Anda di halaman 1dari 3

6 Peraturan Lompat Jauh Terbaru dalam

Nomor Atletik
Lompat jauh tentu tak salah lagi adalah olahraga yang termasuk dalam olahraga atletik. Jenis
olahraga ini berfokus pada pencapaian lompatan yang sejauh-jauhnya, tapi tentu tak sekadar
melompat jauh saja. Ada sejumlah peraturan lompat jauh yang perlu untuk diketahui dan
dipelajari oleh para para atlet lompat jauh, sama halnya dengan peraturan lompat galah dan
peraturan olahraga lain.

1. Peserta

Berikut ini adalah aturan yang berkaitan dengan peserta lompat jauh:

 Peserta pertandingan lompat jauh yang lebih dari 8 orang setiap pesertanya
diperbolehkan melompat 3 kali. Tak hanya itu, 8 pelompatan di mana dengan
lompatan paling baik bisa melakukan 3 kali lompatan agar penetuan pemenang dapat
dilakukan.
 Peserta yang kurang dari 8 orang akan diatur untuk setiap peserta melompat hanya 6
kali dan itupun secara giliran.
 Pengukuran akan dilakukan jika seluruh peserta sudah menghasilkan lompatan;
pengukuran adalah dari titik bebas paling dekat dengan bak pasir pendaratan.
 Waktu yang diberikan adalah 1,5 menit kepada setiap peserta dalam melakukan
lompatan.
 Lompatan yang dianggap paling baik adalah hasil yang bakal dicatat supaya bisa
dilakukan penentuan pemenangnya.

2. Lapangan

Peraturan tak hanya tentang peserta saja, tapi juga akan lapangan tempat dilaksanakannya
lompat jauh. Sama halnya dengan peraturan permainan sepak bola, lapangan lompat jauh pun
punya aturan tertentu, seperti:

 Papan tolakan harus memiliki panjang 1,22 m dengan ketebalan 10 cm dan lebar 20
cm.
 Lintasan awalan harus mempunyai panjang minimal 45 m dengan lebar 1,22 m.
 Peletakan papan plastisin harus diletakkan di sisi dekat dengan tempat pendaratan
supaya bekas kaki pelompat bisa dicatat dengan baik ketika misalnya ada kesalahan
tolak yang diciptakan sekurang-kurangnya 1 m dari tepi bagian depan bak pasir
pendaratan.
 Tempat pendaratan harus memiliki lebar minimal 2,75 m dengan minimal 10 m untuk
jarak antara garis tolakan hingga akhir area lompatan.
 Tinggi atau datar permukaan pasir pada tempat pendaratan juga wajib untuk sama
 dengan bagian sisi atas papan tolakan.
3. Pengukuran Lompatan

Aturan pengukuran lompatan pun juga diperlukan pada olahraga lompat jauh dan berikut
peraturan yang perlu diperhatikan:

 Pengukuran seluruh lompatan adalah dari tempat bekas pendaratan yang ada di bak
lompat ke balok tumpuan.
 Pengukuran juga perlu dilakukan secara tegak lurus dengan garis tumpuan maupun
perpanjangannya.
 Dari sisi bekas pendaratan yang paling dekat dengan balok tumpuanlah pengukuran
perlu dilakukan yang kemudian harus kita tarik lurus ke sisi balok tumpuan yang tak
jauh dengan bak lompatan.
 Juri pengukur adalah satu-satunya yang berhak mengukur dan biasanya mereka
berjumlah 2 orang.
 Lompatan yang dinyatakan sah-lah yang akan diukur oleh juri pengukur.
 Juri pengukur akan mengambil pengukuran lompatan dari balok ujung balok tumpu
paling dekat dengan bak pasir hingga tanda awal pendaratan.
 Apabila seusai melakukan lompatan kemudian si pelompat berjalan mundur, maka
otomatis pengukuran yang dilakukan adalah pada jarak saat pelompat mundur. Itulah
mengapa pelompat harus berjalan maju saja sesudah melompat.
 Alat yang digunakan dalam proses pengukuran harus sama pada setiap hasil lompatan
atlet ketika perlombaan berlangsung alias hanya ada satu buah alat ukur di
pertandingan tersebut.
 Pengukuran harus dilakukan seteliti mungkin karena selisih 1 cm saja tentu sangatlah
berpengaruh.
 Pencatatan akan hasil lompatan selalu dilakukan oleh pencatat hasil perlombaan.

