Anda di halaman 1dari 8

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang senantiasa telah melimpahkan rahmat-Nya
sehingga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Kami
juga panjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Whidi Wasa, karena hanya dengan asung kerta wara
nugrahanya Makalah dengan judul “Makalah Kerajinan Tangan dari Bahan Limbah Bangun
Datar” ini dapat terselesaikan.
Kami menyadari bahwa keterbatasan pengetahuan dan pemahaman kami tentang kerajinan
tangan, menjadikan keterbatasan kami pula untuk memberikan penjabaran yang lebih dalam
tentang masalah ini. Oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun
selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Harapan kami, semoga makalah ini membawa manfaat bagi kita semua, setidaknya untuk
membuka cara berpikir kita tentang kerajina tangan. Untuk menumbuhkan daya nalar, kreatifitas
dan pola berpikir kami sajikan aktivitas yang menurut peran aktif dalam melakukan suatu
kegiatan.

Penyusun,
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Seiring dengan bertambahnya kebutuhan manusia, banyak juga diciptakan pemuas atau
pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk itu munculah pabrik-pabrik industri sebagai pengolah
bahan mentah untuk kemudian diolah dengan sedemikian rupa menjadi barang setengah jadi
maupun barang siap pakai, untuk selanjutnya akan dikonsumsi masyarakat. Dalam jumlah
produksi yang sangat besar tiap harinya akan menghasilkan sisa-sisa hasil dari proses pengolahan
yang tidak terpakai. Sisa-sisa inilah (limbah) bila terakumulasi dalam jangka waktu yan lama dapat
mencemari lingkungan bila tidak ada penanganan khusus.
Kemudian masyarakat sebagai konsumen pun akan mengeluarkan limbah-limbah sebagai
hasil penggunaan hasil barang produksi tersebut. Limbah ini dinamakan limbah rumah tangga.
Meskipun sedikit lebih aman, bukan berarti dapat seenaknya saja membiarkan limbah-
limbah ini dibuang begitu saja. Karena limbah sekecil apapun bila dalam jumlah yang besar dapat
memberikan montribusi besar dalam hal pengurusan terhadap lingkungan. Untuk itulah diperlukan
penanganan yang tepat dalam pengelolaan limbah-limbah industri maupun limbah rumah tangga
dan salah satunya adalah limbah bangun datar seperti kertas yang dalam hal ini akan kami
inovasikan menjadi sebuah karya tangan yang mempunyai nilai jual dan fungsi yang tinggi.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan limbah ?
2. Sebutkan contoh kerajinan tangan dari bahan limbah bangun datar?
3. Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan kerajinan tangan dari limbah
bangun datar ( lampu tidur ) ?
4. Bagaiman langkah kerja dalam pembuatan kerajinan tangan dari limbah bangun datar (lampu tidur
)?
5. Apa saja manfaat produk, pengrajin, dan lingkungan ?
6. Bagiamana pemasaran dan respon pasar terhadap kerajinan tangan dari limbah bangun datar
(lampu tidur) ?
7. Berapakah modal yang dibutuhkan dalam dalam pembuatan kerajinan tangan dari limbah (lampu
tidur ) ?

1.3 Tujuan Permasalahan


Tujuan dari makalah ini adalah untuk menginformasikan penjelasan dari bahan limbah, dan
bagaimana cara mengembangkan kreatifitas dalam diri seseorang dengan cara membuat kerajinan
tangan tetapi kerajinan tangan tersebut bermanfaat untuk orang lain.
BAB II
PEMBAHASAN

