Anda di halaman 1dari 17

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


Jl. Karimata no 49 Telp. (0331) 332240, Fax. (0331) 337957 Kotak Pos 104 Jember
68121
Website:http://www.unmuhjember.ac.id e-mail: Kantorpusat@unmuhjember.ac.id

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA

I. IDENTITAS UMUM KELUARGA


a. Identitas Kepala Keluarga :
Nama : Tn. S Pendidikan : SMA
Umur : 47 Th Pekerjaan : Petani
Agama : Islam Alamat : Jln Teuku Umar,
Tegal Besar.
Suku : Jawa Nomor Telp :-

b. Komposisi Keluarga :
No Nama L/P Umur Hub. Klg Pekerjaan Pendidikan
1. Tn. S L 47 Thn Kepala keluarga Petani SMA
Petani

2. Ny. I P 47 Thn Istri Tidak SMA


sekolah
3. An. N
P 14 thn Anak

c. Genogram :
Keluarga Tn.N Keluarga Ny.S

X X X X

Keterangan :
X : laki-laki meninggal : perempuan meninggal

: laki-laki hidup : perempuan hidup

: hidup dalam satu rumah


d. Type Keluarga :
a) Jenis Type Keluarga :
Tipe keluarga Tn. S adalah keluarga inti (Nuclear Family) yaitu keluarga
terdiri dari ayah, ibu dan anak yang tinggal dalam satu rumah.
b) Masalah yang terjadi dengan type tersebut : -
e. Suku Bangsa :
a) Asal suku bangsa : Indonesia
b) Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : -
f. Agama dan keperacayaan yang mempengaruhi kesehatan : Tn. S mengatakan
bahwa dikeluarganya sangat taat pada ibadah dan kepercayaan yang
dianutnya.
g. Status Sosial Ekonomi Keluarga :
a) Anggota keluarga yang mencari nafkah : dalam keluarga Tn. S yang
bekerja adalah Tn.S dan Ny. I
b) Penghasilan : keluarga tidak mengatakan nominal yang pendapatannya,
namun hanya mengatakan bahwa cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan
biaya pendidikan anak-anaknya.
c) Upaya lain :-
d) Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi,dll)
Didalam keluarga Tn. S memiliki 1 sepedah motor dan 2 sepedah onthel.
e) Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan :
h. Aktivitas Rekreasi Keluarga :
Tn.S mengisi waktu luang dengan menonton TV bersama keluarga, serta
terkadang berkunjung kerumah sodaranya.

II. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini (ditentukan dengan anak tertua) :
Tahap perkembangan keluarga Tn. S ini adalah keluarga dengan anak usia
remaja An. N yang berumur 14 tahun yang tidak sekolah karena keterbatasan
mental.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya :
Tahap perkembangan keluarga Tn.S dengan anak remaja yang mempunyai
keterbatasan mental baru menyelesaikan sekolah dasar dan tidak melanjutkan
sekolah dan kondisinya.
c. Riwayat kesehatan keluarga inti :
Penyakit yang sering diderita oleh keluarga Tn. S diantaranya masuk angin
dan pusing. Tidak terdapat penyakit menular dan tidak mempunyai penyakit
menurun. Anak Tn. B mengalami keterbatasan mental dan baru
menyelesaikan seolah dasar. Ketika sakit, Tn. S berusaha untuk merawat
sendiri, dan membeli obat di toko-toko, akan tetapi jika sudah tidak dapat
diatasi, Tn. S langsung memeriksakan diri ke puskesmas.
a) Riwayat kesehatan keluarga saat ini :
Tn. S adalah perokok aktif.
b) Riwayat penyakit keturunan :
Tn.S mengatakan tidak mempunyai penyakit turunan ataupun penyakit
menular.
c) Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
Imunisasi Tindakan
Keadaan Masalah
No Nama Umur BB (BCG/Polio/DPT yang telah
Kesehatan Kesehatan
/ HB/Campak) dilakukan
1. Tn. B 47 thn 57kg Cukup - Hipertensi Berobat
dimantri
2. Ny. M 47 thn 50kg Cukup - - Tidak ada
pencegahan
3. An. N 14thn 40kg Cukup - - Tidak ada
pencegahan

d) Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan :


Keluarga Tn.S memilih beli obat di toko dan apabila keluarga mengalami
masalah kesehatan keluarga pergi ke mantri terdekat.
d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya :
Riwayat keluarga Tn. S baik-baik saja dan tidak pernah terjadi konflik yang
bekepanjangan.

