Anda di halaman 1dari 20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Lima Puluh


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/ 1 (satu )
Materi pokok : Ukuran Pemusatan data
Waktu : 16 JP

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian darisolusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan,dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif,serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Memiliki motivasi internal, kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa
percayadiri, dan sikap toleransi dalam perbedaan strategi berpikir dalam memilih dan
menerapkan strategi menyelesaikan masalah
2.2 Mampu mentransformasi diri dalam berpilaku jujur, tangguh mengadapi masalah, kritis dan
disiplin dalam melakukan tugas belajar matematika.
3.28 Menganalisis ukuran pemusatan data tunggal dan data kelompok.
4.28 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan ukuran pemusatan data tunggal dan data
kelompok

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika.
2. Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok.
3. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran.
4. Memahami konsep ukuran pemusatan data.
5. Menerapkan ukuran pemusatan data tunggal.
6. Menyelesaikan ukuranan pemusatan data berkelompok.
7. Menentukan penyelesaian masalah yag berkaitan dengan ukuran pemusatan data tunggal dan
data berkelompok.
8. Menunjukan tayangan power point tentang materi ukuran pemusatan data tunggal dan
berkelompok.
9. Menyajikan soal yang berkaitan dengan ukuran pemusatan data.

D. Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
 Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat :
1. Menjelaskan ukuran pemusatan data
2. Menjelaskan ukuran pemusatan data tunggal
3. Menjelaskan ukuran pemusatan data berkelompok.
4. Membedakan antara ukuran pemusatan data tunggal dan data berkelompok.
5. Disediakan contoh soal yang berkaitan dengan ukuran pemusatan tunggal.
6. Disediakan contoh soal yang berkaitan denga ukuran pemusatan data berkelompok.

E. Materi Pembelajaran
 Fakta fenomena alam dan lingkungan:
Masalah 1 : Menguji kebenaran dari pernyataan : “Setiap musim kemarau terjadi
kebakaran”.
Musim kemarau tahun 1990 ? terjadi kebakaran
Musim kemarau tahun 1991 ?
.
.
Musim kemarau tahun 2015 ? terjadi kebakaran
Kesimpulan :.......? (bukan kebenaran mutlak )
Penalaran deduktif : menguji dari tahun1990 – 2015
Penalaran Induktif : tahun 1990 kebakaran, tahun 1991
kebakaran,...kesimpulan setiap tahun kebakaran
Masalah 2 : Menguji kebenaran dari suatu pernyataan : “Setiap makhluk hidup pasti
bernafas”.
Manusia...? bernafas
Binatang...? benafas
Tumbuhan.? bernafas
Kesimpulan.....? ( kebenaran mutlak )

 Fakta Matematis :
Masalah 1: Menguji kebenaran dari suatu pernyataan :”Untuk setiap n bilangan asli,maka
bentuk n2- n + 41 adalah bilangan prima.” (hal 131 buku siswa), dilanjutkan
menguji kebenaran pada contoh 3.2, 3.3, 3.4

 Konsep :
Penalaran deduktif : Kesimpulan diperoleh setelah mengurai pembuktian kasus per kasus
(Dari sesuatu yang berlaku secara umum ke sesuatu yang khusus).
Penalaran induktif : Kesimpulan diperoleh dari menghimpun pembuktian dari kasus per
kasus (Dari sesuatu yang berlaku khusus ke sesuatu yang umum )
Kebenaran mutlak : kebenaran yang berlaku kapanpun, dimanapun,tetap mempunyai nilai
kebenaran yang sama ( tidak dipengaruhi ruang dan waktu ).
Kebenaran tidak mutlak/relatif : kebenaran yang bisa berubah nilai kebenaranya karena
waktu, tempat atau faktor tertentu ( terpengaruh oleh ruang dan waktu).
Penarikan kesimpulan secara induktif yang umum tidak bisa diterima sebagai kebenaran
mutlak di matematika.
Kebenaran yang diperoleh pada Prinsip Induksi Matematis merupakan kebenaran yang
berlaku dalam semesta pembicaraannya.
Jadi pembuktian dengan induksi matematis juga merupakan penalaran deduktif.