A. METODOLOGI
a. Alat dan bahan :
· Kawat
· Lem Fox
· Lampu LED twinkle light
· Kabel
· Saklar
· Alas
· Kertas (koran)
· Kuas
· Colokan
· Selotip
b. Cara Kerja
· Pertama, siapkan alat dan bahan.
· Lalu, buatlah kerangka kawat membentuk pohon.
· Setelah membuat kerangka, lilitlah lampu LED yang sudah dirangkai sedemikian rupa ke seluruh
bagian kerangka.
· Lilitkan kertas koran yang sudah digulung menutup seluruh bagian kerangka dengan lampu yang
dibiarkan terbuka.
· Pernis agar hasilnya terlihat mengklat dan rapi.
· Tempelkan kerajinan pada alas bambo yang sudah dipotong dan masukan bagian pangkal pohon
ke dalam rongga bamboo sebelumnnya tambahkan batu pada rongga bambo untuk menambah
berat agar pohon bisa seimbang.
· biarkan bagian cuk keluar sebagai power untuk menghidupkan LED
· Tutupi bagian lubang dengan hiasan agar lebih sempurna
c. Pemasaran dan respon pasar
· Menggunakan Media Sosial
Media sosial sudah menjadi suatu hal yang wajib dimiliki, melalui media sosial seperti istagram,
facebook, twiiter, dan gmail. Kita dapat melakukan strategi promosi dengan
memperkenalkan produk yang ingin kita pasarkan kepada pengguna media sosial. Dan dapat
menarik pembaca untuk membelinya. Dengan menggunakan media sosial ini, maka pendekatan
yang akan anda lakukan menjadi lebih personal dan juga menjadi lebih dekat dan lebih mudah
dalam transaksi.
· Mempromosikan Secara Langsung Produk
Kita ingin memperkenalkan produk kita, maka salah satu strategi promosi yang cocok untuk
dilakukan adalah dengan memperkenalkan secara langsung produk kepada
masyarakat. Mempromosikan produk ini bisa dilakukan secara Cuma-Cuma dalam bentuk
memperkenalkan produk ke masyarakat luas.

· Mendata Pelanggan /Target Market


Mengumpulkan data pelanggan merupakan kegiatan yang kami rekomondasikan. Pada saat
proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan kami
mendapatkan data pelanggan sesuai dengan kebutuhan kami sehingga akan berguna untuk
strategi promosi maupun rencana perusahaan berikutnya.

· Berikan Insentif untuk Setiap Rekomendasi


Berikan insentif bagi pelanggan setia kami yang telah memberikan rekomendasi kepada calon
pelanggan lainnya, untuk menggunakan produk yang kami pasarkan. Insentif dapat
diberikan dalam wujud yang berbeda, seperti kupon diskon, sejumlah uang, atau produk kami
sendiri, hal ini tentu merupakan salah satu strategi promosi jitu.

· Tempatkan Produk di Tempat yang Tepat


Penempatan produk yang baik adalah penenempatan produk pada toko yang dapat menambahkan
angka penjualan. Kami bisa saja memindhkan produk kami untuk diletakan diantara 2 jenis
produk lain yang merupakan komplementer dari jenis produk yang kami jual. Kami juga bisa
menempatkan yang kami pasarkan pada ujung gang toko sehingga mudah untuk
ditemukan. Dengan memanfaatkan segi letak produk dalam toko.
· Lakukan Survey Pembeli setelah Penjual
Untuk meningatkan produkkualitas yang di pasarkan dan juga pelayanan, ada baiknya bagi
kami untuk melakukan survey pada setiap pelanggaran setelah penjualan. Kami bisa
melakukan ditempat, melalui telpon maupun melalui e-mail. Berbentuk survey ini
mempermudah pelanggan untuk menyampaikan baik pujian maupun keluhan tentang produks
yang digunakan untuk menyampaikan pujian maupun keluhan tentang produk yang ada di
Kuningan.

d. Manfaat produk, pengrajin, dan lingkungan


· Manfaat produk
Manfaat dari produk ini bisa dijadikan sumber penerangan saat kita tidur, dan bisa juga
dimanfaatkan untuk lampu hiasan interior.
· Manfaat pengrajin
Pengrajin bisa mendapatkan uang, menambah kreatifitas, dan mengasah keterampilan.
· Manfaat lingkungan
Lingkungan akan menjadi sedikit lebih bersih, dan mengurangi limbah yang ada di lingkungan
sekitar juga merupakan kegiatan tepat guna.