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


a. Karakteristik Rumah
a) Luas Rumah: 150 m2
b) Type Rumah: semi permanen
c) Kepemilikan : milik pribadi
d) Jumlah dan ratio kamar/ruangan : memiliki 2 KT dan 1 KM. Dapur. Ruang
tamu.
e) Ventilasi/cendela: sangat baik
f) Pemanfaatan ruangan: Tertata rapi
g) Septic tank: ada. Letak : sebelah rumah
h) Sumber air minum: sumur dan sanyo.
i) Kamar mandi/WC: memiliki 1 kamar mandi dan BAB di sungai.
j) Sampah : dibakar dibelakang rumah
k) Kebersihan lingkungan :keluarga Tn. S selalu menyapu halaman 2x saat
pagi dan sore hari.
b. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
a) Kebiasaan : berkumpul saat hari libur. gotong royong, pengajian dan
kumpulan RW.
b) Aturan dan kesepakatan : aturan diwilayah rumah Tn.S dipimpin oleh
ketua RW.
c) Budaya : dilingkungan keluarga Tn. S sedikit banyak sudah modern.

c. Mobilitas Geografis Keluarga : Tn. S melakukan pekerjaan sebagai buruh tani


bersama istri, terkadang sepupu disana untuk menemani anak Ny. I.
d. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat :
Ny.I mengukuti pengajian rutin (muslimatan).

IV. STRUKTUR KELUARGA


a. Pola/cara Komunikasi Keluarga : Tn. S mengatakan bahwa jika ada masalah
dimusyawarahkan agar masalah selesai. Keluarga Tn. S menggunakan bahasa
madura dalam berkomunikasi sehari-hari.
b. Struktur Kekuatan Keluarga : Apabila ada masalah yang dihadapi keluarga
Tn. S, maka dimusyawarahkan agar masalah selesai. Dalam mengambil
keputusan setiap masalah, semua anggota keluarga berperan.
c. Struktur Peran(peran masing-masing anggota keluarga)

1) Tn. S sebagai kepala keluarga dan bekerja sebagai buruh tani


2) Ny. I sebagai ibu rumah tangga dan bekerja sebagai buruh tani
3) An. N sebagai anak pertama

d. Nilai dan Norma Keluarga


Selama ini keluarga Tn. S selalu menganut peraturan-peraturan dalam ajaran
islam, serta peraturan-peraturan dalam desa yang telah ditetapkan.

V. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi afektif
Tn. S mengatakan bahwa beliau sangat menyayangi keluarganya. Sesama
anggota keluarga memiliki rasa saling tanggung jawab dan saling
menghormati.
b. Fungsi sosialisasi
a) Kerukunan hidup dalam keluarga : sangat baik
b) Interaksi dan hubungan dalam keluarga : sangat baik
c) Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan : Tn.S
d) Kegiatan keluarga waktu senggang : kumppul keluarga, terkadang
silaturrahmi ke rumah saudaranya.
e) Partisipasi dalam kegiatan sosial : Tn.S sangat membantu apabila ada
kegiatan didesanya.
f) Fungsi keperawatan kesehatan : Keluarga Tn.S mandi dua kali sehari
menggunakan sabun mandi, gosok gigi dengan pasta gigi, dan keramas
menggunakan sampo. Untuk kebiasaan mandi menggunakan air dari
sumur.
a) Pengetahuan dan presesi keluarga tentang penyakit/masalah kesehatan
keluarganya:
Keluarga Tn.S sangat mempercayai penyakit yang dialami adalah ilmiah,
dengan langsung minum obat.
b) Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan kesehatan yang
tepat :
Keluarga ini langsung meminum obat apabila mengalami masalah
kesehatan.
c) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit : sangat baik
d) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat : sangat
baik
e) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di masyarakat :
Keluarga ini selalu menggunakan layanan kesehatan di masyarakat.
d. Fungsi reproduksi
a) Perencanaan jumlah anak: -
b) Akseptor: Ya........yang
digunakan............................lamanya.......................
c) Akseptor: Belum.............., alasannya :.........................................................
e. Keterangan lain :
f. Fungsi ekonomi
a) Usaha pemenuhan sandang pangan : sangat mencukupi kebutuhan
keluarganya.
b) Pemanfaatan sumber dimasyarakat : keluarga Tn.S mengikuti jaminan
kesehatan (BPJS)

