Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH

IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH


Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Dan Budi Pekerti

Disusun oleh :

Kelompok 7
1. Ainun
2. Enok Siti Sholeha
3. Intana
4. Nisah Sari
5. Nuroktaviani Edeluwis

KELAS : X IPA 1

SMAN 20 KAB TANGERANG


Alamat : Jl. Raya Pakuhaji Km. 2 Ds. Buaran Bambu
Kec. Pakuhaji Kab. Tangerang

1
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, puji
syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat, Hidayah,
dan Inayah-Nya sehingga kami dapat merampungkan penyusunan makalah BERJUDUL “
IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH “.
Penyusunan makalah semaksimal mungkin kami upayakan dan didukung bantuan
berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar dalam penyusunannya. Untuk itu tidak lupa
kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam
merampungkan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih
terdapat kekurangan baik dari segi penyusunan bahasa dan aspek lainnya. Oleh karena itu,
dengan lapang dada kami membuka selebar-lebarnya pintu bagi para pembaca yang ingin
memberi saran maupun kritik demi memperbaiki makalah ini.
Akhirnya penyusun sangat mengharapkan semoga dari makalah sederhana ini dapat
diambil manfaatnya dan besar keinginan kami dapat menginspirasi para pembaca untuk
mengangkat permasalahan lain yang relevan pada makalah-makalah selanjutnya.

Pakuhaji, 23 Januari 2019

Penyusun

2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang ............................................................................................... 1
B. Rumusan masalah .......................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Iman Kepada Malaikat Allah ...................................................... 2
B. Dalil Iman Kepada Malaikat Allah ................................................................ 2
C. Sifat-Sifat Malaikat ....................................................................................... 4
D. Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat .................................................. 4
E. Fungsi Beriman kepada malaikat allah .......................................................... 4
F. Hikmah beriman Kepada Malaikat Allah ...................................................... 5
G. Penerapan iman kepada Malaikat Allah ........................................................ 6
H. Nama-nama malaikat beserta tugasnya ......................................................... 7
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ....................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA

3
BAB I
PENDAHULUHAN
A. LATAR BELAKANG
Malaikat (bahasa Arab: ‫ مالءكة‬malāʾikah; tunggal: ‫ مالك‬atau ‫ َملَك‬malāk) adalah
makhluk yang memiliki kekuatan-kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah
Allah.
Menurut bahasa, kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak
(‫ )ملك‬yang berarti kekuatan, yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti
risalah atau misi, kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan ar-rasul.
Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nur), berdasarkan salah satu hadist
Muhammad, “Malaikat telah diciptakan dari cahaya.”
Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. Iman kepada malaikat
maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat
mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah
menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-
Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti
malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya.
Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka
malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasanya terjadi pada para nabi dan rasul.
Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul.
Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim.

B. RUMUSAN MASALAH
a. Apakah yang dimaksud dengan iman kepada Malaikat Allah
b. Bagaimana Dalil Naqli Iman Kepada Malaikat
c. Apakah yang dimaksud sifat iman kepada malaikat Allah
d. Bagaimana fungsi iman kepada malaikat allah

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH


Malaikat berbeda dengan manusia, manusia diciptakan Allah dari Tanah sedangkan
Malaikat diciptakan Allah dari cahaya (nur).
Iman kepada malaikat adalah yakin bahwa malaikat itu ada, walaupun kita sebagai
manusia tidak bisa melihat mereka. Kecuali untuk siapa yang Allah kehendaki untuk
melihat malaikat, seperti Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim AS.
Malaikat merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah, selalu menyembah Allah dan
selalu taat kepada-Nya. Tidak pernah melakukan dosa, dan tidak ada satu orang pun
yang mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah yang mengetahui jumlahnya.
Tetapi kita wajib mengetahui 10 malaikat dan tugasnya.
Malaikat mempunyai tugas tertentu yang diperintahkan oleh Allah, mereka selalu
melakukan tugasnya tanpa kita sadari, Ya karena mereka tidak dapat dilihat maupun
dirasakan, namun kita harus tetap percaya mereka ada.
meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menciptakan Malaikat sebagai
makhluk ghaib diutus untuk melaksnakan segala perintah-Nya.

