Anda di halaman 1dari 16

FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI

Pondasi Tipe Normal

FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI PAD CHIMNEY

MULAI

PENENTUAN TITIK PONDASI DAN


PENGUKURAN

PENGGALIAN TANAH FABRIKASI BESI

SETTING STUB DAN BESI

CHECK
SEBELUM
COR
CHECK
SEBELUM
COR
NO

YES

PENGECORAN

PENIMBUNAN DAN
PEMADATAN

SELESAI
AAN PONDASI
ormal

KETERANGAN

Melakukan penentuan tempat dimana pondasi akan


dibangun, dengan alat teodolit kita dapat menentukan letak
dimana pondasi akan dibangun dengan berpedoman pada
patok. Ada tiga patok dalam satu tower, patok pertama ada
ditengan menunjukkan titik As dari tower, patok kedua ada
didepan tower yang menunjukkan arah line tower yang
berada ditower depan, dan patok tiga berada di belakang
tower yang menunjukkan arah line tower yang berada
dibelakang. Dengan patok yang sudah ada kita dapat
menenutkan dimana titik acuan dimana pondasi akan dibuat.
Setelah didappatkan titik acuaan dilakukan pengukuran
dimensi pondasi yang akan dibangun.

Proses penggalian tanah dan fabrikasi besi adalah dua


pekerjaan yang dilakukan di dua tempat yang berbeda maka
waktupelaksanaannya dapat dilakukan bersamaan. Kedua
kegiatan tidak saling berkaitan tidak ada ketergantungan
antara kegiatan penggalian tanah dan fabrikasi besi.

Melakukan setting stub dilakukan dengan mengunakan


teodolit agar didapat penempatan stub yang sesuai dengan
gambar. Setelah setting stub dilakukan setting besi yang telah
dilakukan fabrikasi besi ditempat lain.

Pengechekan :
1. Jumlah tulangan Besi
2. Jarak antara tulangan besi
3. Tinggi tulangan yang tidak dicor dibore pile
4. Tebal selimut beton
5. Air yang ada dilingkungan pondasi

Dalam proses pengecoran hal yang perlu diperhatikan :


1. Kwalitas bahan campuran beton
2. Takaran campuran beton semen : pasir : split dengan
perbandingan 1 : 2 : 3
3. Nilai slump beton
4. Jarak antar stub

setelah pengecoran selesai dilakukan penimbunan dan


pemadatan tanah di sekitar kaki tower
FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI PRE-CAST IN S
Pondasi Tipe Normal

FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI TIPE NORMAL

MULAI

PENENTUAN TITIK PONDASI DAN


PENGUKURAN FABRIKASI BESI

SETTING STUB DAN BESI PADA


PENGGALIAN TANAH BEKISTING

CHECK
SEBELUM
COR NO

YES
PENGECORAN
NO

INSTAL ING PRE-CAST

ERECTION TOWER

PENIMBUNAN DAN
PEMADATAN

SELESAI
DASI PRE-CAST IN SITU
ormal

KETERANGAN

Melakukan penentuan tempat dimana pondasi akan


dibangun, dengan alat teodolit kita dapat menentukan letak
dimana pondasi akan dibangun dengan berpedoman pada
patok. Ada tiga patok dalam satu tower, patok pertama ada
ditengan menunjukkan titik As dari tower, patok kedua ada
didepan tower yang menunjukkan arah line tower yang
berada ditower depan, dan patok tiga berada di belakang
tower yang menunjukkan arah line tower yang berada
dibelakang. Dengan patok yang sudah ada kita dapat
menenutkan dimana titik acuan dimana pondasi akan dibuat.
Setelah didappatkan titik acuaan dilakukan pengukuran
dimensi pondasi yang akan dibangun.

Proses penggalian tanah dan fabrikasi besi adalah dua


pekerjaan yang dilakukan di dua tempat yang berbeda maka
waktupelaksanaannya dapat dilakukan bersamaan. Kedua
kegiatan tidak saling berkaitan tidak ada ketergantungan
antara kegiatan penggalian tanah dan fabrikasi besi.

