Anda di halaman 1dari 13

PENDAFTARAN PASIEN

RAWAT DARURAT

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4352./20014 00
CHALID
MAKASSAR
DITETAPKAN OLEH :
STANDAR TANGGAL TERBIT : DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR
OPERASIONA 06 November 2014
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Pendaftaran Pasien Rawat Darurat adalah pasien dengan suatu kondisi
dalam keadaan gawat, karena mengancam nyawa atau kecacatan
anggota badannya sehinngga memerlukan penanangan segera.

1. Pasien memdapatkan pelayanan pendaftaran pasien di Instalasi rawat


TUJUAN : darurat RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan
pasien.
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep keselamatan
pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

Rumah sakit mendahulukan pelayanan terhadap pasien kebutuhan


KEBIJAKAN : darurat (Peraturan Direktur Utama Nomor : HK.02.04/II.3.3/3821/2014
tentang Kebijakan Pelayanan RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Perawat menghubungi keluarga pasien


2. Keluarga pasien mempersiapkan identitas diri pasien
3. Keluarga pasien memperlihatkan identitas diri pasien ke bagian
pendafatran pasien, berupa ;
(a) Kartu Tanda Penduduk asli
(b) Kartu Jaminan Kesehatan asli dapat berupa asuransi sesuai
dengan mou rumah sakit, asuransi kesehatan pegawai negeri sipil,
asuransi BPJS umum, asuransi BPJS ketanagakerjaan, dan lain-
lainnya.
(c) Surat rujukan asli bagi pasien yang dirujuk dari rumah sakit,
puskesmas, atau klnik dokter/keluarga
4. Perekam medis meminta identitas diri pasien
5. Perekam medis melakukan wawancara ke pasien/keluarga pasien
perihal identitas yang diserahkan
6. Perekam medis melakukan registrasi
(a) Pasien baru akan diberikan kartu kontrol berobat
(b) Pasien lama akan dikembalikan kartu kontrol yang telah diserahkan
7. Perekam medis menyiapkan ;
(a) Berkas rekam medis rawat jalan
(b) Surat Jaminan Pelayanan (SJP) Rawat Darurat
PENDAFTARAN PASIEN
RAWAT DARURAT

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4352./20014 00
CHALID
MAKASSAR
8. Perekam medis membawa berkas rekam medis ke dokter jaga
9. Dokter Jaga, Dokter DPJP mengisi berkas rekam medis

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rekam Medik


2. Instalasi Rawat Darurat

PENDAFTARAN PASIEN
RAWAT JALAN

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4356/20014 00
CHALID
MAKASSAR
DITETAPKAN OLEH :
STANDAR TANGGAL TERBIT : DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR
OPERASIONA 06 November 2014
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Pendaftaran Pasien Rawat Jalan adalah pasien yang datang berobat
dipoliklinik RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar

TUJUAN : 1. Pasien mendapatkan pelayanan pendaftaran pasien di poliklinik RSK


Dr. Tadjuddin Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien.
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep
keselamatan pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Pendaftaran pasien rawat jalan didasarkan pada kebutuhan pelayanan


kesehatan pasien yang telah diindentifikasi (Peraturan Direktur Utama
Nomor : HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK
Dr. Tadjuddin Chalid Makassar)

ROSEDUR : 1. Pasien / Keluarga pasien mempersiapkan identitas diri pasien


2. Pasien / Keluarga pasien memperlihatkan identitas diri pasien ke
bagian pendaftaran pasien berupa ;
(a) Kartu Tanda Penduduk asli
(b) Kartu Jaminan Kesehatan asli dapat berupa asuransi sesuai
dengan MOU rumah sakit, asuransi kesehatan pegawai negeri
sipil, asuransi BPJS umum, asuransi BPJS ketanagakerjaan,
dan lain-lainnya.
PENDAFTARAN PASIEN
RAWAT JALAN

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4356/20014 00
CHALID
MAKASSAR (c) Surat rujukan asli bagi pasien yang dirujuk dari rumah sakit,
puskesmas, atau klnik dokter/keluarga.
3. Petugas Rekam Medis meminta identitas diri pasien
4. Petugas Rekam Medik melakukan wawancara ke pasien/keluarga
pasien perihal identitas yang diserahkan
5. Petugas Rekam Medis melakukan registrasi
(a) Pasien baru akan diberikan kartu kontrol berobat
(b) Pasien lama akan dikembalikan kartu kontrol yang telah
diserahkan
6. Perekam medis menyiapkan ;
(a) Berkas rekam medis rawat jalan
(b) Surat Jaminan Pelayanan (SJP) Rawat Jalan
(c) Surat Egibilitas Peserta (SEP) pasien (pasien asuransi)
7. Perekam medis meminta pasien / keluarga pasien untuk menunggu
dan antri di depan ruangan poliklinik yang dituju.
8. Perekam medis membawa berkas rekam medis ke poliklinik
9. Dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, petugas kesehatan
lainnya mengisi berkas rekam medis