QS. Al-Anbiya 19-20


Artinya : “(19) Dan kepunyaan-Nyalah segala yang di langit dan di bumi. Dan
malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk
menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. (20) Mereka selalu bertasbih malam
dan siang tiada henti-hentinya.”

B. DALIL NAQLI IMAN KEPADA MALAIKAT


Q.S An-Nisa’ ayat 136:

5
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya
dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan
sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-
Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-
jauhnya.
DALIL DI DALAM HADITS:
“Malaikat itu diciptakan dari cahaya sedangkan jin dari nyala api dan adam diciptakan dari
apa yang telah diterangkan pada kamu semua”. (dari tanah). (H.R. Muslim dan Aisyah).

a. Dalil Naqli
Dalil naqli yang dimaksud Imam Al-Jazâ‘iri pengertiannya lebih umum, bukan
hanya sesuatu yang dinukil dari Qur’an dan Sunnah saja, tetapi termasuk juga berita-
berita yang sifatnya telah dinukilkan turun menurun secara mutawatir. Menurutnya,
adanya malaikat itu berdasarkan pada:
1. Perintah Allah untuk beriman kepada malaikat. Hal ini termaktub dalam
beberapa ayat Qur’an. Bisa dilihat dalam al-Nisâ (4): 136, al-Baqarah (2): 98, al-
Nisâ (4): 172, al-Hâqqah (69): 17 dll.
2. Berdasarkan sabda Rasulullah saw. dalam do’anya ketika beliau shalat malam.
3. Para sahabat yang melihat malaikat saat perang badr. Diceritakan bahwa banyak
diantara para sahabat Rasul saw. ketika perang badr yang melihat bala bantuan
malaikat. Atau saat para sahabat didatangi tamu yang merupakan jelmaan
malaikat Jibril, menanyakan masalah Iman, Islam dan Ihsan.
4. Keimanan ribuan pengikut para rasul terdahulu terhadap malaikat berdasarkan
penyampaian rasul-rasul mereka.

6
b. Dalil Aqli
1. Secara riil akal tidak menolak dan tidak pula menafikan adanya malaikat.
Akal tidak akan menolak sesuatu hal kecuali sesuatu itu memiliki sifat
penyatuan dua hal yang bertentangan, seperti adanya gelap dan terang
secara bersamaan.
2. Bahwa segala sesuatu itu ada berdasarkan adanya bekas dan atsarnya. Maka
adanya malaikat bisa dibuktikan dengan adanya atsar malaikat
3. Sesuatu yang tidak bisa dilihat bukan berarti itu tidak ada, karena mata
manusia sangat terbatas

C. SIFAT-SIFAT MALAIKAT
 Malaikat selalu bertasbih siang dan malam (tidak ada hentinya).
 Tidak pernah melakukan dosa (maksiat) dan selalu mengamalkan apa yang
diperintah oleh Allah SWT.
 Mempunyai sifat malu.
 Mempunyai kekuatan dan kecepatan cahaya.
 Tidak pernah lelah melakukan apa yang diperintahkan-Nya.
 Tidak makan dan minum.
 Dapat berubah wujud.
 Suci dari sifat-sifat manusia dan jin, seperti hawa nafsu, makan, tidur, lapar, dan
lainnya.
 Selalu taat dan takut kepada Allah SWT.

D. CONTOH PERILAKU BERIMAN KEPADA MALAIKAT


Jika seseorang telah beriman kepada rukun islam kedua ini, akan terdapat contoh perilaku
yang mencerminkan dirinya beriman kepada malaikat Allah. Diantaranya:
1. Mempunyai rasa kepedulian sosial yang tinggi dalam masyarakat.
2. Selalu berusaha memperbaiki diri sendiri seiring waktu berjalan.
3. Berpikir positif atas segala yang terjadi di sekitarnya.
4. Perilakunya bisa dijadikan contoh bagi lingkungan sekitar

E. FUNGSI BERIMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH


Ada banyak banget fungsi dari beriman kepada malaikat allah, diantaranya :