VI. STRES DAN KOPING KELUARGA


a. Stressor jangka pendek :
Kebutuhan sehari-hari yang cukup
b. Stressor jangka panjang:
Tn. S cemas dengan tensi yangn tinggi yang dialaminya.
c. Respon keluarga terhadap stressor :
Sabar, dan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat
d. Strategi koping :
Jika terdapat masalah dalam keluarga, keluarga lebih suka berunding untuk
memecahkan masalahnya. Apabila An. N merasa stress atau pun penat dengan
aktifitasnya dia menyelesaikan yaitu dengan bermain dengan sepupunya.
e. Strategi adaptasi disfungsional :

VII. KEADAAN GIZI KELUARGA


Pemenuhan gizi : Terpenuhi
Upaya lain : Selalu menjaga pola hidup sehat

VIII. PEMERIKSAAN FISIK


a. Identitas
Nama : Tn. S
Umur : 47 tahun
L/P :L
Pendidikan: SMA
Pekerjaan : Petani
b. Keluhan/Riwayat Penyakit saat ini :
Pusing
c. Riwayat Penyakit Sebelumnya :
Pusing memutar, tengkuk terasa berat.
d. Tanda-tanda vital :
Tensi : 160/100 mmHg
Nadi : 80x/menit
Suhu : 37 oC
RR : 20x/menit
e. System Cardio Vascular : tidak ada kelainan
f. System Respirasi : RR 20x/m
g. System Gastrointestinal (Gl Tract) : tidak ada nyeri tekan
h. System Persyarafan : GCS 456
i. System Muskoloskeletal : kekuatan otot 5 5 5 5
j. System Genitalia : tidak melakukan pengkajian

IX. HARAPAN KELUARGA


a. Terhadap masalah kesehatannya
Tn. S tidak pusing lagi dan dapat bekerja dengan nyaman seperti biasanya.
b. Terhadap petugas kesehatan yang ada :
Keluarga ini berharap untuk masalah pelayanan kesehatan yang lebih baik.
FORMAT PEMERIKSAAN FISIK

No. Pemeriksaan Tn.S Ny.I An.N


Kepala  Tidak ditemukan  Tidak ditemukan  Tidak
kelainan bentuk kelainan bentuk ditemukan
kepala kepala kelainan bentuk
 Bentuk simetris  Bentuk simetris kepala
 Tidak ada masa  Tidak ada masa  Bentuk simetris
 Bersih  Bersih  Tidak ada masa
 Tidak rontok  Tidak rontok  Bersih
 Warna putih  Warna hitam,  Tidak rontok
pendek, lurus panjang sebahu  Warna hitam,
lurus panjang
sepunggung,
lurus.