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rawat Jalan


2. Instalasi Rekam Medik
PENERIMAAN PASIEN
RAWAT INAP

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4357/20014 00
CHALID
MAKASSAR
DITETAPKAN OLEH :
STANDAR TANGGAL TERBIT : DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR
OPERASIONA 06 November 2014
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Penerimaan Pasien Rawat Inap adalah proses penerimaan pasien


masuk ke rumah sakit melalui instalasi rawat inap yang telah melalui
Penerimaan dipoliklinik atau triage

TUJUAN : 1. Pasien memdapatkan pelayanan instalasi rawat inap RSK Dr.


Tadjuddin Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien.
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep
keselamatan pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Penerimaan pasien rawat inap didasarkan pada kebutuhan pelayanan


kesehatan pasien yang telah diindetifikasi (Peraturan Direktur Utama
Nomor : HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK
Dr. Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Pasien
(a) Pasien rawat darurat untuk rawat inap
(b) Pasien rawat jalan untuk rawat inap
2. Dokter menjelaskan tujuan rawat inap kepada pasien / keluarga
pasien
3. Dokter meminta pasien / keluarga pasien untuk persetujuan dirawat
inap
4. Dokter memberikan instruksi ke perawat untuk mempersiapkan
berkas rawat inap
5. Perawat menjelaskan instruksi dokter ke pasien/keluarga pasien
untuk dirawat inap
6. Perawat meminta pasien/keluarga pasien untuk mendaftar
dipenerimaan pasien rawat inap
7. Pasien / Keluarga pasien mempersiapkan identitas diri pasien
8. Pasien / Keluarga pasien memperlihatkan identitas diri pasien ke
bagian pendaftaran pasien instalasi rawat inap berupa ;
(a) Kartu Kontrol berobat
(b) Kartu Tanda Penduduk asli
(c) Kartu Jaminan Kesehatan asli dapat berupa asuransi sesuai
dengan mou rumah sakit, asuransi kesehatan pegawai negeri
PENERIMAAN PASIEN
RAWAT INAP

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


RSK
Dr. TADJUDDIN HK.02.07/II.3/4357/20014 00
CHALID
MAKASSAR sipil, asuransi BPJS umum, asuransi BPJS ketanagakerjaan,
dan lain-lainnya.
(d) Surat rujukan asli bagi pasien yang dirujuk dari rumah sakit,
puskesmas, atau klnik dokter/keluarga.
(e) Pengantar rawat inap dari instalasi rawat darurat atau instalasi
rawat jalan
9. Perekam medis meminta identitas diri pasien
10. Perekam medis melakukan wawancara ke
pasien/keluarga pasien perihal identitas yang diserahkan
11. Perekam medis melakukan registrasi.
12. Perekam medis melakukan identifikasi pasien rawat inap
13. Perekam medis menyiapkan ;
(a) Berkas rekam medis rawat inap
(b) Surat Jaminan Pelayanan (SJP) Rawat inap
(c) Surat Egibilitas Peserta (SEP) pasien (pasien asuransi)
(d) Gelang Identitas Pasien
14. Perekam medis membawa berkas rekam medis ke
instalasi rawat inap / bangsal perawatan
15. Perawat bangsal menghubungi dokter penanggung jawab
pelayanan
16. Perawat bangsal mengisi berkas rekam medis
17. Dokter penanggung jawab pelayanan mengisi berkas
rekam medis

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rawat Jalan


2. Instalasi Rawat Darurat
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rekam Medik
PASIEN RAWAT DARURAT OBSERVASI

RSK NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


Dr. TADJUDDIN
CHALID HK.02.07/II.3/4358/20014 00
MAKASSAR
TANGGAL TERBIT : DITETAPKAN OLEH :
STANDAR DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR 06 November 2014
OPERASIONA
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Pasien rawat darurat observasi adalah pasien yang telah diskrining di
instalasi rawat darurat dan di berikan perlakuan pengawasan selama 30-
60 menit untuk memutuskan pelayanan yang sesuai atau tidak sesuai di
RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.

TUJUAN : 1. Pasien mendapatkan pelayanan instalasi rawat darurat RSK Dr.