7
1. Meningkatkan Ketaatan
Malaikat kan makhluk Allah yang paling taat, dengan beriman manusia dapat
mendorong dirinya untuk senantiasa mendekatkan diri dan disiplin kepada Allah
SWT.
2. Menjaga Sikap Manusia
Salah satu tugas Malaikat yaitu mengawasi apa yang manusia kerjakan, sehingga
manusia akan berhati-hati dalam menjalani kehidupan agar terhindar dari Dosa.
3. Berusaha Meningkatkan Amal Ibadah
Ada Malaikat yang menjaga surga dan neraka. Dengan mengingat hal bisa
mendorong manusia untuk meningkatkan amal ibadahnya supaya tidak masuk
neraka.
4. Menerima Rezeki yang Sudah Diberikan
Dengan beriman, kita dapat ikhlas dan merasa bersyukur degan apa yang sudah
diberikan atau kita berikan kepada orang lain karena amal kita akan dicatat oleh
Malaikat.
5. Meningkatkan Kesabaran
Iman kan percaya tuh, nah saat kita sudah melakukan berbagai usaha namun belum
kelihatan hasilnya kita harus percaya dengan Allah bahwa kerja keras kita akan
terbayar.

F. Hikmah Beriman Kepada Malaikat Allah


1. Semakin meyakini tentang kebesaran Allah SWT.
2. Bersyukur kepada Allah SWT, karena telah menciptakan malaikat untuk membantu
segala kehidupan dan kepentingan manusia.
3. Cinta kepada Malaikat karena kedekatan ibadahnya kepada Allah, dan karena
mereka selalu membantu dan selalu mendoakan kita.
4. Bertaqwa dan beriman kepada Allah SWT serta berlomba-lomba dalam kebaikan.
5. Meningkatkan keimanan untuk mengikuti sifat dan perbuatan Malaikat.
6. Selalu berfikir dan berhati-hati setiap melakukan suatu perbuatan, karena perbuatan
yang baik maupun yang buruk akan selalu dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.
7. Meningkatkan keimanan manusia kepada Allah, mengingat Malaikat merupakan
salah satu ciptaan-Nya

8
8. Membentuk jiwa seorang muslim yang benar-benar bertakwa kepada Allah, karena
iman kepada Allah dan iman kepada Malaikat merupakan satu kesatuan yang tidak
bisa dipisahkan
9. Mendorong manusia untuk senantiasa bertindak hati-hati, karena dia menyadari
bahwa setiap perbuatannya selalu diawasi oleh para Malaikat
10. Mendorong manusia untuk selalu meningkatkan amal baik, karena manusia
menyadari bahwa sekecil apapun tindakan baiknya akan dicatat oleh Malaikat.

G. PENERAPAN IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH

1. Gemar shalat berjamah, karena ada keyakina bahwa malaikat selalu menghadiri
shalat berjamaah (H.R. Ahmad, Abu Dawud dan Nasai).
2. Gemar beramal seperti mnyantuni anak yatim, terlantar dan mmberi bantuan harta
kepada para fakir miskin. Hal ini disebabkan antara lain adanya keyakinan bahwa
malaikat selalu mendoakan orang yang berperilaku dermawan, agar harta yang
dibelanjakan di jalan Allah itu menjadi berkah (H.R. Muslim).
3. Gemar menuntut ilmu, lalu mengajarkannya kepada orang lain (H.R. Abu Daud dan
Turmuzi).
4. Gemar membaca Al-Qur’an. Karena ketika Al Qur’an dibacakan, malaikat akan
hadir dan mendengarkan.
 Kita telah mengetahui tugas, pekerjaan, dan keutamaan malikat sehingga sebagai
seorang mukminn, kita waib melakukan hal-hal berikut ini:
a. Menghindari perbuatan maksiat dan dosa-dosa yang dapat menyakiti dan
mengecewakan hati malaikat
b. Menjauhi hal-hal yang dibenci oleh ppara mmalaikt dan juga dibenci oleh manusia
Karena malaikat akan merasa terganggu akibat hal—hal yang mengganggu
manusia.
c. Tidak meludah ke sebelah kanan ketika shalat.
d. Mencintai dan menghormati mereka dengan tidak membeda-bedakan mereka
seperti yang dilakukan oleh oorang yahudi.

