Anda di halaman 1dari 58

LAPORAN

KEGIATAN MAGANG/PKL DIVISI KAWASAN PT.PAL INDONESIA


(PERSERO) SURABAYA
Tanggal 8 Januari s/d 16 Fabruari 2018

Oleh:
Marlines Lovi L.S. NIM. 142110101030
Lailatul Qodriyah NIM. 142110101050
Anis Yulianti S. NIM. 142110101094
Rizqi Muthoharoh NIM. 142110101191

BAGIAN KESEHATAN LINGKUNGAN DAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA


FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS JEMBER
SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2017/2018

ii
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Kegiatan (On Job Training)


Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Di HSE DIVISI KAWASAN PT. PAL INDONESIA (PERSERO)
Semester Genap 2017/2018

Dengan ini menyatakan, mahasiswa dengan nama:


Marlines Lovi L.S. : 142110101030
Lailatul Qadriyah : 142110101050
Anis Yulianti S. : 142110101094
Rizqi Muthoharoh : 142110101191
Fakultas Kesehatan Masyarakat Bidang Keilmuan Kesehatan Lingkungan Dan
Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (KLK3). Telah melaksanakan (On Job
Training) OJT PT. PAL INDONESIA (PERSERO) selama 30 hari mulai tangga 8
Januari 2018-16 Februari 2018.

Surabaya, 16 Februari 2018

Mengetahui,

PT. PAL INDONESIA (PERSERO)


DIVISI PEMBINAAN ORGANISASI DAN SDM
KADEP DIKLAT DAN RENBAG SDM

Drs. POENDJOEL KARJONO


NIP. 105923422

iii
LEMBAR PENGESAHAN
Bagian Kesehatan Lingkungan Dan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Laporan Pelaksanaan Kegiatan Magang/PKL
Semester Genap 2016/2017
1. Judul Laporan : Laporan Pelaksanaan Kegiatan Magang/PKL Di PT.
PAL Indonesia (PERSERO) Surabaya
2. Mahasiswa 1
Nama : Marlines Lovi L.S.
NIM : 142110101030
Mahasiswa 2
Nama : Lailatul Qodriyah
NIM : 142110101050
Mahasiswa 3
Nama : Anis Yulianti S.
NIM : 142110101094
Mahasiswa 4
Nama : Rizqi Muthoharoh
NIM : 142110101191
3. Bidang Ilmu : Kesehatan Lingkungan
4. Instansi Tempat : PT. PAL Indonesia (PERSERO) Surabaya
Magang/PKL
5. Tanggal Pelaksanaan : 8 Januari-16 Februari 2018
Menyetujui,
Mengetahui,,
Pembimbing Lapangan

Andri Cahyo Utomo, S.ST


NIP. 105164442

iv
KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas


segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan laporan magang yang
berjudul “Kegiatan Magang/Pkl Divisi Kawasan PT. PAL Indonesia (Persero)
Surabaya” dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Penyusunan laporan
Praktek Kerja Lapangan (magang) ini dimaksudkan sebagai hasil dari
pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (magang) yang merupakan
salah satu program wajib dalam perkuliahan Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Jember.
Penulis menyadari bahwa laporan ini tidak akan selesai dengan baik tanpa
bantuan dan sumbangan pemikiran dari berbagai pihak, untuk itu penulis
menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Ibu Irma Prasetyowati, S.KM., M.Kes., selaku Dekan Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Jember.
2. Ibu dr. Ragil Ismi Hartanti, M.Sc., selaku Koordinator Magang/PKL
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.
3. Ibu Yennike Tri Herawati , S. KM., M.Kes., selaku Wakil Koordinator
Magang/PKL Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.
4. Bapak Dr. Isa Ma’rufi., S.KM., M.Kes selaku Ketua Bagian Kesehatan
Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Jember.
5. Ibu Anita Dewi Moelyaningrum, S.KM., M.Kes. selaku pembimbing
akademik.
6. Bapak Andri Cahyo Utomo, S.ST. selaku pembimbing lapang.
7. Bapak Ir. Haris Mulyono selaku Kepala Divisi Kawasan PT.PAL Indonesia
(Persero)
8. Bapak Setiawan Hendrartono ST., Ketua
selaku Kepala Biro HSE Divisi Bagian Kesehatan Lingkungan dan
Kesehatan Keselamatan Kerja
Kawasan.
9. Seluruh staf Divisi Kawasan PT.
PAL Indonesia (Persero) yang telah
banyak membantu dalam kegiatan Dr. Isa Ma’rufi, SKM., M.Kes
magang dan menyelesaikan laporan. NIP. 19750914 200812 1 002

iv
10. Rekan Magang Divisi Rekayasa Umum serta yang telah mendukung dan
memotivasi satu sama lain.
11. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan
Magang/PKL ini.
Penulis sadar bahwa laporan magang ini masih belum sempurna, oleh
karena itu penulis mohon maaf atas segala kekurangan. Kritik dan saran sangat
penulis harapakan demi kesempurnaan laporan magang ini. Penulis berharap
semoga laporan magang ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Jember, 16 Februari 2018

Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman
LEMBAR PENGESAHAN..................................................................................iii
LEMBAR PENGESAHAN..................................................................................iv
KATA PENGANTAR............................................................................................iv
DAFTAR ISI..........................................................................................................vi

v
BAB 1. PENDAHULUAN.....................................................................................2
1.1 Latar Belakang.............................................................................................2
1.2 Tujuan............................................................................................................5
1.2.1 Tujuan Umum.......................................................................................5
1.2.2 Tujuan Khusus.......................................................................................5
1.3 Manfaat..........................................................................................................5
1.3.1 Bagi Mahasiswa....................................................................................5
1.3.2 Bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember....................6
1.3.3 Bagi PT. PAL Indonesia (Persero).........................................................6
BAB 2. PELAKSANAAN KEGIATAN MAGANG/PKL...................................7
2.1 Waktu dan Tempat Magang/PKL...............................................................7
2.2 Rincian Kegiatan Magang...........................................................................7
BAB 3. HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN MAGANG/PKL....................10
3.1 Gambaran Umum PT. PAL Indonesia (Persero).....................................10
3.1.1 Sejarah Berdirinya PT. PAL Indonesia (Persero)................................10
3.1.2 Lokasi PT. PAL Indonesia (Persero)...................................................12
3.1.3 Visi, Misi dan Budaya Kerja PT. PAL Indonesia (Persero)................12
3.1.4 Kebijakan PT. PAL Indonesia (Persero)..............................................13
3.1.5 Jam Kerja PT. PAL Indonesia (Persero)..............................................14
3.1.6 Struktur Organisasi PT. PAL Indonesia (Persero)...............................14
3.1.7 Tugas Pokok PT. PAL Indonesia (Persero).........................................21
3.1.8 Produk-Produk PT. PAL Indonesia (Persero)......................................21
3.1.9 Pedoman Sistem Manajemen PT. PAL Indonesia (Persero)...............23
3.1.10 Jaminan Kesehatan PT. PAL Indonesia (Persero)...............................23
3.1.11 Program-program K3..........................................................................23
3.1.12 Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran.....................................24
3.1.13 Lingkungan Kerja PT. PAL Indonesia (Persero).................................25
3.1.14 Permasalahan yang ada di Bidang Lingkungan..................................28
3.1.15 Audit K3..............................................................................................28
3.1.16 Inspeksi K3..........................................................................................29
3.2 Gambaran Umum Departemen K3LH dan Kamtib...............................32

vi
3.2.1 Struktur Organisasi Departemen K3LH dan Kamtib..........................33
Struktur Organisasi Departemen K3LH dan Kamtib..........................34
3.2.2 Tugas Pokok dan Fungsi.....................................................................34
3.2.3 Program dan Kegiatan.........................................................................36
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................41
BAB 4. REKAPITULASI DAFTAR PRESENSI..............................................42
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................54

vii
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembangunan di Indonesia selama kurun waktu beberapa tahun terakhir
telah menempatkan sektor ekonomi sebagai tumpuan kelangsungan
perekonomian bangsa. Sektor ekonomi tersebut, salah satunya mengandalkan
sektor industri sebagai pilar penyangga. Sehingga proses modernisasi mengarah
pada percepatan industrialisasi, agar tercipta kesejahteraan masyarakat. Kegiatan
industri mulai menjadi perhatian yang serius di masyarakat karena dampak yang
ditimbulkannya terhadap lingkungan akibat dari limbah sisa hasil produksi yang
berpotensi mencemari lingkungan hidup.
Definisi Lingkungan Hidup menurut UU No. 23 Tahun 1997 tentang
Lingkungan Hidup Pasal 1 (ayat 1) adalah kesatuan ruang dengan semua
benda,daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya,
yang mempengaruhi kelangsungan prikehidupan dan kesejahteraan manusia serta
makhluk hidup lain. Sedangkan definisi pencemaran lingkungan sebagaimana
yang tertera dalam UU No. 23 Tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup Pasal 1
(ayat 12) adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup,zat, energi,dan
atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga
kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan
hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya. Untuk menekan
dampak negatif pada manusia di sekitar tempat industri berupa dampak dari
pencemaran dan pembuangan limbah seperti gangguan pencernaan serta penyakit
kulit, maka diperlukan adanya langkah-langkah nyata dalam upaya-upaya
pencahan dan penanggulanganya.

