Anda di halaman 1dari 20

Revisi 4 25.01.

15
SOAL LATIHAN ANT II
AA PEDOMAN MAGNIT. ANT II

1. a. Persiapan-persiapan apakah yang perlu dilakukan sebelum “MENIMBAL


PEDOMAN MAGNET”.
b. Hasil akhir apakah yang diperoleh dari kegiatan itu ? Jelaskan !

2. a. Sebutkan semua alat penimbal/korektor, menurut urutan pemasangannya.


b. Sebutkan sebab-sebab yang non magnetik dari koefisien A
(4 jawaban)
c. Apakah azas dasar/prinsip dari penimbalan kompas magnet ?

3. a. Seusai penimbalan kompas, kegiatan apakah akhirnya yang kita


kerjakan/lakukan?
b. Kesalahan apa yang dapat timbul dalam pelaksanaan itu ?
c. Bagaimana kita dapat mencegah timbulnya kesalahan ini ?

4. Dari baringan sejati (Bs) dan baringan kompas (Bp) sebuah bintang
( ☼ ), Hitunglah/tentukan nilai koefisien deviasi A, B, C, D, dan E, dan
nilai variasi setempat tidak dapat dipercaya :

Hp U- TL- T- M S -BD -B -BL


Bp* 1560 1380 1420 1420 1550 1690 1800 1820
Bs* 1420 1440 1450 1460 1470 14860 1490 1500
(Az)

SKEMA I :Menentukan Deviasi dan Koefisien Deviasi

1
Data
Hp Az* /  Bp */ Semb/ Var Dev
(Bs) C.E
1 U
2 TL
3 T
4 M Observasi
Oleh :
5 S
Azimuth */
6 BD
7 B
8 BL
9 Total = ……../8
Rumus :
10 Var= …………. C.E
Var =
8
Hp Dev A B C D E
Baris U
1
2 TL
3 T
4 M
5 S
6 BD
7 B
8 BL
9 Total = ……../4 ……../2 ……../2 ……../4 ……../4
10 Koefisien =

11 Diragam =

0 A+ B.sinHp+ C.CosHp+ D.sin2Hp+ E.Cos2Hp


12 Dev. HpX =
Lajur 1 2 3 4 5 6 7

2
5. a. Apakah kerugian jika kompas magnet itu tidak ditimbal.
b. Meskipun kompas itu sudah ditimbal dengan baik, tetapi tidak pernah
membebaskan kita dari pemeriksaan deviasi secara teratur, selama
dalam pelayaran. Apakah alasannya ?

6. Sebutkan semua alat penimbal / korektor yang dipakai, menurut aturan


pemasangannya dirumah pedoman.
Pada haluan – haluan manakah ini ditaruhkan / digeserkan ? (penjelasan
dengan gambar dalam, swinging”).

7. a. Sebutkan ketiga batang induksi / besi lunak, yang terpenting dan


dapat menimbulkan deviasi.
b. Pilihlah salah satu batang induksi dan periksalah sifat deviasinya,
menurut satu kali putaran kapal (untuk 8 mata angin) beserta kurva
deviasinya.

8. a. Kapan timbul Retentive Error (R.E) dan kapan Gaussin Error (G.E)?
b. Sebutkan persamaan dari R.E dan G.E;
c. Bagaimana kita dapat mencegah timbulnya G.E ?

9. a. Apakah yang dimaksud dengan salah kolimasi dan apa yang


dimaksud dengan “KESALAHAN GARIS LAYAR” pada pedoman
magnet itu ?.
b. Terangkan cara memeriksa ketepatan “garis layar” pada sebuah ketel
pedoman.

10. a. Jelaskan tentang perbedaan antara Retentive Error (R.E) dan Gaussin
Error (G.E).
b. Jelaskan tentang persamaan antara R.E dan G.E

11. a. Apakah simpangan senget itu ? Tuliskan rumusnya !


b. Apakah koefisien senget itu ? Tuliskan rumusnya !
Gaya-gaya magnetic manakah yang bekerja disini ?
c. Bagaimana sifat Deviasi yang ditimbulkannya ?