9
I. NAMA – NAMA MALAIKAT BESERTA TUGASNYA
Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah
satu Rukun Iman, berdasarkan Al Qur'an, hadits dan kitab-kitab. Nama (panggilan)
beserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut:

 Jibril - Pemimpin para malaikat, bertugas menyampaikan wahyu dan


mengajarkannya kepada para nabi dan rasul.
 Mikail - Pemberi rezeki seluruh makhluk, ia memiliki pembantu-pembantu
yang mengatur tanaman, hujan,[2][3] angin, jalannya matahari, bulan, dan
bintang yang menyebabkan perputaran siang dan malam.
 Israfil - Peniup sangkakala pada hari kiamat dan hari kebangkitan (yaumul
ba'ats).
 Munkar dan Nakir - Pemeriksa amal manusia di alam barzakh.
 Izrail - Pencabut nyawa seluruh makhluk, dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
o Para pencabut nyawa makhluk jahat dengan keras,
o Para pencabut nyawa makhluk baik dengan lembut.
 Ridwan - Penjaga pintu syurga. Melayani para ahli surga.
 Malik - Pemimpin Malaikat Zabaniah dan penjaga pintu neraka.
 Zabaniah - 19 malaikat penyiksa dalam neraka yang bengis dan kasar.
 Harut dan Marut - Dua Malaikat yang turun di negeri Babil.
 Malaikat disekitar Arsy
o Hamalat al 'Arsy - Empat malaikat pembawa 'Arsy Allah, pada hari
kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan.
o Malaikat Haffun - Para malaikat yang melingkari Arsy sambil
bertasbih.
 Darda'il - Malaikat yang mencari orang yang berdo'a, bertaubat, minta ampun
dan lainnya pada bulan Ramadan.
 Hafazhah (Para Penjaga)
o Kiraman Katibin - Para malaikat pencatat yang mulia, ditugaskan
mencatat amal manusia sewaktu manusia itu hidup di dunia hingga di
alam barzakh, kemudian malaikat tersebut menjadi saksi di sidang hisab
di padang Mahsyar.

10
o Mu’aqqibat - Para malaikat yang selalu memelihara (menjaga)
manusia dari kematian sampai waktu yang telah ditetapkan yang datang
silih berganti.
 Malaikat Qarin - Para malaikat pendamping manusia dari lahir hingga ajalnya,
bertugas membisikkan hal-hal kebenaran dan kebaikan.
 Malaikat Arham - Malaikat yang diperintahkan untuk meniupkan ruh,
menetapkan rizki, ajal, amal dan celaka atau bahagia pada 4 bulan kehamilan.
 Jundallah - Para malaikat perang yang bertugas membantu nabi dalam
peperangan.
 As-Sijilli - Malaikat yang memberitahukan kepada Harut dan Marut tentang
makhluk yang pernah membuat kerusakan dan pertumpahan darah di bumi.
 Azh-Zhil - Malaikat yang mendampingi Nabi Ibrahim ketika berada dikobaran
api.
 Ad-Dam'u - Malaikat yang selalu menangis jika melihat kesalahan manusia.
 An-Nuqmah - Malaikat yang selalu berurusan dengan unsur api dan duduk di
singgasana berupa nayala api, ia memiliki wajah kuning tembaga.
 Ahlul Adli - Malaikat besar yang melebihi besarnya bumi beserta isinya
dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.
 Malaikat berbadan api dan salju - Malaikat yang setengah badannya berupa
api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh sepasukan malaikat yang
tidak pernah berhenti berzikir.
 Ar-Ra'd - Malaikat pengatur awan dan hujan, ia mengaturnya dengan
menggunakan petir sebagai cambuk.
 Penjaga matahari - Sembilan Malaikat yang menghujani matahari dengan
salju.
 Malaikat pengendali air - Malaikat yang ingin membantu Nabi Ibrahim ketika
berada dikobaran api.
 Malaikat pengendali angin - Malaikat yang ingin membantu Nabi Ibrahim
ketika berada dikobaran api.
 Malaikat Rahmat - Para penyebar keberkahan, rahmat, permohonan ampun
dan pembawa roh orang-orang shaleh, ia datang bersama dengan Malaikat
Maut dan Malaikat `Adzab.
 Malaikat `Azab - Para pembawa roh orang-orang kafir, zalim, munafik, ia
datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.
11
 Malaikat penggiring - Para malaikat yang menggiring manusia di Mahsyar,
malaikat itu bersama dengan malaikat penyaksi (Kiraman Katibin).
 Malaikat pegunungan - Malaikat yang menjaga pegunungan.
 Malaikat Bayt al-Makmur - 70 ribu malaikat yang setiap hari masuk ke Bayt
al-Makmur.
 Malaikat makmum - Para malaikat yang menjadi makmum ketika manusia
salat.
 Malaikat penyeru manusia dan jin
o Penyeru bulan Ramadan - Satu malaikat yang terus menerus
memanggil manusia beriman untuk bergembira dan manusia jahat untuk
menahan segala kejahatan ketika malam pertama bulan Ramadan
hingga fajar.
o Penyeru dari pintu-pintu Surga - Para malaikat yang berseru kepada
orang beriman untuk memasuki pintu-pintu tertentu tergantung dari
amal ibadahnya.
o Penyeru kebaikan dan laknat - Dua malaikat yang setiap hari berseru
yang didengar oleh seluruh makhluk-Nya kecuali manusia dan jin.[45]
 Malaikat Laylat al-Qadr - Jibril dan serombongan malaikat yang turun setiap
Laylat al-Qadr pada bulan Ramadan.
 Pengunjung manusia yang sedang sakit - Empat malaikat yang mengunjungi
manusia ketika sakit.

