Anda di halaman 1dari 22

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 1 CIREBON


Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Kelas/Semester : XI/ 3
Materi Pokok : VEKTOR PADA DIMENSI DUA
Alokasi Waktu : 4 X 45 MENIT (1 PERTEMUAN)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
lingkup kajian Matematika pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah,
dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

KI 4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur


kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang
kajian Matematika.

Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang


terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,


kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak


mahir, menjadikan gerak alam dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.17 Menentukan nilai besaran 3.17.1 Menentukan Ekspersi Vektor
vektor pada dimensi dua 3.17.2 Menentukan Operasi Aljabar Vektor
3.17.3 Menentukan nilai besaran vektor pada
dimensi dua
4.17 Menyelesaikan masalah yang 4.17.1 Menghitung Ekspersi Vektor
berkaitan dengan nilai besaran 4.17.2 Menghitung Operasi Aljabar Vektor
vektor pada dimensi dua 4.17.3 Menyelesaikan nilai besaran vektor
pada dimensi dua

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui tahapan pembelajaran model pembelajaran discovery learning, dengan metode diskusi,
dan tanya jawab, peserta didik mampu

3.17.1.1 menunjukkan dua buah vektor yang sama dari beberapa vektor yang disajikan
dengan percaya diri.
3.17.1.2 menyatakan vektor basis dari sebuah vektor kolom dengan percaya diri.
3.17.1.3 menentukan panjang atau besar suatu vektor secara mandiri.
3.17.1.4 menentukan vektor satuan.
3.17.2.1 menentukan hasil penjumlahan operasi aljabar dua vektor.
3.17.3.1 menentukan nilai besaran vektor pada dimensi dua .
4.17.1.1 terampil membuat ekspersi vector dengan percaya diri.
4.17.2.1 terampil menghitung operasi aljabar vektor dengan percaya diri.
4.17.3.1 terampil menyelesaikan nilai besaran vektor pada dimensi dua dengan percaya
diri.

D. Materi Pembelajaran
1. Ekspersi vektor (pengertian vektor, kesamaan dua vektor, vektor nol, vektor posisi,
vektor satuan, vektor dalam ruang,vektor basis,panjang suatu vektor).
2. Operasi aljabar vektor pada dimensi dua
a. Penjumlahan vektor
b. Selisih vektor
c. Perkalian vektor
1) Perkalian vektor dengan skalar
2) Perkalian vektor
a) Sudut antara kedua vektor tidak diketahui
b) Sudut antara kedua vektor diketahui
3. Besar dan Arah vektor resultan

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning
3. Metode Pembelajaran : Diskusi Kelompok

F. Alat/Media, dan Sumber Belajar


1. Alat :Papan tulis, spidol, penggaris,laptop, dan projector.
2. Sumber Belajar : Aisyah, Yuliatun. 2018. Matematika SMK/MAK
Kelas XIhal 43 Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Sumadi, dkk. 2008. Matematika SMK/MAK Kelas XI 154.
Jakarta: Depdiknas.

3. Media Belajar : Lembar Kegiatan Siswa (LKS)


Power Point
G. Kegiatan Pembelajaran

Alokasi
Fase/Sintaks Kegiatan
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
Orientasi
1) Guru membuka pembelajaran dan mengucapkan
salamlalu menginstruksikan ketua kelas memimpin doa
untuk menumbuhkan karakter religius.
2) Siswa dicek kehadirannya oleh guru untuk
menumbuhkan karakter disiplin.
3) Siswa menyiapkan diri dalam kegiatan pembelajaran
untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.
Apersepsi
4) Siswa memperhatikan guru menyampaikan kompetensi
dasar dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai untuk
menumbuhkan karakter tanggung jawab.
Motivasi
5) Siswa diberi motivasi tentang manfaat mempelajari
materi vektor dalam kehidupan sehari-hari untuk
menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.
Kegiatan Inti
1. Stimulation Mengamati 60 menit
(memberi  Siswa membaca materi mengenai vektor untuk

stimulus) menumbuhkan karakter gemar membaca.


 Siswa memperhatikan paparan materi yang disajikan guru
untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.

Menanya
 Siswa mengajukan berbagai masalah dari hasil yang
dibacanya untuk menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.

2. Problem Mencoba 5 menit


Statement  Siswa melalui kelompok kerjanya mengidentifikasi
(mengidenti masalah yang diajukan oleh guru dalam Lembar Kegiatan
fikasi Siwa untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab dan
masalah)
mampu bekerja sama.