12. Dari baringan sejati (Azimuth) dan baringan kompas (Bp) *, hitunglah nilai
koefisien deviasi yang terkait. Nilai variasi setempat tidak dapat dipercaya.
Diperoleh data sbb :
Hp U TL T M S BD B BL
Bp* S730E S700E S540E S420E S490E S61E S630E S610E
Bp* 1210 1220 1230 12460 1250 1270 1280 1290

(Jawaban dikerjakan pada blanko skema terlampir)

3
SKEMA I :
Menentukan Deviasi dan Koefisien Deviasi

Data
No Hp Az* Bp * Semb/ Var Dev
(Bs) C.E
1 U
2 TL
3 T
4 M Observasi
Oleh :
5 S
Azimuth */
6 BD
7 B
8 BL
9 Total = ……../8
10 Var =

4
No Hp Dev A B C D E
1 U
2 TL
3 T
4 M
5 S
6 BD
7 B
8 BL
9 Total = ……../4 ……../2 ……../2 ……../4 ……../4
10 Koefisien =

11 Diragam =

12 Dev. HpX0 = A+ B.sinHp+ C.CosHp+ D.sin2Hp+ E.Cos2Hp

13. a. Jelaskan tentang perbedaan antara Rententive Error (RE) dan Gaussin Error
(GE) !.
b. Jelaskan tentang persamaan antara RE dan GE !

14. a. Jelaskan tentang perubahan yang dapat dialami oleh nilai variasi setempat
(4 jawaban)
b. Perubahan mana yang terpenting bagi para pelaut navigator ?
c. Fenomena manakah yang mengakibatkan perubahan
demikian itu ?

15. a. Tuliskan rumus deviasi umum dari Airy & Archibalt Smith.
b. Bagaimana sifat deviasi dari masing-masing komponen disini.
c. Sebutkan berbagai sebab non-magnetik dari timbulnya koefisien A.

16. a. Apakah maksud dan menimbal pedoman.


b. Berdasarkan azas manakah kita laksanakan penimbalan pedoman.
c. Sebutkan semua alat penimbal yang dipergunakan
d. Jelaskan ungkapan “kapal siap laut secara magnetic”.

17. a. Apakah yang dimaksud dengan “Parameter”


b. Tunjukkan dalam gambar di kapal, gambar parameter (-a); (-e); (-k)
c. Tunjukkan dalam gambar di kapal, batang parameter (+b); (+d); (+g)

18. a. Jelaskan dengan singkat prosedur / urutan yang benar dari penempatan
jenis korektor penimbal dan apa alasannya.
b. Sebutkan 5 (lima) faktor yang perlu diperhatikan dan menjadi pertimbangan
pada waktu menimbal pedoman di kapal niaga, agar diperoleh hasil yang
efektif dan efisien dalam penimbalan.

5
19. Haluan pembangunan (kapal) di galangan,manakah yang terbaik bagi kapal.
Sehubungan dengan nilai Deviasi yang timbul karenanya ?
Apa alasannya jelaskan secukupnya !

20. a. bagaimana dan kapan kapal itu memperoleh medan megatik yang remanen
(retained magnetion)
b. bagaimana dan kapan kapal itu memperoleh medan magnetik yang
permanen (permanent magnet)
c. bagaima sifat deviasi oleh masing-masing itu ?

21. a. Gaya-gaya magnetik manakah yang akan timbul, jika kapal mengalami
senget / miring ? apa sebab utamanya.
b. Bagaimana sifat deviasi pada kondisi demikian? Gambarkan kurva
deviasinya sebagai hasil dari pengamatan deviasi pada keempat haluan
surat induk.

22. a. Jenis magnetisme (kapal) manakah yang tidak dapat di timbal ? apa
alasannya.
b. magnetisme kapal manakah yang memberikan deviasi yang semi sirkular
dan yang mana yang kuadrantal.
Apakah arti ungkapan-ungkapan tersebut?

23. Pada waktu berlayar menyeberang samudra ( haluan T/B ) setelah


mengadakan perubahan haluan kearah U/S apakah pada haluan baru
itu, nilai deviasinya dapat dipercaya? Apa alasannya (penjelasan
pada gambar secukupnya)

24. Tuliskan semua alat penimbal / korektor, dimulai dari jenis yang
terpenting, dan untuk mengoreksi gaya magnetik yang mana.

25. a. Pada saat kapal berputar (swinging) guna penentuan deviasi, kesalahan
apakah yang dapat timbul disini ?.
b. Bagaimanakah kita dapat mencegah timbulnya kesalahan tersebut ?

26. a. Apakah yang dimaksud dengan kesalahan Garis Layar pada pedoman
magnit ?
b. Bagaimana cara memeriksa Garis Layar pada sebuah ketel pedoman magnit
?

