Anda di halaman 1dari 3

BAB III

KESIMPULAN

Nyeri merupakan suatu respon biologis yang menggambarkan suatu


kerusakan atau gangguan organ tubuh. Nyeri didefinisikan sebagai suatu keadaan
yang mempengaruhi seseorang dan ekstensinya diketahui bila seseorang pernah
mengalaminya. Menurut International Association for Study of Pain (IASP), nyeri
adalah sensori subyektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang didapat
terkait dengan kerusakan jaringan aktual maupun potensial, atau menggambarkan
kondisi terjadinya kerusakan. Manajemen nyeri pascaoperasi haruslah dapat
dicapai dengan baik demi alasan kemanusiaan.
Manajemen nyeri yang baik tidak hanya berpengaruh terhadap
penyembuhan yang lebih baik tetapi juga pemulangan pasien dari perawatan yang
lebih cepat. Dalam menangani nyeri pascaoperasi, dapat digunakan obat-obatan
seperti opioid, OAINS, dan anestesi lokal. Obat-obatan ini dapat dikombinasi
untuk mencapai hasil yang lebih sempurna. Karena kebutuhan masing-masing
individu adalah berbeda-beda, maka penggunaan Patient Controlled Analgesia
dirasakan sebagai metode yang paling efektif dan menguntungkan dalam
menangani nyeri pascaoperasi meskipun dengan tidak lupa mempertimbangkan
faktor ketersediaan dan keadaan ekonomi pasien.
DAFTAR PUSTAKA

1. Charlton ED. Posooperative Pain Management. World Federation of


Societies of Anaesthesiologists
http://www.nda.ox.ac.uk/wfsa/html/u07/u07_009.htm
2. Conn D, Murdoch J. Manajemen Nyeri Akut. In : Kedokteran Perioperatif.
Oxford University Press ; 2000. p.57-69.
3. Chelly JE, Gebhard R, Coupe K, et al. Local anesthetic delivered via a
femoral catheter by patient-controlled analgesia pump for pain relief after an
anterior cruciate ligament outpatient procedure. Am J Anesthesiol.
2001;28:192-4.
4. Guyton, A C & Hall, J E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, editor Bahasa
Indonesia : Irawati Setiawan Edisi 9. Jakarta: EGC. 1997
5. Gwirtz K. Single-dose intrathecal opioids in the management of acute
postoperative pain. In: Sinatra RS, Hord AH, Ginsberg B, Preble LM, eds.
Acute Pain: Mechanisms & Management. St Louis, Mo: Mosby-Year Book;
1992:253-68
6. Jensen MP, Martin SA, Cheung R. The meaning of pain relief in a clinical
trial. The Journal of Pain. 2005 ; 6 (6) : 400-6.
7. Jensen MP, Chen C, Brugger AM. Interpretation of visual analog scale
ratings and change scores : a reanalysis of two clinical trial of postoperative
pain. The Journal of Pain. 2003 ; 4(7) : 401-7.
8. Mahajan R, Nathanson M. Anaesthesia. London ; Elsevier Churchill
Livingstone. 2006
9. Morgan GE, Mikhail MS, Murray MJ. Pain Managament. In : Morgan GE,
editor. Clinical Anesthesiology, 4thed. Lange Medical Books/McGraw-Hill ;
2006. p. 359-412.
10. Tanra AH. Pengelolaan Nyeri Paska Bedah. Pertemuan Ilmiah Berkala (PIB)
IX IDSAI. Medan ; 2002 : 413.
11. Wikipedia. Paracetamol. The Free Encyclopedia. Available from :
http://en.wikipedia.org/wiki/Paracetamol.
12. Wikipedia. Ketorolak. The Free Encyclopedia. Available from :
http://en.wikipedia.org/wiki/Ketorolak.