Anda di halaman 1dari 5

PERJANJIAN JUAL BELI ORE NIKEL

ANTARA
PT. REZKY ANUGRAH INDONESIA
DENGAN
PT. TOSHIDA INDONESIA

Pada hari ini …….tanggal…...bulan….......tahun 2018 ( - - 2018) dibuat dan


ditandatangani Perjanjian Jual Beli Ore Nickel, oleh dan antara :
I. PT. Toshida Indonesia suatu perseroan terbatas yang berkedudukan
di……......... Yang dalam hal ini diwakili oleh ……..,,,,,,,,,,,,,, selaku
Direktur perseroan dengan demikian sah bertindak untuk dan atas
nama PT. Toshida Indonesia selanjutnya dalam perjanjian ini disebut
sebagai Pihak Pertama ( Pembeli ).
II. PT. Rezky Anugrah Indonesia suatu perseroan terbatas yang
berkedudukan di KOLAKA Yang dalam hal ini diwakili oleh Tuan SAKUR
selaku Kuasa Direktur perseroan dengan demikian sah bertindak untuk
dan atas nama PT. Rezky Anugrah Indonesia selanjutnya dalam
perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua ( Penjual ).
Pihak Pertama dan Pihak Kedua bersama-sama dalam perjanjian ini disebut Para
Pihak.

Para Pihak terlebih dahulu menerangkan hal-hal berikut ini :


1. Bahwa Pihak Pertama adalah perseroan terbatas yang bergerak di bidang
pengelolahan nikel dan telah memiliki ijin Usaha Pertambangan Operasi
Khusus (IUP OPK) untuk pengolahan dan atau penjualan ore Nikel.
2. Bahwa Pihak Kedua memiliki stock ore nikel (stock lama) hasil
penambangan sebelum tahun 2014 yang berada di stockpile dalam
wilayah kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka.
3. Bahwa Pihak Pertama dan Pihak Kedua hendak melakukan kerjasama Jual
Beli ore Nikel tersebut pada poin 2.

Berdasarkan hal tersebut, Para Pihak selanjutnya sepakat untuk tunduk dan
terikat pada Perjanjian ini dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
Ruang Lingkup Kerjasama

Para Pihak sepakat dan setuju ruang lingkup kerjasama dalam perjanjian ini
adalah sebagai berikut:
1. Pihak Kedua akan menjual ore nikel miliknya kepada pihak pertama sesuai
dengan kualitas dan kuantitas yang diminta oleh Pihak Pertama.
2. Pihak Pertama akan membeli ore nikel milik Pihak Kedua dan membayar
sesuai harga yang disepakati.

Pasal 2
Spesifikasi dan Kuantitas Ore Nikel

1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk melakukan jual beli
Ore Nikel dengan kadar Ni 1,69 % reject Ni 1,62 % dan jika kadar Ni
dibawah 1,62 % maka akan dilakukan penyesuaian harag sesuai bunyi
pasal 3 point 3.
2. Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk melakukan jual beli
Ore Nikel dengan kuantitas kurang lebih 50.000 metrik ton.

Pasal 3
Harga Ore Nikel

1. Harga Ore nikel yang disepakati dalam perjanjian ini adalah sebesar $ US
9 (Sembilan dollar US) per metric ton FOB Jety SSB dengan ketetapan
nilai $ US 1 sebesar Kurs yang berlaku saat ditandatanganinya perjanjian
ini.
2. Harga tersebut bersih diterima oleh Pihak Kedua.
3. Penyesuaian Harga telah disepakati oleh kedua belah Pihak sebesar $ US
0,30 per Metric ton untuk setiap penurunan kadar Ni 0,01 % dari kadar
terendah yang telah disepakati antara kedua belah Pihak ( Ni 1,62 % )

