Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS SWOT USAHA BUDIDAYA IKAN LELE

1. Kekuatan (Strengths)

a. ditunjang dengan modal yang cukup memadahi

b. Mempunyai buku paduan budidaya ikan lele dan mampu

memahami dan menguasai dari pembuatan kolam, pemilihan bibit

yang baik, PH air yang ideal untuk pertumbuhan ikan, hingga

pemanenan serta pemasarannya.

c. Mempunyai lahan ataupun kolam yang cukup memadahi.

Dari kolam untuk pembibitannya sampai kolam pembesaran.

d. Mempunyai sarana dan prasarana penunjang pembudidayaan

ikan lele yang cukup memadahi.

e. Luasnya pemasaran hasil budibaya ikan lele khususnya yang

nantinya pada saat musim panen ikan lele.

2. kelemahan (Weakness)

Pada dasarnya kelemahan ataupun kesulitan yang kami

temukan selama ini didalam pembudidayaan ikan lele antara lain:

a. Sulitnya mendapatkan bibit ikan yang mempunyai kwalitas yang baik.

b. Berkaitan dengan permasalahan yang pertama,seringnya bibit

ataupun air yang terserang bakteri yang nantinya dapat

mempengaruhi kelangsungan hidup benih ikan yang ada.Jadi tidak

kami ragukan lagi apabila terdapat bibit ikan lele yang tidak baik

(cacat), sudah pasti ikan tersebut akan mati.


3. peluang (Opportunities)

Melihat dan mempelajari dari berbagai pengalaman yang kami

dapatkan selama 5Th menggeluti dunia perikanan,budidaya ikan

lele cukup mudah dan menjanjikan keuntungan yang cukup

besar. Pasalnya budidaya ikan lele ini terbilang cukup mudah dari

pada ikan yang lain,dari perawatannya sampai sistem pengairannyapun

tidak terlalu merepotkan,selain itu pada dasarnya ikan lele

mempunyai kemampuan untuk bertahan hidup yang cukup tinggi

sekalipun hidup dilumpur,karna dari sekian banyak species ikan didunia

ini hanya ikan lele lah yang mempunyai gurat sisi. Sedangkan

ditinjau dari pembesaran benih sampai waktu pemanenannya

budidaya ikan ini hanya memerlukan waktu 3 bulan.

4. Ancaman (Threats)

a. Persaingan harga sesame pemisnis semakin ketat di pasaran

b. Perekonomian nasional yang tidak stabil menyebabkan perubahan daya beli

masyarakat

c. Kebijakan harga bahan baku yang tiba-tiba naik dan berpengaruh terhadap

biaya produksi dan harga jualnya