27. Dari baringan sejati (Bs) dan baringan kompas (Bp) *, hitunglah sebuah
bintang (*), Hitunglah / tentukan nilai koefisien deviasi A, B, C, D, dan E
dan nilai Variasi tidak dapat dipercaya :

Hp U- TL- T- M S -BD -B -BL


Bp* 1560 1380 1420 1420 1550 1690 1800 1820

6
Bs* 1420 1440 1450 1460 1470 14860 1490 1500
(Az)

(Lihat skema)

SKEMA I :Menentukan Deviasi dan Koefisien Deviasi

Data
Hp Az* /  Bp */ Semb/ Var Dev
(Bs) C.E
1 U
2 TL
3 T
4 M Observasi
Oleh :
5 S
Azimuth */
6 BD
7 B
8 BL
9 Total = ……../8
Rumus :
10 Var= …………. C.E
Var =
8

Hp Dev A B C D E
Baris U
1
2 TL
3
4
5 7
6
7
T
M
S
BD
B
BL
Total = ……../4 ……../2 ……../2 ……../4 ……../4
Koefisien =

Diragam =

Dev. HpX0 = A+ B.sinHp+ C.CosHp+ D.sin2Hp+ E.Cos2Hp


Lajur 1 2 3 4 5 6 7

28. a. Apakah salah pedoman (deviasi) itu dan bagaimana kita dapat menentukan
nilainya ? (Tuliskan perumusan yang terkait).
b. Tergantung dari nilai apakah salah pedoman itu ?
c. Dalam hal manakah salah kompas/pedoman itu dapat mengalami perubahan
yang cukup besar ?

29. a. Pada lazimnya haluan pembangunan manakah yang paling baik, dan
mengapa demikian ?.
b. Seusai kapal dibangun di galangan serta diluncurkan ke laut dan
menyelesaikan bangunan atas, kapal diharapkan kehaluan yang sebaliknya.
Apakah alasannya ?

30. Jelaskan tentang sifat deviasi yang disebabkan oleh batang induksi
(-) a terhadap jarum kompas, pada haluan/arah 8 mata angin
(Gambarkan).
- Lukiskan pula kurva deviasi yang terkait.
- Pada haluan-haluan manakah deviasi = nol dan
deviasi = maksimum ?

31. Jika kita melayari selat GASPAR, di peta tertera “ABNORMAL


MAGNETIC VARIATION MAY BE OCCURRED IN THIS AREA”
a. Terangkan maksud data yang ditulis di dekat Mawar Pedoman (COMPAS
ROSE) tersebut !
b. Jelaskan bagaimana anda mengantisipasinya !
32. Diatas kapal biasanya terdapat 2 jenis kompas untuk perlengkapan
navigasi
a. Apa yang dimaksud dengan kompas ?
b. Apa keuntungan dan kerugian kompas gyro dibandingkan dengan
magnet ?

8
33. International Maritime Organization sampai saat ini masih
memberikan status mandatory (wajib) bagi kapal laut untuk dilengkapi dengan
kompas magnet, walaupun banyak faktor yang dapat mempengaruhi
penunjukkannya dan perbaikannya.
a. Apakah tujuan dari penimbalan pedoman di kapal ?.
b. Tergantung faktor apakah medan magnet permanent di kapal ?.

34. a. Dalam penentuan deviasi dengan baringan benda angkasa (matahari),


berapa tinggi yang dipakai dan apa alasannya.
b. Jelaskan dengan gambar dan uraian seperlunya.
c. Untuk itu, jika nilai variasi di peta tidak dapat dipercaya sepenuhnya,
bagaimana kita dapat menentukan variasi yang sebenarnya ? Sebutkan
syaratnya dalam pemakaian rumus yang terkait !

35. PEDOMAN MAGNET


a. Terangkan apa yang dimaksud dengan rumus berikut ini (Hukum Coloumb)
K = (m1 x m2) / R2
b. Bagaimanakah syarat-syarat piringan pedoman yang baik ?
c. Bagaimanakah cara memeriksa kepekaan piringan pedoman magnet ?

36. DASAR-DASAR MENIMBAL PEDOMAN


a. Apakah yang dimaksud dengan magnetisme transient itu ? bagaimana
sifatnya dan pengaruhnya serta bagaimana cara penimbalannya ?
b. Dalam hal manakah “Full Compensation” harus dilakukan ?
c. Apakah yang dimaksud dengan “Gaussin Error” dan bagaimana cara
menghilangkannya (menetralisir) ?

37. a. Apakah tujuan akhir dari penimbalan kompas magnet ?


b. Apakah yang dimaksud dengan penimbalan kompas, secara teknis
operasional ?
Hal apakah yang diupayakan disini ?

38. a. Jenis magnetisme kapal manakah yang tidak di timbal dan apakah
alasannya ?
b. Apakah konsekuensi kita dalam masalah ini ?
c. Kapan timbulnya deviasi oleh pengaruh jenis magnetisme ini ?
(penjelasan dengan gambar)

39. a. Apabila koef B dan C telah ditimbal / dihilangkan seluruhnya kita


beralih pada penimbalan magnetisme yang transient ialah bagian-
bagian besi lunak bagian manakah yang terkait di sini ?
Pada haluan-haluan manakah korektor ini diatur disetel kembali
b. Pada lazimnya berapa jauhkah korektor-korektor magnet harus
dipasang terhadap letak jarum kompas dan mengapa demikian ?