TTV 160/100 mmHg 120/80 mmHg 100/80 mmHg


Suhu 36,5oC 37oC 36oC
RR 18x/mnit 20x/menit 20x/mnit
BB,TB,PB 57kg 50kg 40kg
Mata  Konjungtiva tidak  Konjungtiva tidak  Konjungtiva
terlihat anemis terlihat anemis tidak terlihat
 Tidak ada  Tidak ada anemis
kelainan pada mata kelainan pada  Tidak ada
 Simetris mata kelainan pada
 Penglihatan masih  Simetris mata
bagus  Penglihatan masih  Simetris
bagus

Hidung Bentuk simetris Bentuk simetris Bentuk simetris


tidak ada kelainan tidak ada kelainan tidak ada kelainan
pada hidung pada hidung pada hidung
Mulut Mukosa bibir Bibir kering, tidak Mukosa bibir
kering ada stomatitis, lembab
Tidak ada bentuk simetris Tidak ada
stomatitis stomatitis
Bentuk simetris Bentuk simetris

Leher Tidak teraba Tidak teraba Tidak teraba


adanya adanya adanya
pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar tiroid kelenjar tiroid kelenjar tiroid
Tidak ada lesi Tidak ada lesi Tidak ada lesi
besrsih besrsih besrsih
Dada Bentuk simetris Bentuk simetris Bentuk simetris
Pergerakan Pergerakan Pergerakan
simetris simetris simetris
Tidak ada suara Tidak ada suara Tidak ada suara
tambahan (normal) tambahan (normal) tambahan
Tidak ada lessi Tidak ada lessi (normal)
Tidakada Tidakada Tidak ada lessi
pernapasan cuping pernapasan cuping Tidakada
hidung hidung pernapasan
cuping hidung

Perut Tidak ada Tidak ada Tidak ada


pembesaran hepar pembesaran hepar pembesaran hepar
Tidak ada bunyi Tidak ada bunyi Tidak ada bunyi
hipertimpani hipertimpani hipertimpani
Tidak ada lessi Tidak ada lessi Tidak ada lessi
Peristaltikusus Peristaltikusus Peristaltikusus
normal normal normal 20x/menit
22x/menit 22x/menit

Tangan tidak ada kelainan tidak ada kelainan tidak ada kelainan
Kaki tidak ada kelainan tidak ada kelainan tidak ada kelainan
FORMAT ANALISA DATA
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Bella Martha R


Tanggal Analisa : 8 Juli 2018

No. Tanggal Data Diagnosa Keperawatan


1. 8 Juli 2018 DS : klien mengatakan tidak Ketidakefektifan menejemen
mengetahui tentang kesehatan yang berhubungan
penyebab tensi yang tinggi dengan pengetahuan tentang
program terapeutik.
DO: klien tampak kesulitan
menjawab pertanyaan oleh
perawat.

2. DO: klien mengatakan jika Perilaku kesehatan cenderung


tidak ngopi dan merokok beresiko yang berhubungan
rasanya tidak enak dengan kurang pemahaman,
merokok.
DS: - klien merokok
- Klien ngopi
- Klien makan
makanan yang
mengandung banyak
garam

3. DS : klien mengatakan jika Ketidakefektifan manajemen


keluarga sakit jarang pergi kesehatan keluarga yang
kepuskesmas ataupun mantri berhubungan dengan kesulitan
terdekat, cukup dengan beli ekonomi
obat di toko sudah sembuh.

DO: - ada obat sakit kepala


yang beli ditoko
- Tensi 160/100 mmhg
SCORING/PRIORITAS
DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa Keperawatan : Ketidakefektifan manajemen kesehatan yang berhubungan


dengan kurang pengetahuan tentang program terapeutik.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 3/3=1 1 3 Tn. S merasa pusing
Kurang sehat

2. Kemungkinan masalah 2/2.=1 2 2 Kemungkinan masalah


dapat dicegah : dapat diubah, sulit
Sulit karena keluarga masih
menyepelekan petugas
kesehatan dan lebih
milih obat di toko-toko.
3. Potensial untuk dicegah : 1/1=1 1 1 Masalah sudah terjadi
kurang di keluarga hanya
memberikan obat dari
toko untuk mencegah
keparahan
4. Menonjolnya masalah : 3/2= 1 2 Pasien menganggap
Tidak perlu segera 1,5 penyakit yang di derita
sudah biasa
Jumlah 4 1/6

