Anda di halaman 1dari 7

PERTANYAAN PENYAJI UNTUK PESERTA

PENYAJI : KELOMPOK 9
ANGGOTA KELOMPOK : Dhofirur Rohmanu Romadhon (211709623)
Novia Putri Lestari (211709905)
Nurul Khaerul Amaliah (211709925)

1. Pertanyaan untuk kelompok 10


Jelaskan secara singkat tujuan dari otonomi daerah baik dari segi politik, pemerintahan,
sosial budaya dan ekonomi!
Jawab : Tujuan dari Otonomi Daerah yaitu :
• Dari segi politik
untukmencegahpemusatankekuasaandipusatdanuntukmembangunmasyarakatyangdemokr
atis
• Dari segi pemerintahuntukmencapaipemerintahanyangefisien
• Dari segi social dan budaya agarlebihperhatianlebihfokuspadadaerah
• Dari segi ekonomi
agarmasyarakatdapatberpartisipasidalampembangunanekonomidaerahmasing-masing

2. Pertanyaan untuk kelompok 5


Bagaimana pelaksanaan otonomi daerah di indonesia?
Jawab :Dalam pelaksanaannya otoda di Indonesia masih belum maksimal, terutama di
daerah-daerah yang memiliki anggaran kecil. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki
pendapatan yang sama (pendapatan daerah), sehingga ketika dibebankan dengan tugas
membangun daerahnya masing-masing dengan menggunakan pendpatan daerah masing=-
masing, banyak yang masih belum mampu. Selain itu, sistem penyelenggaraan pemda
yang masih belum efektif dan efisien, mengakibatkan banyak terjadi kecurangan dan
penyelewengan dalam pelaksanaannya, yaitu masih besarnya tingkat korupsi yang
dilakukan oleh pejabat daerah.
3. Pertanyaan untuk kelompok 12
Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat
dalam pelaksanaan otonomi daerah?
Jawab :Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan otonomi daerah:
1) Memberikan informasi terhadap masyarakat tentang proyek pemabangunan yang akan
dijalankan.
2) Melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan atau regulasi baru setiap
kebijaksanaan daerah
3) Membuka peluang untuk masyarakat agar mereka dapat menyampaikan opini Maupun
kritik tentang setiap kebijakan dan pembangunan yang sedang dan yang akan
dilaksanakan.
4) Menyiapkan tenaga sukarela / kader yang bersedia dan mampu untuk bekerja di
lingkungan daerahnya.
5) Memberi penghargaan terhadap masyarakat maupun kelompok masyarakat yang tela
bersedia berperan aktif dan berkontribusi besar.
6) Pembinaan organisasi – organisasi masyarakat yang dapat dijadikan serana komunikasi
yang efektif antara pemerintah daerah dan rakyat.
7) Memberikan bimbingan teknis agar masyarakat dapat melaksanakan sendiri proyek
proyek tertentu; memberikan pengawasan dan evaluasi kerja.
8) Memberi masyarakatkesempatan untuk memilih berbagai alternative dan
melaksanakan sesuai dengan pilihan yang mereka kehendaki.