 Prinsip:
- Prinsip Induksi Matematis
Misalkan P(n) adalah suatu pernyataan dimana kebenarannya ditentukan oleh nilai n. Jika
P(n) memenuhi dua sifat berikut.
1. P(n) itu benar untuk n = 1
2. Untuk setiap bilangan asli k, jika P(k) bernilai benar maka P( k + 1 ) juga bernilai
benar.
Maka P(n) bernilai benar untuk setiap bilangan asli n.
- Prinsip Induksi Matematis yang diperluas
Misalkan P(n) adalah suatu pernyataan dimana kebenarannya ditentukan oleh nilai n. Jika
P(n) memenuhi dua sifat berikut.
1. P(n) itu benar untuk n = m
2. Untuk setiap bilangan asli k ≥ m, jika P(k) bernilai benar maka P( k + 1 ) juga
bernilai benar.
Maka P(n) bernilai benar untuk setiap bilangan asli yang lebih atau sama dengan n.

F. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan
pendekatan saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

G. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Guru mengucapkan salam kepada siswa 15 menit
2. Guru meminta ketua kelas memimpin do’a sebelum
memulai pembelajaran.
3. Guru memberikan motivasi
4. Guru mengecek kahadiran siswa.
5. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya
membuktikan kebenaran suatu pernyataan dalam
kehidupan sehari-hari.
6. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin
tahu siswa sehingga diharapkan dapat aktif dalam
proses pembelajaran, siswa diajak memecahkan
masalah pembuktian suatu pernyataan.
7. Guru menyampaikan indikator pencapaian
kompetensi yang ingin dicapai.
8. Guru mengingatkan kembali tentang penyajian
data.
Pertemuan pertama 75 menit
Inti Fase 1: Mengorientasi siswa kepada masalah
Mengamati
1. Guru memberikan suatu permasalahan dalam
bentuk pernyataan kontekstual tentang fenomena
alam atau lingkungan. Siswa diminta mengamati
dan menyebutkan hal-hal yang mengarah ke suatu
pembuktian pernyataan tersebut (proses penalaran
deduktif ) dan sebaliknya dari kasus-kasus
tersebut,apakah valid untuk menyimpulkan
kebenaran pernyataan dimaksud?(proses penalaran
induktif )
2. Dengan berkelompok siswa diminta untuk
mengamati dan menyelidiki beberapa pernyataan
matematik (contoh 3.1, 3.2, 3.3, 3.4) pada halaman
130 – 135, proses penalaran deduktif, dan
sebaliknya dari kasus-kasus tersebut, apakah sudah
dapat membuktikan dan menyimpulkan kebenaran
dari pernyataan dimaksud (proses penalaran
induktif )

Fase 2: Mengorganisasikan siswa


Menanya :
Dengan diskusi kelompok, siswa diminta untuk
menuliskan pertanyaan yang diharapkan muncul
berkenaan dengan ukuran pemusatan data (halaman
134)

Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
Mengumpulkan informasi
Dengan berdiskusi kelompok siswa menggali
informasi bagaimana induksi matematis digunakan
dalam pembuktian matematis (halaman 135 – 136 )

Fase 4:Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
Mengasosiasikan
Dengan penalaran deduktif (prinsip induksi
matematis), dengan diskusi kelompok siswa di ajak
untuk menalar, apakah pernyataan P(n) yang
berkenaan dengan semua bilangan asli n, jika
memenuhi dua sifat P(1) benar dan Untuk setiap
bilangan asli k,jika P(k) benar maka P(k+1) juga
benar, sudah dapat untuk menyimpulkan P(n) tersebut
? (halaman 137 )
Mengkomunikasikan
Perwakilan dari salah satu kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasilnya di depan kelas dan
kelompok lainnya dipersilahkan untuk
membandingkan hasil diskusinya. (halaman 137)

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan,tanggapan dan
koreksi dari guru.