2
Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah ilmu yang mempelajari kombinasi
teori dan praktek yang bertujuan untuk mencegah penyakit, memperpanjang
hidup, dan meningkatkan kesehatan masyarakat (Sibarani, 2011). Untuk
mewujudkan derajat kesehatan bagi seluruh warga Indonesia, diperlukan
konstribusi dari berbagai pihak dan salah satunya adalah Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Jember. Salah satu wujud dalam rangka mewujudkan
derajat kesehatan bagi seluruh warga Indonesia maka diperlukan kegiatan
magang.
PT. PAL Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang memiliki
peran dan fungsi sebagai industri pembuatan, pemeliharaan dan perbaikan kapal
untuk mendukung keamanan dan pertahanan nasional, pusat industri untuk
mendukung industri maritime nasional, serta pusat penelitian dan pengembangan
industri maritim nasional yang mana dalam proses produksinya memiliki
risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Semakin ketatnya persaingan dalam
industri galangan kapal, PT. PAL Indonesia (Persero) berusaha semaksimal
mungkin untuk memberikan pengalaman dan pengawasan terhadap kualitas
produk yang dikeluarkan agar memiliki daya saing yang baik.
Salah satu kurikulum program pendidikan FKM UNEJ adalah
Praktek Kerja Lapangan (PKL)/Magang. PKL/magang bagi mahasiswa yang
akan lulus adalah untuk memberi bekal tambahan ketrampilan bekerja sebelum
mahasiswa dilepas untuk bekerja sendiri. Pengertian Praktek Kerja Lapangan
(PKL)/Magang menurut Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
adalah kegiatan mandiri mahasiswa untuk memperoleh pengalaman, ketrampilan
kerja, penyesuaian sikap, dan rasa didunia kerja nyata dan penghayatan
pengetahuan yang telah di dapat dalam kampus perguruan tinggi dengan metode
observasi dan partisipasi. Magang juga merupakan metodepenerapan untuk
3
mencapai keselarasan dan keseimbangan antara substansi akademik dengan
insitusi dimana mahasiswa melaksanakan magang. Praktek Kerja Lapangan
(PKL)/Magang dilaksanakan pada berbagai tempat kerja yang diharapkan
pelaksanaan beban kerjanya sesuai dengan minat studi yang sebelumnya telah
dipelajari secara komperhensif (FKM UNEJ, 2017).
Oleh karena itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat menjalin kerjasama
dengan PT. PAL Indonesia (Persero) dalam melaksanakan program Magang/PKL.
PT. PAL Indonesia (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang
rancang bangun kapal maupun non kapal serta memproduksi dan memperbaiki
serta pemeliharaan kapal. Perusahaan ini merupakan industri berat dengan potensi
bahaya tinggi, serta menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan jika
tidak dikelola dengan baik.
Melalui PKL/Magang yang dilaksanakan di PT PAL Indonesia
(Persero) ini kami secara umum akan melihat bagaimana penerapan Kesehatan
Lingkungan, serta faktor- faktor lain yang berhubungan dengan Kesehatan
Lingkungan. Dan kompetensi yang perlu dicapai mahasiswa ketika magang di PT
PAL Indonesia (Persero) yakni mampu mengidentifikasi kondisi Lingkungan
Hidup dan masalah Kesehtan Lingkungan Hidup di PT PAL Indonesia (Persero)
serta mampu memberikan alternatif pemecahan masalah Kesehatan Lingkungan
Hidup. Sehingga, harapannya mahasiswa mampu mencapai kompetensi setelah
menyelesaikan kegiatan magang ini.

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Secara umum magang mempunyai tujuan untuk mengembangkan
wawasan dan pemahaman yang komprehensif sehingga mahasiswa memperoleh

4
pengalaman di dunia kerja dalam rangka memperkaya pengetahuan, sikap dan
keterampilan bidang ilmu kesehatan masyarakat, serta melatih kemampuan
bekerjasama dengan orang lain dalam satu tim, belajar sambil bekerja sehingga
diperoleh manfaat bersama baik bagi peserta magang maupun institusi dimana
mahasiswa melakukan kegiatan magang.

1.2.2 Tujuan Khusus


a. Mengenal dan mampu menjelaskan ruang lingkup Kesehatan Lingkungan
di Institusi/Instansi tempat magang.
b. Mengenal dan mampu menjelaskan proses (mekanisme dan prosedur)
kegiatan Kesehatan Lingkungan di Institusi/Instansi tempat magang.
c. Mengikuti kegiatan Kesehatan Lingkungan yang dilaksanakan di
Institusi/Instansi tempat magang.
d. Membantu mencari alternatif pemecahan masalah di bidang Kesehatan
Lingkungan di Institusi/Instansi tempat magang.

1.3 Manfaat
1.3.1 Bagi Mahasiswa
a. Menerapkan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah untuk diterapkan di
dunia kerja.
b. Memperoleh pengalaman di dunia kerja untuk memperkaya pengetahuan,
sikap, dan keterampilan bidang kesehatan lingkungan.
1.3.2 Bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
a. Terbinanya kerjasama dengan instansi perusahaan guna menambah
pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia yang dibutuhkan
serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan melibatkan tenaga
yang terampil di lapangan dalam kegiatan magang.

5
b. Sebagai tambahan referensi danbahan kepustakaan di bidang Kesehatan
dan Lingkungan dan Kesehatan Keselamatan Kerja pada pelaksanaan
magang.
1.3.3 Bagi PT. PAL Indonesia (Persero)
a. Sarana untuk mengenalkan perusahaan dan teknologi yang dimilikinya
pada dunia pendidikan.
b. Mengetahui rincian pelaksanaan magang mahasiswa Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Jember.

6
BAB 2. PELAKSANAAN KEGIATAN MAGANG/PKL

2.1 Waktu dan Tempat Magang/PKL


Program magang dilaksanakan selama enam minggu dimulai pada
tanggal 8 Januari sampai dengan 16 Februari 2018 di Divisi K3LH PT. PAL
Indonesia (Persero). Magang dilaksanakan setiap hari senin sampai dengan jumat
pukul 07.30 – 16.30 WIB.

2.2 Rincian Kegiatan Magang


Perincian kegiatan magang di PT. PAL Indonesia (Persero) di Divisi K3LH dapat
dilihat pada tabel dibawah ini :

Minggu Hari Ke- Kegiatan/Pembelajaran


Ke-

1 1 Apel Pagi

Safety Induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety Induction 13.30

Pengenalan PT. PAL Indonesia

2 Apel Pagi

Safety Induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety Induction 13.30

Membaca laporan bersama pembimbing

3 Apel Pagi

Donor Darah

Safety Induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.20

7
4 Apel Pagi

Safety Induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Membaca laporan

Mengunjungi divisi Harkan bersama pembimbing

Safety induction pukul 13.20

5 Apel pagi

Safety induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.20

Supervisi oleh dosen Fakultas

2 1 Apel pagi

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.30

Mengikuti pembimbing ke gedung SPI (Sistem Pengawasan Intern)


untuk mengambil RPL

Membantu ketua biro HSE fotocopy surat medis

2 Apel pagi

Safety induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Mengunjungi TPS B3 bersama pembimbing

Mengunjungi divisi GE bersama pembimbing

Mengunjungi SAT-PK bersama pembimbing

Safety induction pukul 13.30

3 Safety induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.30

Membaca laporan

8
4 Apel pagi

Mengikuti mahasiswa Poltekes mengukur lingkungan fisik

Safety induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Membantu pembimbing meminta data ke sekretariat

Membaca materi training dari Pak Junaidi

5 Mengikuti safety talk di divisi kapal niaga

Mengikuti kegiatan safety patrol di divisi harkan Semarang

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.30

Diskusi terkait monitoring lingkungan bersama Pak Junaidi

3 1 Apel pagi

Safety induction pukul 09.30

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Safety induction pukul 13.30

Mengikuti kegiatan pengukuran lingkungan fisik di GE

Membaca laporan kegiatan magang bersama pembimbing

2 Apel pagi

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Membantu pembimbing persiapan audit lingkungan

Membaca laporan kegiatan magang bersama pembimbing

Diskusi laporan magang terkait kegiatan K3 di PT. PAL Indonesia


(Persero)

3 Apel pagi

Menimbang makanan untuk karyawan PT. PAL

Membantu pembimbing persiapan audit lingkungan

Mengikuti kegiatan Audit Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup

Diskusi laporan magang terkait kegiatan K3 di PT. PAL Indonesia


(Persero)

9
5

10
BAB 3. HASIL PELAKSANAAN KEGIATAN MAGANG/PKL

3.1 Gambaran Umum PT. PAL Indonesia (Persero)


3.1.1 Sejarah Berdirinya PT. PAL Indonesia (Persero)
Pada tahun 1822, Gubernur Jenderal V.D. Capellen mencetuskan ide
untuk membangun industri perkapalan di Hindia Belanda dengan membentuk
gugus tugas untuk melakukan studi kelayakan. Industri perkapalan ini diharapkan
akan mampu menunjang armada laut Kerajaan Hindia Belanda di Wilayah Asia.
Pada tahun 1849 sarana perbaikan dan pemeliharaan kapal di daerah Ujung
Surabaya mulai didirikan. Sejak saat itu semakin banyak fasilitas pemeliharaan
dan perbaikan dibangun dengan peralatan baru yang tersedia disesuaikan dengan
tingkat teknologi yang tercanggih pada saat itu. Fasilitas mesin perkakas dibangun
pada tahun 1885, sedangkan untuk sarana yang menggunakan tenaga listrik
dilengkapi pada tahun 1912.
PT. PAL Indonesia (Persero) bermula dari sebuah galangan kapal yang
bernama Marine Establishment (ME) dan diresmikan oleh pemerintah Belanda
pada tahun 1939. Di jaman perang kemerdekaan, ME kembali dikuasai oleh
tentara pendudukan Belanda, kemudian pada tanggal 27 Desember 1949
diserahkan kepada Pemerintah Indonesia dan diberi nama Penataran Angkatan
Laut (PAL). Tugas dan peranan PAL adalah mendukung perbaikan dan
pemeliharaan serta menjadi Pangkalan Angkatan Laut RI. PAL terus berperan dan
berkembang menurut irama perkembangan teknologi dan mengalami perubahan
pengelolaan seirama dengan perubahan politik pemerintah pada saat itu. Terhitung
sejak April 1960, ditetapkan “Peraturan tentang keorganisasian PAL” berdasarkan
SK Menteri Keamanan Nasional No. MP/A/00380/60. Dengan keputusan
Presiden RI No. 370/1961 tanggal 1 Juli 1961, PAL dilebur kedalam Departemen
Angkatan Laut dan selanjutnya dipergunakan untuk kepentingan Angkatan Laut
Republik Indonesia.
Selama masa pendudukan bala tentara Jepang di Indonesia fungsi dari
M.E. tidak ada perubahan. Fasilitas tersebut tetap digunakan untuk pemeliharaan
dan perbaikan kapal perang Jepang di bawah pengawasan Kaigun-SE 21-24 Butai,
sehingga perusahaan ini beralih nama menjadi Kaigun SE 2124. Selama perang