4. Pertanyaan untuk kelompok 4


Jika kita memperhatikan 4 komponen kebudayaan (Akal budi, pengetahuan, dan
peradaban) coba saudara jelaskan bagaimana pengaruh kebudayaan sebagai salah satu
unsur terbentuknya identitas nasional?
Jawab :
Pengaruh kebudayaan terhadap terbentuknya identitas nasional, jika kita
tinjau dari 3 unsurnya yaitu akal budi, peradaban dan pengetahuan yaitu cukup kuat. Akal
budi yang merupakan sikap dan perilaku yang dmiliki bangsa indonesia dalam
melakukan interaksi vertikal maupun horizontal membantu dalam pembentukan identitas
nasional yang berwujud kondisi masyarakat yang tentram dalam kehidupan berbangsan
dan bernegara. Unsur peradaban membentuk identitas nasional melalui perjalanan yang
sangat skral, mulai dari terbentuknya idologi pancasila sampai tersusunnya sistem
pemerintahan Indonesia yang mengatur segala jenis segi kehidupan berbangsa bernegara
masyarakat Indonesia. sedangkan pada unsur pengetahuan, keberadaannya akan membuat
perkembangan masyarakat Indonesia lebih dinamis seperti banyaknya karya-karya besar
yang bermanfaat di masyarakat serta timbulnya nama baik Indonesia di dunia
internasional dengan prestasi yang diraih oleh anak bangsa dalam berbagai bidang.
5. Pertanyaan untuk kelompok 8
Pada umumnya nasionalisme akan sejalan dengan integritas nasional. Namun akhir-akhir
ini aksi-aksi nasionalisme berujung pada tuduhan-tuduhan kepada kelompok yang
dianggap tidak sejalan dengan kelompok yang mengatasnamakan nasionalisme (contoh
pembantaian ulama yang dianggap antipancasila, pembakaran bendera tauhid yang
dianggap sebagai ancaman kabangkitan HTI), kejadian tersebut menggambarkan bahwa
sikap nasionalisme yang membabi buta malah akan mengakibatkan disitegrasi bangsa.
Coba saudara jelaskan argumen saudara terkait hal tersebut!
Jawab :
Nasionalisme adalah suatu sikap politik dari masyarakat suatu bangsa yang
mempunyai kesamaan kebudayaan, dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan,
dengan demikian masyarakat suatu bangsa tersebut merasakan adanya kesetiaan yang
mendalam terhadap bangsa itu sendiri. Pada hakikatnya nasionalisme ada untuk menjaga
tujuan nasional dan mempererat persatuan bangsa. Jika pergerakan nasionalisme malah
membuat keadaan masyarakat menjadi tidak teratur maka dapat di indikasikan itu
merupakan tindakan chauvisme. Tindakan chauvisme adalah tindakan intimidasi terhadap
suatu golongan yang dianggap bertentagan dan menggangu eksistensi golongan yang
ingin menjadi penguasa. Harusnya dalam penerapan nasionalisme, tindakan-tindakan
intimidatif tidaklah harus dilakukan. Saat membawa kata nasionalisme, persatuan dan
kesatuan bangsa harusnya menjadi prioritas utama. Sehingga, tidak benar jika
nasionalisme dijadikan alat untuk membuat masyarakat terpecah belah.

6. Pertanyaan untuk kelompok 3


Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak suku bangsa hal itulah yang
menyebabkan banyaknya jenis bahasa dan dialek yang berkembang di dalam masyarakat
Indonesia. Sebagai salah satu unsur pembentuk identitas nasional, akankah keberagaman
suku bangsa akan menjadi ancaman yang serius bagi Indonesia padahal di samping itu
hal tersebut merupakan identitas nasional?
Jawab :
Keberagaman suku bangsa di Indonesia bisa menjadi ancaman sekaligus menjadi aset
bagi identitas nasional. Pada dasarnya toleransi adalah hal yang sangat pentng untuk
menyikapi keberagaman suku bangsa di Indonesia. keberagaman ini akan menjadi aset
bagi identitas nasional jika satu suku dengan suku yang lainnya saling menjaga toleransi.
Setiap suku memiliki cirikhas dan keunggulannya masing-masing, dan itulah yang
seharusnya dijaga sebagai identitas nasional. Salah satu jalannya yaitu tidak melakukan
tindakan perusakan terhadap suku yang lainnya meskipun ada perbedaan di berbagai
sudut pandang kehidupan. Hidup bertoleransi dibuthkan untuk menjaga aset identitas
nasional yang berupa keberagaman suku bangsa ini. Di saamping itu, jika toleransi
dikesampingkan maka kekacauan akan terjadi di manna-mana. Setiap suku akan berusaha
untuk menjadi yang terunggul diantara yang lainnya, tidak menutup kemungkinan akan
terjadi perang antar suku untuk memperebutkan kedudukan diantara masyarakat. Oleh
Sebab itu, ancaman ini akan menjadi buah manis jika toleransi antar suku tetep dijaga.
7. Pertanyaan untuk kelompok 11
Jelaskan bagaimana unsur sejarah dapat membentuk identitas nasional bangsa Indonesia!
Dan apa indentitas yang timbul sebagai konsekuensi dari sejarah yang telah dilalui oleh
banga Indonesia?
Jawab :
Identitas nasional Indonesia yang dibangun oleh sejarah telah dimulai saat adanya
kerajaan-kerajaan. Dimana pada saat itu masyarajat Indonesia masih melakukan
perjuangan masyarajat masih bersifat kedaerahan. Sampai akhirnya terus berjalan dan
bersatu untuk mengalahkan penjajah di masa penjajahan. Dalam mempertahankan
persatuan bangsa, perang terjadi dimana-mana. Sehingga muncullah identitas nasional
masyarajat indonesia yang suka berjuang dan pantang.
8. Pertanyaan untuk kelompok 7
Wujud negatif dari identitas nasional adalah Chauvinisme. Jelaskan mengapa sikap ini
negatif pengaruhnya terhadap identitas nasional?
Jawab :
Chauvinisme merupakan bentuk dari perasaan cinta, bangga, royalitas yang
tinggi, fanatisme atau kesetiaan pada tanah air (negara) tanpa mempertimbangakan
pandangan dari orang lain satu bangsa lain . Chauvinisme merupakan ajaran dan paham
tentang fanatisme seseorang terhadap tanah air yang berlebihan sehingga merendahkan
kualitas negara lain atau menganggap bangsa lain sebagai bangsa yang tidak bagus.
paham seperti ini cenderung menimbulkan lebih banyak kontra yang kontroversial dan
pandangan buruk dari bangsa lain.
9. Pertanyaan untuk kelompok 14
Bagaimana peranan masyarakat dalam upaya mempertahankan identitas nasional di era
globalisasi dalam hal bahasa? Menurut anda apakah penggunaan bahasa alay termasuk
penyimpangan identitas nasional?
Jawab :
Selain berfungsi sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia juga memiliki arti penting
dalam menerjemahkan lambang Negara. Suatu bangsa dikenali dari lambang negara yang
terdiri atas bendera, bahasa, lagu kebangsaan dan lambang negara itu sendiri. Apabila
bahasa Indonesia yang kini dipakai telah jauh dengan ketentuan umum, tentunya identitas
negara Indonesia juga dianggap berkurang.Sesuai dengan keberadaan bahasa alay yang
merajalela, perlu adanya kesadaran di masyarakat khususnya remaja untuk tidak
mencampur-adukkan bahasa Indonesia dengan produk baru mereka. Sah-sah saja
menggunakan bahasa alay ataupun bahasa gaul untuk menunjukkan kreatifitas mereka.
Namun haruslah diberi batasan-batasan agar tidak merusak kemurnian bahasa Indonesia
itu sendiri. setidaknya menyadari bahwa bahasa Indonesia teramat penting karena
merupakan identitas Negara.
10.Pertanyaan untuk kelompok 6
Perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dan kepentingan dapat
tersebar luas ke seluruh dunia sehingga globalisasi tidak dapat kita hindari. Jelaskan
bagaimana globalisasi akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Jawab :
Di era globalisasi pergaulan antar bangsa semakin ketat. Batas negara dan batas wilayah
tidak menjadi penghalang. Didalam pergaulan antarbangsa yang semakin kental itu akan
terjadi proses akulturasi, saling meniru dan memengaruhi antara budaya masing-masing.
Sehungga pada proses akulturasi tersebut dapat melunturkan tata nilai yang merupakan
jati diri bangsa Indonesia. Lunturnya tata nilai tersebut biasanya ditandai oleh dua faktor
berikut:
1. Semakin menonjolnya sikap individualistis. Hal ini bertentangan dengan asas gotong
royong.
2. Semakin menonjolnya sikap materialistis yang berarti harkat dan martabat manusia
hanya diukur dari hasil atau keberhasilan seseorang dalam memperoleh kekayaan. Hal ini
bisa berakibat bagaimana cara memperolehnya menjadi tidak dipersoalkan lagi. Bila hal
ini terjadi, berarti etika dan moral telah dikesampingkan.
Pengaruh negatif akibat proses akulturasi dapat merongrong nilai-nilai yang telah ada
didalam masyarakat kita.