Pertemuan kedua 75 menit


Fase 1: Mengorientasi siswa kepada masalah
Mengamati
Dengan berkelompok siswa diminta untuk mengamati
dan menyelidiki beberapa pernyataan matematik
(contoh 3.5, 3.6, 3.7 ) pada halaman 139 – 143, proses
penalaran deduktif

Fase 2: Mengorganisasikan siswa


Menanya
Dengan diskusi kelompok, siswa diminta untuk
menuliskan pertanyaan yang diharapkan muncul
berkenaan dengan induksi matematis (halaman 143)

Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
Mengumpulkan informasi
Dengan berdiskusi bersama kelompoknya siswa
menggali informasi prinsip induksi matematis dan
prinsip induksi matematis yang diperluas digunakan
dalam pembuktian matematis (pada halaman 144 -
145)

Fase 4:Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
Mengasosiasi
Dengan prinsip induksi matematis dan prinsip induksi
matematis diperluas, dengan diskusi kelompok siswa
diajak untuk menalar, apakah pernyataan P(n) benar
untuk setiap bilangan asli n? Dan bagaimana langkah-
langkah suatu bukti dengan menggunakan prinsip
induksi matematis yang diperluas bahwa suatu
pernyataan P(n) benar untuk setiap bilangan asli n≥m,
untuk suatu bilangan asli m? (halaman 146 )
Mengkomunikasikan
Perwakilan dari salah satu kelompok diminta untuk
mempresentasikan hasilnya di depan kelas dan
kelompok lainnya dipersilahkan untuk
membandingkan hasil diskusinya. Guru membantu
siswa apabila ditemukan kesulitan atau terjadi
ketidaksepahaman antar siswa (halaman 147)

Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
Mengasosiasikan
Peserta didik menganalisa masukan,tanggapan dan
koreksi dari guru
Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang ukuran 15 menit
pemusata data.
2. Guru memberikan PR beberapa soal pembuktian
dengan induksi matematis.
3. Guru mengajak siswa untuk bersyukur kepada
Allah SWT telah diberi pengetahuan tentang
Fungsi Invers dengan ucapan Hamdalah bersama-
sama.
4. Guru mengucapkan salam

I. Penilaian
a. Teknik Penilaian: melalui pengamatan dan tes tertulis
b. Prosedur Penilaian:

No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian


1 Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan
2.1.1 Menunjukkan sikap saat diskusi
kerjasama dalam belajar
kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin
tahu dalam proses
pembelajaran
.
2 Pengetahuan Tes tertulis Penyelesaian tugas
3.3.1 Menjelaskan prinsip individu dan kelompok
induksi matematika dalam
membuktikan rumus
jumlah deret persegi

c. Instrumen Penilaian
Tugas Kelompok
2𝑛−13
1. Bentuk bernilai positif untuk setiap n bilangan asli ? Silidiki untuk 10 bilangan
3𝑛−19
asli pertama!
2. Tulislah langkah-langkah pembuktian dengan prinsip induksi matematis pada soal
𝑛(𝑛+1)(2𝑛+1)
berikut : 𝑃(𝑛) = 12 + 22 + 32 + ⋯ + 𝑛2 = 6

Kunci Jawaban :
1.
2𝑛−13
n Nilai Benar /Salah
3𝑛−19

11
1 Benar
17
9
2 Benar
13
7
3 Benar
10
𝟓
4 Benar
𝟕
𝟑
5 Benar
𝟒
𝟏
6 Benar
𝟏
𝟏
7 Benar
𝟐
𝟑
8 Benar
𝟒
𝟓
9 Benar
𝟖
𝟕
10 Benar
𝟏𝟏
Untuk 10 bilangan asli pertama tampak bahwa pernyataan tersebut benar.
Disimpulkan bahwa pernyataan tersebut benar untuk n bilangan asli.
𝑛(𝑛+1)(2𝑛+1)
2. 𝑃(𝑛) = 12 + 22 + 32 + ⋯ + 𝑛2 = 6
1(1+1)(21+1)
P(1)=12 = 6

Untuk setiap bilangan asli k ,apabila P(k) benar maka P(k+1) benar.

