Anda di halaman 1dari 2

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) SEBAGAI AGEN

ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes


Fitri Lestari1, Anna Sari Dewi2, Mona Nulanda3
Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Email : fitrilestaaari@gmail.com

ABSTRAK

Latar Belakang : Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu tanaman yang
sering digunakan masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit, terutama penyakit
yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Bawang putih mengandung allicin yang
mempunyai efek antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes.
Propionibacterium Acnes merupakan bakteri gram positif berbentuk batang dan
merupakan flora normal kulit yang ikut berperan dalam terjadinya akne vulgaris. Di
dunia diperkirakan terdapat lebih dari 60 juta orang menderita akne vulgaris. Peran
Propionibacterium acnes dalam patogenesis AV menjadi dasar pemberian antibiotik
sistemik melalui aktivitas antibakteri maupun efek antiinflamasi. Dengan semakin
luasnya penggunaan antibiotik, maka resistensi Propionibacterium acnes terhadap
antibiotik semakin meningkat. Timbulnya resistensi antibiotik, menyebabkan
kegagalan terapi pada beberapa kasus. Salah satu strategi untuk menanggulangi hal
tersebut ialah menggunakan terapi alternatif, salah satunya dengan menggunakan
tumbuhan herbal, yaitu bawang putih (Allium Sativum) yang memiliki efek antimikroba.
Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak
Bawang putih (Allium Sativum) sebagai agen antibakteri terhadap pertumbuhan
bakteri Propionbacterium acnes
Metode : Penelitian ini adalah penelitian true experimental post test dengan
menggunakan metode disc diffusion untuk melihat efektivitas kulit buah delima
terhadap bakteri Propionibacterium acnes penyebab Akne Vulgaris
Hasil : Didapatkan hasil bahwa semakin besar konsentrasi ekstrak bawang putih
maka semakin besar hambatan terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes.
Rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 25%; 50%; 75%;
100% sebesar 10mm; 12,5mm; 13mm; 16mm. Hal ini menunjukkan bahwa interpretasi
dari konsentrasi 25%, 50% dan 70% adalah resisten sedangkan pada konsentrasi
100% adalah intermediet
Kesimpulan : Ekstrak bawang putih (Allium sativum) dengan konsentrasi 25%, 50%,
dan 75% memiliki efek antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan
interpretasi resisten sedangkan pada konsentrasi 100% memiliki interpretasi
intermediet.
Kata kunci: Ekstrak bawang putih, Propionibacterium acnes, Efektivitas, Akne
Vulgaris

TEST EFFECTIVENESS OF GARLIC (Allium sativum) EXTRACT AS AN


ANTIBACTERIAL AGENT ON Propionibacterium acnes

Fitri Lestari, Anna Sari Dewi, Mona Nulanda


Faculty of Medicine Universitas Muslim Indonesia
E-mail: fitrilestaaari@gmail.com
ABSTRACT

Background: Garlic (Allium sativum) is one of the plants that is often used by the
community to treat various diseases, especially diseases caused by bacterial
infections. Garlic contains allicin which has an antibacterial effect on the bacteria
Propionibacterium acnes. Propionibacterium Acnes is a gram-positive rod-shaped
bacterium and is a normal flora of the skin that plays a role in the occurrence of acne
vulgaris. In the world there are an estimated more than 60 million people suffering
from acne vulgaris. The role of Propionibacterium acnes in the pathogenesis of AV is
the basis of systemic antibiotics through antibacterial activity and anti-inflammatory
effects. With the widespread use of antibiotics, Propionibacterium acnes resistance to
antibiotics is increasing. The onset of antibiotic resistance, causes treatment failure in
some cases. One strategy to overcome this problem is to use alternative therapies,
one of which is by using herbal plants, namely garlic (Allium Sativum) which has an
antimicrobial effect.
Objective: This study was conducted to determine the effectiveness of the
antibacterial Garlic (Allium Sativum) extract as an antibacterial agent against the
growth of Propionbacterium acnes
Method: This study is a true experimental post test using the disc diffusion method to
see the effectiveness of garlic extract against Propionibacterium acnes bacteria that
causes acne Vulgaris
Results: It was found that the greater the concentration of garlic extract, the greater
the inhibition zone to the growth of Propionibacterium acnes. The average diameter of
the inhibition zone formed at a concentration of 25%; 50%; 75%; 100% for 10mm;
12.5mm; 13mm; 16mm. This shows that the interpretation of the concentrations of
25%, 50% and 70% is resistant while at 100% concentration are intermediates
Conclusion: Garlic extract (Allium sativum) with a concentration of 25%, 50%, and
75% has an antibacterial effect on Propionibacterium acnes bacteria with resistant
interpretation while at a concentration of 100% has an intermediate interpretation
Keywords : Garlic Extract, Propionibacterium acnes, Effectiveness, Acne
Vulgaris