11.Pertanyaan untuk kelompok 13


Dapatkah anda menjelaskan bagaimana otonomi daerah dikatakan sebagai bagian dari
sistem demokrasi?
Jawab :
Demokrasi adalah keadaan negara dimana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan
negara berada di tangan rakyat.Kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama
rakyat,pemerintah rakyat dan kekuasaan oleh rakyat.Sedangkan yang dimaksud dengan
Demokrasi Pancasila adalah sistem tata kehidupan kenegaraan atau kemasyarakatan
didasarkan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban antara kepentingan pribadi
dan masyarakat atau sesuai dengan Sila ke-4 dari Pancasila yaitu Kerakyatan dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan.Hal ini juga diserap
oleh Indonesia dalam pelaksanaan Otonomi Daerah sehingga daerah dalam melaksanakan
pemerintahannya terdapat lembaga Legislatif Daerah yaitu DPRD yang bertugas
mengawasi badan Eksekutif Daerah,dan menyampaikan aspirasi rakyat daerahnya kepada
Eksekutif daerah itu agar sesuai dengan kepentingan rakyat tetap terjaga atau tersalurkan
dalam berpolitik atau menentukan nasibnya.
Keberadaan Demokrasi sangat penting karena keberhasilan pembangunan daerah sangat
bergantung pada pelaksanaan desentralisasi yang baik dan benar.Salah satu keuntungan
desentralisasi adalah pemerintah daerah dapat mengambil keputusan lebih cepat ,dengan
demikian prioritas pembangunan dan kualitas pelayananmasyarakat diharapkandapat
lebih mencerminkan kebutuhan masyarkat di daerah.Pemerintah daerah disini berarti
badan eksekutif daerah dan badan legislatif daerah.