Diagnosa Keperawatan : Perilaku kesehatan cenderung beresiko yang berhubungan


dengan kurang pemahaman, merokok.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 3/3=1 1 3 Masalah hipertensi
aktual sudah terjadi dan sudah
lama
2. Kemungkinan masalah 2/1=2 2 1 Kemungkinan masalah
dapat dicegah : sebagiam dapat di ubah sebagian
karena Tn. S terkadang
menyepelekan penyakit
yang di derita
3. Potensial untuk dicegah : 3/1=3 1 1 Keluarga Tn. S terlalu
rendah sibuk dengan bekerja
sehingga potensial
masalah untuk di cegah
rendah
4. Menonjolnya masalah : 2/1=2 1 1 Tn. S sibuk bekerja dan
Tidak perlu sesgera tidak segera
ditangani menanggani masalah
JUMLAH 2 5/6

Diagnosa Keperawatan : Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga yang


berhubungan dengan kesulitan ekonomi.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1. Sifat Masalah : 2/0=2 1 2/3 Tn S dan keluarganya
aktual mengatakan bahwa
memiliki kesulitan
ekonomi untuk berobat.
2. Kemungkinan masalah 3/3=1 2 1 Kemungkinan masalah
dapat dicegah : tidak dapat diubah, sulit
Sulit karena keluarga dalam
ekonomi menengah
kebawah.
3. Potensial untuk dicegah : 2/1=2 1 1/2 Masalah sudah terjadi
kurang di keluarga hanya
memberikan obat dari
toko untuk mencegah
keparahan
4. Menonjolnya masalah : 2/0=2 1 1 Pasien menganggap
Tidak perlu segera penyakit yang di derita
sudah biasa
Jumlah 2 3/5

Diagnosa Kepeawatan Sesuai Prioritas :

1) Ketidakefektifan manajemen kesehatan yang berhubungan dengan kurang


pengetahuan tentang program terapeutik.
2) Perilaku kesehatan cenderung beresiko yang berhubungan dengan kurang
pemahaman, merokok.
3) Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga yang berhubungan dengan
kesulitan ekonomi.
INTERVENSI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Bella Martha R


Tanggal : 8 Juli 2018
Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi
Keperawatan TUM TUK Kriteria Standart

Ketidakefekt Setelah Setelah Respon 1.Pengertian 1. Jelaskan


ifan dilakukan dilakukan verbal hipertensi : kepada
manajemen tindakan pertemuan tekanan keluarga
kesehatan darah yang mengenai
keperawatan 1x30 mnt
yang melebihi hipertensi
selama 1 diharapka
berhubungan batas meliputi
dengan minggu, n keluarga normal definisi, tanda
kurang diharapkan mampu 140/90 gejala, dan
pengetahuan keluarga mengenal mmhg penatalaksanaa
tentang mampu untuk masalah n.
program
berperilaku
terapeutik. 2. Tanda dan 2. Kaji kembali
sehat untuk
gejala: pengetahuan
meningkatkan pusing keluarga
kesejahteraan memutar, tentang
kesehatan, dan sakit kepala, hipertensi
rehabilitasi telinga
berdenging,
secara optimal
merasa
kantuk,
pandangan
kabur.

3.Penatalaks 3. Edukasi dan


anaan: diskusikan
hindari kembali dengan
makanan keluarga
yang mengenai hal
berisiko yang belum
meningkatka dimengerti oleh
n tekanan keluarga
darah naik.
Kopi,
garam, dan
manajemen
stress.
4. Beri umpan
balik positif
INTERVENSI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Bella Martha R


Tanggal : 8 juli 2018
Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi
Keperawatan TUM TUK Kriteria Standar

Perilaku Setelah Setelah Respon  Keluarga 1. Ajarkan pola diet


kesehatan dilakukan dilakukan 1x30 Psikom mampu rendah garam yg
cenderung tindakan mnt diharapkan otor mengatur benar
keperawatan keluarga diet rendah
beresiko yang
selama 1 mengetahui cara garam untuk
berhubungan minggu merawat dan Tn.S
dengan diharapkan mengatur diet  Keluarga 2. Diskusikan dengan
kurang keluarga mampu Tn. S ketika mampu keluarga cara
pemahaman, memelihara sedang sakit. membantu merawat dengan
merokok. mengurangi mengatur pola diet
kesehatan
stressor Tn.S