40. a. Apakah simpangan senget itu ?

9
Tuliskan bentuk perumusannya
b. Gaya-gaya magnetis manakah yang timbul / bekerja disini ?
c. Bagaimana sifat deviasinya pada kapal yang senget itu ?
(penjelasan dengan gambar : untuk kapal yang berhaluan pada
4 surat induk, beserta kurva deviasinya)

41. a. Jelaskan tentang kedudukan dan letak magnet-magnet penimbal /


korektor, serta jaraknya terhadap letak kompas ! (Gambarkan secara
teori)
b. Kapan timbulnya kesalahan Gaussin dan bagaimana kita dapat
mencegahnya ?

42. a. Tergantung dari apakah kekuatan medan dari Magnetisme Remanen


itu?
b. Pada perubahan haluan yang mana ia menimbulkan penyimpangan
(deviasi) maksimum ?
kapan ia menimbulkan deviasi (+) dan kapan deviasi (-) ?

43. a. Sebutkan ketiga jenis magnetisme kapal, sehubungan adanya besi


kapal !
b. Bagaimana sifat magnetisme masing-masing itu ? Dan apakah
artinya ?

44. a. Jelaskan apa yang disebut Simpangan Kuadrantal !


b. Pada haluan mana deviasi = nol dan kapan = maksimum !
c. Magnetisme kapal manakah yang bersifat demikian ?

45. a. Gaya-gaya magnetisme manakah yang dilambangkan oleh koefisien


B?
b. Apakah B berubah menurut lintangnya ? mengapa demikian ?
c. Jawablah pertanyaan yang sama untuk koefisien A !

46. a. Apakah arti menimbal kompas (definisi) dan apa tujuan akhir dari
penimbalan itu ?
b. Mengapa kita harus lebih dahulu memasang korektor besi lunak dari
pada korektor besi magnet ?

47. a. Gambarkan pembagian magnetisme kapal yang permanent menjadi


3 komponen ! Gaya-gaya manakah itu ?
b. Gambarkan pembagian letak semua batang besi lunak dalam
megnetisme yang transient !
c. Sebutkan ketiga batang besi lunak, yang terpenting / yang dapat
menimbulkan deviasi !

48. a. Bagaimana sifat deviasi yang ditimbulkan oleh batang besi lunak (-)
C dari magnetisme yang transient ?

10
b. Penjelasan dengan gambar satu kali putaran kapal (Swinging Ship),
beserta bentuk kurva deviasi yang terkait !

49. Guna penentuan deviasi oleh Azimuth matahari (۞) dianjurkan agar
dikerjakan sesaat sesudah (۞) terbit atau sesaat sebelum ۞ terbenam
a. Apakah alasannya ?
b. Berapa batas tinggi ۞ pada saat dibaring ? (penjelasan dengan
gambar)

50. a. Tuliskan Rumus Deviasi Total dari Airy & Archibalt Smith !
b. Apakah koefisien A itu ?
c. Apakah A berubah menurut lintang ? (buktikan)
d. Oleh sebab mana A dapat menimbulkan deviasi ?

51. a. Bagaimana sifat deviasi pada kapal yang senget ?


b. Penjelasan dengan gambar untuk ke-4 haluan Surat Induk (Cardinal
Points), beserta bentuk kurva Deviasi yang terkait !

52. a. Sebutkan prinsip kerja pedoman magnet ?


b. Sebutkan prinsip kerja pedoman gasing ?

53. a. Untuk mengetahui dengan pasti seberapa besar salah tunjuk dari
pedoman standard / maka dapat dihitung dengan salah satu metode
baringan matahari terbit .
Selain dengan perhitungan matahari terbit / terbenam tersebut
dengan metode mana lagi dapat dihitung !

54. a. Gambarkan bentuk magnetisme bumi dan induksi magnetisnya ?


b. Kapan magnetisme kapal terbentuk, apa saja, jenisnya, gayanya dan
parameternya ?

55. a. Gambarkan batas pembagian intensitas total untuk masing-masing


haluan pembangunan UTARA, TIMUR, BARAT dan SELATAN ?
b. Bagaimanakah susunan koefisien X dan Y magnetisme transient
untuk kapal dengan keadaan miring dan kapal dengan kedudukan
tegak saat pembangunan ?

56. a. Mengapa kedudukan kapl harus tegak pada saat Dilakukan


penimbalan pedoman ?
b. Apa tujuan dari penimbalan pedoman ?
c. Sebutkan tenaga penggerak yang digunakan pada kemudi kapal ?
jelaskan mana yang terbaik ?