Pasal 4
Sistem Pembayaran

1. Pembayaran harga jual-beli ore nikel dalam perjanjian ini dilaksanakan


berdasarkan perhitungan Jumlah kuantitas Ore Nikel yang diangkut sesuai
hasil perhitungan dalam pengangkutan.
2. Pembayaran akan dilakukan dengan diawali tanda Ikatan/tanda jadi yang
jumlahnya tidak mengikat dan dibayarkan setelah penandatangan
kontrak jual beli ini. Selanjutnya pembayaran akan dilakukan dalam 3
(tiga) tahap yakni Tahap Pertama pada saat akan dimulai pengangkutan
Ore Nikel dari Stockpile ke Jety SSB sebesar 40% dari nilai kontrak. Tahap
Kedua sebesar 50% dari nilai kontrak pada saat Ore nikel akan
diloading/diangkut ke Mother Vessel. Tahap Ketiga sebesar 10% pada saat
sebelum tongkang terakhir ditarik ke Mother Vessel atau jumlah Ore nikel
di Mother Vessel sudah 90 %.
3. Pembayaran Pihak Pertama kepada Pihak Kedua akan dilakukan secara
Tunai atau melalui transfer ke Rekening Bank milik Pihak Kedua dengan
rincina sebagai berikut :
 Bank Mandiri (Kantor Cabang Kolaka)
Atas Nama : PT. Rezky Anugrah Indonesia
No Rekening : 162-00-0259274-3
Alamat : jl. Pemuda no. 11
Kolaka Balandete 93517

Pasal 5
Penentuan Kuantitas dan Kualitas

1. Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk menunjuk surveyor
independent untuk menentukan kualitas (Kadar) ore yang diperjual
belikan.
2. Untuk penentuan kuantitas ore nikel yang diperjanjikan para pihak
sepakat melakukan perhitungan tonase dalam pengangkutan dimana
Para Pihak akan menempatkan masing-masing perwakilan yang akan
melakukan pencatatan dan pengawasan.

Pasal 6
Hak dan Kewajiban Para Pihak

1. Pihak Pertama berkewajiban membayar kepada Pihak Kedua atas harga


ore nikel yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas yang telah disepakati
dengan cara pembayaran menurut perjanjian ini.
2. Pihak Kedua berkewajiban untuk menjaga kualitas dan kuantitas ore nikel
yang sesuai dengan isi perjanjian ini dan sesuai dengan jadwal
pengangkutan yang disepakati oleh kedua belah pihak.
3. Pihak Kedua berkewajiban membayar royalty masyarakat atau pemilik
lahan asal ore nikel yang diangkut.
Pasal 7
Pengakhiran Perjanjian

1. Perjanjian ini berakhir apabila:


a. Para Pihak telah melaksanakan hak dan kewajiban masing-masing
;atau
b. Para Pihak sepakat untuk mengakhiri Perjanjian ini.
2. Para Pihak sepakat bahwa pengakhiran Perjanjian ini dapat dilakukan
dengan mengesampingkan ketentuan Pasal 1266 dan Pasal 1267
KUHPerdata.
3. Dalam hal salah satu atau lebih pasal dalam perjanjian ini dinyatakan batal
oleh keputusan pengadilan, tidak menyebabkan batal atau berakhirnya
Perjanjian ini secara keseluruhan dan Para Pihak sepakat untuk
melakukan addendum terhadap ketentuan tersebut agar perjanjian ini
tetap dapat dilaksanakan.

Pasal 8
Penyelesaian

Jika terjadi perselisihan pendapat dalam hal jual beli ini, maka akan diselesaikan
secara musyawarah untuk mufakat, jika tidak dapat diselesaikan secara
musyawarah , maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya di
Pengadilan Negeri Kolaka.

Pasal 9
Addendum

Semua hal yang belum tercantum dalam surat penjanjian ini dapat dimuat
kemudian dalam addendum yang merupakan bagian yang tidak dapat
dipisahkan dari perjanjian ini, dan atas kesepakatan Kedua Belah Pihak.

Pasal 10
Ketentuan Lain

1. Perjanjian ini mengikat pada saat Para Pihak menendatangani Perjanjian


ini.
2. Judul Pasal per Pasal dalam perjanjian ini tidak dimaksudkan sebagai
penafsiran mengenai isi pasal tersebut dan hanya berfungsi sebagai
referensi.
3. Perjanjian ini dibuat dalam rangkat 2 (dua) rangkap, bermaterai cukup
dan masing-masing memiliki kekuatan hukum tetap.
4. Para Pihak dengan ini mengakui dengan sebenarnya dan memahami
secara keseluruhan isi Perjanjian ini sebelum menandatanganinya dan
masing-masing telah mendapatkan asli Perjanjian ini.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(..........................) ( SAKUR )
Direktur Kuasa Direktur