3. Data Menalar 5 menit


Collecting  Siswa mencari informasi dari berbagai sumber untuk
(mengumpu
memecahkan masalah dalam Lembar Kegiatan Siswa
lkan
informasi) untuk menumbuhkan karakter kreatif.
4. Data Mengasosiasi 5 menit
Processing  Siswa bersama kelompoknya memvalidasi data yang
(mengolah
dikumpulkan untuk menyelesaikan masalah pada Lembar
informasi)
Kegiatan Siswa untuk menumbuhkan karakter teliti.

5. Verification  Siswa menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan dalam 30 menit


(Memverifi Lembar Kegiatan Siswa untuk menumbuhkan karakter
kasi hasil)
kreatif.
6. Generalisasi Mengkomunikasikan 30 menit
 Siswa mempresentasikan hasil jawaban kelompoknya
untuk menumbuhkan karakter berani dan bertanggung
jawab.
Menganalisis Kegiatan Penutup 35 menit
dan  Siswa diberi soal mengenai materi vektor pada dimensi
mengevaluasi dua.
proses  Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan
pemecahan pembelajaranuntuk menumbuhkan karakter kreatif dan
masalah bertanggung jawab.
 Siswa menyimak guru yang menginformasikan materi
pelajaran pada pertemuan selanjutnya untuk
menumbuhkan karakter rasa ingin tahu.
 Siswa diberi tugas oleh guru mengenai materi yang telah
dipelajari untuk menumbuhkan karakter mandiri.
H. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Teknik penilaian pengetahuan : Tes tertulis
b. Teknik penilaian keterampilan : Pengamatan dan unjuk kerja
c. Teknik penilaian sikap : Pengamatan
2. Bentuk Penilaian
a. Pengamatan : Lembar Pengamatan
b. Tes tertulis : Lembar Kegiatan Siswa
c. Unjuk kerja : Praktik dan pedoman penskoran
3. Prosedur Penilaian : Terlampir
4. Instrumen Penilaian : Terlampir

Cirebon, 08 Agustus 2018


Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Lampiran 1
Prosedur Penilaian

Teknik Waktu
No. Aspek Yang Dinilai penilaian
Penilaian
1. Sikap
a. Siswa bertanggung jawab atau
berkomitmen terhadap tugas yang Selama
pembelajaran
diberikan
Pengamatan dan saat
b. Bekerja sama dalam kegiatan kelompok siswa
c. Terlibat aktif dalam pembelajaran vektor berdiskusi
d. Toleran terhadap perbedaan pendapat

2. Pengetahuan
a. Menentukan ekspersi vektor
Pengamatan Penyelesaian
b. Menentukan operasi aljabar vektor dan tes tugas
c. Menentukan nilai besaran vektor pada tertulis
dimensi dua
3. Keterampilan
a. Menghitung Ekspersi Vektor Penyelesaian
tugas dan
b. Menghitung Operasi Aljabar Vektor Pengamatan saat
c. Menyelesaikan nilai besaran vektor pada berdiskusi
dimensi dua
Lampiran 2
Kisi-Kisi Penilaian Kognitif

Materi
Teknik Bentuk Nomor
IPK Pembelaj Indikator Soal
Penilaian Instrumen Soal
aran

3.17.1 Menentukan Siswa dapat:


Ekspersi 3.17.1.1 Menentukan 1
Vektor kesamaan dua vektor
3.17.1.2 menentukan vektor 2
3.17.2 Menentukan
basis
Operasi 3.17.1.3 menentukan panjang 3
Aljabar suatu vektor Tes
Vektor
3.17.1.4 menentukan vektor Tes Tertulis 4
Vektor
satuan
3.17.3 Menentukan 3.17.2.1 menentukan operasi 5 dan 6
nilai besaran aljabar vektor
vektor pada 3.17.3.1 menentukan nilai 7
besaran vektor pada
dimensi dua
dimensi dua

4.17.1 Menghitung Siswa dapat:


Ekspersi 4.17.1.1 Terampil 1,2,3,4
Vektor menghitung ekspersi
vektor 5 dan 6
4.17.2 Menghitung
4.17.2.1 Terampil
Operasi menghitung operasi
Pengama
Aljabar Vektor aljabar vektor
tan dan Penyelesai
4.17.3.1 Terampil 7
Vektor unjuk an tes
menyelesaikan nilai kerja
4.17.3 Menyelesaik tertulis
besaran vektor pada
an dimensi dua
nilaibesaran
vektor pada
dimensi dua
Lampiran 3

Instrumen Penilaian Kognitif

1
𝑚−1 −2
1. Diketahui 𝑎⃗ = (2 −5 ) dan 𝑏⃗⃗ = (3−2𝑛 ). Jika 𝑎⃗ = 𝑏⃗⃗, tentukan masing-masing nilai m dan n.