11
kemerdekaan, penjajah Belanda kemudian mengambil alih kembali M.E. yang
akhirnya pada tanggal 27 Desember 1949 diserahkan kepada Pemerintah
Indonesia. Setelah penyerahan itu M.E. kemudian berganti nama menjadi
Penataran Angkatan Laut (PAL). Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor
370/61 tahun 1961, Penataran Angkatan Laut (PAL). Berdasarkan Keputusan
Presiden RI Nomor 370/61 tahun 1961, Penataran Angkatan Laut dilebur ke
dalam Departemen Angkatan Laut dan namanya dirubah menjadi Komando
Angkatan Laut dan namanya dirubah menjadi Komando Angkatan Laut (Konatal).
Sejak tahun 1961, Konatal tidak lagi berstatus sebagai perusahaan Negara namun
bertugas untuk memelihara, memperbaiki dan membangun kapal-kapal Angkatan
Laut.
Pada tahun 1962, PT. PAL dimasukkan sebagai bagian dalam industri
berat TNI Angkatan Laut yang kemudian pada tahun 1963 berubah menjadi
Konatal (Komando Penataran Angkatan Laut). Pada tahun 1978, Konatal
kemudian berubah menjadi Perusahaan Umum PAL, perubahan status Konatal
menjadi perusahaan negara ini dikenal dengan nama Perusahaan Umum Dok dan
Galangan Kapal (Perumpal) yang masih di bawah naungan Angkatan Bersenjata
Republik Indonesia (ABRI) dengan jumlah tenaga kerja mencapai 12.000 orang.
Pada tanggal 15 April 1980, melalui Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun
1980, pemerintah merubah status perusahaan dari perusahaan umum menjadi
Perseroan Terbatas sesuai dengan akta No. 12 tahun 1980 yang dibuat oleh notaris
Hadi Moentoro, SH. Sampai dengan saat ini telah diadakan perubahan yang
terakhir dengan akte pendirian Nomor 1 tanggal 4 November 2002. Dengan
bantuan Pemerintah berupa fasilitas, peraturan dan kebijakan, PT. PAL telah
berhasil meningkatkan peran dan fungsinya yang antara lain sebagai berikut:
a. Pusat industri pembuatan, pemeliharaan dan perbaikan kapal untuk
mendukung keamanan dan pertahanan nasional;
b. Pusat industri untuk mendukung industri maritim nasional;
c. Pusat penelitian dan pengembangan industri maritim nasional.
3.1.2 Lokasi PT. PAL Indonesia (Persero)
PT. PAL Indonesia (Persero) terletak di kota Surabaya Utara tepatnya di
Ujung Surabaya dan terletak di kawasan basis TNI-AL untuk wilayah timur.

12
Pemilihan tersebut berdasarkan atas pertimbangan potensi kota Surabaya yang
sejak dulu dikenal sebagai kota industri maritim, pelabuhan dan perdagangan
sehingga terdapat beberapa galangan kapal yang berpotensi, serta ditunjang oleh
fasilitas lingkungan industrialisasi yang cukup besar. Selain itu kota Surabaya
terdapat pangkalan utama TNI-AL untuk kawasan timur.

3.1.3 Visi, Misi dan Budaya Kerja PT. PAL Indonesia (Persero)
Berikut ini adalah visi dan misi PT. PAL Indonesia (Persero) :
a. Visi PT. PAL Indonesia (Persero)
PT. PAL Indonesia (Persero) bertekad untuk menjadi perusahaan
Galangan Kapal dan Rekayasa Berkelas Dunia, Terpercaya, dan Bernilai
Tambah Bagi Para Pemangku Kepentingan.
b. Misi PT. PAL Indonesia (Persero)
1) Meningkatkan kepuasan pelanggan dengan mutu produk berstandar
Internasional dan penyerahan produk tepat waktu, serta meningkatkan
pengelolaan perusahaan yang akuntabel dan transparan.
2) Meningkatkan peran dalam mendukung program pertahanan dan
keamanan nasional dan rancang bangun.
3) Memberikan kemampuan dan kesejahteraan secara berkesinambungan
bagi para pemegang saham, karyawan, pelanggan, mitra kerja dan
pengembangan usaha kecil.
c. Budaya kerja yang dikembangkan di PT. PAL Indonesia (Persero)
1) Integritas (Integrity)
Dengan berlandaskan semangat profesional dan berkarya dengan
menjunjung tinggi kepercayaan.
2) Keandalan (Reliability)
Mampu melakukan penyesuaian secara cepat terhadap perubahan
iklim bisnis dengan aturan main serta penyelenggaraan bisnis secara
sehat dan beretika.
3) Antusias (Enthaeusiasme)
Selalu berpikir dinamis dalam penyelesaian terbaik.
4) Motivasi diri (Self motivation)
Memiliki kemauan untuk selalu berkompetisi dan mencari alternatif
solusi.
5) Prestasi (Performance)
Prinsip bekerja dengan selalu mengedepankan pencapaian dan
peningkatan kinerja dan upaya memupuk keuntungan.

13
6) Dorongan (Encouragement)
Secara aktif menerapkan kaidah-kaidah bisnis dengan berpedoman
pada God Coorporate Government.
7) Komitmen (Commitment)
Memenuhi aturan main dalam penyelenggaraan bisnis secara etika
profesional.
8) Kerjasama Tim (Team Work)
Prinsip bekerja dengan sikap saling memahami, menghormati dan
berkomunikasi dengan baik serta bekerja pada tujuan yang sama.

3.1.4 Kebijakan PT. PAL Indonesia (Persero)


Dalam rangka mewujudkan visi dan misi perusahaan, serta memuaskan
pelanggan dan pihak-pihak berkepentingan di dalam perusahaan, maka PT. PAL
Indonesia (Persero) dalam menghasilkan produk/jasa menetapkan kebijakan
perusahaan:
a. Penurunan tingkat kerugian jiwa dan properti dengan menurunkan dan
mengendalikan risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan juga
mencegah pencemaran lingkungan serta menjamin keselamatan dan
kesehatan kerja.
b. Pemenuhan kepuasan pelanggan dengan menjamin produk yang
berkualitas kelas dunia dan ketepatan waktu penyelesaian.
c. Peningkatan efektifitas dan efisiensi secara berkesinambungan di segala
bidang.
d. Penerapan etika usaha dan etika kerja, baik internal maupun eksternal.
e. Pemenuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan.

3.1.5 Jam Kerja PT. PAL Indonesia (Persero)


Pengaturan hari kerja karyawan PT. PAL Indonesia (Persero) adalah hari
Senin sampai dengan hari Jumat, sedangkan untuk pengaturan jam kerja dibagi
menjadi dua bagian, yaitu sebagai berikut:
a. Sistem normal
Sistem normal dimulai dari pukul 07.30 WIB sampai dengan 16.30 WIB
dengan satu jam istirahat yaitu pada pukul 11.30 sampai dengan 12.30
WIB.
b. Sistem Shift
1) Shift pagi

14
Shift pagi dilakukan sama dengan sistem jam kerja normal dan
dilakukan 3 minggu dalam satu bulan.
2) Shift malam
Shift malam dimulai dari pukul 16.30 sampai dengan 01.30 dengan 1
jam istirahat dan dilakukan 1 minggu dalam satu bulan.

3.1.6 Struktur Organisasi PT. PAL Indonesia (Persero)


Menurut surat keputusan terbaru yang di sahkan pada tanggal 20
Desember 2017 struktur organisasi di PT. PAL Indonesia (Persero) tampak pada
gambar di bawah ini :

Struktur Organisasi PT. PAL Indonesia (Persero)

Direktorat Utama

Sekretaris Perusahaan Satuan Pengawasan Intern

Divisi Perencanaan
Strategis Perusahaan

Management Representativ (MR) Asisten Direktur Utama (ADU)

Direktorat Direktorat Rekayasa Direktorat Direktorat


Pembangunan Kapal Umum & Harkan Keuangan SDM & Umum

Divisi Desain Divisi Rekayasa Divisi Divisi HCM


Umum Perbendaharaan & Command
Media

Divisi Kapal Divisi Divisi


Divisi
Niaga Pemeliharaan & Kawasan
Akuntansi
Perbaikan

Divisi Kapal Divisi Penjualan Divisi Unit PKBL


Perang Rekumhar
15 Teknologi
Informasi
Divisi
Divisi
PemasaranKapal& Divisi
DivisiJaminan
Supply
Selam
Penjualan Kualitas
Chain
PMT
PMT3PMT
2 1 PMTPMT 3PMT
2 1
Gambar 1 Struktur Organisasi PT.PAL

Divisi PT. PAL Indonesia (Persero) terdiri dari 4 direktorat dan 12 Divisi.
Adapun penjelasan dari tugas masing-masing divisi beserta bagan struktur
organisasi PT. PAL Indonesia (Persero) adalah sebagai berikut:
a. Divisi Bisnis & Pemasaran
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan perencanaan pemasaran jangka panjang dan jangka
pendek produk kapal maupun non kapal
2) Melaksanakan riset pasar, segmentasi pasar serta studi kelayakan
terhadap produk kapal maupun non kapal
3) Melaksanakan pemasaran dan penjualan produk kapal maupun non
kapal
4) Melaksanakan pengembangan produk dan pengembangan pasar untuk
mendukung produk baru
5) Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek dalam aspek
biaya dan kepuasan pelanggan
b. Divisi Desain, Rekayasa dan Teknologi
Dengan tugas antara lain:

16
1) Melaksanakan perencanaan desain dan engineering untuk proyek-
proyek yang sedang diproduksi
2) Melaksanakan penelitian dan pengembangan pada bidang rancang
bangun dan proses produksi
3) Merencanakan dan mengembangkan system informasi untuk
menunjang kegiatan yang berhubungan dengan rancang bangun dan
penelitian
4) Melaksanakan strategi pada bidang teknologi, penelitian dan
pengembangan maupun pada bidang-bidang lainnya sesuai dengan
pengarahan dan ketentuan Direksi
5) Melaksanakan kegiatan Integrated Logistic Support untuk kapal-kapal
yang diproduksi
c. Divisi Kapal Perang
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan perencanaan pembangunan kapal-kapal perang maupun
bukan kapal perang sesuai dengan kebijakan Direktur Pembangunan
Kapal
2) Melaksanakan pemasaran dan penjualan untuk produk jasa bagi
fasilitas idle capacity
3) Merinci IPP (Intruksi Pelaksanaan Proyek) yang telah dibuat oleh
Direktorat Pengembangan Kapal menjadi jadwal pelaksanaan proyek
dan nilai biaya proyek yang terperinci
4) Melaksanakan pembangunan kapal secara efektif dan efisien sesuai
aspek QCD
5) Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan proyek-
proyek agar mendapatkan hasil yang memenuhi
d. Divisi Kapal Niaga
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan perencanaan pembangunan kapal-kapal perang maupun
bukan kapal perang sebagai dengan kebijakan Direktur Pembangunan
Kapal