57. Sebutkan unsur-unsur magnit bumi yang mempengaruhi nilai Koefisien


B dan Koefisien C pada rumus deviasi AIRY & ARCHIBALT SMITH.

11
58. Dari hasil penimbalan kapal tegak diperoleh nilai koefisien rumus
deviasi umum sebagai berikut :
A= +1.0 B=-7.0 C=+9.0 D=+3.0 E= - 2.0
Hitunglah nilai deviasi kapal tegak pada haluan 120°

59. Pada haluan 120° kapal senget 5° kiri dan deviasi sengetnya = + 4° .
Berapa deviasi senget kapal itu pada waktu haluan 100° dan
senget 10° kanan.

60. Bagaimana cara anda menimbal koefisien senget dan apakah hasil
penimbalan itu berlaku untuk semua lintang kapal ? sebutkan
alasannya.

61. Mengapa magnetisme remanen tidak dapat ditimbal?(2 jawaban), apa


alasannya dan apa antisipasi yang harus dilakukan jika medan magnit
remanen timbul pada waktu kapal sedang berlayar.

62. Seberapa jauh jarak benda jauh (distant object) yang dapat anda
pergunakan sebagai sarana(object) penimbalan.
Jelaskan jawaban anda.

63. Jelaskan mengapa pada waktu ”MENIMBAL PEDOMAN”, peralatan


kapal berikut ini harus dalam keadaan tertentu, yaitu :
a. DERRICK BOOMS DOWN.
b. LIFEBOATS SWING-IN.

64. a. Koefisien ( Dev) manakah yang tidak ditimbal pada kapal Niaga ?
Apa alasannya.
c. Sebutkan berbagai sebab yang non magnetic dari koefisien A ! (3
jawaban).

65. Sebutkan semua gaya magnetisme kapal (yang terpenting) yang dapat
menimbulkan deviasi ! Tunjukan letak masing-masing ini terhadap
kompas dengan gambar !

66. a. Jelaskan gaya-gaya induksi yang menyebabkan kesalahan kompas


magnet, setelah kapal turun dok /galangan kapal ?
b. Apakah maksud dan tujuan akhir dari penimbalan kompas magnet?

67. a. Gaya magnet manakah yang dilambangkan oleh Koefisien B ?


Apakah B berubah menurut lintang magnetiknya ?
Mengapa demikian ?
b. Jawablah pertanyaan yang sama untuk Koefisien D.

68. a. Selama dalam pelayaran, mengapa deviasi harus selalu diperiksa


kembali, terutama setelah kapal mengadakan perubahan haluan.

12
b. Pengaruh apa yang bekerja disini? ( gambarkan ).

69. Sebutkan perawatan yang harus dilakukan pada :


a. Kompas Magnet.
b. Kompas Gyro.
70. a. Apakah maksud dan tujuan akhir dari penimbalan kompas magnet ?
b. Apakah kekurangan dan kerugian dari nilai deviasi yang terlampau
besar ?

71. a. Sebutkan kelima metode guna penentuan deviasi pedoman di kapal?


b. Metode manakah yang deviasinya tidak tergantung daripada nilai
variasi ? ( Buktikan dalam contoh / gambar ).
c. Mengapa kita harus lebih dahulu memasang korektor besi lunak
daripada korektor besi magnet?

72. Bagaimana kita menimbal koefisien C ? Secara teknis operasional ?


(Jelaskan secukupnya dengan gambar ).

73. Bagaimana dan kapan kapal memperoleh :


- Medan Magnet yang PERMANEN ( tetap).
- Medan Magnet yang REMANEN ( sementara ).

74. Kapal dalam pelayarannya memuat pipa-pipa dan batang-batang besi


(STEEL CONSTRUCTIONS) yang ditempatkan melintang dan membujur
kapal digeladak atas.
a. Kemungkinanapa yang dapat terjadi terhadap penunjukan kompas
kapal ?
b. Terangkan bagaimana cara anda mengantisipasinya.

75. Guna penentuan deviasi oleh Azimuth Matahari ( ‫סּ‬ ) dianjurkan agar
dikerjakan sesaat sesudah Matahari terbit atau sesaat sebelum
matahari terbenam.
a. Apakah alasannya?
b. Berapa batas tinggi Θ pada saat dibaring? (penjelasan dengan
gambar ).

76. Pada waktu menimbal pedoman, jelaskan tentang.


a. Koefisien mana yang tidak ditimbal di kapal niaga ?
b. Penempatan ( letak) magnet-magnet penimbal ?
c. Jauh ( paling sedikit )dari kompas ?