1
2. Diketahui vektor 𝑎⃗ = (−2), 𝑏⃗⃗ = (−3
4
2
), dan 𝑐⃗ = (−3 ) pada dimensi dua. Nyatakan vektor-

vektor 𝑎⃗, 𝑏⃗⃗, dan 𝑐⃗ dalam vektor basis 𝑖⃗ dan 𝑗⃗.

3. Diketahui vektor 𝑝⃗ = (2, −5). Tentukanlah panjang vektor 𝑝⃗.

4. Misalkan vektor 𝑎⃗ = (−3


4
). Tentukan vektor satuan dari 𝑎⃗.

5. Diketahui vektor 𝑎⃗ = (−3


5
), 𝑏⃗⃗ = (24), dan 𝑐⃗ = (−7
1
) pada dimensi dua.

a. Hitunglah vektor 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ dan nyatakan hasilnya dalam vektor kolom.


b. Hitunglah 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ + 𝑐⃗ dan nyatakan hasilnya dalam vektor kolom.
c. Hitunglah −2𝑐⃗

6. Diberikan vektor 𝑝̅ = (57) dan 𝑞̅ = (−2


3
). Tentukan hasil kali vektor 𝑝̅ dan 𝑞̅.

7. Diberikan dua buah vektor yaitu 𝐴⃗ dengan panjang 4 satuan dan vektor 𝐵
⃗⃗ dengan panjang 6

satuan. Vektor 𝐴⃗ dan vektor 𝐵


⃗⃗ membentuk sudut 60°. Tentukan besar vektor resultannya.
Lampira 4
Pedoman Penskoran Penilaian Kognitif

No Uraian Jawaban Skor


1 Mencari nilai m
1 3
𝑚 − 1 = −2
2 2
1
𝑚 − 1 + 1 = −2 + 1 1
2
1 2
𝑚 = −1
2
−1 2
𝑚= 1
2
3
𝑚 = −2
2
Mencari nilai n
−5 = 3 − 2𝑛 1
−5 − 3 = 3 − 2𝑛 − 3 2
−8 = −2𝑛 2
−8
=𝑛
−2
𝑛=4
2
2 𝑎⃗ = 𝑖⃗ − 2𝑗⃗
2
𝑏⃗⃗ = −3𝑖⃗ + 4𝑗⃗
𝑐⃗ = 2𝑖⃗ − 3𝑗⃗ 2
4
3 |𝑝⃗| = √𝑥 2 + 𝑦 2
3
|𝑝⃗| = √22 + (−5)2
2
|𝑝⃗| = √4 + 25
1
|𝑝⃗| = √29
4 Hitung panjang vektor 𝑎⃗ terlebih dulu
4
|𝑎⃗| = √𝑥 2 + 𝑦 2
3
|𝑎⃗| = √−32 + 42
2
|𝑎⃗| = √9 + 16
1
|𝑎⃗| = √25
|𝑎⃗| = 5 1

Diperoleh vektor satuan dari 𝑎⃗ adalah


4
𝑎⃗
𝑒⃗ =
|𝑎⃗| 3
(−3 )
𝑒⃗ = 4 3
5
(−3 , 4)
𝑒⃗ = 3
5
−3
−3 4
𝑒⃗ = ( 5 , 5) atau 𝑒⃗ = ( 54 )
5

−3 2 2
5. a.
𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ = ( ) + ( )
5 4 2
−3 + 2
𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ = ( ) 1
5+4
−1
b. 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ = ( ) 5
9
−1 1 −1 + 1 0
c. 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ + 𝑐⃗ = ( ) + ( ) = ( )=( ) 5
9 −7 9 + (−7) 2
1 (−2) ∙ 1 −2
−2𝑐⃗ = −2 ( ) = ( )=( )
−7 (−2) ∙ (−7) 14
6 Diketahui
𝑝̅ = (57) → 𝑝1 = 5 dan𝑝2 = 7 2
3
𝑞̅ = (−2 ) → 𝑞1 = 3 dan𝑞2 = −2 2

Diperoleh:
𝑝̅ ∙ 𝑞̅ = 𝑝1 𝑞1 + 𝑝2 𝑞2 4
𝑝̅ ∙ 𝑞̅ = 5 ∙ 3 + 7 ∙ (−2) 2
𝑝̅ ∙ 𝑞̅ = 15 + (−14) 1
𝑝̅ ∙ 𝑞̅ = 1 1

Jadi hasil kali vektor 𝑝̅ dan 𝑞̅ adalah 1.