3. Berikan
kesempatan keluarga
untuk bertanya hal
yang harus dilakukan
untuk mengatur diet
Tn.S
INTERVENSI ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Bella Martha R


Tanggal : 8 Juli 2018

Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi


keperawata TUM TUK Kriteri Standar
n a

Ketidakefe Setelah Setelah Respon  Keluarga 1. Jelaskan jika


ktifan dilakukan dilakukan 1x30 psikom mampu dampak
manajemen tindakan mnt diharapkan otor membedakan mengkonsumsi obat
keperawatan keluarga antara obat ditoko—toko tidak
kesehatan
selama 1 mengetahui yang sesuai sesuai dosis yang
keluarga minggu dampak dari dengan Tn.S dianjurkan.
yang diharapkan mengkonsumsi
berhubunga keluarga obat-obatan
n dengan mampu ditoko.  Keluarga 2. Gali kembali
kesulitan mengerti jika pengetahuan
memelihara
obat ditoko- keluarga dalam
ekonomi. kesehatan
toko tidak mengambil
dengan baik. efektif dalam keputusan dalam
masalah berobat.
kesehatan
pada
keluarganya

3. Berikan
kesempatan keluarga
untuk bertanya hal yg
harus dilakukan
untuk masalah
kesehatan
dikeluarganya.
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Bella Martha R


Tanggal : Kamis, 12 Juli 2018

Diagnosa
No. Implementasi Evaluasi
Keperawatan

1. Ketidakefektifan 1. Memberikan penyuluhan pada S: Klien mengatakan


manajemen kesehatan keluarga tentang penyakit memahami yang telah
yang berhubungan hipertensi. dijelaskan
dengan kurang 2. Menjelaskan tentang penyakit O:
pengetahuan tentang hipertensi dan penyebabnya. - Klien tidak banyak
program terapeutik. 3. Menjelaskan tentang tanda dan bertanya
gejala hipertensi. - Klien mengatakan
4. Menjelaskan penatalaksanaan paham tentang
penyakit hipertensi. penyakitnya
5. Menjelaskan pencegahan A: Masalah belum
hipertensi. teratasi
6. Menjelaskan makanan yang P:Intervensi
dianjurkan dan yang dihindari dilanjutkan
penderita hipertensi
7. Memberi pujian tetang
pendapat yang benar.

2. Perilaku kesehatan 1. Ajarkan pola diet rendah garam yg S: Klien mengatakan


akan menjaga
cenderung beresiko benar kesehatan dan pola
yang berhubungan 2. Diskusikan dg keluarga cara merawatmakan
dengan kurang dg mengatur pola diet Tn.S O:
pemahaman, 3. Berikan kesempatan keluarga untuk - Klien mengatakan
akan menjaga pola
merokok. bertanya hal yg harus dilakukan untuk makan dengan diet
mengatur diet Tn.S garam dan
mengurangi
merokok.
A: Masalah belum
teratasi
P:Intervensi
dilanjutkan
3. Ketidakefektifan 1. Jelaskan jika dampak S: Klien mengatakan
manajemen kesehatan mengkonsumsi obat ditoko— memahami yang telah
keluarga yang toko tidak sesuai dosis yang dijelaskan
berhubungan dengan dianjurkan. O:
kesulitan ekonomi. 2. Gali kembali pengetahuan - Klien tidak banyak
keluarga dalam mengambil bertanya
keputusan dalam berobat. - Klien mengatakan
3. Berikan kesempatan keluarga paham tentang
untuk bertanya hal yg harus bahaya
dilakukan untuk masalah mengkonsumsi
kesehatan dikeluarganya. obat sembarangan
- Klien paham
mengenai
keputusan untuk
berobat jika sakit.
A: Masalah teratasi
P:Intervensi
dihentikan