 Penjaga Mekkah dan Madinah - Para malaikat yang menjaga Kota Mekkah
dan Madinah dari kedatangan Dajjal.
 Pencari orang yang berzikir - Para malaikat yang mencari orang-orang yang
berzikir kepada Allah.
 Pencari majelis ilmu- Para malaikat yang mencari majelis-majelis ilmu.
 Penganjur berbekam - Malaikat yang menganjurkan berbekam ketika
Muhammad sedang mi'raj ke Sidratul Muntaha.
 Pengendali tali Neraka Jahannam - 70 ribu malaikat yang mengendalikan tali
kekang Neraka Jahannam.
 Pendoa manusia yang mendoakan saudaranya - Para malaikat yang berkata,
"Aamiin (Ya Allah, kabulkanlah do’anya bagi saudaranya) dan engkau pun

12
mendapatkan apa yang ia dapatkan", kepada orang yang mendoakan kebaikan
saudaranya tanpa sepengetahuan mereka.

 Penyampai doa pujian - Dua belas malaikat yang berebutan untuk


menyampaikan doa pujian salah seorang sahabat nabi kepada Allah.
 Penyaksi wafatnya sahabat nabi - 70 ribu malaikat yang menyaksikan
wafatnya Sa'ad bin Muadz.
 Pelindung dan pemberi dukungan orang beriman - Para malaikat yang
pelindung orang-orang beriman ketika hidup didunia dan akherat, ketika orang
beriman dalam keadaan sekarat mereka akan memberikan dukungan.
 Pembeda haq dan bathil - Para malaikat yang ditugaskan untuk membedakan
antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.
 Penentram hati - Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk
meneguhkan pendirian sang mukmin tersebut.
 Penjaga pintu langit - Tujuh malaikat yang menjaga tujuh pintu langit.
Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.
 Pemberi salam ahli surga - Para malaikat yang memberikan salam kepada
para penghuni surga.
 Pemohon kerahmatan (belas kasih)
o Pemohon ampunan orang beriman - Para malaikat yang terdapat
disekeliling 'Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang
beriman.
o Pemohon ampunan manusia di bumi - Para malaikat yang bertasbih
memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di
bumi.
o Pemohon ampunan para lelaki yang salat di masjid - Para malaikat
yang mendoakan ampunan bagi para lelaki yang ikhlas salat berjamaah
di masjid.
o Pemohon ampunan pembesuk orang sakit - 70 ribu malaikat yang
mengiringi dan mendoakan ampunan bagi umat muslim yang
membesuk orang sakit.
o Pemohon ampunan orang yang bershalawat kepada Nabi - Para
malaikat yang mendoakan ampunan bagi orang-orang yang bershalawat
kepada Nabi Muhammad.