7 Vektor resultan R diperoleh dengan menggunakan rumus berikut:
5
𝑅 = √𝐴⃗2 + 𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗ cos 𝛼
⃗⃗ 2 + 2𝐴𝐵
3
𝑅 = √42 + 62 + 2 ∙ 4 ∙ 6 ∙ (cos 60°)
2
1
𝑅 = √16 + 36 + 48 ∙ 2
2
𝑅 = √16 + 36 + 24 1
𝑅 = √76
Jadi besar vektor resultan adalah √76

Skor Maksimum 100

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟
Formula Penilaian: 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = × 100
100
Lampiran 5
Instrumen Penilaian Keterampilan

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Matematika


Materi Pokok : Vektor
Semester :3
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Waktu Pengamatan : 4 x 45 menit

Indikator terampil menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai besaran vektor pada
dimensi dua
1. Skor 45-60: Kurang terampil jika sama sekali tidak dapat menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan nilai besaran vektor pada dimensi dua.
2. Skor61-75 : Cukup terampil jika menunjukan mampumenyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan nilai besaran vektor pada dimensi dua dalam waktu yang lebih lama.
3. Skor 76-88: Terampil jika menunjukan mampumenyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan nilai besaran vektor pada dimensi dua dalam waktu normal.
4. Skor 89-100 :Sangat terampil,jika menunjukan mampu menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan nilai besaran vektor pada dimensi duadalam waktu yang
lebih singkat.

Format Penskoran nilai keterampilan sesuai hasil pengamatan.


Kelas : ......
Keterampilan
No Nama Siswa
45-60 61-75 76-88 89-100
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
Format Penskoran nilai keterampilan sesuai hasil pengamatan.
Kelas : ...........
Keterampilan
No Nama Siswa
45-60 61-75 76-88 89-100
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
Lampiran 6

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

Kelompok :
NamaSiswa :
1.
2.
3.

1. Gambarlah vektor-vektor berikut pada bidang koordinat kartesius!


a. 𝑎⃗ = 〈0,3〉
b. 𝑠⃗ = 〈5,0〉
c. 𝑑⃗ = 〈−4,5〉

2. Untuk setiap diagram vektor yang diberikan, gambarlah diagram vektor yang ditetapkan
pada masing-masing soal berikut
1
a. 𝑝⃗ = 𝑎⃗ + 2 𝑏⃗⃗ b. 𝑟⃗ = 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ + 𝑐⃗

𝑎⃗

𝑎⃗ 𝑏⃗⃗
𝑐⃗
⃗⃗
𝐵

c. 𝑠⃗ = 𝑐⃗ − 𝑏⃗⃗ + 2𝑎⃗

𝑎⃗
𝑏⃗⃗

𝑐⃗
3. Tentukan hasil kali kedua vektor pada gambar dibawah ini

B(36)

𝑏̅
A(61)
600 𝑎̅
X
Lampiran 7
Materi Pembelajaran

VEKTOR PADA DIMENSI DUA


A. Ekspersi Vektor
1. Pengertian dan Notasi Vektor
Vektor adalah besaran yang mempunyai besar dan arah. Secara geometri, suatu
vektor disajikan dengan ruas garis berarah. Panjang ruas garis berarah menyatakan
panjang atau besar vektor, sedangkan arah panah menunjukan arah vektor.
Vektor diberi nama menurut pangkal dan ujungnya misal ⃗⃗⃗⃗⃗⃗
𝐴𝐵 , titik A disebut titik
pangkal atau titik asal, sedangkan titik B disebut titik ujung.