Penilaian Sikap
Rubrik untuk :
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran

No Nama Kerjasama Rasa ingin tahu


4 3 2 1 4 3 2 1
1 Indah
2 Jaelani
3 Lilis
4 Nisa
5 Sofiana
6 Sobirin
7 Sugiyono

Kerjasama : Sangat aktif dalam aktivitas kelompok = 4


Aktif dalam aktivitas kelompok = 3
Kurang aktif = 2
Tidak aktif = 1
Rasa ingin tahu: Sangat sering bertanya dalam aktivitas kelompok = 4
Sering bertanya dalam aktivitas kelompok = 3
Jarang bertanga dalam aktivitas kelompok = 2
Tidak pernah bertanya dalam aktivitas kelompok =1
Penilaian Pengetahuan
Kunci Jawaban :
1.
2𝑛−13
n Nilai Benar /Salah
3𝑛−19

11
1 Benar
17
9
2 Benar Benar 9 – 10 bilangan = 4
13
7 Benar 7 -8 bilangan = 3
3 Benar
10 Benar 5- 6 bilangan = 2
𝟓 Benar < 5 bilangan = 1
4 Benar
𝟕
𝟑
5 Benar
𝟒
𝟏
6 Benar
𝟏
𝟏
7 Benar
𝟐
𝟑
8 Benar
𝟒
𝟓
9 Benar
𝟖
𝟕
10 Benar
𝟏𝟏

Untuk 10 bilangan asli pertama tampak bahwa pernyataan tersebut benar.


Disimpulkan bahwa pernyataan tersebut benar untuk n bilangan asli.
𝑛(𝑛+1)(2𝑛+1)
2. 𝑃(𝑛) = 12 + 22 + 32 + ⋯ + 𝑛2 = 6
1(1+1)(21+1)
1 P(1)=12 = .............................................................................SKOR 2
6

2. Untuk setiap bilangan asli k ,apabila P(k) benar maka P(k+1) benar..........SKOR 4
Mengetahui Guru Mapel Matematika
Kepala Sekolah

HARIYANI, S.Pd.I
PATRIZAL, S.P
NIP. 197211102008011002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Lima Puluh


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/ 1
Materi pokok : Ukuran pemusatan data
Waktu : 8 JP

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret
dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap kerjasama, sikap kritis dan cermat dalam bekerja
menyelesaikan masalah kontekstual.
3.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa senang dan tertarik dan
percaya diri dalam melakukan kegiatan belajar ataupun memecahkan masalah nyata.
3.3
Mendeskripsikanprinsipinduksimatematikadanmenerapkannyadalammembuktikanrumusjumlahdere
tpersegidankubik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)


1. Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika.
2. Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok.
3. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran.
3.29 Menganalisis ukuran penyebaran data tunggal dan data kelompok.
4.29 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan ukuran penyebaran data tunggal dan data
kelompok.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan penyebaran data
2. Menjelaskan penyebaran data tunggal
3. Menjelaskan penyebaran data berkelompok
4. Menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan penyebaran data tunggal dan
berkelompok.
5. Menyajikan tayangan power point tentang materi penyajian data tungggal dan berkelompok.
6. Menyediakan contoh soal yang berkaitan dengan penyebaran data
7. Menyediakan contoh soal yang berkaitan dengan penyebaran data pada data tunggal dan
berkelompok.

E. Materi Pembelajaran
Terlampir di buku wajib siswa bab induksi matematika

F. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan
pendekatan saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

G. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII

H. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan 12 : (4 JP)
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Kegiatan -Guru menyampaikan salam, dilanjutkan 15
Pendahuluan dengan berdo’a bersama seluruh siswa
-Guru menanyakan siswa tentang kesiapan
menerima pelajaran
-guru melakukan presensi siswa dan
memotivasi siswa agar rajin belajar
-Guru menyampekan manfaat materi dalam
kehidupan sehari-hari
-Guru menyampaikan kompetensi yang
harus dikuasai terkait dengan materi yang
akan dipelajari
Kegiatan Inti Fase 1 : Orientasi 75
**) Peserta didik pada - Siswa mengamati
masalah pembuktianuntuksemuabilanganasli n
jumlah n bilangan ganjil berurutan pertama
Mengamati sama dengan n2 ( contoh 3.8 halaman 148 )
Menanya -Guru memberi kesempatan bertanya kepada
siswa terkait pembuktian untuk semua
Fase 2 : penyebaran data.
Mengorganisasika
n peserta didik -Guru membentuk kelompok siswa .
Fase : 3 Setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa
Membimbing
penyelidikan
individu dan Siswa mengamati pembuktian untuk semua
kelompok penyebaran data berurutan pertama sama
Mengamati dengan n2 ( contoh 3.8 halaman 148 )
Menanya Guru memberi kesempatan bertanya kepada
siswa terkait pembuktian untuk semua
Mengumpulkan penyebaran data.
Informasi
Peserta didik mengumpulkan contoh-contoh
Mengasosiasikan dari buku siswa ( contoh 3.8; contoh 3.9;
contoh 3.10
Fase 4 Peserta didik mengasosiasikan/menalar
Mengembangkan pembuktian penyebaran data dengan
dan menyajikan merujuk beberapa contoh pembuktian
hasil karya peserta tersebut.
didik
Peserta didik mengamati dan memperhatikan
presentasi yang sedang dilakukan wakil
Mengamati
Menanya kelompok yang ditunjuk
Mengasosiasi
Mengomunikasika Peserta didik diberi kesempatan untuk
melakukan Tanya jawab terkait presentasi
n
wakil kelompok
Fase 5
Menganalisa dan Mendiskusikan hasil kerja kelompok yang
mengevaluasi telah dipresentasikan
proses pemecahan
masalah Wakil kelompok mempresentasikan hasil
Mengasosiasi diskusinya, dilanjutkan dengan diskusi dan
Tanya jawab

Peserta didik menganalisa masukan,


tanggapan dan koreksi dari guru terkait
pembelajaran penyebaran data.
Kegiatan - Memfasilitasi dan membimbing peserta
Penutup didik merangkum materi
- Memfasilitasi dan membimbing peserta
didik untuk merefleksi proses dan materi
pelajaran
- Memberikan umpan balik terhadap proses
dan hasil pembelajaran
- melakukan penilaian
- Merencanakan kegiatan tindak lanjut
- Menyampekan rencana pembelajarn pada
pertemuan berikutnya

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1.Teknik penilaian :
1. Pengamatan
2. Tugas Proyek
2. Instrumen penilaian
a.Tertulis
Pada tahun ajaran baru ada 30 siswa kelas baru di kelas X. Untukmemperkenalkan diri setiap siswa
saling bersalaman dengan siswalainnya. Kita ingin mengetahui ada berapa banyak jabat tangan
yangterjadi.
a. Untuk mengetahui hal tersebut, isilah tabel di bawah ini
B
Banyak siswa Banyak jabat tangan yang
terjadi
2
3
4
5
anyak siswa Banyak jabat tangan yang terj
b. Apakah Anda sudah dapat menduga pola banyak jabat tangan yangterjadi? Tuliskan pola itu dan
gunakan untuk mencari banyak jabattangan yang terjadi jika ada 10 siswa, 30 siswa, dan n siswa.
c. Buktikanlah pola yang diperoleh di bagian (ii) dengan menggunakaninduksi matematis !
b. Pengamatan
Penilaian diri (terlampir)

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remidi
Apabila hasil ulangan harian untuk topik induksi matematika menunjukkan peserta didik belum
mencapai kompetensinya baik klasikal maupun individual maka dilakukan remidiasi. Reidial
dilakukan dengan cara diadakan diskusi dan latihan soal terkait konsep dasar induksi matematika
serta penerapannya dalam kehiduan sehari-hari khususnya pada materi yang telah dipelajari.
c. Pengayaan (terlampir)

B. Kunci dan Pedoman Penskoran (terlampir)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah SMAN 1 Kaliwungu
Mata pelajaran Matematika
Topik/Sub Top Limit
Kelas/Semester XII/Gasal
Alokasi Waktu 4 JP

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara
efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap kerjasama, sikap kritis dan cermat dalam bekerja
menyelesaikan masalah kontekstual.
2.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin tahu, motivasi internal, rasa senang dan tertarik dan
percaya diri dalam melakukan kegiatan belajar ataupun memecahkan masalah nyata.
3.3 Mendeskripsikan prinsip induksi matematika dan menerapkannya dalam membuktikan rumus
jumlah deret persegi dan kubik.
4.3 Mengidentifikasi, menyajikan model matematika dan menyelesaikan masalah induksi
matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi dan kubik.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi*)