77. Pada Kapal yang memuat pipa-pipa dan batang-batang besi dan pipa2
besi Baja (STEEL CONSTRUCTIONS) yang ditempatkan melintang dan
membujur kapal akan mempengaruhi kompas Magnetnya .
a. Jelaskan mengapa demikian ?

13
b. Bagaimana cara anda melakukan koreksi terhadap penunjukan
kompas magnet di kapal ?

78. Pilihlah salah satu gaya magnetisme dan periksalah sifat deviasinya
setelah kapal membuat lingkaran putar ( Swinging Ship ), serta
membaring benda bumi untuk haluan 8 mata angin !

79. Jika telah diketahui ke 8 deviasi dalam satu kali putaran kapal (
swinging ship ), bagaimana kita dapat menentukan nilai koefisien
deviasinya ?
( Koefisien A-B-C-D-E )

80. a. Tuliskan Rumus Deviasi Total dari Airy & Archibalt Smith !
b. Jelaskan tentang sifat deviasi dari masing-masing bagian rumusan
tersebut dan apa artinya itu ?

BB PEDOMAN GASING/GYRO COMPASS. ANT II

1. Diatas kapal biasanya terdapat 2 jenis kompas untuk perlengkapan


navigasi
a. Apa yang dimaksud dengan kompas ?
b. Apa keuntungan dan kerugian kompas gyro dibandingkan dengan
magnet ?

2. Jelaskan tentang proses yang ditempuh oleh sebuah gyroscope,


sehingga menjadi alat untuk menentukan arah-arah (pedoman gasing)
sehubungan dengan bentuk edaran ujung poros gasing di angkasa !.

3. Proses manakah yang harus ditempuh oleh sebuah gyroscope, sehingga


akhirnya dapat dipakai sebagai alat penunjuk arah (kompas gyro) ?
(Tinjaulah menurut bentuk garis edar dari ujung poros gasing di angkasa)

4. a. Apakah fungsi dari “semi automatic corrector” ?


b. Bagaimana kita dapat mengoreksi kesalahan balistik ?

5. Kompas GYRO sangat peka terhadap fluktuasi tegangan listrik di kapal


Terangkan bagaimana cara anda mengatasi, jika hal itu terjadi ketika.
a. Kapal sandar di dermaga pelabuhan
b. Kapal sedang berlayar di laut

14
6. Jelaskan tentang pentahapan mulai dari Gyroscope (bebas) hingga
menjadi alat penunjuk arah (kompas Gyro) menurut perubahan bentuk
edaran ujung poros di ruang angkasa (gambarkan)

7. a. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sifat-sifat dari Gyro-


scope.
b. Bagaimana cara memanfaatkan Gyroscope agar dapat dipergunakan
sebagai Gyro Compass.

8. Pada kompas gyro :


a. Pada haluan manakah kesalahan balistik adalah = nol dan kapan
kesalahan = maksimum.
b. Jawablah pertanyaan yang sama, untuk kesalahan ayunan. Sub a dan
b : penjelasan dengan gambar

9. Apakah yang dimaksud dengan istilah dalam Pedoman Gyro berikut ini :
a. Tilting.
b. Drifting
c. Presessi
d. Inertia

10. a. Pada kompas Gyro dikenal istilah-istilah sebagai berikut dan


jelaskan:
- Tilting dan Drifting
- Presessi dan Presessi Sekunder
b. Oleh pengaruh semua gaya ini, akhirnya kearah manakah ujung poros
gasing akan menunjuk, jika Gyroscope dipasang dilintang utara?
(Penjelasan dengan gambar).

11. a. Apakah fungsi dari “semi automatic corrector” ?.


b. Pada haluan manakah kesalahan balistik = nol, dan pada haluan
manakah ia = maksimum? (Penjelasan dengan gambar).

12. a. Pada pedoman – pedoman modern umumnya menggunakan sistim


pengendalian ‘Bottom heavy control” Apa kelebihan sistim ini
dibanding dengan sistim ‘Top heavy control’ ?
b. Kesalahan-kesalahan apa sajakah yang mungkin terjadi pada
pedoman gasing ?
c. Bagaimana persyaratan tentang Gyro-Compass bagi kapal-kapal
menurut SOLAS 1974 ?

13. a. Sistem apakah yang dipakai untuk merubah edaran lingkaran (dari
poros gasing) dari edaran yang berbentuk lingkaran menjadi edaran
yang berbentuk elips di angkasa ?
b. Jawablah pertanyaan yang sama untuk merubah edaran elips
menjadi edaran spiral !