Titik pangkal Titik ujung


atau titik ujung
B

Suatu vektor juga dapat dituliskan dengan cara sebagai berikut:


a. Menggunakan lambang huruf kecil yang dicetak tebal.
Contoh: a, b, dan c.
b. Menggunakan huruf kecil yang dibubuhi tanda panah di atasnya.
Contoh: 𝑎⃗, 𝑏⃗⃗, dan 𝑐⃗.
c. Menggunakan huruf kecil yang diberi topi.
Contoh: 𝑎̂, 𝑏̂, dan 𝑐̂ .
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ juga dapat dinyatakan dengan vektor tunggal 𝑎⃗. Ruas garis
Vektor 𝐴𝐵
berarah ⃗⃗⃗⃗⃗⃗
𝐴𝐵 dikatakan sebagai wakil dari vektor 𝑎⃗.

B
𝑎⃗

A
2. Kesamaan Dua Vektor
Dua buah vektor dikatakan sama 𝑎⃗ dan 𝑏⃗⃗ dikatakan sama
apabila keduanya mempunyai besar (panjang) dan arah yang
𝑎̅ 𝑏̅
sama. Perhatikan gambar disamping, terlihat 𝑎⃗ sejajar 𝑏⃗⃗ dan
besarnya sama. Diperoleh 𝑎⃗ = 𝑏⃗⃗ .
3. Vektor Nol
Vektor nol adalah vektor yang besar/ panjangnya nol dan arahnya tak tentu. Pada
sistem koordinat cartesius vektor nol digambarkan berupa titik. Di ruang dimensi dua
vektor nol dilambangkan dengan 𝑂 = (00).
4. Vektor Posisi
Vektor posisi adalah vektor yang titik pangkalnya terletak pada pusat koordinat
𝑂(0,0) dan titik ujungnya berada pada koordinat lain. Vektor posisi pada R2 dari titik

𝐴(𝑥, 𝑦) dinyatakan sebagai kombinasi linear vektor satuan : 𝐴⃗ = (𝑦𝑥 ) = 𝑥𝑖⃗ + 𝑦𝑗⃗

5. Vektor Satuan
Penulisan vektor 𝑖⃗ dan 𝑗⃗ menyatakan vektor satuan pada sistem koordinat. Vektor
satuan 𝑖⃗ adalah vektor yang searah dengan sumbu X positif dan besarnya 1 satuan.
Vektor satuan 𝑗⃗ adalah vektor yang searah dengan sumbu y dan besarnya 1 satuan.
Vektor satuan dapat ditentukan dengan cara membagi vektor tersebut dengan besar
(panjang) vektor semula.
𝑎⃗⃗
Vektor satuan dari vektor 𝑎⃗ dirumuskan 𝑒⃗ = |𝑎⃗⃗|

6. Panjang Vektor
Karena panjang suatu vektor selalu bernilai postitif maka menulisnya menggunakan
tanda mutlak (| |). Jika diketahui koordinat titik 𝑃(𝑥, 𝑦) maka panjang vektor posisi
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ = (𝑥 ) dirumuskan dengan |𝑂𝑃
𝑂𝑃 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗| = √𝑥 2 + 𝑦 2 .
𝑦

Misal diketahui titik 𝐴(𝑥1 , 𝑦1 ) dan 𝐵(𝑥2 , 𝑦2 ). Secara analitis, diperoleh komponen
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ | = (𝑥2 −𝑥1).
vektor |𝐴𝐵 𝑦 −𝑦
2 1

⃗⃗⃗⃗⃗⃗ | dapat dirumuskan :


Panjang vektor |𝐴𝐵
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ | = √(𝑥2 − 𝑥1 )2 + (𝑦2 − 𝑦1 )2
|𝐴𝐵
B. Operasi Aljabar Vektor pada Dimensi Dua
1. Penjumlahan Vektor
Penjumlahan vektor dapat dilakukan dengan menggunakan cara grafis,
diantaranya metode segitiga dan metode jajar genjang.
𝑏⃗⃗

𝑎⃗
𝑎⃗
𝑐⃗ = 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗
𝑏⃗⃗

Penjumlahan vektor metode segitiga

𝑏⃗⃗
𝑎⃗
𝑎⃗ 𝑐⃗ = 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗

𝑏⃗⃗

Penjumlahan vektor metode jajar genjang

Misalkan dinyatakan dengan 𝑎⃗ = (𝑥𝑦1 ) dan 𝑏⃗⃗ = (𝑥𝑦2 ). Jika kedua vektor tersebut
1 2

dilakukan penjumlahan vektor dalam bentuk vektor kolom maka diperoleh:


