Anda di halaman 1dari 3

Menurunnya Moral dan Etika Masyarakat Di Indonesia

Pada Masa Sekarang


Selamat siang untuk para hadirin, kakak yang saya hormati dan teman-teman yang saya cintai.
Sebelum kita memulai acara pidato hari ini, mari kita panjatkan puji syukur kepada tuhan yang
maha esa atas karunianya yang telah memberikan kita keselamatan dan kesehatan untuk tiba di
tempat yang sederhana ini.Tanpa basa basi lagi mari kita mulai acara pidato hari ini. Sekarang
saya akan memberitahu anda pidato yang bertopik : “ Menurunnya Moral dan Etika masyarakat
di Indonesia pada Masa Sekarang ”.

Moral tentunya tak menjadi sesuatu yang baru di dunia ini.... dan juga moral merupakan
penentu apakah kita layak untuk bergaul dan bersosialisasi dengan makhluk hidup disekitar
kita. Moral merupakan pengetahuan tentang bagaimana cara manusia untuk berperilaku dan
berbudi pekerti dengan beradab. Dalam artian perilaku yang dilakukan manusia berdasarkan
moral merupakan perbuatan maupun kelakuan yang baik. Moral tentunya ditemani juga oleh
etika di manapun juga. Etika juga sangat berperan dalam penentuan moralitas manusia. Etika
sendiri menitikberatkan pada pencarian salah dan benar suatu moral yang diyakini oleh
manusia. Etika juga merupakan suatu sikap atau perilaku di lingkungan sekitar sesuai dengan
kebiasaan yang ada di tempat atau lingkungan itu.

Moral dan etika yang “baik” tersebut tampaknya mulai rusak dan hilang seiring dengan
berjalannya waktu….., yang dimana kerusakan tersebut berasal dari lingkungan yang
bernotabene “buruk” dan lingkungan tersebutlah yang dapat mengubah manusia yang
mempunyai moral dan etika yang “biasa-biasa saja” akan berubah menjadi manusia yang
bermoral dan beretika “tak baik”. Salah satunya dapat kita ambil di Negara yang kita cintai ini,
yaitu “ Indonesia ”.

Ada 2 kerusakan moral dan etika yang mendasar di Indonesia ini, yang dapat ditinjau dari:

1. Perkataan dan cara berperilaku. Indonesia memang memiliki banyak suku, budaya
maupun adat yang berbeda beda…., Akan tetapi semua memiliki aturan dan batasan dalam
melaksanakan hal tersebut. Banyak pelanggaran aturan ataupun batasan yang dilewati
serta marak dilakukan seperti membuang sampah sembarangan, dan berkata-kata kasar
dengan maksud layaknya bullying di media sosial
2. .Cara Berpakaian. Memang cara berpakaian dipandang sebelah mata oleh beberapa
masyarakat Indonesia. Bahkan ada beberapa orang yang memilih gaya pakaian terbuka
atau gaya pakaian seksi setiap harinya dan apakah kalian tahu bahwa cara atau gaya
berpakaian bebas terbuka dan seksi adalah salah satu faktor terbesar yang mengancam
keamanan manusia ?...... .

Percuma jika negara ini dipandang bagus luarnya saja tetapi isi didalamnya saja lebih buruk
dari pandangan yang ada. Membuang sampah bukanlah hal yang sepele dan bisa diremehkan
begitu saja !. Hal itu bisa menyebabkan bencana yang buruk bagi kehidupan yang ada. Banjir,
penyakit Demam Berdarah, dan Bau busuk yang sangat menyengat adalah beberapa bencana
ataupun efek yang sangat buruk dari membuang sampah sembarangan di suatu tempat. Selain
itu, kata-kata yang dimaksud untuk bullying di media sosial pun tak kalah besar dalam dampak
negatif yang ditimbulkan. Mungkin mereka terkena pengaruh jin aladin mode evil… atau
mereka seakan-akan buta dan menganggap bullying di media sosial ini adalah sasaran empuk
untuk melampiaskan kemarahan, egoisme, maupun kepuasan sementara… . Hal ini dapat
menimbulkan trauma psikologis maupun hilangnya nyawa seseorang karena perkataan yang
tidak manusiawi untuk kepentingan individu semata.

Lanjut kearah berpakaian masyarakat…. . Khususnya wanita, ketika wanita memilih untuk
berpakaian seksi atau berpakaian dengan aksesoris yang terlihat “mewah” di tempat umum..,
tentu akan mengundang hal-hal negatif yang mengancam dirinya. Itu pun tak dapat dihindari,
dikarenakan hal tersebut adalah resiko tersendiri. Contohnya kasus begal yang terjadi di
Jakarta….,

Memang pada awalnya seluruh dunia menganggap Indonesia dengan seluruh kebudayaan,
sosial dan sikap yang terbaik di dunia, tetapi bagaimana ketika masalah internal yang mendasar
ini mulai terkuak di kancah internasional ?... .

Saya berdiri disini hanya untuk menyampaiakan pidato sebagai pelajar sma yang baru
masuk tahun ajaran baru. Saya tidak tahu apakah solusi yang saya sampaiakan untuk masalah
ini berkenan untuk anda sekalian dan khususnya untuk orang dewasa yang menyaksikan solusi
yang saya sampaikan sekarang…. . Dalam opini saya ada beberapa solusi yang mungkin dapat
digunakan para orang dewasa yang bekerja pada bidang terkait di pemerintahan. Beberapa
solusi saya sebagai berikut :

1. Memberikan penyuluhan yang dinamis dan kreatif tentang moral dan etika yang
baik. Selama ini cara penyampaian penyuluhan tentang moral dan etika yang baik
cenderung “ membosankan ”, sehingga materi penyuluhan tersebut hanya sekedar
lewat telinga saja.
2. Mempertegas Peraturan maupun Undang-Undang terkait. Dengan mempertegas
peraturan maupun undang-undang terkait akan memberikan rasa kepada
masyarakat untuk taat akan peraturan tersebut dan sadar secara pribadi atau
individu untuk memperbaiki moral dan etika mereka.