17
2) Melaksanakan pemasaran dan penjualan untuk produk dan jasa bagi
fasilitas idle capacity
3) Merinci IPP (Intruksi Pelaksanaan Proyek) yang telah dibuat oleh
Direktorat Pengembangan Kapal menjadi jadwal pelaksanaan proyek
dan nilai biaya proyek yang terperinci
4) Melaksanakan pembangunan kapal secara efektif dan efisien sesuai
aspek QCD
5) Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan proyek-
proyek agar mendapatkan hasil yang memenuhi standart kualitas
dengan menggunakan biaya, tenaga, material, peralatan keselamatan
kerja dan waktu seefektif mungkin
e. Divisi Rekayasa Umum (General Engineering)
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksankan perencanaan pembangunan produk-produk rekayasa
umum sesuai dengan kebjakan Direktur Pemeliharaan dan Rekayasa
Umum
2) Melaksanakan pemasaran dan penjualan untuk produk dan jasa bagi
fasilitas idle capacity
3) Merinci IPP (Intruksi Pelaksanaan Proyek) yang telah dibuat oleh
Direktorat Pengembangan Kapal menjadi jadwal pelaksanaan proyek
dan nilai biaya proyek yang terperinci
4) Melaksanakan pembangunan kapal secara efektif dan efisien sesuai
aspek QCD
5) Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan proyek-
proyek agar mendapatkan hasil yang memenuhi standart kualitas
dengan menggunakan biaya, tenaga, material, peralatan keselamatan
kerja dan waktu seefektif mungkin
f. Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan (Harkan)
Dengan tugas antara lain:

18
1) Melaksankan perencanaan pemeliharaan dan perbaikan kapal maupun
non kapal sesuai dengan kebijakan Direktur Pemeliharaan dan
Rekayasa Umum
2) Melaksanakan pemasaran dan penjualan untuk produk dan jasa bagi
fasilitas idle capacity
3) Merinci IPP (Intruksi Pelaksanaan Proyek) yang telah dibuat oleh
Direktorat Pengembangan Kapal menjadi jadwal pelaksanaan proyek
dan nilai biaya proyek yang terperinci
4) Melaksanakan pembangunan kapal secara efektif dan efisien sesuai
aspek QCD
5) Mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pembangunan proyek-
proyek agar mendapatkan hasil yang memenuhi standart kualitas
dengan menggunakan biaya, tenaga, material, peralatan keselamatan
kerja dan waktu seefektif mungkin

g. Divisi Treasury
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan tugas pendanaan perusahaan sesuai dengan prinsip
pengelolaan pendanaan dan perbankan yang berlaku
2) Melakukan strategi optimalisasi return kinerja keuangan dan likuiditas
perusahaan
3) Melaksanakan analisa pasar keuangan sebagai dasar pengambilan
keputusan dalam rangka mengurangi risiko pasar keuangan
4) Melaksanakan studi keuangan proyek atau bidang usaha mandiri
5) Melaksanakan pengelolaan inovoicing dan penagihannya, untuk
menunjang optimalisasi cash flow perusahaan
h. Divisi Akuntansi
Dengan tugas antara lain:
1) Mempersiapkan dan melaksanakan kebijakan akuntansi perusahaan
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku

19
2) Melaksanakan perencanaan dan pengendalian serta pengawasan atas
biaya-biaya perusahaan dan investasi perusahaan
3) Menyusun rencana kerja jangka pendek, menengah maupun jangka
panjang dalam bidang akuntansi dan keuangan untuk mendukung
kelancaran pelaksanaan kegiatan perusahaan
4) Melaksanakan evaluasi dan analisa terhadap pengelolaan
assetliabilities serta kinerja dari anak perusahaan dan kerjasama usaha
lainnya
5) Melaksanakan implementasi dan pengembangan software aplikasi
bisnis perusahaan
i. Divisi Quality Assurance
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan perencanaan dan pemeriksaan dan pengujian proyek-
proyek yang sedang produksi
2) Melaksanakan pemeriksaan dan pengujian guna pengendalian dan
jaminan
3) Mengkoordinir kegiatan purna jual hasil produksi perusahaan selama
masa garansi
4) Menganalisa dan mengevaluasi hasil pencapaian mutu produksi
perusahaan
5) Melaksanakan pengujian baik merusak maupun tidak merusak untuk
material dan hasil proses produksi
j. Divisi Pengadaan Material dan Jasa
Dengan tugas antara lain:
1) Merencanakan kebutuhan material baik untuk mendukung proyek
maupun operasional
2) Mengkoordinir pelaksanaan pengadaan material sesuai kebutuhan
material
3) Mengkoordinir pengolahan material pada lokasi penyimpanan
4) Membuat perencanaan kebutuhan dana untuk menunjang kebutuhan
material

20
5) Mengelola sistem informasi material untuk menunjang unit kerja lain
k. Divisi K3LH dan Fasum
Dengan tugas antara lain:
1) Merencanakan dan mengendalikan terhadap pengelolaan dan
pemeliharaan bangunan infrastrukturnya beserta anggarannya
2) Merencanakan dan mengendalikan terhadap pengelolaan dan
pemeliharaan utilitas dan lingkungan hidup
3) Merencanakan dan mengendalikan terhadap pengelolaan keselamatan
kerja
4) Merencanakan dan mengendalikan terhadap pengelolaan terhadap
pengelolaan keamanan dan ketertiban
5) Membina pengelolaan aset perusahaan
l. Divisi Pembinaan Organisasi dan SDM
Dengan tugas antara lain:
1) Melaksanakan dan mengevaluasi organisasi sesuai dengan
perkembangan bisnis perusahaan
2) Merencanakan kebutuhan SDM baik jangka pendek maupun jangka
panjang beserta pengembangannya
3) Melaksanakan proses administrasi mutasi promosi dan rotasi dalam
rangka peningkatan kompetensi diri sendiri dan penyegaran penugasan
4) Merencanakan, mengelola dan mengembangkan system pelatihan baik
dari dalam maupun luar perusahaan
5) Merencanakan dan mengembangkan sistem informasi untuk
menunjang kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan dan
pengembangan SDM
m. Sekretaris Perusahaan
Dengan tugas antara lain:
1) Mengadakan pembinaan, pengelolaan dan penyempurnaan system
administrasi yang ada dengan mengacu kepada prinsip manajemen
keadministrasian

21
2) Melaksanakan pembinaan hubungan baik dengan stake holder (Public
Relation) guna menumbuhkan citra positif terhadap perusahaan
(komunikasi, publikasi dan penyebaran informasi mengenai kebijakan
maupun aktifitas perusahaan)
3) Memberikan pelayanan hokum serta mempersiapkan dokumen yang
mengandung aspek hokum yang diperlukan perusahaan

3.1.7 Tugas Pokok PT. PAL Indonesia (Persero)


Terdapat empat tugas pokok pada PT. PAL Indonesia (Persero) antara lain:
a. Melaksanakan rancang bangun kapal maupun non kapal.
b. Memproduksi kapal-kapal (jenis niaga maupun perang).
c. Melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan kapal maupun non kapal.
d. Melaksanakan penelitian dan pengembangan produk-produk yang
merupakan peluang usaha.

3.1.8 Produk-Produk PT. PAL Indonesia (Persero)


Dengan pengalaman dan eksistensinya di bidang kemaritiman lebih dari
25 tahun PT. PAL Indonesia (Persero) menghasilkan berbagai produk berkualitas
tinggi antara lain, Kapal Perang seperti military system (radar system, SSM
launchers, decoy launchers system, 100 mm main gun, SAM). Serta Landing
Platform Dock 125 meter, Kapal Patroli cepat 57 meter milik Departemen
Pertahanan TNI AL, Kapal Patroli cepat 28 meter, kayu miliki Bea dan Cukai
PORLI, Kapal Patroli cepat 28 meter alumunium miliki Bea dan Cukai, Kapal
Riset Kelautan LIPI, Marine Disaster Prevention Vessel milik Dinas Perhubungan
Laut, Kapal Penumpang Cepat 160 pax milik Pemda Jepara, Kapal Patroli Cepat
14 meter alumunium POLRI.
Sedangkan produk yang dihasilkan Divisi Niaga yaitu Tug Boat 3200 HP
milik Pelindo, Anchor Handling Tug Supply 3400 HP milik Pertamina, Tanker
30.000 LTDW milik Pertamina, Caraka Jaya Niaga III 4200 DWT milik Pemkab
Merauke, Palwo Buwono 1600 TEU’s milik PT. Djakarta Llyod, Kapal
Penumpang PAX 500 milik PT. PELNI, Dry Cargo Vessel 18.500 DWT milik
MPC Jerman, Star 50 Double Skin Bulk Carrier DWT (Jerman, Turkey, dan
Thailand), jasa pemeliharaan dan perbaikan Docking Repair kapasitas produksi

22
600.000 DWT (Deadweight Tonnage) per tahun, perbaikan mesin dan populasi,
modifikasi kendaraan tempur Amfibi BTR-50P milik MARINIR, rehabilitasi
komponen pembangkit tenaga listrik, perbaikan Mobile Driling Unit milik
HABISCUS, dan Over Houl Kapal Selam. Serta rekayasa umum meliputi struktur
kepas kantai dan kelistrikan. Untuk kelistrikan salah satu produk yang dihasilkan
adalah PowerPlant.

Tabel 1 Produk Atau Jasa yang Ditawarkan

Produk atau Segmentasi Requirement Mekanisme


Jasa Produk Operasional Penyampaian
Kapal Niaga Pertamina, Quality & On On time, delivery, Kontrak
Pelayaran Nasional Specification harga kompetitif penjualan
& Internasional langsung
Kapal Perang/ Kemhan, TNI-AL Quality & On On time, delivery, Kontrak
Alutsista & Angkatan Laut Specification performance penjualan
Asean langsung
Kapal Khusus P3GL, Kepolisian, Quality & On On time, delivery, Kontrak
Bea Cukai, & Specification harga kompetitif penjualan
Kementerian langsung
Kelautan
Oil dan gas Pertamina EP & Quality & On On time, delivery, Kontrak
CNOOC Specification keandalan penjualan
langsung

Dari produk-produk diatas, dapat dikategorikan menjadi produk fast cash


yang menghasilkan cash relative lebih cepat untuk mendukung pemenuhan
operasional rutin perusahaan dan produk non fast cash yang dikerjakan tahun
jamak/multi years sebagai produk unggulan perusahaan untuk menunjang
pertumbuhan perusahaan.