Tadjuddin Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien
2. Pasien mendapat pelayanan rujukan bila pelayanan tidak sesuai
dengan rumah sakit ke rumah sakit lain sehingga tidak terjadi
keterlambatan dalam pelayanan terhadap pasien terutama terapi.
3. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep keselamatan
pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Skrining wajib dilakukan pada kontak pertama, apakah pasien dpat
dilayani ataukah dirujuk dan rumah sakit mendahulukan pelayanan
terhadap pasien kebutuhan darurat (Peraturan Direktur Utama Nomor :
HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Pasien di tempatkan di tempat tidur ruangan triage


2. Dokter jaga menjelaskan tujuan observasi kepada pasien ataupun
keluarga pasien
3. Perawat mempersiapan alat-alat yang diperlukan.
4. Dokter jaga, perawat mengobservasi kondisi pasien tiap 30 – 60
menit sesuai dengan tingkat kegawatannya.
5. Dokter jaga mengambil keputusan apabila hasil observasi
menunjukkan keadaan penderita semakin tidak membaik
6. Dokter jaga, perawat mencatat perkembangan pasien selama
observasi dilembar rekam medis observasi pasien.
7. Dokter jaga, perawat mengobservasi maksimal 6 – 8 jam dan
selanjutnya memutuskan pasien bisa pulang, rawat jalan atau rawat
inap.
PASIEN RAWAT DARURAT OBSERVASI

RSK NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


Dr. TADJUDDIN
CHALID HK.02.07/II.3/4358/20014 00
MAKASSAR
UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rekam Medik
2. Instalasi Rawat Darurat
PASIEN OBSERVASI DI RUJUK
YANG TIDAK MEMENUHI PELAYANAN RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

TANGGAL TERBIT : DITETAPKAN OLEH :


STANDAR DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR 06 November 2014
OPERASIONA
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Pasien observasi dirujuk yang tidak memenuhi pelayanan rumah sakit
adalah merujuk pasien yang telah diobservasi di instalasi rawat darurat
ke rumah sakit lain yang tidak memenuhi kriteria pelayanan RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar

TUJUAN : 1. Pasien mendapatkan pelayanan rujukan di instalasi rawat darurat


RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep keselamatan
pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Pelayanan berkelanjutan terhadap pasien yang tidak memenuhi


kebutuhan pelayanan rumah sakit (Peraturan Direktur Utama Nomor :
HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Pasien yang diobservasi di tempat tidur ruangan triage


2. Dokter jaga menjelaskan tujuan rujukan kepada pasien / keluarga
pasien
3. Dokter jaga meminta pasien / keluarga pasien untuk persetujuan
dirujuk
4. Dokter jaga memberikan instruksi ke perawat untuk mempersiapkan
berkas rujukan
5. Dokter jaga membuat surat rujukan
6. Perawat menjelaskan instruksi dokter ke pasien/keluarga pasien
untuk dirujuk ke rs lain
7. Perawat menghubungi petugas ambulance
8. Petugas ambulance mepersiapkan peralatan dan mobil ambulance
9. Perawat menghubungi petugas transfer untuk membantu evakuasi
pasien ke ambulance

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rekam Medik


PASIEN OBSERVASI DI RUJUK
YANG TIDAK MEMENUHI PELAYANAN RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

2. Unit Transportasi / Ambulance


PENANGANAN PASIEN YANG
TIDAK MENDAPAT PELAYANAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

TANGGAL TERBIT : DITETAPKAN OLEH :


STANDAR DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR 06 November 2014
OPERASIONA
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Penanganan pasien tidak mendapat pelayanan tempat tidur di rumah


sakit adalah pasien yang telah memenuhi kriteria pelayanan rawat inap
di RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar namun tidak mendapatkan
pelayanan tempat tidur baik dibangsal tertentu maupun diseluruh
bangsal di rumah sakit

TUJUAN : 1. Pasien mendapatkan pelayanan rawat inap di RSK Dr. Tadjuddin


Chalid Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep
keselamatan pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Pelayanan sementara terhadap pasien yang tidak mendapatkan


pelayanan fasilitas rumah sakit (Peraturan Direktur Utama Nomor :
HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar) HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang
Kebijakan Pelayanan RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Pasien yang telah diterima di penerimaan pasien di instalasi rawat


inap melalui ;
a) pasien yang telah terdaftar di instalasi rawat darurat
b) pasien yang telah terdaftar di instalasi rawat jalan
2. Petugas penerimaan menjelaskan tujuan pelayanan di instalasi
rawat inap
3. Petugas penerimaan mengkoordinasikan ke petugas bangsal
perawatan yang dituju sesuai dengan rujukan internal.
4. Petugas menginformasikan keadaan bangsal, jumlah tempat tidur
dan fasilitas yang tersedia.
PENANGANAN PASIEN YANG
TIDAK MENDAPAT PELAYANAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