15
14. a. Ditinjau dari segi konstruksinya proses manakah yang ditempuh
sebuah gyroscope, sehingga akhirnya dapat dipakai menjadi alat
penunjuk arah / kompas gyro / sperry
(ingatlah perubahan bentuk edaran ujung posos gasing diangkasa)
b. Sebutkan berbagai kesalahan pada kompas gyro dan cara
mengoreksinya masing-masing itu (4 jawaban)

15. a. Kesalahan-kesalahan apa saja yang mungkin terdapat pada Gyro


Compass?
b. Jelaskan secara singkat masing-masing kesalahan tersebut
(Penyebab dan cara mengatasinya).

16. Pada kompas gasing / Sperry apakah artinya :


a. Free Gyroscope
b. Gyroscopic Inertia
c. Precession

17. a. Pada kompas gasing, setelah Sistem peredam itu bekerja, ke-4 faktor
manakah yang menentukan edaran ujung utara poros gasing di
angkasa?
b. Apakah yang menjadi penyebab dari masing-masing gerakan/gaya
tersebut ?

18. a. Sebutkan berbagai kesalahan, yang dapat timbul pada kompas induk
Sperry (4 jawaban) !
b. Bagaimana kita dapat mengoreksi masing-masing kesalahan itu ?

19. a. Sebutkan prinsip kerja pedoman magnet ?


b. Sebutkan prinsip kerja pedoman gasing ?

20. Proses manakah yang harus ditempuh oleh sebuah gyroscope,


sehingga akhirnya dapat dipakai sebagai alat penunjuk arah (kompas
gyro) ? (Tinjaulah menurut bentuk garis edar dari ujung poros gasing
di angkasa)

21. a. Apakah fungsi dari “semi automatic corrector” ?


b. Bagaimana kita dapat mengoreksi kesalahan balistik ?

22. Kompas GYRO sangat peka terhadap fluktuasi tegangan listrik di


kapal Terangkan bagaimana cara anda mengatasi, jika hal itu terjadi
ketika.
a. Kapal sandar di dermaga pelabuhan
b. Kapal sedang berlayar di laut

23. Jelaskan tentang pentahapan mulai dari Gyroscope (bebas) hingga

16
menjadi alat penunjuk arah (kompas Gyro) menurut perubahan bentuk
edaran ujung poros di ruang angkasa (gambarkan).

24. Apa tujuan ditimbulkannya presessi kedua/sekunder pada sebuah


Gyroscope.Jelaskan singkat.

25. Apa yang dimaksud dengan ” Three degrees of freedom” pada sebuah
Gyroscope dan mengapa dibumi penunjukan poros Gyroscope
mengalami perubahan. Jelaskan singkat.

26. a. Apakah prinsip / azas dasar bekerjanya Kompas Gyro ?


Menggunakan prinsip kerja dari sebuah gyroscope/gasing yang
berputar sangat cepat dan stabil ± 6000 rpm yang dilengkapi dengan
piranti cincin cardanus/gimbal’s ring yang oleh pengaruh putarannya
sendiri, rotasi bumi, maka penunjukannya selalu diarahkan ke arah
kutub utara dan kutub selatan bumi sejati dan tergantung pada
sumber tenaga listrik kapal

b. Sebutkan berbagai kesalahan yang dapat timbul pada sistem


Kompas Gyro/ Sperry (4 jawaban) dan bagaimana cara -
memperbaikinya ?
1. Haluan dan kecepatan
Koreksi haluan dan kecepatan dapat dilakukan dengan
mengatur semi automatic corrector device
2. Peredaman atau lintang
Pada sisi kanan dari semi automatic corrector device terdapat
sekrup kedua, dimana cincin garis layar dapat diatur untuk
memperbaiki kesalahan lintang
3. Balistik
Gyro digantung pada horizontal axis, gyroscope
diseimbangkan sehingga semua berat simetri, jika terjadi
ayunan tidak akan timbul gaya sentrifugal
4. Ayunan
Sensitive element (gasing dll) harus diseimbangkan, pipa
penghubung antara bejana air raksa dipersempit, diatas bejana
dilengkapi dengan pemberat, sisir yang berbentuk lengkung
dipasang pada spider element (roll dan pitch damper), spider
digantungkan denga silinder minyak memakai torak

27. a. Setelah sistem peredam itu bekerja keempat faktor manakah yang
menentukan edran ujung Utara poros gasing di angkasa ?
1. Tilting (rotasi bumi)
2. Drifting (rotasi bumi)
3. Presesi (gaya berat)
4. Presesi kedua

17
b. Apakah yang menjadi penyebab dari masing-masing gerakan / gaya
- gaya tersebut ?
1. Tilting (rotasi bumi)
2. Drifting (rotasi bumi)
3. Presesi (gaya berat)
4. Presesi kedua (presesi tambahan)

28. Sebutkan berbagai kesalahan-kesalahan Kompas Gyro ( Gyro error) ?


Dan yang manakah yang dapat anda koreksi langsung ?
1. Haluan dan kecepatan
2. Peredaman atau lintang
3. Balistik
4. Ayunan
5. Konstan

Yang dapat langsung dikoreksi merupakan kesalahan haluan dan kecepatan,


kesalahan peredaman/lintang dan kesalahan konstan.