Pengechekan : Melakukan setting stub dilakuka


1. Jumlah tulangan Besi teodolit agar didapat penempat
gambar. Setelah setting stub dila
2. Jarak antara tulangan besi dilakukan fabrikasi besi ditempa
3. Tinggi tulangan yang tidak dicor dibore pile
4. Tebal selimut beton
5. Air yang ada dilingkungan pondasi
6. Jarak stub

Dalam proses pengecoran hal yang perlu diperhatikan :


1. Kwalitas bahan campuran beton
2. Takaran campuran beton semen : pasir : split dengan
perbandingan 1 : 2 : 3
3. Nilai slump beton

Dalam proses pengecoran hal yang perlu diperhatikan :


1. Kwalitas bahan campuran beton
2. Takaran campuran beton semen : pasir : split dengan
perbandingan 1 : 2 : 3
3. Nilai slump beton

setelah pengecoran selesai dilakukan penimbunan dan


pemadatan tanah di sekitar kaki tower
n setting stub dilakukan dengan mengunakan
gar didapat penempatan stub yang sesuai dengan
etelah setting stub dilakukan setting besi yang telah
fabrikasi besi ditempat lain.
FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI

FLOW CHART PEKERJAAN PONDASI BORE PILE

MULAI

PENENTUAN TITIK BORE PILE

PENGEBORAN TANAH FABRIKASI BESI

MENGURAS LUBANG DARI


LUMPUR

CHECK
SEBELUM
COR
CHECK
SEBELUM
COR
NO

YES

PENGECORAN

SELESAI
AAN PONDASI

KETERANGAN

Melakukan penentuan tempat dimana pondasi akan


dibangun, dengan alat teodolit kita dapat menentukan letak
dimana pondasi akan dibangun dengan berpedoman pada
patok. Ada tiga patok dalam satu tower, patok pertama ada
ditengan menunjukkan titik As dari tower, patok kedua ada
didepan tower yang menunjukkan arah line tower yang
berada ditower depan, dan patok tiga berada di belakang
tower yang menunjukkan arah line tower yang berada
dibelakang. Dengan patok yang sudah ada kita dapat
menenutkan dimana titik acuan dimana pondasi akan dibuat.
Setelah didappatkan titik acuaan dilakukan penentuan titik
bore pile akan dibuat.

Proses pengeboran tanah dan fabrikasi besi adalah dua


pekerjaan yang dilakukan di dua tempat yang berbeda maka
waktu pelaksanaannya dapat dilakukan bersamaan. Kedua
kegiatan tidak saling berkaitan tidak ada ketergantungan
antara kegiatan pengeboran tanah dan fabrikasi besi.

Melakukan pengurasan dengan menggunakan air yang di


semprotkan dalam lubang bore pile menggunakan pompa.

Pengechekan :
1. Jumlah tulangan Besi
2. Jarak antara tulangan besi
3. Tinggi tulangan yang tidak dicor dibor pile
4. Tebal selimut beton
5. Air yang ada dilingkungan pondasi

Dalam proses pengecoran hal yang perlu diperhatikan :


1. Kwalitas bahan campuran beton
2. Takaran campuran beton semen : pasir : split dengan
perbandingan 1 : 2 : 3
3. Nilai slump beton
PT. PLN (Persero) FORM CHECKLIST SEBELUM & SAAT PRO

Tanggal : ...........................................
Proyek : ...........................................
SEBELUM PROSES PENGECORAN

NO YANG HARUS DICHEK CARA CHEK

1 Dimensi pondasi Dengan menggunakan meteran


mengukur berapa dimensi pondasi
2 Jarak antar stub Dengan menggunakan meteran
mengukur berapa jarak antar stub
3 Elevasi stub Dengan menggunakan teodolit
melihat apakah semua stub tinggi sama
4 Jumlah tulangan Menghitung jumlah tulangan
dalam satu komponen
5 Jarak antar tulangan Dengan menggunakan meteran
mengukur berapa jarak antar tulangan
6 Tebal selimut beton Dengan menggunakan meteran
mengukur berapa tebal selimut beton
7 Kedalaman lubang bore pile Dengan menggunakan meteran
mengukur berapa dalam lubang bore pile
8 Panjang tulangan penyaluran Dengan menggunakan meteran
di bore pile mengukur berapa panjang penyaluran
9 Pondasi tidak ada air Visual
10 Pondasi tidak ada lumpur Visual
SAAT PROSES PENGECORAN

NO YANG HARUS DICHEK CARA CHEK

1 Nilai slump Menggunakan alat slump diukur berapa


penurunan beton
2 Campuran beton Menghitung berapa jumlah semen, pasir,
dan split yang dimasukan dalam molen

Keterangan :
SEBELUM & SAAT PROSES PENGECORAN

No Tower : ...........................................
Pekerjaan : ...........................................
S PENGECORAN
CHEK 1 CHEK 2
STANDAR
SESUAI TIDAK SESUAI TIDAK
Gambar kerja

Gambar kerja

Gambar kerja

Gambar kerja

Gambar kerja

Gambar kerja

Gambar kerja

40 kali diameter
tulangan
Tidak ada air
Tidak ada lumpur
AN
CHEK 1 CHEK 2
STANDAR
SESUAI TIDAK SESUAI TIDAK
5 - 12 cm

Perbandingan
1:2:3
Pengawas