Anda di halaman 1dari 6

RESUME

TRAUMATIC ULCER

Supervisor:
drg. Rinawati Satrio, M.Si

Disusun oleh :
Nurdiana Dewi
G4B015067

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
PENDIDIKAN PROFESI KEDOKTERAN GIGI
PURWOKERTO

2018

1
I. Ulkus Traumatikus
A. Definisi
Ulkus traumatikus merupakan salah satu lesi pada mukosa mulut yang
sering terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh trauma akibat tergigit, penggunaan
protesa, alat ortodontik, makanan pedas, sikat gigi, serta trauma akibat
kelalaian kerja dokter gigi. Lokasi ulkus traumatikus tergantung pada tempat
terjadi trauma, biasanya pada mukosa pipi, mukosa bibir, palatum, dan tepi
perifer dari lidah. Bentuk dan batas dari ulkus traumatikus tidak teratur.
Diameternya tergantung dari besarnya trauma yang terjadi. Ulkus akan
sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10-14 hari apabila iritan penyebab
dihilangkan.
B. Etiologi
1. Trauma mekanik atau fisik
Penyebabnya antara lain maloklusi, kesalahan pada pembuatan protesa,
menyikat gigi yang terlalu keras, kebiasaan pasien yang suka menggigit-
gigit pipi atau bibir dan oral piercing
2. Trauma termal
Trauma termal dapat disebabkan karena makanan yang panas sehingga
menimbulkan luka bakar pada lidah dan palatum, atau dapat disebabkan
oleh berkontaknya instrument dental yang panas dengan mukosa
3. Trauma kimiawi
Trauma kimiawi dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang
bersifat kaustik, seperti obat kumur dengan kandungan tinggi alkohol,
hidrogen peroksida dan fenol dan penggunaan aspirin sebagai obat sakit
gigi.
4. Terapi radiasi dan kemoterapi
Manifestasi oral akibat terapi radiasi adalah oral mucositis yang timbul
pada minggu kedua setelah terapi, dan akan sembuh perlahan 2-3 minggu
setelah terapi dihentikan. Area yang terkena adalah mukosa yang disinari
langsung oleh sinar X.

2
C. Gambaran klinis
Lesi ini ditandai dengan adanya membran fibrin purulen berwarna
kekuningan yang disertai dengan timbulnya rasa nyeri. Tepi ulkus traumatikus
ditandai dengan area berwarna kekuningan yang dikelilingi oleh halo
eritematous, namun pada beberapa kasus, tepi ulkus dapat berwarna putih
karena adanya hiperkeratosis.
D. Mekanisme
Ulkus sering disebabkan karena trauma pada mukosa pipi, bibir, palatum, dan
lidah. Awalnya, muncul daerah erimatosus di bagian perifer, yang perlahan-
lahan mengalami proses keratinisasi. Dasar berwarna kuning dan pada bagian
tengah tampak fibrin. Setelah pengaruh traumatik hilang, ulkus sembuh dalam
waktu 2 minggu.
E. Perawatan
Ulkus traumatik dapat sembuh apabila sumber trauma atau faktor
iritasi telah dihilangkan. Untuk mempercepat proses penyembuhan, dapat
diberikan aloclair pada permukaan ulkus. Aloclair mengandung PVP yang
akan membentuk lapisan protektif tipis di atas ulkus yang akan menutupi dan
melindungi akhiran saraf yang terbuka sehingga mengurangi rasa nyeri dan
mencegah iritasi pada ulkus. Pengobatan ulkus dapat juga menggunakan
triamcinolone yang merupakan obat kortikosteroid yang berfungsi untuk
mencegah lepasnya zat dalam tubuh yang menyebabkan peradangan.

3
II. Reccurent Aphtous Stomatitis (RAS)
Perbedaan ulkus traumatikus dengan RAS antara lain:

ULKUS
KETERANGAN SAR MINOR
TRAUMATIKUS
Ukuran lesi Tergantung trauma < 1 cm / 2-4 mm
Jumlah Biasanya tunggal 2-8
Masa penyembuhan 6-10 Hari 7-10 Hari

Usia yang bisa Semua usia Remaja / usia 20 tahun


terkena
Etiologi Trauma Belum diketahui
Faktor predisposisi Trauma karena tergigit atau  Herediter
bias juga akibat trauma  Defisiensi Fe, B12
 Trauma
 Asam folat
 Gangguan imunologi (alergi)
 Stress
 Gangguan hormonal
(menstruasi wanita)
Ciri-ciri - Sering berupa ulkus tunggal  Lesi dangkal
- Terasa sakit  Rasa sakit dan terbakar
- Permukaan lesi halus  Warna abu-abu sampai kuning
- Berwarna merah  Tepi lesi dikelilingi jaringan
- Ditutupi selaput putih eritema yang mengembung
kekuningan  Tidak meninggalkan jaringan
- Tepi eritema tipis parut
- Palpasi lunak
- Batas tidak teratur
- Ulkus sedikit cekung dan
oval

Lokasi - Mukosa pipi  Lidah


- Palatum  Mukosa labial
- Gingiva  Mukosa bukal
- Lateral lidah  Dasar mulut
Bentuk - Bulat  lesi berbentuk bulat atau oval
- Oval
Perawatan - umumnya sembuh spontan  kumur-kumur dengan
dalam 6-10 hari setelah chlourhexidine 0,2 % dan
penyebab dihilangkan Vitamin C
- untuk mencegah infeksi
dapat diberikan obat kumur
antiseptik

4
III Kasus
A. Identitas Pasien
1. Nama : Nn. SV
2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Usia : 24 tahun
4. Alamat : Purwokerto
B. Pemeriksaan Subjektif
1. CC : Pasien mengeluhkan adanya sariawan pada pipi bagian dalamnya
2. PI : keluhan dirasakan sejak 3 hari lalu, karena tidak sengaja tergigit
3. PMH : tidak ada kelainan
4. PDH : Pasien pernah ke dokter gigi 4 bulan yang lalu untuk perawatan
orthodonti
5. FH : Tidak memiliki riwayat penyakit keturunan
6. SH : Pasien seorang mahasiswa dan memiliki kebiasaan menggigit pipi
bagian dalam
C. Pemeriksaan Objektif
1. Pemeriksaan Keadaan Umum : Compos mentis
Tekanan Darah: 120/80 mmHg
2. Pemeriksaan Ekstra Oral : Tidak ada kelainan.
3. Pemeriksaan Intra Oral : terdapat lesi berupa ulcer, berbentuk bulat ireguler,
terdapat red halo, berjumlah 3, berukuran 1 cm, berwarna putih kekuningan,
terletak pada mukosa bukal, dan terasa sakit.

5
6

Anda mungkin juga menyukai