𝑥1 𝑥2 𝑥1 + 𝑥2
𝑐⃗ = 𝑎⃗ + 𝑏⃗⃗ = ( ) + ( ) = ( )
𝑦1 𝑦2 𝑦1 + 𝑦2
2. Selisih Vektor
Bentuk pengurangan vektor 𝑎⃗ oleh 𝑏⃗⃗ yaitu 𝑎⃗ + (−𝑏⃗⃗) = 𝑐⃗ atau 𝑐⃗ = 𝑎⃗ − 𝑏⃗⃗

Misalkan dinyatakan dengan 𝑎⃗ = (𝑥𝑦1 ) dan 𝑏⃗⃗ = (𝑥𝑦2 ). Jika kedua vektor tersebut
1 2

dilakukan pengurangan vektor dalam bentuk vektor kolom maka diperoleh:


𝑥1 𝑥2 𝑥1 − 𝑥2
𝑑⃗ = 𝑎⃗ − 𝑏⃗⃗ = ( ) − ( ) = ( )
𝑦1 𝑦2 𝑦1 − 𝑦2
3. Perkalian Vektor
a. Perkalian vektor dengan skalar
Secara umum, misalkan 𝑎⃗ adalah sebuah vektor dan 𝑘 adalah bilangan real,
perkalian vektor 𝑎⃗ dengan bilangan real 𝑘 adalah 𝑐⃗ = 𝑘 ∙ 𝑎⃗. Panjang vektor 𝑐⃗
adalah |𝑘| kali panjang vektor |𝑎⃗| dan arahnya adalah:
1) Sama dengan arah vektor |𝑎⃗| jika 𝑘 > 0;
2) Berlawanan dengan arah vektor 𝑎⃗ jika 𝑘 < 0;
3) Arahnya tak tentu jika 𝑘 = 0

Dalam bentuk vektor kolom, aturan perkalian vektor dengan bilangan real

berlaku: Jika 𝑘 adalah bilangan real dan 𝑎⃗ = (𝑥𝑦1 ) di dimensi dua maka 𝑐⃗ =
1

(𝑘∙𝑥
𝑘∙𝑦
1
).
1

b. Perkalian Vektor
1) Sudut antara kedua vektor tidak diketahui
Diberikan vektor 𝑎⃗ = (𝑎1 , 𝑎2 ) dan 𝑏⃗⃗ = (𝑏1 , 𝑏2 ). Hasil kali kedua vektor
dirumuskan sebagai berikut:
𝑎⃗ ∙ 𝑏⃗⃗ = 𝑎1 𝑏1 + 𝑎2 𝑏2
2) Sudut antara kedua vektor diketahui
Diberikan vektor 𝑎⃗ = (𝑎1 , 𝑎2 ) dan 𝑏⃗⃗ = (𝑏1 , 𝑏2 ), dan sudut yang dibentuk oleh
vektor 𝑎⃗ dan 𝑏⃗⃗ adalah 𝛼. Perkalian antara vektor 𝑎⃗ dan 𝑏⃗⃗ dirumuskan sebagai
berikut:
𝑎⃗ ∙ 𝑏⃗⃗ = |𝑎⃗| ∙ |𝑏⃗⃗| ∙ cos 𝛼
C. Besar Dan Arah Vektor Resultan
Diberikan dua buah vektor yaitu vektor 𝐴⃗ dan 𝐵
⃗⃗ serta sudut yang dibentuk oleh vektor 𝐵
⃗⃗

terhadap vektor 𝐴⃗ yaitu sebesar 𝛼. Resultan dari vektor 𝐴⃗ dan 𝐵


⃗⃗ adalah sama dengan
mencari panjang 𝑂𝐶.
Menggunakan aturan segitiga, panjang 𝑂𝐶 dapat kita cari dengan cara sebagai berikut:
⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗
𝑂𝐶 2 = ⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗
𝑂𝐴2 + ⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗⃗)(𝐴𝐶
𝐴𝐶 2 + 2(𝑂𝐴 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗ ) cos 𝛼

Dengan demikian resultan dua buah vektor 𝐴⃗ dan 𝐵


⃗⃗ adalah:

⃗⃗⃗⃗⃗⃗ = √𝑂𝐴
𝑂𝐶 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗2 + 𝐴𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ 2 + 2(𝑂𝐴
⃗⃗⃗⃗⃗⃗)(𝐴𝐶
⃗⃗⃗⃗⃗⃗ ) cos 𝛼
Atau

𝑅⃗⃗ = √𝐴⃗2 + 𝐵 ⃗⃗⃗⃗⃗⃗ cos 𝛼


⃗⃗ 2 + 2𝐴𝐵