Anda di halaman 1dari 3

KRITERIA RESIKO NUTRISIONAL

NO DOKUMEN NO REVISI HALAMAN

RS HIKMAH MASAMBA 0 1/1


Jl.Ir. Soekarno. Kel. Kappuna.
Kab. Luwu Utara
Tlp/Fax. (0473) 21021
Ditetapkan oleh,
Direktur
Tanggal Terbit
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL dr.A. Muhammad Nasrum

NIK: 14.04.001

Acuan atau dasar ketetapan yang dijadikan pedoman


PENGERTIAN untuk menetapkn pasien dalam kategori kekurangan
nutrisi
1 Meningkatkan kesehatan pasien
2 Pasien rawat mendapatkan konsultasi mengenai
TUJUAN
makanan yangdianjurkan dan tidak dianjurkan
untuk penyakit yang diderita
1. Keputusan Direktur Rumah SakitHikmah
Masamba
Nomor: 446/DL/RM/071/17/00 tentang Kebijakan
kriteria resiko nutrisional.
KEBIJAKAN
2. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Hikmah
Masamba Nomor: 446/Pand/RM/052/17/00
tentang kriteria resiko nutrisional.
1. Petugas menerima pasien di unit UGD
2. Setiap pasien yang masuk di ugd di kaji status
nutrisinya menggunakan Asesmen gizi dilakukan
PROSEDUR
berdsarkan kriteria Malnutrisi Universal Screening
Tools ( MUST)
a. Langkah pertama : hitung indeks massa tubuh
(IMT) pasien dengan menggunakan kurva
terlampir dan berikan skor.memiliki nilai IMT
<18,5 berikan 2,rentan antara ( 0 – 2 )
b. Langkah kedua : nilai presentase kehilanagn
berat badan yang tidak direncanakan dan
beriaknan skor 1 bila ada penurunan berat
badan, dan 0 bila tidak ada penurunan berat
badan
c. Langkah ketiga : nilai efek/ pengaruh akut
npenyakit yang diderita pasien dan beriakn skor
( rentang antara 0 – 2). Sebagai contoh, jika
pasien sedang mengalami penyakit akut dan
sangat sedikit/ tidak terdapat asupan makanan >
5 hari, berikan skor 2.
d. Langkah ke empat : tambahkan skor yang
diperoleh dari langkah 1, 2, dan 3 untuk menilai
adanya resiko malnutrisi
Skor 0 = resiko rendah
Skor 1 = resiko sedang
Skor 2 = resiko tinggi
e. Langkah lima : gunakan panduan ttatalaksana
untuk merencanakan strategi keperawatan
berukut
a) Resiko rendah
Perawatan rutin : ulangi skrining pada
apsien di durumah sakit setiap minggu
b) Resiko sedang
c) Melakukan observasi, mencatat asupan
makanan selama 3 hari, bila adekuat,
ulangi skrining setiap minggu selama
dirawat dirumah sakit. Jika tidak adekuat
rencanakan strategi untuk perbaikan dan
p0eningkatan asupan gizi, pantau, dan
kaji ulang program pemberian makanan
secara teratur.
d) Resiko tinggi
Perbaiki dan tingkatkan asupan gizi,
pantau dan kaji ulang program pemberian
nutrisi dengan mengisi formulir asuhan
gizi.

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Inap
UNIT TERKAIT 3. Instalasi Unit Gizi