e. Modal
No. Alat dan Bahan Harga
1. Kawat Rp. 23.000,-
2. Koran Rp. -
3. Lem Fox Rp. 10.000,-
4. 1 Set Lampu Rp. 60.000
5. Pernis Rp. 13.000,-
6. Bambu Rp. -
7. Selotip Rp. 2.000,-

JUMLAH : Rp. 98.000,-


B. KAJIAN TEORI
Limbah merupakan suatu barang (benda) sisa dari sebuah kegiatan produksi yang tidak
bermanfaat/bernilai ekonomi lagi. Kerajinan tangan dari bahan limbah bentuk bangun datar adalah
bentuk pemanfaatan, penghematan, dan gerakan untuk menjaga lingkungan. Banyak orang yang
sering membuang barang-barang bekas ke tempat sampah, padahal sebagian masih dapat
dimanfaatkan. Barang-barang ini sebenarnya layak untuk orang lain, oleh sebab itu kita harus jeli
memanfaatkan barang tersebut. Pemanfaatan barang bekas perlu dilakukan karena selain untuk
menghemat,kita juga telah turut menjaga lingkungan. Tak ada rotan, akarpun jadi, begitulah bunyi
salah satu peribahasa Indonesia yang mengandung makna dalam keadaan terpaksa, kita
harus kreatif untuk bisa memecahkan masalah yang sedang dihadapi dengan menggunakan alat
atau cara – cara yang tidak biasa. Peribahasa ini tepat digunakan untuk kesenian dari barang bekas,
karena barang yang unik itu tidak hanya dibuat dengan menggunakan bahan dan teknologi yang
tinggi, tetapi kita bisa memanfaatkan barang bekas dengan cara yang sangat sederhana. Beberapa
contoh barang bekas yang ada di sekitar kita, seperti kertas, plastik, bungkus sabun, bungkusan
permen, kardus bekas, kertas bekas atau koran bekas, gelas retak, gelas plastik, sedotan minuman,
benang, boneka, celengan, kaleng bekas, kapas dapat dimanfaatkan menjadi barang yang
mempunyai nilai estetika. Berikut ini adalah contoh kerajinan dari kertas koran.
Produk kerajinan dari Bahan Dasar kertas sering dikenal orang dengan kerajinan rumah
rumahan, seperti lampion dll . Kerajinan rumah dari kertas koran adalah karya kerajinan yang
menggunakan Bahan baku dari kertas koran yang di desain rapi, sehingga menghasilkan barang
atau menghasilkan benda pakai atau benda hias yang indah.
Dahulu banyak kertas koran yang terbuang percuma, karena kebanyakan orang
membuangnya, tapi lewat pemikiran seseorang ‘kertas koran bekas’ bisa dijadikan kerajinan yang
cukup bagus untuk hiasan rumah. Seperti tempat lampion, rumah-rumahan yang sangat bagus, dan
lampu tidur ini.
BAB III
PENUTUP
· Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa:
1. Karya kerajinan tangan berbahan dasar kertas koran sangat mudah dibuat asalkan ada
kemauan dan mempunyai nilai seni bagi si pencipta kerajinan
2. Bahan bahan dalam pengerjaan karya kerajinan kertas koran bekassangat mudah ditemukan
karena itu merupakan bahan bahan yang sering dijumpai di kehidupan sehari hari.

· Saran dan Kritik

Adapun saran yang ingin kami ungkapkan bagi pembaca.


1. Untuk tetap melestarikan karya seni kerajinan dari kertas koran bekas dan hendaknya kita harus
memanfaatkan kertas koran bekas agar tidak terbuang percuma.
2. Bagi para pengrajin hendaknya berusaha lebih kreatif lagi dalam membuat kerajinan dari bahan
kertas koran bekas.