RMR ini akan ditinjau oleh pihak kontraktor dan menjadi bagian
dokumentasi proyek. Penanggung jawab proses ini adalah
1. Tim pelaksana
2. Tim pengawas
3. Tim perencana
4. Tim teknis RS
5. Tim PPK RS
6. Tim K3 RS
7. Tim PPI
8. IPSRS
9. Dan unit yang terdampak dari proses konstruksi