3.1.9 Pedoman Sistem Manajemen PT. PAL Indonesia (Persero)


a. Pedoman Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 : 2015
b. Pedoman Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001 : 2015
c. Pedoman Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) Internasional :
OHSAS 18001 : 1999, Nasional (Mandatory) ; SMK3 Depnaker 12
elemen dan 166 Kriteria PT. PAL telah memenuhi 90% dari 1996 kriteria
dan telah mendapatkan sertifikat SMK3 dan bendera emas

23
3.1.10 Jaminan Kesehatan PT. PAL Indonesia (Persero)
Di perusahaan ini jaminan kesehatan sangat diperhatikan, adapun jenis-
jenisnya:
a. Fasilitas makan siang yang terjamin baik gizi maupun kebersihannya ,
yang bekerja sama dengan pihak jasa boga.
b. Poliklinik yang selalu siap 24 jam dengan dokter dan perawat.
c. Jaminan Asuransi Kesehatan (JAMSOSTEK) yang menjamin setiap
karyawan mendapatkan pelayanan kesehatan secara terbaik selama masih
menjadi pekerja di PT. PAL Indonesia (Persero).
d. Kegiatan rekreasi yang dilakukan untuk karyawan serta keluarga
karyawan dana pensiunan.

3.1.11 Program-program K3
Program-program K3 yang terdapat di PT PAL (Persero) yaitu:
a. Pemantauan dan pengendalian lingkungan meliputi:
1) Pengukuran ambang batas kondisi lingkungan diantaranya kebisingan,
pencahayaan udara atau gas, debu, dan gas.
2) Inspeksi lingkungan secara rutin.
b. Meninjau dan menyesuaikan standard operasional di bidang K3 meliputi:
1) Menyesuaikan dan merevisi standart operasional di bidang K3
2) Menyusun standart operasional K3 sesuai dengan prioritas kebutuhan
c. Pemantauan dan evaluasi penerapan norma-norma K3 dalam kegiatan
produksi dalam rangka perancangan Zero Accident, yang meliputi:
1) Sosialisasi dan menggalakkan penggunaan APD sesuai dengan
pemantauan yang berlaku.
2) Sidak dan pengawasan penerapan norma-norma K3 dalam kegiatan
produksi.
d. Menyusun dan review standart ruangan perkantoran dan fasilitasnya
yaitu menyusun revisi standart operasional sesuai kebutuhan.

3.1.12 Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran


a. Pencegahan bahaya kebakaran
Pencegahan bahaya kebakaran adalah usaha yng dilakuakan agar tidak
terjadi penyalaan abu yang tidak terkendali. Untuk memenuhi usaha
diatas maka PT. PAL Indonesia (Persero) melakukan upaya pencegahan,
anatara lain:

24
1) Memberikan pelajaran teori maupun praktek kepada seluruh calon
satuan pemadam kebakaran dan karyawan.
2) Membentuk regu pemadam kebakaran tiap-tipa pos pusat.
3) Penempatan APAR.
4) Pemasangan dan perawatan sistem hydrant air tawar dan air asin.
5) Pemasangan sistem alarm dan spimkler.
6) Penjagaan dengan unit pemadaman ditiap wilayah terdiri dari lima pos
penjagaan pemadam kebakaran, antara lain:
(a)Pos KO atau Pos Utama
(b)Pos Menara
(c)Pos Niaga
(d)Pos Hydrant
(e)Pos PLA

3.1.13 Lingkungan Kerja PT. PAL Indonesia (Persero)


a. Program-program lingkungan
1) Pencemaran Udara
Dengan cara setia 6 bulan sekali melakukan pengukuran emisi gas di
setiap cerobong asap yang terdapat 11 cerobong yakni di divisi kapal
niaga berjumlah 9 cerobong dan divisi kapal perang berjumlah 2
cerobong. Pengukuran tersebut dilakukan oleh pihak ketiga diluar PT.
2) Kebersihan
Pembersihan lingungan dilakukan secara rutin setia hari oleh petugas
kebersihan di PT.PAL Indonesia (Persero).
b. Prosedur Pengelolaan Limbah B3
1) Unit kerja atau divisi penghasil limbah B3 menyediakan tempat dan
pengelompokan jenis limbah B3 pada tempat penampungan limbah
sementara yang tidak mudah bocor dan berkarat serta terlokalisir agar
tidak menimbulkan dampak lingkungan.
2) Setiap pemindahan B3 dan limbahnya diusahakan tidak terjadi
perubahan maupun ceceran.
3) Lama penampungan paling lama 90 hari
4) Setiap pemindahan B3 oleh unit kerja atau divisi wajib diberi tanda
atau label yang menunjukkan karakteristik dan jenis limbah B3
5) Penyerahan limbah B3 kepada pengangkut wajib disertai dokumen
surat limbah B3 yang berisi:
(a) Nama dan alamat penghasil limbah B3.
(b) Tanggal penyerahan limbah B3.
(c) Nama dan pengangkut limbah B3.

25
(d) Tujuan pengangkutan limbah B3.
(e) Jenis dan jumlah komposisi dan karakteristik limbah B3 yang
diserahkan.
c. Divisi K3LH dan Fasum atau divisi penghasil limbah B3 menyerahkan
ke pihak luar yang mendapat izin dari pemerintah untuk pengolahan
limbah B3.
d. Divisi atau direktorat penghasil limbah tone dari mesin fotocopy
diharuskan untuk menyerahkan kembali limbah toner tersebut kepada
pemasok atau menyewakan mesin fotocopy dengan disertai bukti
penyerahan limbah
1) Bilamana unit kerja/divisi tidak melaksanakan bukti nomor lima
maka dapat meminta bantuan lewat memorandum kepada
Departemen K3LH, Keamanan & Ketertiban Divisi K3LH dan
Fasum yang biaya anggarannya dibebankan oleh divisi yang
meminta bantuan.
2) Limbah kimia dari proses pencucian film rontgen atau radiologi di
departemen kesehatan, ditampung dan selanjutnya diserahkan ke
pihak luar yang meminta bantuan yang mendapat ijin atau lewat
departemen K3LH, Keamanan & Ketertiban, Divisi K3LH dan
Fasum yang biaya anggarannya dibebankan oleh divisi yang
meminta bantuan.
e. Prosedur Pengelolaan Limbah Padat
1) Setiap unit kerja penghasil limbah padat menyiapkan tempat
penampungan limbah serta menempatkan dilokasi yang memenuhi
persyaratan (tidak mengganggu produksi, mudah pengambilannya,
tidak mengganggu lingkungan dan lain-lain).
2) Limbah yang dihasilkan dikelompokkan atau dipilih setiap unit kerja
dan ditampung di tempat penampungan baik sesuai jenisnya dan
diberi tanda atau warna cat sebagai berikut:
(a) Limbah B3 bentuk padat; bak penmpungan warna merah
(b) Sampah organik (sisa makanan atau kardus) bak penampungan
warna kuning.
(c) Sampah pasir; bak penampungan warna hitam.
(d) Sampah proyek (pemotongan pipa, kabel, dan lain-lain): bak
penampungan warna hijau.

26
3) Setiap unit kerja wajib untuk mengadakan koordinasi dengan pihak
yang terkait dalam proses tindak lanjut terhadap limbah padat yang
ada di lingkungannya.
4) Proses lanjut bisa berupa (dijual, dibuang, dibakar, dan digunakan
lagi) harus memenuhi standar lingkungannya.
5) Khusus untuk limbah padat berupa sampah organik dan sampah
pasir ditangani oleh Departemen K3LH, Keamanan & Ketertiban,
Divisi K3LH dan Fasum.
6) Limbah B3 bentuk padat (biji besi, batu bara, accu, dll) harus
sesuai standar operasional No.2 UA.009.
7) Khusus untuk limbah padat yang dijual seperti wire roll plastik (roll
tempat kawat las), jerigen plastik atau selain material sisa produksi
dan besi serap diproses sendiri penjualannya oleh Divisi atau unit
kerja penghasil limbah padat dengan menggunakan rekanan atau
pembeli dari pihak luar untuk proses klaim. Negoisasi dan uang
penjualan limbah tersebut diatas langsung dibayarkan atau
disetorkan ke bendahara PT.PAL.
8) Apabila unit kerja atau divisi tidak dapat melaksanakan atau
memproses sendiri sesuai butir 7 diatas, maka bisa meminta
bantuan lewat memorandum kepada Kadep K3LH dan Fasum akan
memprosesnya dengan unit kerja terkait.
9) Ketentuan pengeluaran limbah harus dilengkapi dokumen sebagai
berikut:
(a) Berita acara klarifikasi dan negoisasi.
(b) Surat perintah kerja.
(c) Bukti pembayaran ke bendahara settlement PT.PAL Indonesia
(Persero).
(d) Surat ijin yang ditandatangani oleh Kadep Unit Kerja
penghasil limbah dan diketahui oleh Kadep K3LH, Keamanan
& Ketertiban Divisi K3LH dan Fasum.

3.1.14 Permasalahan yang ada di Bidang Lingkungan


a. Incenerator tidak digunakan lagi
b. Fenomena perilaku pembuangan limbah di laut oleh oknum-oknum
yang kurang tanggung jawab.

27
c. Pihak ketiga luar PAL/catering tidak dilengkapi dengan instalasi
pengolahan limbah, baik untuk limbah, baik untuk limbah produksi
maupun limbah rumah tangga.
d. Masih ada ketidakpatuhan pekerja untuk memperhatikan kualifikasi bak
sampah sesuai dengan jenis sampahnya.