1.1.1 Menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta ketika mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan Induksi Matematika
2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam belajar kelompok
2.1.2 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam proses pembelajaran
3.3.1 Menjelaskan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi
3.3.2 Menjelaskan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret kubik
3.3.3 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret persegi
3.3.4 Menerapkan prinsip induksi matematika dalam membuktikan rumus jumlah deret kubik
4.3.1 Menggunakan prinsip induksi matematika untuk menyelesaikan masalah mengenai rumus
jumlah deret persegi dan kubik

D. Materi Pembelajaran
Prinsip Induksi matematis yang disajikan sebelumnya merupakan prinsip induksi matematis
yang umum. Berikut akan disajikan suatu prinsip induksi yang lain, yang disebut dengan prinsip
induksi matematis kuat. Prinsip induksi matematis kuat ini perlu dikembangkan karena ternyata,
dengan prinsip induksi matematis yang ada tersebut, terdapat beberapa pernyataan benar yang
tidak bisa dibuktikan.
Perhatikan Contoh berikut :
E. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi dengan
pendekatan saintifik (scientific) dalam model pembelajaran Problem Based Learning.

F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran


Media : White Board, Tayangan Power Point dan Lembar Kerja Siswa
Alat : Laptop, LCD
Sumber Pembelajaran :
- Buku Siswa Matematika Kelas XII Semester 1
- Buku Guru Matematika Kelas XII

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ketiga: (4 JP)
Langkah Sintak Model Deskripsi Alokasi
Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Kegiatan
Pendahuluan  Guru memberikan motivasi dengan 20 menit
memberikan gambaran tentang
pentingnya memahami prinsip induksi
matematika dan menerapkannya.
 Sebagai apersepsi, peserta didik diminta
menjelaskan pengertian prinsip induksi
matematika
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
yang ingin dicapai yaitu Prinsip Induksi
Matematis Kuat.
 Guru menjelaskan tentang cakupan
materi pembelajaran
 Guru menjelaskan tentang teknik-teknik
penilaian yang akan digunakan dalam
pembelajaran ini, yaitu observasi, tes
tertulis penilaian diri.
Kegiatan Inti Fase 1  Guru 120
**) Orientasipeserta bersamapesertadidikmenyiapkansumberbe menit
didikkepada lajarkhususnyabukupegangansiswakelas
masalah XII mapelmatematikabukutulis
 Denganmenggunakan LCD, guru
menayangkanbahantayanganuntukmenam
pilkanmasalah yang terkaitdengan Prinsip
Induksi Matematis Kuat
Fase 2  Guru
Mengorganisasika membagipesertadidikmenjadibeberapakelo
n mpokuntukberdiskusi
pesertadidik
Fase 3  Siswa mengamati prinsip induksi
Membimbing matematis kuat dengan harapan siswa
penyelidikanindivi dapat membedakan induksi matematis dan
du induksi matematis kuat.
dankelompok  Setelah mengamati prinsip induksi
matematis kuat, siswa diarahkan untuk
membuat pertanyaan-pertanyaan yang
berkaitan dengan induksi matematis kuat
 Siswa diminta untuk mengumpulkan
informasi mengenai prinsip induksi
matematis kuat dan induksi matematis
kuat yang diperluas beserta langkah-
langkahnya untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan yang telah dibuat
 Dari informasi yang diperoleh, siswa
berdiskusi dengan teman sebangkunya
mengenai masalah yang diberikan.
Kemudian menuliskan hasilnya di lembar
yang disediakan oleh guru.
Fase 4  Siswamengkomunikasikanhasil diskusi
Mengembangkan masing-masing kelompokdengan
danmenyajikanhas memembandingkan hasildiskusikelompok
il lain sekaligus untuk memperoleh jawaban
tentang masalah yang diberikan .
 Siswamenggunakanprinsip-
prinsipinduksimatematikakuatuntukmenye
lesaikanmasalah yang di berikan
Fase 5  Pesertadidikdimintamelakukanrefleksiterk
Menganalisadan aitpengalamanbelajartersebut
mengevaluasi
proses
pemecahanmasala
h
Penutup  Siswadengan bimbingan guru membuat 40 menit
rangkuman/simpulan pelajaran.
 Siswa kembali ketempat duduk semula
untuk menyelesaikan soal secara
individu yang disampaikan guru dan
dikumpulkan untuk refleksi bagi guru.
 Guru memberikan tugas berupa
mengerjakan beberapa soal latihan 3.2
dari buku matematika siswa kelas XII
no.1, 2, dan3
 Guru memotivasi siswa untuk
mengulang kembali materi yang telah
dipelajari dan sering berlatih
mengerjakan soal
 Guru menutup pelajaran dengan
mengucapkan salam.