29. a. Pada tahap akhir, dititik mana ujung poros gasing itu berhenti
(dilintang Utara) ?
b. gaya manakah yang bekerja disini ? ( gambarkan ).

30. a. Sistem apakah yang dipakai untuk merubah edaran lingkaran (dari
poros gasing) dari edaran yang berbentuk lingkaran menjadi edaran
yang berbentuk elips di angkasa ?
b. Jawablah pertanyaan yang sama untuk merubah edaran elips
menjadi edaran spiral !

31. Pada kompas gasing / Sperry apakah artinya?


a. Free Gyroscope
Perputaran bebas pedoman gasing pada 3 porosnya yaitu spinning
axis (b), horizontal axis (d) dan vertical axis (f)
b. Gyroscope Inertia
Suatu gaya yang dimiliki oleh sebuah benda yang berputar, untuk
mempertahankan kedudukannya terhadap angkasa
c. Precession.
Penyimpangan /perubahan kedudukan poros gyroscope yang
disebabkan oleh pengaruh gaya (kopel) dari luar, dimana arah
penyimpangan tersebut tegak lurus terhadap gaya kopel yang
mempengaruhinya

32. a. Apakah fungsi dari “semi automatic corrector”pada pedoman Gyro ?


Semi automatic corrector berfungsi untuk memperbaiki kesalahan
haluan dan kecepatan pada gyroscope

18
b. Pada haluan manakah kesalahan balistik = nol, dan pada haluan
manakah ia = maksimum ? (penjelasan dengan gambar).
Ballistik = 0 = haluan timur atau barat
Ballistik = maksimum = haluan utara atau selatan

33. Jelaskan dengan gambar sederhana, hubungan antara komponen-


komponen Kompas Gyro berikut ini :
a. Master Gyro Compass
b. Repeater Compass
c. Steering Compass
d. Course Recorder.

(Bobot nilai tiap soal = 20)

CC SISTIM KEMUDI ANT II.

1. a. Jelaskan secara singkat prinsip / teori yang dikembangkan dalam


system kemudi kapal secara otomatis (Auto-Pilot)!
b. Mengapa pada laut yang berombak tidak diperkenankan
menggunakan kemudi otomatis ?

2. Sebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi suatu penataan kemudi


darurat (EMERGENCY STEERING GEAR) sesuai ketentuan Konvensi
International SOLAS 1974!

3. a. Terangkan prosedur merobah pengemudian kapal dari ‘Manual’ ke


”Auto Pilot” !
b. Hal-hal apa sajakah yang harus diperhatikan berkaitan dengan
penggunaan pedoman pada waktu kapal berlayar, yang mungkin
dapat berpengaruh pada pengemudian kapal ?

4. Pada waktu ” Satu jam kamar mesin ( ONE HOUR NOTICE TO ENGINE
ROOM”) kapal akan berangkat, bagaimana cara anda melakukan
pengecekan :
a. Sistem kemudi kapal.
b. kompas kapal.

5. Pada waktu survey di dalam dock perlu diperiksa ” RUDDER STOCK


CLEARANCE ”
a. Terangkan dengan gambar bagaimana cara mengukurnya !
b. Jelaskan pengaruhnya ”CLEARANCE ” ini dengan bekerjanya kemudi

19
kapal ?

6. Jelaskan dengan singkat tentang pengoperasian sistem kemudi kapal


yang menggunakan tenaga hydroulic.

7. a. Jelaskan secara singkat prinsip/ teori yang dikembangkan dalam


system kemudi kapal secara Automatis (auto-pilot)?
b. Mengapa pada laut yang berombak tidak di perkenankan
menggunakan kemudi automatis?

8. a. Jelaskan secara singkat prinsip/ teori yang dikembangkan dalam


system kemudi kapal secara Automatis (auto-pilot)?
b. Mengapa pada laut yang berombak tidak di perkenankan
menggunakan kemudi automatis?

9. a. Jelaskan secara singkat prinsip / teori yang dikembangkan dalam


system kemudi kapal secara otomatis (Auto-Pilot) !
b. Mengapa pada laut yang berombak tidak diperkenankan
menggunakan kemudi otomatis ?

(Bobot nilai tiap soal = 20)

_____!!_____

20