3.1.15 Audit K3
Audit yang dilaksanakan di PT. PAL Indonesia (Persero) meliputi audit
internal dan eksternal.
a. Audit Internal
Audit internal dilaksanakan setiap 1 tahun sekali. Mekanisme
pelaksanaan audit internal adalah dimulai dari divisi standarisasi yang
merekrut tim audit atau dalam hal ini auditor dari masing-masing
bidang, termasuk bidang K3.
Syarat-syarat tim auditor antara lain:
1) Pendidikan minimal D3 atau seorang Ahli Madya.
2) Harus mengikuti training terlebih dahulu yang sesuai dengan bidang
yang ditangani.
Penilaian audit untuk bidang K3LH dilaksanakan tim auditor bersama
dengan inspektur Keselamatan Kerja dan Biro Lingkungan Hidup yang dibentuk
meliputi rapat-rapat intern auditor. Sebelum melaksanakan audit, tim yang terlibat
selalu mengadakan rapat untuk membahas hal-hal yang akan di audit. Faktor-
faktor yang diaudit atau dinilai antara lain:
1) Penilaian implementasi norma-norma keselamatan kerja
(a)Pemakaian helmet
(b)Pemakaian pakaian kerja
(c)Pemakaian safety shoes
(d)Pemakaian alat pelindung mata
(e)Merokok di tempat berbahaya
2) Penilaian kebersihan perkantoran
(a)Kebersihan dalam gedung
(b)Keindahan atau hiasan ruang
(c)Perabot kantor
(d)Peralatan kerja
(e)Limbah atau sampah
3) Penilaian kebersihan bengkel
(a)Kebersihan dalam gedung
(b)PeralatanMaterial

28
(c)Limbah
4) Penilaian kebersihan lingkungan
(a)Kebersihan gedung di unit kerja
(b)Plafon gedung
(c)Selokan
(d)Halaman di lingkungan kerja
(e)Penghijauan di lingkungan
(f) Keindahan
b. Audit Eksternal
Audit eksternal dilaksanakan setiap 3 (tiga) tahun sekali tetapi tiap
tahun terdapat surveilance (pengamatan berkelanjutan. Pelaksanaannya
dilakukan oleh pihak luar seperti BV (Burew Veritas) International dari
Jerman, Secofindo, dan lain-lain.
3.1.16 Inspeksi K3
Pelaksanaan inspeksi di PT. PAL Indonesia dilaksankan terutama pada
divisi produksi, yaitu pada Divisi Kapal Perang dan Divisi Kapal Niaga yang
dilakukan oleh seorang safety inspektor di masing-masing divisi. Inspeksi ini
dapat dilakukan oleh siapa saja yang bisa melakukannya. Setiap orang melakukan
inspeksi pada tempat kerja yang berbeda dan mempunyai tugas dan
tanggungjawab yang berbeda pula. Namun pelaksanaan tugas tersebut tidak
terjadwal secara tertulis sehingga pengaturan kerja mereka tidak teratur. Inspeksi
ini terbagi menjadi 2 (dua) jenis dan waktu pelaksanaan, antara lain:
a. Jenis Inspeksi :
1) Inspeksi Umum
Inspeksi umum dilakukan secara periodik dengan mengamati semua
sasaran secara umum. Pelaksanaan inspeksi dilakukan secara
mandiri oleh inspektor keselamatan kerja. Inspeksi ini meliputi
pemeriksaan perbuatan/ perilaku tidak aman (unsafe action) dan
kondisi tidak aman (unsafe condition)
2) Inspeksi Khusus
Inspeksi khusus biasanya dilakukan terutama untuk memeriksa
secara mendetail fasilitas produksi, meliputi fasilitas produksi yang
masih baru maupun yang sudah lama, seperti forklift, crane, dan

29
peralatan lainnya. Inspeksi dilakukan oleh inspektor dan bagian
utilitas serta pada bengkel masing-masing
3) Waktu Pelaksanaan Inspeksi
Inspeksi keselamatan kerja dilakukan untuk mengidentifikasi potensi
bahaya yang terdapat di tempat kerja. Proses identifikasi bahaya
membuktikan suatu pengawasan yang terus menerus sehingga
potensi bahaya dapat diketahui. Oleh karena itu Divisi K3LH
berupaya melakukan pengawasan tempat kerja secara kontinyu
melalui 2 (dua) periode :
(a) Daily Inspection
Daily inspection dilakukan setiap hari oleh petugas keselamatan
kerja. Inspeksi ini dilakukan untuk mengetahui potensi bahaya
yang ada seperti ketidaksesuaian yang ada di tempat kerja seperti
halnya (unsafe action) dan (unsafe condition)
(b) Inspeksi Mendadak
Inspeksi mendadak dilakukan setiap 4 (empat) kali dalam
sebulan, pada awal bulan oleh petugas keselamatan kerja dan
dibantu oleh petugas dari utilitas. Inspeksi ini dilakukan untuk
mengidentifikasi bahaya yang berhubungan dengan sarana k3
sperti alat angkat, alat angkut, mesin, alat pemadam kebakaran
serta pemeriksaan house keeping di lingkungan kerja.
4) Tempat Pelaksanaan Inspeksi
Inspeksi keselamatan kerja dilakukan di seluruh bengkel dan kapal,
namun tidak dilakukan di seluruh tempat kerja. Inspeksi ini
bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya yang mungkin timbul
baik dari perbuatan atau perilaku yang tidak aman dan kondisi yang
tidak aman. Setiap safety inspektor mempunyai wilayah atau tempat
bagian inspeksi yang berbeda. Terdapat beberapa bagian yang wajib
mereka inspeksi setiap harinya. Setiap bulan sekali mereka rolling
tempat pelaksanaan inspeksi.

30
Pelaksanaan inspeksi di kapal dilakukan secara rutin 24 jam karena
pekerjaan di kapal dilakukan secara rutin 24 jam karena pekerjaan di
kapal biasanya dilakukan seharian penuh dengan tujuan agar dapat
segera terselesaikan dan segera di serahkan ke pihak yang pesan.
Sementara untuk pelaksanaan inspeksi di bengkel kapal hanya
dilakukan selama jam kerja yaitu 8 jam sehari.
5) Langkah Pelaksanaan Inspeksi
Sebelum melakukan inspeksi, inspektor setiap pagi ikut mengawali
jalannya Tool Box Meeting (TBM) pada pegawai yang akan bekerja
dalam proyek kapal. TBM bertujuan untuk memberikan pemahaman
kepada pekerja tentang pentingnya keselamatan kerja dan
pengarahan agar bekerja dengan aman. Selain itu inspektor dibantu
oleh sesi keamanan untuk memeriksa perlengkapan APD pekerja.
Inspektor melakukan inspeksi keselamatan kerja dengan cara
berjalan mengelilingi area tempat kerja.
Pelaksanaan inspeksi keselamatan kerja terkadang membawa kamera
untuk mendokumentasikan temuan hasil inspeksi sebagai bukti
adanya ketidaksesuaian dengan prosedur di tempat kerja. Disamping
membawa kamera, inspektor juga memerlukan Checklist dalam
pelaksanaan inspeksi. Akan tetapi, pada saat pelaksanaan inspeksi
checklist sering kali tidak dibawa karena sudah terbiasa sehingga
hanya cukup diingat saja. Setelah melakukan inspeksi, inspektor
akan menuliskan laporan hasil temuan masalah di lapangan ke dalam
checklist observasi
6) Hasil Inspeksi K3 di Lapangan
Hasil Inspeksi K3 untuk menilai keselamatan kerja di tempat kerja,
baik dari segi unsafe action maupun unsafe condition dilakukan pada
Divisi Kapal Niaga dan Kapal Perang, selanjutnya dilakukan
identifikasi potensi bahaya yang ada di setiap proses kerja ppada 2
(dua) Divisi tersebut

31
3.2 Gambaran Umum Departemen K3LH dan Kamtib
Departemen K3LH, Keamanan dan Keteriban adalah unit kerja struktural
tingkat Departemen dalam organisasi Divisi K3LH dan Fasum yang
berkedudukan langsung dibawah Kepala Divisi K3LH dan Fasum yang dipimpin
oleh seorang kapten yang bertugas mengawasi, mengendalikan, dan bertanggung
jawab atas semua pekerjaan yang dilakukan di departemen ini. Kepala
Departemen K3LH, Keamanan, dan Ketertiban membawahi dan membina Biro
K3LH, Biro Keamanan dan Ketertiban dan Biro Satuan Pemadam Kebakaran.
Tugas pokok Departemen K3LH, Keamanan dan Ketertiban adalah
menjabarkan dan melaksanakan program kerja/kebijakan Kepala Divisi Kawasan
Perusahaan sesuai target KPI dalam mengelola dan membina K3LH, keamanan,
ketertiban dan pemadam kebakaran di kawasan perusahaan.
Fungsi dari Departemen K3LH, Keamanan dan Ketertiban adalah sebagai
berikut:
1. Merancang strategi dan sistem pengelolaan lingkungan perusahaan
beserta pelaksanaannya meliputi:
a. Pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perusahaan.
b. Lingkungan hidup dan lingkungan kerja didalam area kerja.
c. Pencegahan dan pemadaman kebakaran beserta fasilitas
pendukungnya.
d. Pengamanan dan penertiban di kawasan perusahaan, baik fisik
maupun non fisik, secara sistematis dan terpadu.
e. Security clearance dan pemeriksaan terhadap pelanggaran disiplin
yang terjadi di perusahaan.
f. Peningkatan disiplin dan ketertiban karyawan maupun personil yang
bekerja atau berada di kawasan perusahaan.
2. Mengendalikan personil dan biaya-biaya yang menjadi beban unit
kerjanya serta pengendali anggaran Divisi K3LH dan Fasum.
3. Melaksanakan improvement, norma-norma K3LH dan penerapan 5R.
4. Mengelola dan mengembangkan hubungan internal dan eksternal
perusahaan sesuai dengan bidangnya.

32
5. Memimpin dan membina bagian yang menjadi tanggung jawabnya.

3.2.1 Struktur Organisasi Departemen K3LH dan Kamtib


Departemen K3LH dan Kamtib adalah unit kerja struktural yang
berkedudukan langsung dibawah pimpinan seorang kapten. Berikut ini bagian-
bagian yang terdapat pada departemen K3LH dan Kamtib:

Struktur Organisasi Departemen K3LH dan Kamtib

Gambar 2 Struktur Organisasi Departemen K3LH dan Kamtib

3.2.2 Tugas Pokok dan Fungsi


a. Biro HSE
1) HSE Manager harus memastikan bahwa perusahaan secara efektif
melaksanakan program K3. Karena itulah, dalam prakteknya manajer
harus mengecek prinsip plan, do, check dan act berjalan secara efektif.
Selain itu manajer juga harus mengintegrasikan prinsip K3 ini ke
dalam praktek manajemen standar perusahan.