13
o Pemohon ampunan orang yang mengajarkan kebaikan - Para
malaikat yang mendoakan ampunan bagi orang yang mengajarkan
kebaikan kepada sesama manusia.
o Pemohon ampunan orang tidur dalam keadaan suci - Para malaikat
yang berada di dalam pakaian orang tidur dalam keadaan suci.
 Penghormat penuntut ilmu - Para malaikat yang berhenti terbang karena
ingin mendengarkan ilmu atau menghormati orang yang mencari ilmu
pengetahuan.

 Pengatur urusan dunia - Malaikat yang mengatur urusan manusia didunia.


 Pendengar bacaan Qur'an
o Pendengar bacaan ketika manusia salat - Para malaikat yang
mendengarkan dan menelan bacaan Qur'an ketika manusia salat.
o Pendengar bacaan manusia - Malaikat yang mendengarkan bacaan
Qu'ran manusia.

 Pendo'a orang yang berinfaq dan orang kikir - Para malaikat yang berdoa
setiap pagi dan sore untuk orang yang berinfaq dengan doa kebaikan dan
penahan infaq dengan doa kehancuran.

14
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Kita meyakini bahwa malaikat adalah simbol keberkahan. Hikmah yang didapat
jika kita mempercayai malaikat adalah ketaatan kita kepada Allah sebagai penguasa
seluruh alam ini. Jika ada yang bertanya kenapa harus ada malaikat, bukankah Allah tak
cukup kuasa untuk melakukan semua tugas yang dibebankan kepada malaikat. Bukankah
jika demikian Allah itu membutuhkan kepada yang lain.
Mereka bertindak dengan benar dan jujur. Mereka adalah makhluk Allah yang
diciptakan dari Nur (cahaya) yang tidak mempunyai nafsu, seperti halnya manusia.
Malaikat adalah makhluk yang paling patuh, taat beribadah kepada Allah. Jumlah malaikat
itu banyak dan tak terhitung namun hanya 10 malaikat saja yang wajib kita ketahui, yaitu
malaikat Jibril, Mikail, Izrail, Raqib, Atid, Munkar dan Nankir, Israfil, Ridwan dan Malik.
Hikmah dari beriman kepada malaikat adalah:

1. Membangkitkan semangat mukmin untuk selalu berbuat baik disegala tempat dan
waktu.
2. Mendorong mukmin untuk menghampirkan diri kepada Allah dan malaikat-Nya,
menyucikan hati dan membersihkan diri dari sifat-sifat yang tak disukai Allah dan
Rasul-Nya.

15
DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat diakses pada Tanggal 23 Januari 2018 Pukul : 18:30
wib
https://www.eduspensa.id/iman-kepada-malaikat-allah/ diakses pada Tanggal 23 Januari
2018 Pukul : 18:30 wib
http://muslimah.or.id/aqidah/beriman-kepada-malaikat.html diakses pada Tanggal 23
Januari 2018 Pukul : 18:30 wib
http://wardahcheche.blogspot.com/2014/04/beriman-kepada-malaikat-malaikat-allah.html
diakses pada Tanggal 23 Januari 2018 Pukul : 18:30 wib
Akiy Al-Kaaf, Abdullah, Muara Ilmu Tauhid, Bandung: Pustaka Setia, h. 105-107.

Al-Jisr Ath-Thorabilisiy, Sayyid Husen Afandy, Memperkokoh Aqidah Islamiyah Dalam

Perspektif Ahlussunah Waljamaah, Cet. 1, Bandung: CV. Pustaka Setia, 1999.

Al-Uthaimin, Shiekh Mohammed bin Saleh, Aqidah Ahli Sunnah Waljamaah, Departemen

Agama, Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Islam Arab Saudi: 1416H.

16