5. Petugas penerimaan menginformasikan ke keluarga pasien bila


tempat tidur bangsal yang dituju masih terisi penuh dengan
memberikan saran diantaranya;
a) Dirawat sementara di ruang instalasi rawat darurat untuk pasien
yang terdaftar diruang rawat darurat
b) Dirawat sementara di ruang instalasi rawat jalan untuk pasien
yang terdaftar diruang rawat darurat
c) Dirawat sementara di ruang instalasi rawat inap lainnya.
d) Dirawat sementara di ruang instalasi rawat inap lainnya di
rumah sakit lainnya.
e) Dirujuk ke rumah sakit laiinya
6. Petugas penerimaan menginformasikan ke dokter perihal tersebut
diatas dan keputusan yang diambil oleh keluarga pasien
7. Dokter memberikan instruksi ke perawat untuk mempersiapkan
berkas rujukan internal / eksternal
8. Dokter membuat surat rujukan internal / eksternal
9. Perawat menjelaskan instruksi dokter ke pasien/keluarga pasien
untuk dirawat sementara atau dirujuk ke rs lain
10. Perawat menghubungi petugas ambulance untuk yang dirujuk ke rs
lain
11. Petugas ambulance mempersiapkan peralatan dan mobil
ambulance
12. Perawat menghubungi petugas transfer untuk membantu evakuasi
pasien ke bangsal atau ambulance

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rekam Medik
5. Unit Transportasi / Ambulance
PASIEN RAWAT INAP YANG TERDAFTAR
YANG TIDAK MEMENUHI PELAYANAN RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

TANGGAL TERBIT : DITETAPKAN OLEH :


STANDAR DIREKTUR UTAMA,
PROSEDUR 06 November 2014
OPERASIONA
L
(SPO) dr.H. KAMAL ALI PARENGRENGI, M.KES
NIP 196108121990031002

PENGERTIAN : Pasien rawat inap yang terdaftar yang tidak memenuhi pelayanan RS
adalah pasien yang telah mendaftar dipenerimaan pasien rawat inap dan
tidak memenuhi kriteria pelayanan RSK Dr. Tadjuddin Chalid Makassar

TUJUAN : 1. Pasien mendapatkan informasi pelayanan rawat inap di instalasi


rawat darurat dan di instalasi rawat jalan RSK Dr. Tadjuddin Chalid
Makassar sesuai dengan kebutuhan pasien
2. Memastikan pasien mendapat pelayanan sesuai konsep
keselamatan pasien untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan

KEBIJAKAN : Pelayanan berkelanjutan atau sementara terhadap pasien yang tidak


mendapatkan fasilitas rumah sakit. (Peraturan Direktur Utama Nomor :
HK.02.04/II.3.3/3821/2014 tentang Kebijakan Pelayanan RSK Dr.
Tadjuddin Chalid Makassar)

PROSEDUR : 1. Pasien yang telah identifikasi oleh perekam medis yang siap untuk
ditransfer ke rawat inap
2. Perekam medis meminta informasi di intalasi rawat inap
3. Kepala ruangan perawatan memberikan informasi diantaranya
(a) Ketersedian tempat tidur ruang perawatan
(b) Dokter yang merawat
(c) Perlengkapan lain yang dibutuhkan
4. Perekam medis menginformasikan ke Dokter perihal ruangan yang
dituju
5. Dokter menjelaskan pelayanan rs yang tidak memenuhi kebutuhan
kepada pasien / keluarga pasien.
6. Dokter meminta pasien / keluarga pasien untuk persetujuan dirawat
inap ditempat lain
(a) Di titip di ruang perawatan lain yang sesuai dengan kebutuhan
pasien/keluarga pasien
(b) Dirujuk di rs lain yang sesuai dengan kebutuhan pasien /keluarga
pasien
PASIEN RAWAT INAP YANG TERDAFTAR
YANG TIDAK MEMENUHI PELAYANAN RUMAH SAKIT

RSK
Dr. TADJUDDIN NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :
CHALID
MAKASSAR HK.02.07/II.3/……../20014 00

7. Dokter memberikan instruksi ke perawat untuk mempersiapkan


berkas ;
(a) Di titip di ruang perawatan lain
(b) Dirujuk di rs lain.
8. Perawat menjelaskan instruksi dokter ke pasien/keluarga pasien
9. Perawat menghubungi tim transfer
(a) Memindahkan pasien ke ruang perawatan lain
(b) Memindahkan pasien masuk ke dalam mobil ambulance
10. Perawat menghubungi petugas ambulance
11. Petugas ambulance mepersiapkan peralatan dan mobil ambulance

UNIT TERKAIT : 1. Instalasi Rawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rekam Medik
5. Unit Transportasi / Ambulance