33
2) Tujuan utama pelaksanaan semua program K3 dalam perusahaan
adalah untuk memastikan bahwa sistem K3 bekerja dengan baik.
Sehingga kerugian yang diakibatkan kecelakaan kerja dapat dihindari.
3) HSE Manager bukan hanya memastikan kontrol yang tepat untuk
tindakan pencegahan kecelakaan di tempat kerja, namun juga
mengeluarkan kebijakan yang tepat, proses yang efektif, orang yang
kompeten, budaya kerja yang benar. Sehingga semuanya berkontribusi
dalam penciptaan lingkungan kerja yang aman.
4) Untuk mengelola program K3 secara efektif, manajer harus
melibatkan semua unsur dalam perusahaan.
5) Mematuhi hukum penting dan peraturan yang dikeluarkan pemerintah.
b. Biro Sat-PK
Biro Satuan Pemadam Kebakaran adalah unit kerja struktural tingkat
biro dalam organisasi Departemen K3LH, Keamanan dan Ketertiban
yang berkedudukan langsung dibawah Kepala Departemen K3LH,
Keamanan dan Ketertiban dan dipimpin oleh seorang Kepala Biro Satuan
Pemadam Kebakaran. Kepala Biro Satuan Pemadam Kebakaran
bertanggung jawab kepada Kepala Departemen K3LH, Keamanan dan
Ketertiban.
Tugas pokok Biro SAT-PK adalah menjabarkan dan melaksanakan
program kerja Departemen K3LH, Keamanan dan Ketertiban sesuai
target KPI dalam bidang pencegahan dan pemadaman kebakaran
khususnya aset perusahaan yang berupa obyek vital sehingga tidak
mengganggu kegiatan operasional perusahaan.
Fungsi dari Biro SAT-PK adalah sebagai berikut:
1. Merancang, melaksanakan dan mengembangkan sistem pemadam
kebakaran asset perusahaan khususnya obyek vital secara terpadu
dan prosedurnya.
2. Melakukan pengawasan pemeriksaan secara terus menerus dari
bahaya di lingkungan kerja perusahaan.
3. Melaksanakan pengamanan kegiatan perusahaan dari bahaya
kebakaran.
4. Merencanakan dan melaksanakan operasi pemadam kebakaran.
5. Melakukan pengecekan dan pemeliharaan peralatan pemadam
kebakaran yang ada di area perusahaan.

34
6. Merancang sistem mekanisme pencegahan dan penanggulangan
kebakaran di area perusahaan, meliputi:
a. Kesiapan, kemampuan dan keterampilan anggota satuan
pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
b. Pelatihan/sosialisasi terhadap karyawan dan latihan terpadu
(Regu Peran Kebakaran) di masing-masing unit kerja.
c. Sistem dan prosedur pengecekan dan pemeliharaan peralatan
pemadam kebakaran yang ada di area perusahaan.
7. Melaksanakan improvement, norma-norma K3LH dan penerapan
5R.
8. Mengelola dan mengembangkan hubungan internal dan eksternal
sesuai dengan bidangnya.
9. Memimpin dan membina bagian yang menjadi tanggung
jawabnya.
Adapun wewenang dari Biro Satuan Pemadam Kebakaran adalah
sebagai berikut:
1) Memberikan masukan/pertimbangan kepada kepala yang
bersangkutan:
a. Sebagai bahan usulan sesuai dengan bidangnya
b. Untuk menolak/menerima usulan dari unit kerja lain di
bidangnya sesuai prosedur operasional yang berlaku, dan
c. Dalam pengembangan kompetensi, penilaian prestasi
penilaian dan penjatuhan sanksi bagi pekerja di unit kerjanya
2) Melakukan penilaian prestasi kerja bawahan.
3) Menggunakan secara optimal sumber daya yang ada di unit
kerjanya.

3.2.3 Program dan Kegiatan


a. Program dan Kegiatan K3
1) Mengumpulkan data investigasi kecelakaan
Pengumpulan data saat terjadi kecelakaan di tempat kerja dan
dilakukan investigasi oleh HSE dan superfisor di lapangan dengan
dibantu oleh HSE pusat terhadap kasus tersebut. Setelah di
identifikasi selanjutnya dilakukan pelaporan dalam waktu 1x24 jam.
2) Pembuatan statistik dan evaluasi kecelakaan

35
Setelah dilakukan investigasi selanjutnya dimasukkan dalam statistik.
Hal ini agar dapat dilakukan evaluasi terhadap kecelakaan yang telah
terjadi.
3) Record HSE performance dan evaluasi jam kerja selamat
Pengumpulan jam kerja selamat dari tiap divisi, selanjutnya jumlah
pekerja dikali dengan jam kerja normal dikali jumlah hari kerja maka
akan dihasilkan total jam kerja normal. Selanjutnya total jam kerja
normal ditambah dengan total jam lembur dikurangi total jam absen
sehingga akan didapatkan total jam kerja selamat. Apabila total jam
kerja selamat terjadi penurunan atau penambahan maka akan
dilakukan evaluasi.
4) Pembuatan identifikasi aspek DKF (Divisi K3LH dan Fasum)
5) Pembuatan identifikasi bahaya terhadap pekerjaan tersebut dan
pengendaliannya.
6) Pembuatan struktur organisasi tanggap darurat DKF
Pembuatan struktur organisasi tanggap darurat pada masalah yang
sering terjadi seperti kebakaran. Selanjutnya akan dibuat struktur
organisasi seperti penanggungjawab, evakuator dll
7) Monitoring objektif dan target K3LH seluruh divisi
Pembuatan HIRA akan membantu dalam proses monitoring. Adanya
monitoring dapat membuat program untuk menurunkan angka
kecelakaan dengan waktu yang telah direncanakan sesuai target oleh
tiap divisi.
8) Review SOP
Review SOP dilakukan untuk meng-update mengenai SOP. SOP
dilakukan review setiap 3 tahun sekali oleh divisi kawasan.
9) Pemeriksaan gas free
Pemeriksaan gas free dilakukan pada ruang terbatas, yaitu ruang kerja
dengan jalur keluar masuk hanya dapat dilalui oleh satu orang.
10) Persiapan audit internal dan eksternal
Mempersiapan dokumen untuk audit internal dan eksternal
11) Persiapan dokumen proyek proposal tender
Menyiapkan dokumen untuk kebutuhan tender
12) Update dokumen tender
Memperbarui dokumen yang telah disiapkan
13) Pelaksanaan latihan tanggap darurat
Pelaksanaan latihan tanggap darurat dilakukan tiap bulan di divisi-
divisi. Latihan tanggap darurat yang pernah dilakukan kebakaran,

36
namun departemen K3LH pernah melakukan latihan tanggap darurat
gempa bumi, tenggelam dilaut dan tumpahan oli.
14) Safety Patrol
Pelaksanaan safety patrol dilakukan setiap bulan di divisi-divisi
dengan tujuan untuk mengawasi dan menginvestigasi temuan-temuan
yang terdapat di lapangan.
15) Safety Meeting
Pelaksanaan safety meeting dilakukan setiap bulan di departement
K3LH dan Kamtib dengan peserta HSE semua divisi. Tujuan
kegiatan ini untuk membahas isu-isu terkait masalah Health Safety
Environtment (HSE).
16) Safety Talk
Pelaksanakan safety talk dilakukan setiap bulan di divisi-divisi.
Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan terkait Kesehatan
dan Keselamatan Kerja untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan
kerja.
17) Inspeksi K3LH (Sidak)
Inspeksi K3LH dilaksanakan setiap bulan di divisi-divisi yang
sebelumnya tanpa ada pemberitahuan dari Departemen K3LH dan
Kamtib.
18) Pembuatan dan pelaporan P2K3
Pembuatan dan pelaporan P2K3 dilaksanakan setiap 3 bulan sekali.
19) Pengajuan zero accident award
Pengajuan zero acident award dilakukan tiap tahun
20) Safety Induction
Safety induction dilaksanakan setiap hari bergantung pada
permintaan. Safety induction dilakukan bagi pekerja yang akan
mengurus ijin kerja baru atau memperpanjang ijin kerja.

b. Program dan Kegiatan Lingkungan Hidup

1) Pembuatan dan pelaporan dokumen, manifest, neraca, dan logbook


limbah B3
Pembuatan dan pelaporan dokumen, manifest, neraca, dan logbook
limbah B3 dilaksanakan 2 kali setiap tahun. Tujuan dari program ini
untuk mengetahui keluar-masuk limbah B3.
2) Pengukuran Lingkungan Kerja

37
Pengukuran lingkungan kerja dilakukan setiap 6 bulan sekali.
Tujuannya untuk memantau kondisi lingkungan pekerja di setiap
divisi.
3) Persiapan proper
Persiapan propper dilakukan satu kali dalam setahun. Target persiapan
propper agar dokumen lengkap dan hasil proper baik.
4) Pengukuran Kualitas Lingkungan
Pengukuran kualitas lingkungan dilakukan 2 kali setiap tahun.
Pengukuran dilakukan terhadap udara ambient, udara emisi, air laut,
air bersih dan air limbah domestik. Tujuan dilakukan pengukuran
kualitas lingkungan untuk memantau kualitas lingkungan.
5) Pembuatan dan pelaporan RKL – RPL
Pembuatan dan pelaporan RKL dan RPL dilaksanakan setiap 6 bulan
sekali
6) Koordinasi dan pemantauan kebersihan lingkungan PT. PAL Indonesia
(Persero)
Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan tujuan lingkungan bersih.
7) Pengawasan pengambilan sampah organic
Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan tujuan sampah-sampah pada
titik pengambilan dapat terangkut semua.
8) Pemantauan kebersihan lingkungan dan pengelolaan taman
Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan tujuan agar lingkungan
bersih dan taman menjadi asri.
9) Pemantauan pengambilan dan pengelolaan limbah B3
Kegiatan ini dilakukan setiap hari dengan tujuan seluruh limbah B3
terangkut sesuai prosedur.
10) Pelaksanaan fogging
Pelaksanaan fogging dilakukan sesuai permintaan dari divisi-divisi.