4. Diskualifikasi

Diskualifikasi pada lompat jauh artinya seorang pelompat dinyatakan gagal ketika ada hal-hal
tertentu yang dilakukannya selama pertandingan, yaitu seperti:

 Peserta belum melompat juga setelah dipanggil 3 menit.


 Tumpuan memakai 2 kaki.
 Pendaratan dilakukan di luar bak lompat.
 Proses menolak dilakukan dari luar ujung balok tumpuan, sebelum atau juga setelah
garis perpanjangan garis tumpuan.
 Peserta dengan bagian tubuh manapun menyentuh tanah yang ada di belakang garis
batas tumpuan, entah itu saat ancang-ancang ketika hendak melakukan lompatan
maupun saat lari kencang tanpa adanya tolakan.
 Sewaktu melakukan pendaratan, peserta menyentuh permukaan tanah di luar area
tempat mendarat atau bak lompat sebelum adanya pendaratan yang tepat di bagian
bak pendaratan.
 Peserta melakukan pendaratan dengan melakukan gerakan semacam salto.
 Ketika sudah melakukan lompatan secara sempurna, pelompat perlu berjalan kembali
melewati bak lompat. Intinya, pelompat perlu berjalan kembali ke arah awalan
sesudah melompat.

(Baca juga: teknik dasar permainan bola basket)


5. Tugas Utama Juri

Pada lompat jauh juga ada juri yang mengukur hasil lompatan dari peserta atau atlet yang
melakukan lompat jauh. Juri pada lompat jauh berperan sebagai pengangkat bendera merah
ketika pelompat dianggap gagal dalam melakukan lompatannya atau yang disebut juga
dengan diskualifikasi. Juri jugalah yang akan mengangkat bendera warna putih ketika
lompatan peserta dianggap benar dan sah.

6. Penentuan Pemenang

Dalam menentukan pemenang dalam pertandingan lompat jauh, kelihatannya memang mudah
di mana ini berdasarkan pada lompatan yang paling jauh. Namun pada dasarnya tak semudah
itu karena memang tetap ada sejumlah prosedur yang harus diperhatikan dan dilalui oleh para
peserta atau atlet-atletnya. Bahkan tes doping pun harus dilakukan oleh para atlet.

Bahkan untuk nilai yang sama di sebuah pertandingan lompat jauh, juara atau pemenangnya
akan ditentukan dengan cara memberikan kesempatan ke kedua atlet yang memiliki nilai
sama. Kesempatan tersebut berupa melakukan lompatan kembali, meski memang ada kalanya
tetap saja kedua peserta memiliki nilai yang sama lagi walau telah diulang.

Apabila masih sama juga, biasanya dalam menentukan pemenang akan dilihat dari prestasi
peserta atau si atlet sebelumnya. Ada kemungkinan bahwa keduanya pun memiliki prestasi
yang setara sehingga masih sulit dalam penentuannya. Jika sudah demikian, barulah undian
perlu diadakan supaya mampu menentukan dan memutuskan pemenang lompat jauh.

Baca juga:

 teknik dasar tenis lapangan


 posisi pemain sepak bola
 cara memilih raket tenis

Demikianlah sedikit informasi mengenai peraturan lompat jauh yang perlu untuk diketahui
dan dipelajari betul oleh para setiap peserta atau atlet lompat jauh. Agar dapat melakukan
yang terbaik dan mencegah diskualifikasi, tentunya setiap atlet perlu memahami setiap hal
yang benar dan salah dalam lompat jauh.

Untuk bisa berpartisipasi dalam pertandingan lompat jauh, perlu juga untuk melakukan tes
doping karena jika diketahui memakai doping peserta tak dapat berlanjut untuk tampil. Tak
hanya aturan tersebut, olahraga lompat jauh juga membutuhkan peserta yang berdaya tahan
tubuh tinggi, selalu akurat dan juga lentur, kuat serta cepat.