H. Penilaian Pembelajaran
Teknik penilaian
1. PenilaianSikap
 Jenis/ teknikPenilaian :Penilaian Jurnal
 Bentukinstrumendan instrument
Instrumen Penilaian Sikap
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/Gasal
Kompetensi Dasar : 2.1 Menghayati perilaku disiplin, sikap
kerjasama, sikap kritis dan cermat dalam
bekerja menyelesaikan masalah
kontekstual.
2.2 Memiliki dan menunjukkan rasa ingin
tahu, motivasi internal, rasa senang dan
tertarik dan percaya diri dalam melakukan
kegiatan belajar ataupun memecahkan
masalah nyata.
Topik/Subtopik : Induksi Matematika/Induksi Matematis
Kuat
Indikator Pencapaian Kompetensi : 2.1.1 Menunjukkan sikap kerjasama dalam
belajar kelompok
2.2.1 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam
proses pembelajaran

Pedoman Pengisian Jurnal


1. Tuliskan identitas peserta didik yang diamati, tanggal pengamatan , dan aspek yang
diamati
2. Tuliskan kekuatan dan kelemahan peserta didik di dalam dan di luar kelas
JURNAL
Aspek yang Dinilai Nama Peserta Didik
... ...
Kejadian Nomor Peserta Didik

..... ....

Tanggal ....

Catatan Hasil Pengamatan:

2. Penilaian Pengetahuan
 Jenis/ teknikPenilaian : Tes Uraian
 Bentukinstrumendan instrument
 Buktikan 𝑛4 − 𝑛2 habis di bgi 12 semua bilangan asli n dengan
menggunakaninduksimatematis kuat.
 Kunci dan Pedoman Penskoran
Kunci Skor
Penyelesaian :
Untuk setiap 𝑛 ≥ 6 misalkan P(6),P(7) , …,P(k-1),P(k) benar
Artinya 𝑛4 − 𝑛2 habis dibagi 12 untuk n= 6 , 7 , (n-1) ,k . 1
Akan ditunjukkan bahwa P(k+1) benar .
Artinya (𝑛 + 1)4 − (𝑛 + 1)2 habis dibagi 12.
Karena 𝑛4 − 𝑛2 habis dibagi 12 untuk n = 6 , 7 , (n-1) ,k .
maka (𝑛 − 5)4 − (𝑛 − 5)2 juga habis dibagi 12
3

Jumlah 4

3. Penilaian Ketrampilan
 Jenis/ teknikPenilaian : Penilaian Portofolio
 Bentukinstrumendaninstrument

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas/Semester : XII/Gasal
Kompetensi Dasar : 4.3 Mengidentifikasi, menyajikan model
matematikadanmenyelesaikanmasalahindu
ksimatematikadalammembuktikanrumusju
mlahderetpersegidankubik.
Topik/Subtopik : Induksi Matematika/Induksi Matematis
Kuat
Indikator Pencapaian Kompetensi : 4.3.1 Menggunakan prinsip induksi
matematika untuk menyelesaikan
masalah mengenai rumus jumlah deret
persegi dan kubik.

Ruang lingkup :
1. Karya portofolio yang dikumpulkan adalah tugas – tugas Induksi Matematis Kuat
2. Setiap tugas dikumpulkan selambat – lambatnya seminggu setelah tanggal pemberian
tugas
Uraian tugas portofolio :
1. Kerjakan uji kompetensi tentang Induksi Matematis Kuat yang ada di buku paket.

Rubrik penilaian portofolio turunan Induksi Matematis Kuat


Indicator Pencapaian
No Nama Ketepatan Total Skor
Kebenaran Rapi dalam
. waktu
jawaban penulisan
pengumpulan
1
2
3