38
DAFTAR PUSTAKA

https://www.indonesiasafetycenter.org/component/content/article?id=245:21- [22
Januari 2018]
Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Jakarta.
Panduan Pelaksanaan Program Magang Semester Genap T.A 2017/2018 Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. 2017. Jember : Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Jember
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup

39
BAB 4. REKAPITULASI DAFTAR PRESENSI

DAFTAR HADIR DAN LEMBAR KEGIATAN MAGANG/PKL

NAMA : Rizqi Muthoharoh

NIM : 142110101191

PEMINATAN : Kesehatan Lingkungan

TEMPAT MAGANG/PKL : Departemen K3LH PT.PAL Indonesia (Persero)

Jam TTD TTD Catatan


Tanggal Kegiatan
Datang Pulang Mahasiswa PA/PL Pembimbing
- Apel pagi
8
07.15 16.30 - Safety induction
Januari
WIB WIB - Pengenalan PT
2018
PAL Indonesia
9 - Menimbang
07.15 16.30
Januari makanan pegawai
WIB WIB
2018
10 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegatan donor
WIB WIB
2018 darah
- Mengunjungi
11
07.15 16.30 divisi Harkan
Januari
WIB WIB bersama
2018
pembimbing
12 - Supervisi oleh
07.15 16.30
Januari dosen Fakultas
WIB WIB
2018
15 - Mengunjungi
07.15 16.30
Januari SPI untuk
WIB WIB
2018 mengambil RPL
- Mengunjungi
16 TPS B3, divisi
07.15 16.30
Januari GE, dan SAT-PK
WIB WIB
2018 bersama
pembimbing
- Membaca
17
07.15 16.30 laporan sekaligus
Januari
WIB WIB diskusi bersama
2018
pembimbing
- Mengikuti
kegiatan
18 pengukuran
07.15 16.30
Januari lingkungan fisik
WIB WIB
2018 bersama
mahasiswa
poltekes
19 07.15 16.30 - Mengikuti
Januari WIB WIB kegiatan safety
2018 talk di divisi niaga

40
- Mengikuti
kegiatan safety
patrol di doc
Semarang
- Mengikuti
22 kegiatan
07.15 16.30
Januari pengukuran
WIB WIB
2018 lingkungan fisik
di GE
- Membantu
23
07.15 16.30 pembimbing
Januari
WIB WIB persiapan audit
2018
lingkungan
24 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegiatan audit
WIB WIB
2018 lingkungan
25
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
26
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
29
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
30
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
31
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
1
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
2
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
5
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
6
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
7
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
8
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
9
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
12 07.15 16.30
Februari WIB WIB

41
2018
13
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
14
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
15
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
16
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018

Surabaya, 25 Januari 2018

Setiawan Hendrartono, S.T

42
DAFTAR HADIR DAN LEMBAR KEGIATAN MAGANG/PKL

NAMA : Lailatul Qadriyah

NIM : 142110101050

PEMINATAN : Kesehatan Lingkungan

TEMPAT MAGANG/PKL : Departemen K3LH PT.PAL Indonesia (Persero)

Jam TTD TTD Catatan


Tanggal Kegiatan
Datang Pulang Mahasiswa PA/PL Pembimbing
- Apel pagi
8 Januari 07.15 16.30 - Safety induction
2018 WIB WIB - Pengenalan PT
PAL Indonesia
9 Januari 07.15 16.30 - Menimbang
2018 WIB WIB makanan pegawai
10 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegatan donor
WIB WIB
2018 darah
- Mengunjungi
11
07.15 16.30 divisi Harkan
Januari
WIB WIB bersama
2018
pembimbing
12 - Supervisi oleh
07.15 16.30
Januari dosen Fakultas
WIB WIB
2018
15 - Mengunjungi SPI
07.15 16.30
Januari untuk mengambil
WIB WIB
2018 RPL
- Mengunjungi
16 TPS B3, divisi
07.15 16.30
Januari GE, dan SAT-PK
WIB WIB
2018 bersama
pembimbing
- Membaca
17
07.15 16.30 laporan sekaligus
Januari
WIB WIB diskusi bersama
2018
pembimbing
- Mengikuti
kegiatan
18 pengukuran
07.15 16.30
Januari lingkungan fisik
WIB WIB
2018 bersama
mahasiswa
poltekes
19 07.15 16.30 - Mengikuti
Januari WIB WIB kegiatan safety

43
talk di divisi niaga
- Mengikuti
2018 kegiatan safety
patrol di doc
Semarang
- Mengikuti
22 kegiatan
07.15 16.30
Januari pengukuran
WIB WIB
2018 lingkungan fisik di
GE
- Membantu
23
07.15 16.30 pembimbing
Januari
WIB WIB persiapan audit
2018
lingkungan
24 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegiatan audit
WIB WIB
2018 lingkungan
25
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
26
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
29
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
30
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
31
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
1 Januari 07.15 16.30
2018 WIB WIB
2
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
5 Januari 07.15 16.30
2018 WIB WIB
6 Januari 07.15 16.30
2018 WIB WIB
7 Januari 07.15 16.30
2018 WIB WIB
8 Januari 07.15 16.30
2018 WIB WIB
9
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
12 07.15 16.30
Februari WIB WIB

44
2018
13
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
14
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
15
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
16
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018

Surabaya, 25 Januari 2018

Setiawan Hendrartono, S.T

45
DAFTAR HADIR DAN LEMBAR KEGIATAN MAGANG/PKL

NAMA : Marlines Lovi L.S

NIM : 142110101030

PEMINATAN : Kesehatan Lingkungan

TEMPAT MAGANG/PKL : Departemen K3LH PT.PAL Indonesia (Persero)

Jam TTD TTD Catatan


Tanggal Kegiatan
Datang Pulang Mahasiswa PA/PL Pembimbing
- Apel pagi
8
07.15 16.30 - Safety induction
Januari
WIB WIB - Pengenalan PT
2018
PAL Indonesia
9 - Menimbang
07.15 16.30
Januari makanan pegawai
WIB WIB
2018
10 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegatan donor
WIB WIB
2018 darah
- Mengunjungi
11
07.15 16.30 divisi Harkan
Januari
WIB WIB bersama
2018
pembimbing
12 - Supervisi oleh
07.15 16.30
Januari dosen Fakultas
WIB WIB
2018
15 - Mengunjungi
07.15 16.30
Januari SPI untuk
WIB WIB
2018 mengambil RPL
- Mengunjungi
16 TPS B3, divisi
07.15 16.30
Januari GE, dan SAT-PK
WIB WIB
2018 bersama
pembimbing
- Membaca
17
07.15 16.30 laporan sekaligus
Januari
WIB WIB diskusi bersama
2018
pembimbing
- Mengikuti
kegiatan
18 pengukuran
07.15 16.30
Januari lingkungan fisik
WIB WIB
2018 bersama
mahasiswa
poltekes
19 07.15 16.30 - Mengikuti
Januari WIB WIB kegiatan safety
2018 talk di divisi niaga
- Mengikuti
kegiatan safety

46
patrol di doc
Semarang
- Mengikuti
22 kegiatan
07.15 16.30
Januari pengukuran
WIB WIB
2018 lingkungan fisik di
GE
- Membantu
23
07.15 16.30 pembimbing
Januari
WIB WIB persiapan audit
2018
lingkungan
24 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegiatan audit
WIB WIB
2018 lingkungan
25
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
26
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
29
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
30
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
31
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
1
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
2
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
5
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
6
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
7
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
8
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
9
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
12
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
13 07.15 16.30

47
Februari
WIB WIB
2018
14
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
15
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
16
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018

Surabaya, 25 Januari 2018

Setiawan Hendrartono, S.T

48
DAFTAR HADIR DAN LEMBAR KEGIATAN MAGANG/PKL

NAMA : Anis Yulianti Shafarini

NIM : 142110101094

PEMINATAN : Kesehatan Lingkungan

TEMPAT MAGANG/PKL : Departemen K3LH PT.PAL Indonesia (Persero)

Jam TTD TTD Catatan


Tanggal Kegiatan
Datang Pulang Mahasiswa PA/PL Pembimbing
- Apel pagi
8
07.15 16.30 - Safety induction
Januari
WIB WIB - Pengenalan PT
2018
PAL Indonesia
9 - Menimbang
07.15 16.30
Januari makanan pegawai
WIB WIB
2018
10 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegatan donor
WIB WIB
2018 darah
- Mengunjungi
11
07.15 16.30 divisi Harkan
Januari
WIB WIB bersama
2018
pembimbing
12 - Supervisi oleh
07.15 16.30
Januari dosen Fakultas
WIB WIB
2018
15 - Mengunjungi
07.15 16.30
Januari SPI untuk
WIB WIB
2018 mengambil RPL
- Mengunjungi
16 TPS B3, divisi
07.15 16.30
Januari GE, dan SAT-PK
WIB WIB
2018 bersama
pembimbing
- Membaca
17
07.15 16.30 laporan sekaligus
Januari
WIB WIB diskusi bersama
2018
pembimbing
- Mengikuti
kegiatan
18 pengukuran
07.15 16.30
Januari lingkungan fisik
WIB WIB
2018 bersama
mahasiswa
poltekes
19 07.15 16.30 - Mengikuti
Januari WIB WIB kegiatan safety
2018 talk di divisi niaga
- Mengikuti
kegiatan safety

49
patrol di doc
Semarang
- Mengikuti
22 kegiatan
07.15 16.30
Januari pengukuran
WIB WIB
2018 lingkungan fisik di
GE
- Membantu
23
07.15 16.30 pembimbing
Januari
WIB WIB persiapan audit
2018
lingkungan
24 - Mengikuti
07.15 16.30
Januari kegiatan audit
WIB WIB
2018 lingkungan
25
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
26
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
29
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
30
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
31
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
1
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
2
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
5
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
6
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
7
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
8
07.15 16.30
Januari
WIB WIB
2018
9
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
12
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
13 07.15 16.30

50
Februari
WIB WIB
2018
14
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
15
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018
16
07.15 16.30
Februari
WIB WIB
2018

Surabaya, 25 Januari 2018

Setiawan Hendrartono, S.T

51
DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. 2016. Berita Industri Galangan


Kapal Tumbuh [serial online]
http://www.kemenperin.go.id/artikel/4614/Industri-Galangan-Kapal-
Tumbuh (diakses 9 Maret 2017)
Undang-Undang No. 5 Tahun 1984 Tentang: Perindustrian

52

Anda mungkin juga menyukai